cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET I Gusti Ngurah Pranata Diana .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar, teknik dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada Tahun Plajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 23 orang siswa (12 orang siswa putra dan 11 orang siswa putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I secara klasikal sebesar 7,59 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 73,9% (Tidak Tuntas). Sedangkan pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa secara klasikal sebesar 8,5 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 100% (Tuntas) Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing bola basket karena sudah terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model Kooperatif STAD, Aktivitas belajar, Hasil belajar, Bola basket. This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of basketball passing through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 23 students grade X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada (12 male students and 11 female students). The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 7,59 (active) and the exhaustiveness of learning result in cycle I reach out 73,9% (unpassed). While in cycle II, the average of students’ learning activity classically was 8,5 (active) and the exhaustiveness of learning result reach out 100% (passed). Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of basketball passing increased through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade X Multimedia 2 SMK Negeri 1 Sukasada school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of basketball passing because it has been proven increased the activity and student learning result. keyword : cooperative learning STAD type, learning activity, learning result, basketball
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA I Made Anom Wiradharma .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar), melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 3 Singaraja Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklusnya 2 kali pertemuan. Subyek guru sebagai penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 35 orang siswa, yaitu 18 orang putra dan 17 orang putri. Pengumpulan data tentang aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar, dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes hasil belajar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar). Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 7,7% kategori aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 65,7% katagori cukup baik. Sedangkan Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 8,9% kategori sangat aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% katagori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar) pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil belajar passing Sepak bola This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing (inside and outside), through the implementation of STAD cooperative learning model to class VIII D SMP Negeri 3 Singaraja This study was classified as a class action research conducted in two cycles, and each cycle 2 meetings. The subjects were students of class VIII D SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2015/2016 which consisted of 35 students, which is 18 sons and 17 girl . The collection of data on learning activities in the learning collected through observation sheets learning activities, and learning outcomes data collected through achievement test passing football (t inside and outside). Furthermore, the data were analyzed descriptively. The results showed that in the first cycle the average student learning activity was 7,7 % categorized as very active and student learning outcomes with classical completeness of 65,7 % is enought category. While the second cycle, the average student learning activity is 8,9 % very active category and student learning outcomes with classical completeness of 100 % is very good category. Based on the results and discussion, it can be concluded that the implementation of STAD cooperative learning model to improve the activity and learning outcomes passing football (inside and outside ) in class VIII D SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2015/2016. keyword : cooperative learning STAD type, activity and learning outcomes passing football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen yang berjumlah 26 orang siswa, (20 orang siswa putra dan 6 orang siswa putri) data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 6.9 (cukup aktif) dan 8,2 (aktif) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.3. Sedangkan untuk ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 61.5% (belum tuntas). dan 100% (tuntas) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 38,5%. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola.Kata Kunci : Model Kooperatif, Aktivitas, Hasil belajar, Sepakbola This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing control (leg inside) through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 26 students grade XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen (20 male students and 6 female students). The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 6.9 (quite active) and 8.2 (active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1,3. As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I was 61,5% (incomplete) and 100% (complete) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 38,5%. Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade XI IPS 2 SMA Negeri 1 Sidemen school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing control (leg inside).keyword : STAD cooperative, learning activity, learning result, football
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Ni Kadek Ida Wahyuni .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.7 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang tindakannya dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas X.7 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 26 orang terdiri dari 14 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,36 (aktif) dan hasil belajar pada siklus I mencapai 77,7 (baik). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,413 (aktif) dan hasil belajar mencapai 83,6 (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.7 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, Aktivitas, Hasil Belajar, Bola Voli. This study aims to improve learning activity and the learning results of basic techniques passing (passing over and passing below) volleyball through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class X.7 SMA Negeri 1 Sawan Academic Year 2015/2016. This study is the classroom action research with a form teacher as researcher, whose actions are conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Subjects in this study is students of class X.7 SMA Negeri 1 Sawan amounted 26 people consists of 14 boys and 12 girls. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the cycle I in the classical 7,36 (active) and learning results in the cycle I reached 77.7 (good). In the cycle II, the classical learning activities 8.413 (active) and learning results reached 83.6 (good). Based on the analysis of data and discussion it can be concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing volleyball improved through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class X.7 SMA Negeri 1 Sawan academic year 2015/2016. It is the recommended to physical education teachers to implement cooperative learning model STAD in the learning process.keyword : Cooperative, STAD, Activity, Learning Results, Volleyball.