cover
Contact Name
Nurjaman Gunadi Putra
Contact Email
nurjamangunadiputra@jabarprov.go.id
Phone
+6285659246824
Journal Mail Official
admin.crjournal@jabarprov.go.id
Editorial Address
Gedung BP2D Provinsi Jawa Barat, Jalan Kawaluyaan Raya Nomor 6, Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Creative Research Journal
ISSN : 24604194     EISSN : 25799231     DOI : -
CR Journal (merupakan singkatan dari Creative Research journal) adalah media publikasi hasil penelitian ilmiah diberbagai disiplin ilmu untuk memecahkan permasalahan pembangunan di Jawa Barat. CR Journal diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun dan dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PRODUKSI PADI DAN PENDAPATAN PETANI DI DESA JATI, KABUPATEN CIANJUR Akhmadi
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.16

Abstract

Dalam dua dekade terakhir ini, tingkat kemiskinan di perdesaan selalu relatif lebih tinggi dibanding tingkat kemiskinan di perkotaan. Program PUAP merupakan salah satu program pengurangan kemiskinan di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak Program PUAP terhadap produksi padi dan pendapatan riil petani di Desa Jati (penerima Program PUAP) dan Desa Jamali (tidak menerima Program PUAP), menggunakan analisis Double Difference. Hasilnya menunjukkan bahwa pelaksanaan PUAP di Desa Jati telah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan dan nilai Double Difference produksi padi per hektar (641,14 kg) dan pendapatan riil (Rp878.358) di Desa Jati lebih tinggi daripada di Desa Jamali. Hal ini menunjukkan bahwa Program PUAP telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi per hektar dan pendapatan petani. Namun dengan adanya kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan Program PUAP yang masih dominan dan rata-rata pendapatan per kapita petani penerima Program PUAP ternyata masih berada di bawah garis kemiskinan Kabupaten Cianjur. Oleh karena itu diperlukan upaya mendesak untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi petani, pengurus Gapoktan, penyuluh, dan penyelia mitra tani melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendidikan tentang usaha agribisnis, baik yang berkaitan dengan teknis produksi maupun manajemen usaha taninya
KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PELABUHAN GUNA MENDUKUNGPENGEMBANGAN WILAYAH JAWA BARAT Putro, Heru Purboyo Hidayat; Ibad, Muhammad Zainal
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.17

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh aktivitas maritim terhadap pengembangan wilayah provinsi Jawa Barat. Jawa Barat mempunyai intensitas produksi pelabuhan yang terbatas karena tidak memiliki pelabuhan utama. Di sisi lain, Jawa Barat mempunyai PDRB yang tinggi. Pendekatan studi diawali dengan aktivitas maritim yang direpresentasikan dari produksi pelabuhan dan provinsi Jawa Barat dibandingkan dengan provinsiprovinsi lain di pulau Jawa. Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi, analisis pembobotan, dan analisis rasio. Ditemukan bahwa signifikansi korelasi aktivitas maritim dan PDRB per provinsi pada pulau Jawa bernilai 0,520 pada total aktivitas dan 0,562 pada muat barang dalam negeri. Rasio perkembangan antara PDRB dan aktivitas maritim, dan rasio PDRB dan Indeks Maritim provinsi Jawa Barat berada paling tinggi di antara provinsi lain. Dengan demikian direkomendasikan perlu adanya pelabuhan di wilayah Jawa Barat yang dapat mendukung pengembangan wilayah.
PENGARUH APLIKASI PUPUK DAUN MINERAL DAN ORGANIK CAIR TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN BENIH TEH SIAP SALUR Wulansari, Restu; Rachmiati, Yati; Rezamela, Erdiansyah
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.18

