cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI PASSING BOLA VOLI ., I Wayan Kusuma Jaya; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) rancangan desain pengembangan video pembelajaran pada materi passing bola voli, (2) tanggapan ahli kependidikan tentang pengembangan video pembelajaran pada materi passing bola voli, (3) tanggapan siswa terhadap video pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh para ahli dan uji coba produk kepada siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah berupa kuisioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses pengembangan media video pembelajaran dan kelayakan media video pembelajaran pada materi passing bola voli kelas X di SMK Negeri 1 Seririt. Kelayakan video pembelajaran diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP konversi tingkat pencapaian dengan skala lima. Tinjauan ahli isi/materi mencapai 89% dengan kategori baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 89% dengan kategori baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 96% dengan kategori sangat baik, validasi perorangan mencapai 91% dengan katagori sangat baik, validasi kelompok kecil mencapai 93,3% dengan katagori sangat baik, dan validasi kelompok besar mencanpai 93% dengan katagori sangat baik. Dari penelitian pengembangan video pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif, efesien, serta memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, passing bola voli This study aims to describe (1) the draft design of the development of instructional videos on material passing volleyball, (2) education expert feedback on the development of instructional videos on material passing volleyball, (3) the responses of students to instructional videos developed. This research is the development of the model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis), design, development, implementation, and evaluation. In the validation phase, the product is validated through review by experts and product trials to students. Data collection instrument used was a questionnaire/questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of this study is the description of the process of developing instructional video and video media feasibility study on the material passing volleyball class X SMK Negeri 1 Seririt. Feasibility instructional video based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into Conversion Rate PAP Achieving the scale of five. The review expert content/material reaches 89% with good category, expert review of instructional design reaches 89% with good category, expert review of instructional media reaches 96% with very good categories, validating individual reaches 91% in the category very well, validating the small group reached 93.3% in the category very well, and validation of large groups mencanpai 93% with very good category. From research on the development of instructional video is expected to be a source of learning effectiv, efficient, as well as help students understand the subject matter.keyword : development, learning videos, passing volleyball
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PUKULAN DALAM PENCAK SILAT ., Ghali Wahyu Pratama; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14801

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran project based learning (PjBL) berbantuan media kartu bergambar terhadap hasil belajar teknik dasar pukulan dalam pencak silat. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan (true esperimental) dengan rancangan the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2017/2018, keseluruhan kelas berjumlah 5 kelas dengan populasi 106 orang. Pengambilan sampel yang digunakan simple random sampling berdasarkan kelas. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas X MIA 1 sebagai kelompok eksperimen dan MIA 2 sebagai kelompok kontrol. Eksperimen dilakukan sebanyak 3 kali perlakuan. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Nilai rata-rata kelompok eksperimen 0.85 dan nilai rata-rata kelompok kontrol 0.63 hal ini menunjukkan bahwa 0.85>0.63. Signifikasi pada uji hipotesis diperoleh melalui Uji t adalah 0.000 yaitu p0.63. The obtained significant value through t-test was 0.000 it was
PENERAPAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ngurah Kepakisan, I Gusti Agung
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1338

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa kelas VIII 5 SMP  Negeri 1 Selat Karangasem tahun pelajaran 2012/2013”.Penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas  VIII 5 SMP  Negeri 1 Selat yang berjumlah 30 orang terdiri dari 14 orang siswa putra dan 16 orang siswa putri.Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling secara klasikal sebesar 7,58  24 siswa(aktif), dan pada siklus II sebesar 8,9  30 siswa (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20% 6 siswa. Sedangkan persentase hasil belajar berguling secara klasikal pada siklus I sebesar 16,67% 5 siswa (sangat kurang), dan pada siklus II sebesar 83,33% 23 siswa (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 93,34% 28 siswa. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 5 SMP  Negeri 1 Selat tahun pelajaran 2012/2013.   Abstract : This study aims to improve the activity and learning outcomes roll (Roll) floor exercises in class VIII 5 SMP Negeri 1 Selat school year 2012/2013 ".This study classified as class action research conducted in two cycles. The subject of research is the eighth grade students of SMP Negeri 1 Selat  totaling 30 people consisting of 14 students and 16 students son's daughter. Data were analyzed using descritive statistics. The results of the analysis of the data in the first cycle of learning activities roll (roll) in the classical style of 7,58 (active), and on the second cycle of 8,9 (active). From cycle I to cycle II was increased by 20 percentage. while in the classical style in the first cycle of 16,67% (very bad), and on the second cycle of 83.33% (good). From cycle I to cycle II, an increase of 93,34%​​. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and learning outcomes roll floor exercises improved through the implementation of cooperative learning model type STAD in class VIII 5 SMP Negeri 1 Selat school year 2012/2013.   Kata-Kata Kunci : Kooperatif Tipe STAD ,Aktivitas, Hasil Belajar, Berguling Senam Lantai.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., I Made Yudha Aristayana; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11296