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket Pada Siswa Kelas VII B1 SMP Negeri 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Putu Aggy Ambarsari .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B1 SMP Negeri 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 40 siswa, terdiri dari 21 siswa putra dan 19 siswa putri, yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal pada siklus I 6,7 (cukup aktif), dan pada siklus II 8,23 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,53. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket dari siklus I 70% (tuntas), dan pada siklus II 100% (tuntas). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 30%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B1 SMP Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu, disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran passing bola basket.Kata Kunci : kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This research aimed at improving activity and learning outcomes of basic technique of passing in basketball through the implementation of cooperative learning model especially NHT to the students in class VII B1 at SMP Negeri 4 Singaraja academic year 2015/2016. This study a classroom action research where the teacher was put as researcher, this research is conducted in two cycle and each of the cycle consist of two meetings. Subject of the study was 40 students which divided as 21 male students and 19 female students which analyzed by using descriptive statistical analysis. Based on the analysis, the result of the study was the activity of learning basic technique of passing in basketball classically in cycle I was 6,7 (active enough). And in the cycle II 8,23 (active). Cycle I to cycle II was increased by 1,53. Meanwhile, the result in cycle I 70% students can pass the standard. In cycle II the percentage of students’ achievement was 100%. Cycle I to cycle II was increased by 30%. Based on the result of the analysis and discussion, it can be concluded that the activities and learning outcomes in basic technique passing in basketball was improved through the implementation of cooperative learning model by using NHT type to the student in class VII B1 at MSP Negeri 4 Singaraja academic year 2015/2016. Therefore, the researcher suggested to the teacher to implement cooperative learning model by using NHT type in teaching passing technique in basketball.keyword : cooperative NHT, activities, learning outcomes, basketball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF JIGSAW 1 UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR SERVICE BOLA VOLI I Kadek Artayasa .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipejigsaw 1 pada siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksaanakan dalam dua siklus.Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja, sejumlah 34 orang, yaitu 22 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I yaitu rata-rataaktivitas belajar7,05 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 52,94% (kurang baik). Sedangkan hasil analisis data siklus II yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,22 (aktif) dan ketutasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 100% (sangat baik).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar service bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1 pada siswa kelas X. pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, jigsaw 1, aktivitas, hasil belajar, dan service bola voli. This study aimed to improve the activites and results of learning the basic techniques of volleyball service through the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 in Class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. This classroom action research was conducted in two cycles. Those consist of the plan of action, action, evaluation, and reflection. The subjects are 34 students of class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja, i.e. 22 boys and 12 girls. Data were analyzed by using descriptive statistics. The data analysis result of first cycle of learning volleyball service activity classically is about 7.05 (active), and the final result of the study the basic technique of service in volleyball classically 59,94% (good less). While, the analysis result in second cycle classically is about 8.22 (active) and the final result of of the stdy the basic technique of service in volleyball classically 100% (very good). The results of data analysis and discussion indicated that the activities and achievement of learning volleyball service can be enhanced by the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 on tenth grade students of marketing majority of SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. It is recommended to Penjasorkes teachers to implement this cooperative learning model jigsaw 1.keyword : Cooperative learning model, jigsaw 1, activity, achievement of learning, and learning volleyball service.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Dewi Astiti Sari .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket chest pass dan bounce passmelalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas XI TGB1SMK Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 35 orang terdiri dari 23 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 4,2 (kurang aktif) dan hasil belajar pada siklus I untuk kompetensi pengetahuan mencapai 2.55 (baik), kompetensi sikap mencapai 2,40 (cukup) dan untuk kompetensi keterampilan mencapai 2,53 (baik). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,4 (aktif) dan hasil belajar pada siklus I untuk kompetensi pengetahuan mencapai 3,30 (baik), kompetensi sikap mencapai 3,37 (baik) dan untuk kompetensi keterampilan mencapai 3,42 (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket chest pass dan bounce pass meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI TGB1 SMK Negeri 3 Singarajatahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola basket, NHT This study aims to improve the learning activity and learning results of learning the basic techniques of passing basketball (chest pass and bounce pass) through the implementation of cooperative learning model NHT. This research is a classroom action research with a form teacher as researcher, conducted in two cycles, comprising the steps of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects of research include TGB1 class XI student of SMK Negeri 3 Singaraja totaling 35 people consisting of 23 boys and 12 girls. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the first cycle in the classical 4.2 (underactive) and learning outcomes in the first cycle in knowledge competency 2:55 (good), the competence of the attitude reached 2.40 (enough) and in the skill competencies 2.53 ( good). In the second cycle, the classical learning activities 8.4 (active) and learning outcomes in the second cycle in knowledge competency was 3.30 (good), the competence of the attitude reached 3.37 (good) and in the skill competencies of 3.42 (good ). Based on the analysis of data and discussion it is concluded that the activity and learning outcomes of passing basketball (chest pass and bounce pass) increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMK Negeri 3 Singaraja TGB1 academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers can implement cooperative learning model type NHT, as shown to increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, activity learning outcome,basketball, NHT