Abstract

Persemaian teh merupakan tahapan penting untuk mendapatkan benih teh berkualitas. Permasalahan yang pada penyediaan benih berkualitas adalah persentase benih siap salur rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan persentase benih siap salur melalui pemberian pupuk mineral dan pupuk organik di persemaian teh. Penelitian dilaksanakan di Persemaian Pusat Penelitian Teh dan Kina, Bandung, Jawa Barat Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Benih yang digunakan adalah klon GMB 7 berumur bibit 8,5 bulan. Perlakuan terdiri dari: pupuk mineral berupa larutan urea 2%, serta 2,5 mL/L, 5 mL/L dan 7,5 mL/L pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit teh yang diberi pupuk mineral dengan nyata lebih cepat dibandingkan dengan pupuk organik. Persentase bibit siap salur berumur 13,5 bulan tinggi pada pembibitan dengan pupuk mineral urea, yaitu 53,26%. Penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan larutan urea di persemaian teh memberikan pertumbuhan benih siap salur lebih cepat.
PERFORMA DAN DAYA CERNA DOMBA GARUT JANTAN TERHADAP PENAMBAHAN FERMENTASI LIMBAH HIJAUAN SORGUM KE DALAM RANSUM Somanjaya, Rachmat; Rahmah, Ulfa Indah Laela; Dani, Umar
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.34

Abstract

Penelitian tentang “Performa dan Daya cerna Domba Garut Jantan Terhadap Penambahan Fermentasi Limbah Hijauan Sorghum Ke Dalam Ransum”, telah dilaksanakan sejak Tanggal 15 September sampai dengan 30 Oktober 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pakan berbasis limbah hijauan sorgum fermentasi terhadap performa dan daya cerna Domba Garut Jantan. Penelitian ini menggunakan 16 ekor Domba Garut Jantan umur 6-8 bulan dengan bobot rata-rata 27 kg. Domba diberi empat perlakuan yaitu R1 = 100% rumput lapangan (sebagai ransum basal); R2 = 60% rumput lapangan + 40% konsentrat; R3 = 60% limbah hijauan sorgum fermentasi + 40% konsentrat; dan R4 = 50% rumput lapangan + 50% limbah hijauan sorgum fermentasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dan setiap domba ditempatkan pada kandang metabolis. Data hasil penelitian diolah dengan analisis Sidik Ragam, selanjutnya untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan Uji Beda Nyata Duncan pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa fermentasi limbah hijauan sorgum dapat dijadikan pakan substitusi pada saat terjadi kelangkaan rumput lapangan. Sebagai pemecahan masalah kelangkaan rumput, 50% rumput lapangan dan 50% fermentasi limbah hijauan sorgum dapat menjadi perpaduan ideal. Hal tersebut terlihat dari performa dan kecernaan pakan pada Domba Garut Jantan yang lebih baik dari perlakuan lainnya.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN POTENSI ASET LAHAN PROVINSI JAWA BARAT Rahayu, Mina Ismu; Sukmana, Rini Nuraini
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.36

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan konsep pengambilan informasi berdasarkan data dasar yang sudah terdapat dalam suatu sistem informasi (Turban,). Konsep penarikan data menjadi suatu informasi dilakukan untuk mempermudah pengambil keputusan dalam melakukan analisis data. Dalam pengembangan SPK dibutuhkan konsep arsitektur integrasi data sehingga dapat menghasilkan kumpulan data analisis sesuai dengan kebutuhan pengambil keputusan. berdasarkan hal tersebut dikembangkan suatu prototype konsep integrasi SPK potensi asset lahan provinsi Jawa Barat dimana data dasar dari sistem ini merupakan data Aset yang bersumber dari Sistem Informasi Aset Provinsi Jawa Barat. Selanjutnya pendefenisian potensi yang dapat dilakukan bebas sesuai dengan kebutuhan basis pengetahuan dapat berdasarkan kebutuhan pemanfaatan atau potensi bencana. Dalam penelitian ini proses analisis dilakukan menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dan SPK Potensi Aset dikembangkan berbasis web sehingga memudahkan dalam pengaksesan informasi dan disesuaikan dengan seluruh perangkat (gadget) yang dapat mengakses halaman web. SPK Potensi Aset diharapkan dapat menghasilkan konsep integrasi data yang dapat digunakan sebagai data dasar kebutuhan analisis pemanfaatan dan pengelolahan aset–aset oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.
KECERDASAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN PADALEMBAGA PAUD DI KOTA BANDUNG Oktaria, Renti; Anggraeni, Via
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.37

