cover
Contact Name
Mia Audina
Contact Email
alribath@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alribath@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BULETIN AL-RIBAATH
ISSN : 25799495     EISSN : 14127156     DOI : -
Buletin Al-Ribaath merupakan jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yang dikelola LPPM UM Pontianak. Jurnal ini telah terdaftar dengan p-ISSN 1412-7156 dan e-ISSN 2579-9495.
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
Pengembangan Teknologi Perikanan Dalam Usaha Peningkatan Kapasitas Ikan Tangkapan Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fitri Imansyah; Iqbal Arsyad; Jannus Marpaung; Ayong Hiendro; Ivan Sujana
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3292

Abstract

Penggunaan energi listrik sebagai sumber pencahayaan pada bagan tancap sangat penting dalam penangkapan ikan. Pencahayaan/atraktor cahaya pada bagan bertujuan mengumpulkan ikan karena memiliki sifat fototaksis positif. Ikan yang bersifat fototaksis positif akan berkumpul di daerah cahaya lampu, sehingga memudahkan nelayan untuk menangkap ikan. Penggunaan lampu celup bawah air (Lacuba) sebagai alat bantu untuk penangkapan ikan sangat baik untuk diterapkan pada model penangkapan ikan. Lacuba memerlukan sumber energi supaya bisa memancarkan cahaya di dalam air laut. Sumber energi berasal dari baterai, namun baterai memiliki keterbatasan dalam menyalurkan energi ke lampu, untuk itu diperlukan sumber tenaga listrik untuk memulihkan tenaga baterai. Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) praktis dalam memulihkan tenaga baterai adalah pemanfaatan sumber energi dari sinar matahari yang dikonversi menjadi arus listrik oleh panel surya. Panel surya akan mengisi baterai saat siang hari, namun pada malam hari baterai bekerja menyalurkan daya listrik ke Lacuba. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan teknologi PLTS dan Lacuba pada bagan tancap sebagai penyedia sumber listrik untuk pencahayaan dalam menangkap ikan, meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan penggunaan teknologi panel surya, serta menyusun strategi keberlanjutan kegiatan melalui optimalisasi peran mitra serta kerjasama dengan para nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Metode kegiatan yang dilakukan berupa demonstrasi dengan melakukan instalasi panel surya dan pemasangan baterai lengkap dengan kontroler serta Lacuba. Arus listrik yang tersimpan dalam baterai disambungkan ke Lacuba yang kemudian digunakan pada malam hari oleh nelayan pada bagan masing-masing. Penerapan perangkat teknologi panel surya dan peralatan pendukung lainnya telah dilakukan, dipahami cara kerjanya dan digunakan secara langsung oleh kelompok mitra nelayan yang berafiliasi pada Koperasi Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKPI). Keberlanjutan kemitraan dengan KKPI dapat dilakukan melalui kerjasama dengan pihak lainnya untuk semakin meningkatkan hasil tangkapan ikan dengan teknologi ramah lingkungan.
Pembuatan Bibit dan Perbanyakan Volvariella volvaceae Skala Kecil di Kelurahan Parit Mayor, Pontianak pada Masa Pandemi COVID-19 Sarma Siahaan; Rosa Suryantini
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.2751

Abstract

Budidaya Volvariellla volvaceae (jamur merang) telah banyak dikembangkan baik pada skala luas maupun skala rumahan. Namun perolehan bibit F0 atau F1 menjadi kendala khususnya di Kalimantan Barat. Umumnya masyarakat membeli bibit F1 secara online sehingga sering terdapat kontaminasi. Pelatihan pembuatan bibit F1 dalam skala kecil kepada ibu-ibu rumah tangga berguna membantu peningkattan pendapatan keluarga di masa pandemi COVID-19, yang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat. Metode pelasanaan kegiatan diawali dengan persiapa, pelaksanaan dan pelaporan kegitanan. Pelatihan dilakukan secara tidak langsung menggunakan video dan diupload melalui website youtube tentang rangkaian pembuatan bibit F1 dan budidayanya. Tim PKM terdiri dari 2 orang dosen daaaibantu 2 org mahasiswa fakultas kehutanan Universitas Tanjungpura. Pelatihan bertempat di Kelurahan Parit Mator Kabupaten Kuburaya, Pontianak Kalimantan barat. hasil yang diperoleh selama pelatihan adalah ibu-ibu rumah tangga sangat antusias dan memberi tanggapan positif tentang kegiatan PKM ini. Terlebih adalah media perbanyakan yang digunakan adalah serasah hutan yang mudah didapat.
Pemanfaatan Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak Devi Yasmin; Aldo Gala Pradipta
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3185

