cover
Contact Name
Mia Audina
Contact Email
alribath@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alribath@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BULETIN AL-RIBAATH
ISSN : 25799495     EISSN : 14127156     DOI : -
Buletin Al-Ribaath merupakan jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yang dikelola LPPM UM Pontianak. Jurnal ini telah terdaftar dengan p-ISSN 1412-7156 dan e-ISSN 2579-9495.
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
Kemandirian Masyarakat Dalam Pencegahan Dan Deteksi Dini Penyakit Ginjal Di Desa Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat Ali Akbar; Fauzan Alfikrie; Debby Hatmalyakin; Mimi Amaludin; Uti Rusdian Hidayat
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4281

Abstract

Aktivitas sebagian besar masyarakat sebagai nelayan tentunya tidak lepas dari berbagai ancaman masalah kesehatan diantaranya hipertensi dan penyakit sendi. Permasalahan hipertensi serta kebiasaan konsumsi obat-obatan anti nyeri dalam jangka waktu lama cepat atau lambat akan menjadi faktor yang ikut menyebabkan munculnya masalah serius yaitu penyakit ginjal. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam melakukan upaya pencegahan dan meminimalkan resiko terjadinya penyakit tersebut. Metode palaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan tentang konsep pencegahan penyakit serta deteksi dini penyakit ginjal kepada masyarakat Desa Lemukutan. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data sebelum edukasi diperoleh tingkat pengetahuan sebagian besar peserta berada pada kategori sedang yaitu 63,3% dan kategori tinggi 30%. Sedangkan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat yaitu pada kategori Tinggi 76,7 dan kategori sedang 23,3%. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang konsep pencegahan penyakit serta deteksi dini penyakit ginjal menjadi salah satu upaya untuk meminimalisir keterlambatan dalam mengenal tanda-tanda munculnya penyakit ginjal.
Pendampingan Masyarakat Sadar Lingkungan (MASDARLING) Kelola Sampah Kelurahan Bojongkerta Kota Bogor 2021 : Bantal Ecopyle Siti Khodijah Parinduri; Ainal Ikram; Novita Amalia; Riska Deliana; Prawitra Azhari Robby
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3982

Abstract

Sampah merupakan salah permasalahan di Indonesia yang dapat memberikan dampak negatif baik pada lingkungan maupun terhadap kesehatan. Menurut Riskesdas (2018) proporsi pengelolaan sampah rumah tangga sekitar (49,5%) membuang sampah dengan cara dibakar, sekitar (34,9%) sampah dibuang dengan cara diangkut, sekitar (7,8%) sampah dibuang ke sungai atau solokan dan sekitar (5,9%) sampah dibuang ke sembarang tempat.Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengurangi sampah serta mengubah perilaku masyarakat menjadi perilaku yang peduli terhadap lingkungan melalui pendampingan dan pelatihan pengeloalan sampah menjadi barang bermanfaat. Metode ini dilakukan dengan advokasi, sosialisasi, mengumpulkan data berdasarkan hasil pre-test, post-test, wawancara, pelatihan pembuatan ecobrick, dan pameran karya. Dari hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan warga Bojongkerta dalam mengelola sampah rumah tangga, khususnya plastik di Kelurahan Bojongkerta Kecamatan Bogor Selatan. Hasil dari kegiatan ini adalah produk bantal ecobrick yang kemudian dipamerkan pada perlombaan program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi.
Edukasi Pencegahan Covid-19 Pada Anak Usia Dini di TK Islam Integral Darul Fikri Kota Bengkulu Riska Yanuarti; Wulan Angraini; Bintang Agustina Pratiwi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3755