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi deskripsi kecerdasan sosial emosional anak. Sampel yang digunakan sebanyak 202 orang anak di 16 lembaga PAUD yang tersebar di 5 Kecamatan di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Analisis data dilakukan dengan cara mixed methods research design. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen observasi. Data dianalisis dengan membandingkan statistik deskriptif dan hasil data kuantitatif terhadap Kompetensi Inti (KI-2) Sikap Sosial yang tercantum pada Kurikulum 2013 PAUD, Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran tingkat perkembangan kecerdasan sosial emosional (meliputi Intra Personal Intelligence dan Inter Personal Intelligence) responden telah berkembang sesuai harapan, dan (2) Tingkat perkembangan kecerdasan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Lembaga PAUD di Kota Bandung pada tahun ajaran 2014/2015 telah sesuai dengan Kompetensi Inti Sikap Sosial dalam Kurikulum 2013 PAUD.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) RUMPUT LAUT TROPIKA SEBAGAI BAHAN BAKU KOSMETIK Hidayat, Taufik; Nurjanah; Anwar, Effionora; Nurilmala, Mala
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 3 No 01 (2017): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v3i01.46

Abstract

Rumput laut saat ini menjadi komoditas prima yang mempunyai nilai ekonomis penting bagi bangsa Indonesia. Nawa Cita Presiden Jokowi yang mengutamakan pentingnya daya saing produk menjadikan rumput laut menjadi komoditas utama untuk dijadikan produk yang mempunyai nilai saing dan dapat dikembangkan oleh pelaku usaha industri menengah ke bawah atau yang sering disebut UMKM. Salah satunya produk kosmetik. peneltian ini bertujuan menentukan desain prototipe teknologi tepat guna dan formulasi produk kosmetik (tabir surya). Analsis proksimat menggunakan metode AOAC dan pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH. Desai penelitian ini meliputi pengujian standar alat, dan formulasi produk dengan metode trial dan eror. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumput laut yang cocok digunakan dalam pembuatan krim tabir surya adalah rumput laut merah dan coklat. Aktivitas antioksidan pada rumput laut merah yaitu dengan nilai IC50 120 ppm dan rumput laut coklat IC50 150 ppm. untuk aktivitas antioksidan bubur rumput laut merah dan coklat masing-masing yaitu 120 ppm dan 125 ppm. krim tabir surya yang dihasilkan bebas dari mikroba sesuai dengan standar SNI.
EVALUASI PENGGUNAAN BAMBU SEBAGAI TULANGAN PADA STRUKTUR PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) JALAN RAYA Darma, Eko; Gunarti, Anita Setyowati Srie; Nuryati, Sri; Yulius, Elma; Paryati, Ninik
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 3 No 01 (2017): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v3i01.60

Abstract

Bambu mempunyai sifat mekanik yang baik karena hampir menyerupai sifat mekanik baja. Bambu dapat digunakan pada konstruksi bangunan sipil sebagai material alternatif pengganti baja seperti perkerasan kaku jalan raya (rigid pavement). Pada rigid pavement baja digunakan sebagai tulangan yang berfungsi untuk menahan retak susut akibat suhu dan menambah kapasitas beban jalan. Penelitian ini menggunakan bambu pada rigid pavement. Spesimen yang dibuat adalah meshing tulangan bambu dan baja dengan panjang 5 m dan lebar 3,5 m, diameter 12 mm dan tulangan dipasang pada jarak setiap 100 mm. Meshing tersebut masingmasing dipasang pada tiap segmen jalan yang berukuran panjangxlebarx tinggi yaitu 3,5m x 5m x 0,3m pada kedalaman 20 cm dari permukaan jalan. Uji dilakukan dengan menggunakan beban kendaraan yang divariasikan mulai dari 1000 Kg sampai dengan 14000 Kg dan diamati responnya seperti defleksi, regangan, tegangan. Defleksi terbesar pada perkerasan rigid pavement tulangan bambu adalah 0,6 mm pada beban 9323 Kg. Tegangan maksimum yang dihasilkan pada tulangan baja memanjang dan melintang adalah 1062,6 Kg/cm2 dan 686,7Kg/cm2 dengan nilai E baja 2100000Kg/cm2 , sedangkan pada bambu tegangan terbesar yang dihasilkan adalah 118,62Kg/ cm2 dan 86,87Kg/ cm2 dengan nilai E bambu 313810Kg/cm2 pada kondisi ini tegangan yang terjadi masih dalam batas elastis. Hasil penelitian menunjukkan bambu layak dipakai sebagai tulangan pada rigid pavement
HUBUNGAN PAPARAN XYLENE DAN METHYL HIPPURIC ACID PADA PEKERJA INFORMAL PENGECATAN MOBIL DI KARASAK, BANDUNG Cahyana, Gede Herang; Sukrisna, Athoni; Mulyani, Tri
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 1 No 01 (2015): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v1i01.197

Abstract

Xylene atau dimetilbenzene adalah turunan benzene dengan rumus molekul C6H4(CH3)2 dan termasuk senyawa aromatik yang tinggi tingkat racunnya. Xylene banyak digunakan sebagai pelarut cat sehingga sering terhirup oleh pekerja bengkel yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan akut dan kronis. Methyl hippuric acid (MHA) adalah hasil pengolahan xylene oleh tubuh yang dikeluarkan bersama urin. Observasi pada pekerja bengkel dengan kuesioner dan pengambilan sampel udara diperoleh data bahwa paparan xylene pada pekerja setiap kali mereka bekerja antara 0,042 dan 4,447 ppm. Mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.13/2011, konsentrasi xylene yang ditemukan pada pekerja tidak melebihi nilai ambang batas (NAB) 100 ppm. NAB yang diperkenankan 100 ppm. Namun demikian, hasil penelitian menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara xylene dan MHA dengan nilai r (korelasi) = 0,813. Disimpulkan, makin besar konsentrasi xylene makin besar pula konsentrasi MHA sehingga pekerja bengkel dapat dinyatakan terpapar xylene. Pekerja harus mengenakan masker untuk pencegahan dalam jangka panjang karena selain xylene, cat juga mengandung zat kimia berbahaya lainnya. Hasil penelitian ini bisa digunakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung untuk mengeluarkan peraturan yang melindungi pekerja bengkel pengecatan dan masyarakat di sekitarnya dari risiko xylene.
VALUASI EKONOMI KEKAYAAN SUMBERDAYA KELAUTAN JAWA BARAT SELATAN Gumilar, Iwang; Ruswandi, Agus
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 1 No 01 (2015): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v1i01.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan valuasi ekonomi terhadap kekayaan sumberdaya kelautan di wilayah Pantai Selatan Jawa Barat dengan teknik mengkuantifikasi nilai sumber daya dalam satuan moneter. Penelitian dilaksanakan Bulan September–Desember 2012 meliputi Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi. Data yang dikumpulkan meliputi data sekunder dan data primer. Data sekunder dikumpulkan dari instansi terkait, sedangkan data primer dikumpulkan melalui observasi lapang dan Focus Group Discussion. Analisis yang digunakan adalah analisis deskripsi, serta perhitungan nilai ekonomi sumberdaya kelautan melalui pendekatan Total Economic Value (TEV) yang meliputi sumberdaya hayati seperti sumberdaya perikanan laut (tangkap), sumberdaya tambak, sumberdaya terumbu karang, sumberdaya padang lamun dan sumberdaya mangrove; sumberdaya non hayati (pasir besi) dan jasa lingkungan (jasa pariwisata). Dari hasil studi ini diperoleh nilai ekonomi (present value dengan discount faktor 16%) total sumberdaya kelautan Jawa Barat Selatan Tahun 2012 untuk sumberdaya hayati sebesar Rp.1.408.989.172.400, yang terdiri dari nilai ekonomi present value sumberdaya ikan Rp.1.345.910.309.000; budidaya tambak Rp. 60.725.829; sumberdaya terumbu karang Rp.9.138.987.443; sumberdaya lamun Rp. 46.367.631.672; dan sumberdaya mangrove Rp.7.511.518.456. Total estimasi nilai ekonomi untuk sumberdaya non hayati berupa cadangan pasir besi sebesar Rp 31.950 triliyun; nilai ekonomi jasa pariwisata sebesar Rp.3.558.263.040.000.