Abstract

Sampah terbagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik yang berasal dari sisa-sisa makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran dan buah-buahan di masyarakat belum dimanfaatkan dengan baik. Serta sampah non organik seperti plastik, botol, atau kaleng minuman. Sampah-sampah ini sebenarnya masih bisa dimanfaatkan yang bisa dimanfaatkan dan  mempunyai nilai jual. Namun masih banyak masyarakat yang membiarkan sampah-sampah tersebut begitu saja, sehingga menimbulkan bau tidak sedap atau mengotori lingkungan sekitar. Pelatihan pengolahan sampah organik dan non organik yang dilakukan ini untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan sampah menjadi kompos dan kerajinan tangan penghias rumah yang bermanfaat serta mempunyai nilai jual yang tinggi.  Pelatihan dilakukan di Kelurahan Bansir Darat,  Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Kosong Sebagai Tempat Budi Daya Ikan Lele Kolam Terpal dan Budikdamber Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Akibat Pandemi Covid-19 Gunarto Gunarto; Eko Julianto; Ponadi Ponadi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.2929

Abstract

Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak  ini bertujuan  memotivasi  masyarakat dusun Sidomulyo RT/RW.06/08 desa Limbung Keicamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya tentang pentingnya inovasi untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang kosong sebagai media dalam membudidayakan ikan lele baik  untuk konsumsi sendiri maupun menambah penghasilan mereka disaat kondisi  COVID-19 yang belum ada kejelasan kapan akan berakhirnya sehingga secara signifikan akan mempunyai pengaruh yang lama bagi kehidupan masyarakat saat ini terutama jika ditinjau dari segi kesehatan dan ekonomi. Kegiatan ini  menggunakan Participatory Rural Appraisal (PRA). Di metode PRA ini, diharapkan partisipasi dan peran aktif  masyarakat  desa Limbung  serta perangkat desa terkait untuk mendapatkan persamaan persepsi, mendapatkan ide-ide baru dari berbagai sumber, dan langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat serta pengambilan keputusan bersama.   Hasil dari pengabdian ini adalah terealisasinya program sains dan teknik berupa pembuatan kolam ikan dengan menggunakan terpal dan budidaya ikan melalui ember (budikdamber). Selain hasil tersebut juga meningkatnya pemahaman, perubahan pola pikir dan cara pandang masyarakat dusun Sidomulyo dalam  memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah mereka.Secara signifikan  masyarakat dusun Sidomulyo memahami dan mampu mengaplikasikan secara mandiri serta praktek langsung  dengan benar bagaimana membuat kolam terpal dan budikdamber
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Petani Dalam Penggunaan APD Untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Keracunan Pestisida di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe Tahun 2020 Helfi Nolia R; Mustar Rusli; Haesti Sembiring; Selviana Selviana; Khairul Bariyah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3488