Abstract

Pandemi Covid-19  yang menyerang dunia telah membawa banyak perubahan di masyarakat termasuk anak-anak yang merupakan kelompok rentang tertular virus ini. Berbagai bentuk pencegahan telah dilakukan yakni dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Masih rendahnya pemahaman dan kesadaran anak akan bahaya dan pencegahnnya, membuat mereka seolah mengabaikan penerapan protokol kesehatan termasuk saat di sekolah sehingga membuat penyelenggaran pendidikan merasa kewalahan dalam melakukan pengawasan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan anak usia dini untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19 di Taman Kanak-Kanak Islam Integral Darul Fikri dengan metode sosialisai langsung dan demonstrasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa anak-anak memahami bagaimana cara mencegah tertular Covid-19, mampu memakai masker serta mencuci tangan dengan benar. Pihak sekolah maupun orang tua diharapkan tetap melakukan pengawasan dan mengingatkan anak dalam penerapan protokol kesehatan dan pembiasaan pola hidup baru.Kata kunci: Anak, Covid-19, Edukasi
Pengelolaan Lahan Gambut Berbasis Biomassa Lokal di Desa Jangkang Dua, Kabupaten Kubu Raya melalui Kegiatan PHP2D Ria Dhanisa; Muhardi Muhardi; Urai Suci Yulies Vitri Indrawati; Sugianto Sugianto; Nazza Kharisma
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4271

Abstract

Pengelolaan lahan gambut berbasis biomassa lokal melalui kegiatan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) telah dilaksanakan di Desa Jangkang Dua, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Desa Jangkang Dua mempunyai lahan gambut yang telah terbakar dengan luas ±16 ha, namun lahan gambut tersebut dapat dikelola menjadi lahan  budidaya pertanian. Potensi yang dapat mendukung budidaya pertanian tersebut adalah limbah biomassa lokal yang dihasilkan berupa pepohonan dan tumbuh-tumbuhan pakis yang telah terbakar. Limbah biomassa lokal berupa pepohonan dapat diolah menjadi biochar menggunakan tungku Kon-Tiki, sedangkan tumbuh-tumbuhan pakis dapat diolah menjadi bokashi memanfaatkan cendawan Trichoderma. Tujuan program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat desa dalam mengelola lahan gambut yang telah terbakar, sehingga dapat dimanfaatkan untuk lahan budidaya pertanian. Program ini dilaksanakan selama satu semester (Juli – Desember 2021) oleh Himpunan Mahasiswa Geofisika (HMG) FMIPA Untan dan Dosen Pendamping, bermitra dengan Pemerintah Desa Jangkang Dua dan Kelompok Tani. Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan dan mencapai tujuan program adalah pengelolaan lahan gambut, pengadaan input pertanian, penerapan teknologi tepat guna, dan edukasi kepada masyarakat tentang lahan gambut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat yang terlibat langsung telah merasakan manfaat dari program ini, karena dapat menjawab permasalahan di bidang pertanian pasca kebakaran lahan gambut. Selain itu, sebagian besar masyarakat telah memahami cara menggunakan tungku Kon-Tiki dalam mengolah limbah biomassa lokal dan mengetahui manfaat dari biochar.
Pelatihan Public Speaking Untuk Menunjang Kemampuan Komunikasi Kader Kesehatan di Wilayah Puskesmas Pasir Mulya Andreanda Nasution; Siti Mariyamah; Rizki Rifaldiansyah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4025

Abstract

Di masa sekarang ini setiap orang dituntut harus mempunyai keterampilan dalam kehidupan. Salah satu keterampilan itu adalah keterampilan berbicara atau yang lebih dikenal sebagai Public Speaking. Public speaking kini telah menjadi salah satu kebutuhan di berbagai segi kehidupan, baik untuk komunikasi eksternal maupun komunikasi internal.Letak pentingnya kemampuan public speaking tak terlepas dari definisi public speaking itu sendiri. Secara etimologis, public speakingterdiri atas “public” yang artinya kepada siapa kita akan berbicara; sementara “speaking” berarti bagaimana cara menyampaikannya. Semua orang memang mampu berbicara namun hanya sebagian yang mampu meramu kata-kata menjadi bahasa yang indah dan dapat menarik publik untuk mendengarnya. Jadi, secara sederhana public speaking artinya kemampuan berbicara dengan melakukan "permainan" bahasa di depan khalayak.Kader Kesehatan perlu mendapatkan pelatihan Public Speaking. Pelatihan Public speaking akan membuat mereka memiliki keberanian dan kemampuan untuk berbicara di depan umum, dimulai dari lingkungan Tempat Tinggal masing-masing. Untuk jangka pendek, pelatihan Public speaking ini setidaknya akan membuat para Kader Kesehatan meningkatkan keterampilan berbicara dan meningkatkan kualitas diri.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di tujukan kepada Kader Kesehatan dalam bentuk pelatihan dengan judul “Pelatihan Publik Speaking Untuk Menunjang Kemampuan Komunikasi Kader Kesehatan Diwilayah Puskesmas Pasir Mulya”. Kegiatan ini dilaksanakan karena pada umumnya pola komunikasi Kader Kesehatan lebih terbuka dan ekspresif, oleh karena itu dengan adanya pelatihan ini diharapkan hasilnya dapat menjadi bekal untuk kehidupan mereka terutama dalam konteks komunikasi dan kehidupan kemasyarakatan lainnya. Untuk sasaran strategisnya para Kader Kesehatan pada pertimbangan bahwa mereka adalah kader potensial bagi dirinya pribadi juga untuk lingkungannya.
HOPES: Holistic Premarital Class bagi Remaja Santri Putri Dalam Perencanaan Ke-hidupan Berkeluarga Erwin Nur Rif’ah; Nur Fitri Widya Astuti; Elok Permatasari
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3653

Abstract

Tercatat hingga 25 November 2020 terdapat 1.332 permohonan dispensasi nikah yang diajukan ke Pengadilan Agama (PA) Jember. Hal ini menunjukkan bahwa angka pernikahan anak pada usia remaja di Kabupaten Jember cukup tinggi. Sebagian besar perkawinan anak pada usia remaja dilakukan tanpa kesiapan fisik, mental, social dan spiritual. Holistic Premarital Class (HOPES) merupakan kegiatan inovatif dan edukatif dalam upaya peningkatan pemahaman dan perencanaan remaja putri tentang fungsi reproduktif perempuan di masa depan dalam pernikahan. Kegiatan ini dilakukan secara blended learning, yang terdiri dari : 1) Kelas Remaja Berencana berisi edukasi family life planning dan kesehatan reproduksi; 2) Kelas Remaja Bahagia berisi edukasi sadar gizi remaja dan 3) Kelas Remaja Sehat yang berisi skrining kesehatan remaja dan intepretasi status kesehatan remaja. Pembentukan Kader Santri Berencana (KARINA) sebagai peer educator dan peer counselor sehingga terbentuk “Remaja Hebat, Remaja Berencana” 
Penyuluhan Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kanker Serviks Di Wilayah Rasau Jaya Nisma Nisma; Nadia Rahmawati; Nurul Jamil
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4371

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker paling sering keempat pada wanita dengan tingkat kematian mencapai 90%. Tingginya tingkat kematian akibat kanker serviks secara global dapat diminimalkan melalui pencegahan, diagnosis dini, skrining yang efektif dan program pengobatan. Pengadian masyarakat ini dikemas dalam bentuk penyuluan kesehatan tentang deteksi dini kegawatdaruratan kanker serviks kepada wanita usia subur di wilayah Kabupaten Rasau Jaya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini meningkatkan wawasan dan pengetahuan ibu tentang pentingnya deteksi dini tan kanker seviks. Hasil pengabdian ini menunjukan adanya perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan kesehatan. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah adalah adanya peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kanker Serviks.
Penyuluhan dan Pembuatan Pupuk Kompos Rumah Tangga di Desa Ajinembah Kecamatan Merek Kabupaten Karo Erba Kalto Manik; Susanti BR Perangin-Angin; Helfi Nolia
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4106