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI POLA HIDUP SEHAT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Guntur Rollies Maulana .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6933

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran PJOK materi Pola Hidup Sehat Narkoba rendah, pembelajaran bersifat konvensional, dan multimedia interaktif yang mendukung pada mata pelajaran PJOK belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah 1) menggambarkan proses rancang bangun multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VII.A di SMP Negeri 1 Singaraja, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Setelah mencapai tahap pengembangan dihasilkan produk awal kemudian divalidasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan proses rancang bangun Multimedia Interaktif terdiri dari lima tahapan model ADDIE yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 95% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 90% (sangat baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 81,6% (baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 91,95% (sangat baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 90,05 (sangat baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 85,53% (baik).Kata Kunci : pengembangan, model ADDIE, multimedia interaktif The problem of this study is scores for students in PJOK is low, learning conventionally, and interactive multimedia to support the PJOK yet available. The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of fifth grade students at SMP 1 Singaraja, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development’s model which is used is ADDIE. The procedures are: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Afterreached the development’s step, there will be the first product and then will be validated by an expert in content subject matter, an instructional design expert, and an instructional media expert. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The result of study showed the process of multimedia interactivedesign that consists of five steps of ADDIE modelare analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 95% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 90%(very good qualifying); 3) the learning media is about 81,6% (good qualifying); 4) individual testing is about 91,95% (very good qualifying); 5) small group test is 90,05% (very good qualifying);6) field trials is about 85,53% (good qualifying).keyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI Made Suwarta Jaya .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada, terdiri dari 20 orang putra dan 6 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada observasi awal 5,74 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus I meningkat menjadi 6,62 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II 7,77 dengan kategori aktif belajar. Persentase ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada observasi awal sebesar 3,84% dengan kategori sangat kurang, pada siklus I sebesar 38,46% dengan kategori sangat kurang, dan pada siklus II sebesar 92,30 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar bola voli. Kata Kunci : Kooperatif, Aktivitas, Hasil Belajar, Bola voli, TGT. This study aims to improve the activity and learning outcomes of volleyball passing techniques through the implementation of cooperative learning model TGT type for students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. This research is a Classroom Action Research (CAR), in which teacher as researcher. This research was conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation / evaluation, and reflection. The subject of this study were 26 students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada, consisting of 20 boys and 6 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the analysis the average learning activity at the early observation of 5.74 with active enough category, and the first cycle increased to 6.62 by category quite active, and the second cycle by category 7,77 actively studied. The percentage of completeness of learning outcomes in classical volleyball passing the initial observation of 3.84% to the category of very less, in the first cycle of 38.46% with a very poor category, and the second cycle of 92,30 with a very good category. Based on the analysis of data and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes volleyball passing techniques improved through the implementation of cooperative learning model TGT students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model of TGT in the learning process because it can increase the activity and learning outcomes of volleyball.keyword : Cooperative Activities , Learning Outcomes , Volleyball , TGT.
PENGARUH PELATIHAN BAR TWIST TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN Putu Wiradamungga Adesta .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bar twist terhadap kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen (experimental) dengan rancangan yang digunakan adalah “the non-randomized control group pretest-posttest design”. Jumlah subjek penelitian 20 orang atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk tes kekuatan adalah bantingan teknik ippon seoi nage. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16,0. Berdasarkan hasil uji t-independent data selisih dari hasil pre-test dan post-test (gaint score) masing-masing kelompok didapatkan nilai thitung sebesar 4,497 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi data tersebut (0,000) lebih kecil dari α (0,05), maka terdapat peningkatan yang signifikan dari perlakuan yang diberikan. Hasil analisis data pada pelatihan bar twist untuk kekuatan terjadi peningkatan sebesar 4.10, Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelatihan bar twist berpengaruh signfikan terhadap peningkatan kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage pada atlet neo judo club Bangli tahun 2016. Saran bagi para guru pelatih judo, untuk menggunakan pelatihan bar twist sebagai salah satu alternative untuk meningkatkan kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage. . Kata Kunci : pelatihan bar twist,kekuatan This study aimed to determine the effects of exercise on the strength kickback bar twist ipponseoinage techniques. This type of research is an experiment (experimental) the design that used in this research is “the non-randomized control group pretest-posttest design”. The subjects in this project are 20 athletes. The instrument that used in this study is to test the strength of slamming ippon seoi nage techniques.Data were analyzed by independent t-test at the significance level () 0.05 with SPSS program 16.0. Based on the results of the independent t-test, the difference from the pre-test and post-test (gaint score) ,each group obtained count value of 4.497 with a significance value 0,000. The significant value of the data (0,000) is smaller than α (0:05), then there is a significant increased from the treatment given. The results of the analysis of data on the bar twist exercise of strengh increased to 4,10. From the results of data analysis and discussion can be concluded that the bar twist exercise significantly affectto increase the strength of dings ippon seoi nage techniques in athletes neo judo club Bangli 2016. Suggestions for judo trainers, to use bar twist exercise as alternative to improve the strength of kickback ippon seoi nage techniques keyword : bar twist training, strength.

Page 97 of 140 | Total Record : 1393