Abstract

Pestisida adalah bahan beracun dan berbahaya, pestisida tersebut dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi kesejahteraan manusia dan lingkungan. Dampak negative tersebut akan menimbulkan berbagai masalah baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kesehatan.  Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan wilayah dengan tema peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan alat pelindung diri (apd) untuk pencegahan dan penanggulangan kejadian keracunan pestisida di desa barusjahe kecamatan barusjahe tahun 2020 dengan sasaran petani sebanyak 30 (tiga puluh) orang. Sasaran kegiatan adalah petani yang yang tinggal di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe, berusia ≥ 40 tahun dan petani yang kontak dengan pestisida ≥ 5 tahun. Kegiatan dilaksanakan diawali dengan koordinasi dengan kepala desa dan penyuluh pertanian Kecamatan Barusjahe. Dilanjutkan dengan survey awal untuk melihat kebiasaan petani sebelum menyemprot, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan yang kegiatannya dengan memberikan pre-test, dilanjutkan dengan kegiatan monitoring untuk melihat apakah petani sudah melaksanakan apa yang sudah diinformasikan pada kegiatan penyuluhan dan yang terakhir adalah kegiatan evaluasi dengan melakukan post-test pada petani yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan secara langsung telah meningkatkan pengetahuan dilihat dari hasil pre-test sebesar 60 % dan hasil post-test sebesar 97%. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan secara langsung telah meningkatkan keterampilan dilihat dari hasil pre-test sebesar 63 % dan hasil post-test terjadi sebesar 93%.
Promosi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid- 19 Melalui Vaksinasi di Kelurahan X Kabupaten Sintang Gandha Putra; Ria Risti Komala Dewi; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3083

Abstract

Kasus covid-19 di Indonesia semakin bertambah setiap harinya. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, salah satunya adalah dengan pengembangan Vaksin. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan program vaksinasi covid-19. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak mau divaksin karena persepsinya terhadap vaksin covid-19 masih kurang baik. Kelurahan X merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Sintang yang 62%  persepsi masyarakat tentang vaksin covid-19 masih kurang baik. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat  tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 dalam upaya pencegahan covid-19. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2021 di Posyandu Anggrek. Metode pelaksanaan promosi kesehatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan ceramah dan diskusi. Hasil menunjukkan p value sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan.
Pembuatan Serbuk Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kekebalan Tubuh Masyarakat Terhadap Virus Corona di Dusun Kuala Toho Rachmat Wahid Saleh Insani; Wahyu Fajar Wicaksono
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3141

Abstract

Virus Corona menyebar diantara umat manusia melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan penderita. Pemerintah melalui tenaga kesehatan telah melakukan berbagai upaya penanganan kasus di Indonesia yang semakin meningkat. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya pengetahuan tentang virus ini. Desa Kuala Toho merupakan salah satu dusun yang berada di kecamatan Toho, kabupaten Mempawah. Sebagian besar lahan di dusun ini digunakan untuk bertani dan berkebun, sedangkan lahan lainnya digunakan untuk permukiman. Pembuatan serbuk herbal ini ditujukan selain sebagai program Kuliah Kerja Usaha (KKU), juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona di desa ini. KKU adalah mata kuliah yang memberikan pelajaran pengalaman bagi mahasiswa untuk bersosialisasi dan hidup di tengah- tengah masyarakat di luar kampus, serta secara langsung mengamati dan juga menindefikasi masalah-masalah di masyarkat. Dalam kondisi pandemi , mahasiswa yang melaksanakan KKU merancang bentuk KKU dengan tema tangguh COVID-19. Berdasarkan permasalahan ini, penulis melaksanakan salah satu program kerja KKU, yakni pembuatan serbuk herbal yang terbuat dari bahan alami.
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Berbahan Dasar Flanel dan Sedotan Plastik Bagi Anak-Anak di Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah Ryani Yulian; Fitri Maryani
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3144

Abstract

Masa anak-anak merupakan momentum dalam masa pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan otak bagi seseorang. Dewasa ini, anak-anak sebagai generasi muda harus dibekali dengan keterampilan seni dan kreativitas yang bermanfaat bagi perkembangan diri mereka. Pendidikan seni memiliki peran penting dalam perkembangan jiwa anak dimana seni memiliki fungsi artistik, fungsi pendidikan, dan fungsi hiburan. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan kerajinan berbahan dasar flanel dan sedotan plastik bagi anak-anak di Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan adalah kombinasi metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini yaitu anak-anak mampu menghasilkan produk kerajinan tangan sederhana dengan bahan dasar flanel dan sedotan plastik seperti boneka hias flanel, bros flanel, dan bunga hias. Diharapkan kegiatan ini dapat diteruskan oleh anak-anak dan dapat memotivasi jiwa kreativitas dan kewirausahaan mereka sejak dini.
Pemetaan dan Pemberdayaan Dhua’fa – Mustad’afin Melalui Kemitraan PCM Pontianak Timur Dalam Gerakan Toss TBC dan Melawan Covid-19 Elly Trisnawati; Otik Widyastutik; Sovie Nautica Angela; Amaliya Irmayanti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3733