Abstract

Kita harus mengetahui bahwa kesadaran masyarakat tentang hidup bersih dan teratur perlu terus ditumbuhkan, salah satunya dalam penanganan sampah dari skala rumah tangga karena sampah juga merupakan bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk mengubah kebiasaan membuang sampah menjadi mengelola sampah perlu upaya yang dimulai secara individual di setiap rumah (Atmojo, 2007).Agar kita bisa menjaga lingkungan bersih bebas dari sampah salah satu solusinya mengubah kebiasaan membuang sampah untuk mengolah sampah menjadi kompos dimulai dari sampah rumah tangga (Andriyeni, 2009). Kita sudah mengetahui bahwa sebagian sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik (sampah basah), yaitu mencapai 60-70% dari total volume sampah, yang berasal dari dapur dan halaman. Sampah organik ini, jika pengelolaannya tidak secara benar maka akan memberikan bau busuk (H2S dan FeS) dan akan menjadi sumber lalat, bahkan dapat menjadi sumber lebih dari 25 jenis penyakit.Dewasa ini, banyak sekali orang-orang yang membudidaya tanaman hias. Untuk mendapatkan tanaman yang baik, kita harus memberi unsur-unsur yang diperlukan tanaman. Salah satunya adalah pupuk. Pupuk dibedakan menjadi dua, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik salah satunya adalah kompos. Kompos adalah bahan-bahan organik yang telah mengalami pelapukan karena adanya interaksi antara mikroorganisme yang bekerja di dalamnya. Kompos banyak sekali macamnya. Kompos yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah kompos kotoran hewan yang dicampur dengan dedaunan. Kami membuat kompos ini karena bahan-bahan yang digunakan mudah didapat di lingkungan kami. Mahasiswa, alumni dan masyarakat sudah mengetahui langkah – langkah pembuatan kompos sehingga dapat mengubah kebiasaan membuang sampah menjadi mengolah sampah menjadi kompos sehingga lingkungan sehat bebas dari masalah sampah, mengetahui cara untuk mempercepat pembuatan kompos, mengetahui kondisi yang mendukung terbentuknya kompos dalam waktu singkat dimana factor yang mempengaruhi terjadinya kompos adalah bahan baku, suhu,  nitrogen dan kelembaban serta mahasiswa, alumni dan masyarakat sudah mengetahui proses terjadinya pupuk kompos dari minggu ke minggu.
Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Meningkatkan Imunitas Dimasa Pandemi COVID-19 Agus Samsudrajat; Ria Risti Komala Dewi; Gandha Sunaryo Putra; Usman Gumanti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3981

Abstract

Tanaman kelor merupakan tanaman yang memiliki kandungan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Penggunaan kelor sebagai obat herbal alami yang sudah diklaim oleh banyak budaya dan komunitas berdasarkan pengalaman kehidupan nyata sekarang mulai perlahan dikonfirmasi oleh sains. Zat yang terkandung dalam daun kelor bekerja sebagai sumber antioksidan alami yang efektif. Daun kelor juga mengandung sejumlah asam amino. Asam amino yang terkandung di daun kelor diduga mampu meningkatkan sistem imun. Mengonsumsi daun kelor juga membantu perkembangan tubuh dan menjadi bahan obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Pada masa pandemi seperti sekarang, mengonsumsi sayuran dan buah yang memiliki banyak zat antioksidan yang tinggi dapat menambah imun itas tubuh sehingga dapat menangkal virus dan penyakit
Sosialisasi Pemanfaatan Botol Plastik Bekas Menjadi Kursi, Meja dan Tempat Tidur Sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik dan Menciptakan Produk Lokal Berdaya Saing Global Susanti BR Perangin-Angin; Erba Kalto Manik; Helfi Nolia
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.4107

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu sampah dengan waktu urai paling lama, dimana akan mengakibatkan pencemaran secara masif jika penggunaan dan pengelolaan limbahnya tidak diatur. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berlandaskan kuantitas dari sampah botol plastik yang sangat tinggi sedangkan dilain sisi dapat dikembangkan dan diolah menjadi sebuah produk selayaknya kursi, meja, dan tempat tidur. Kegiatan kali ini diawali dengan metode persiapan dan pelaksanaan dimana terdapat kegiatan persiapan dan pembekalan oleh mahasiswa, alumni, dan dosen pembimbing lapangan. Persiapan dan pembekalan ini mencakup teori dan praktek desa yang akan menjadi mitra pendampingan mahasiswa dan alumni serta masyarakat peserta Pengabdian Masyarakat yakni Desa Ajinembah Kecamatan Merek Kabupaten Karo. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi kali ini menghasilkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah terkhusus sampah botol plastik dan dalam mengolah sampah tersebut, selain itu kegiatan kali ini juga meningkatan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal dan kedepannya dapat menciptakan produk yang dapat bersaing dengan produk asing. Dan dengan semua kemajuan diharapakan juga dapat membuka peluang usaha baru dalam pembuatan kursi, meja, dan tempat tidur.