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (passing kaki bagian dalam dan passing kaki bagian luar) sepakbola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian non-randomized control group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 86 orang yang terdistribusi ke dalam 4 kelas yaitu kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D. Yang menjadi kelompok eksperimen yaitu kelas VIII B dan kelompok kontrol yaitu kelas VIII A. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0.25 dengan standar deviasi 0.14. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0.11 dengan standar deviasi 0.07. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah p
MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Tirtawati, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.329

Abstract

Ni Wayan Tirtawati PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: tirtawati963@yahoo.co.id   Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling (roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Bangli, berjumlah 34 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data siklus I motivasi belajar berguling (ke depan dan ke belakang) secara klasikal sebesar 11,68 (sedang) dan siklus II sebesar 12,54 (tinggi). Persentase ketuntasan hasil belajar berguling ke depan secara klasikal siklus I sebesar 73,53% (kurang baik) dan siklus II sebesar 85,29% (baik). Persentase ketuntasan hasil belajar berguling ke belakang secara klasikal siklus I sebesar 70,59% (kurang baik) dan siklus II sebesar 82,35% (cukup). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2012/2013. Maka disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif karena terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar.Kata-kata kunci: Model kooperatif NHT, motivasi, hasil belajar,  roll.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA ., I Made Andy Kurniawan; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap silklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja yang berjumlah 33 orang siswa, (17 orang siswa putra dan 16 orang siswa putri) data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 7.9 (aktif) dan 8,9 (sangat aktif) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.0. Sedangkan untuk ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 63.6% (belum tuntas). dan 100% (tuntas) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 36,4%. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing sepakbola karena sudah terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil belajar passing Sepak bola. This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 33 students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja (17 male students and 16 female students). The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 7.9 (active) and 8.9 (very active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1.0, As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I was 63,6% (incomplete) and 100% (complete) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 36,4%. Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing because it has been proven to increase the activity and student learning outcomes.keyword : STAD cooperative, activity and learning result passing football
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR HEAD STAND DAN SIKAP LILIN SENAM KETANGKASAN ., Muhamad Fahrizal; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru, yang berjumlah 38 orang terdiri dari 24 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan secara klasikal pada observasi awal 5,28 (cukup aktif), meningkat pada siklus I menjadi 6,24 (cukup aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,15 (aktif). Sedangkan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 64,45 (kurang), meningkat pada siklus I menjadi 74,56 (baik), dan meningkat pada siklus II menjadi 80,72 (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes SD Negeri 3 Kampung Baru untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan siswa.Kata Kunci : STAD, senam ketangkasan This research aims to increase the activities and outcomes of head stand learning and candle position of agility gymnastic through the implementation of STAD cooperative learning model to the students of grade IV of SD Negeri 3 Kampung Baru academic year 2013/2014. The subject of the study are 38 grade IV students consists of 24 male and 14 female. The data were analyzed using descriptive statistic analysis. Based on the result of the study, the mean of head stand and candle position of clasical agility gymnastic learning activities during the initial observation was 5,28 (fairly active), during cycle I was increasing to 6,24 (fairly active), and during cycle II was increasing to 8,15 (active). Meanwhile, the outcomes of clasical learning during the initial observation was 64,45 (poor), during cycle I was increasing to 74,56 (good), and during cycle II was increasing to 80,72 (good). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and learning outcomes of head stand and candle position of agility gymnastic was increasing by implementing STAD cooperative learning model to the students of grade IV of SD Negeri 3 Kampung Baru academic year 2013/2014. It is suggested for physical education teachers in SD Negeri 3 Kampung Baru to implement the STAD cooperative learning model because it could increase the activities and learning outcomes of head stand and candle position of agility gymnastic of the students.keyword : STAD, agility gymnastic
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 5 NEGARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I Komang Hardi Pramana Arta; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, M.S.; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Negara tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIIA SMP Negeri 5 Negara tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah 36 orang siswa dengan rincian 10 orang siswa putri dan 26 orang siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menghasilkan bahwa aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing sepakbola pada obserevasi awal adalah 5.22 (cukup aktif), setelah diberi tidakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 27,8% menjadi 6,73 (cukup aktif) dan meningkat sebesar 63,9% menjadi 8,5 (aktif) pada siklus II. Hasil analisis data menghasilkan bahwa hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal ketuntasan belajar sebesar 41,6%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 11,1% menjadi 52,8% dan meningkat sebesar 38,9% menjadi 91,7% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Negara tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola. Kata Kunci : Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif,aktifitas,hasil belajar,sepakbola. This study aims to improve the activity and learning outcomes of basic techniques of football passing on students of class VII A SMP Negeri 5 Negara year 2017/2018. This study is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects of the study were students of class VII A SMP Negeri 5 Negara year 2017/2018, which amounted to 36 students with details of 10 female students and 26 male students. Data analysis using descriptive statistical analysis. The result of data analysis of classical learning activity of baseball passing technique in early observation is 5.22 (quite active), after being given in cycle I learning activity increased by 27.8% to 6.73 (active enough) and increased by 63,9% to 8.5 (active) in cycle II. Data analysis of learning result of basic technique of passing soccer on preliminary observation of learning completeness equal to 41,6%, after given action in cycle I learning result increased by 11,1% to 52,8% and increased by 38,9% to 91,7% in cycle II. Based on the results of data analysis and discussion concluded that the activity and learning outcomes of basic techniques of football passing increased through the application of cooperative learning model type NHT on students of class VII A SMP Negeri 5 Negara year 2017/2018. Researchers suggest that teacher penjasorkes use cooperative learning model of NHT type because it can increase the activity and learning outcomes of basic techniques of football passing. keyword : Keywords: cooperative learning model, activities, learning outcomes, football.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Juniarta, Ida Bagus
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1477

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 30 siswa terdiri dari 15 siswa putra dan 15 siswa putri.Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk persentase aktivitas belajar passing sepak bola pada observasi awal siswa yang aktif 10 orang siswa (33,3%) pada siklus I siswa yang aktif 24 orang siswa (80%), kemudian pada siklus II 93,3% (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar siswa meningkat dari observasi awal sampai siklus II. Persentase hasil belajar  mengalami peningkatan diantaranya aspek kognitif mengalami peningkatan sebanyak 26 orang siswa (86,7%), pada aspek afektif mengalami peningkatan sebanyak 22 orang siswa (73,3%) dan pada aspek psikomotor mengalami peningkatan sebanyak 29 orang siswa (96,7%). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui Penerapan model pembelajaran kooperatif NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of football passing through the implementation of cooperative learning model NHT on X.5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. Study subjects were 30 students consisted of 15 boys and 15 students woman. Result analysis of the data obtained is for the percentage passing the football learning activities at the beginning of the observation that active students 10 students (33.3%) in the first cycle students are active 24 the students (80%), and 93.3% in the second cycle (already active).  So that the learning activities of students increased from initial observations to the second cycle. Percentage increase learning outcomes including cognitive aspects has increased by 26 students (86.7%), the affective aspect has increased by 22 students (73.3%) and the psychomotor aspect has increased by 29 students (96.7 %). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and increased student learning outcomes through the application of cooperative learning in class X.5 NHT SMA Negeri 2 Banjar school year 2012/2013. Penjasorkes to teachers to use cooperative learning model NHT, because it proved to be effective to enhance the activity and learning outcomes. Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan teknik dasar passing sepak bola.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., Pratama Adhy Rusdyana; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11332

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subjec design.Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 51 orang yang terdistribusi ke dalam dua kelas yaitu kelas VII B dan VII D. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan cluster random. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 12.92 .Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 8.68 Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah p

Page 5 of 140 | Total Record : 1393