Abstract

Pontianak Timur merupakan kecamatan yang cukup tinggi menyumbangkan kasus baru TBC dan Covid-19. Temuan kasus baru TBC di Pontianak Timur pada awal tahun 2020 sebanyak 49 kasus, sedangkan data Covid-19 di wilayah tersebut juga meningkat, yaitu sebaran ODP sebanyak 115 orang, PDP sebanyak 34 orang, konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 18 orang, positif dirawat (isolasi) sebanyak 5 orang dan kasus meninggal sebanyak 9 orang.  Pontianak Timur masih menjadi salah satu wilayah potensial dalam penularan TBC. Peluang bagi PCM dalam mengembangkan ranting – ranting baru sebagai bentuk perluasan area dakwah. Pemetaan kelompok Dhu’afa/Mustadh’afin juga belum terdeteksi di wilayah ini, sehingga program ini mentargetkan untuk dapat melakukan pemetaan kelompok-kelompok Dhu’afa/Mustadh’afin sebagai upaya prevensi penularan kasus TBC dan pencegahan Covid-19.Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah sebagai berikut : (1) melaksanakan pemetaan kelompok Dhu’afa/Mustadh’afin; (2) melaksanakan penguatan edukasi ; (3) monitoring PMO; (4) melaksanakan Ta’awun social ; dan (5) Inisiasi pengembangan Ranting (PRM).Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi inisiator dalam program pengendalian TBC dan Lawan Covid-19 di wilayah Kecamatan Pontianak Timur. Luaran yang diharapkan adalah terbentuknya ranting (PRA), peta sebaran kelompok kaum Dhu’afa/Mustadh’afin, dan peningkatan pemahaman bagi masyarakat sasaran tentang TBC dan Covid-19.Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Banjar Serasan telah terlaksana dengan baik. Berdasarkan evaluasi kegiatan diperoleh adanya peningkatan pemahaman dan awareness kelompok sasaran terhadap materi yang disampaikan. Diharapkan kegiatan ini menjadi stimulasi positif dan pengembangan Kesehatan masyarakat di wilayah Pontianak Timur.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Binaan Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Menuju Kampung Tangguh dan Sehat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Izhan Fakhruzi; M. Khairul Anwari; Rika Putri Tanassy
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3856

Abstract

Kampung Merak merupakan wilayah binaan Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak yang terletak di Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota. Kampung Merak dibinai karena memperhatikan banyak pertimbangan mulai dari terdampak pandemic Covid-19, rendahnya pendidikan dan keterampilan, rendahnya pengeatahuan dan kesadaran PHBS, rendahnya penerapan protokol kesehatan, serta tingginya kejadian kekerasan seksual pada anak. Akhirnya solusi yang dapat dilakukan ialah dengan mengusulkan kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat agar menjadikan kampung tangguh dan sehat dengan melibatkan kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak yang ada di Kampung Merak sebagai pelaksana kegiatan ini. Metode yang digunakan ialah menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu pendekatan yang menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan peran kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak sebagai mitra dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta memberdayakan masyarakat agar berperan aktif dalam membangun kampungnya. Dalam kegiatan ini dilakukan penyuluhan dan pendampingan kesehatan, peningkatan keterampilan masyarakat sebagai modal dalam melakukan wirausaha dan peningkatan dan pengembangan ekonomi masyarakat berdasarkan potensi yang ada melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Dari hasil uji di dapatkan p value pada variabel pengetahuan 0.021< 0,05 dan variabel sikap 0.002 < 0.05 sehingga disimpulkan adanya peningkatan skor pengetahuan dan sikap yang signifikan. Dengan kata lain, edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak pada pelatihan dan pendampingan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kampung tangguh dan sehat ini efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat.