cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
PENGEMBANGAN BUSANA PESTA MALAM DENGAN SUMBER IDE DARI MITOLOGI KERAJAAN YUNANI Agustini, Agustini; Sudirtha, I Gede; Angendari, Made Diah
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i3.22152

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan busana pesta malam dengan sumber ide dari mitologi kerajaan Yunani. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), menggunakan metode pengembangan Borg & Gall. Proses penelitian pengembangan busana pesta malam ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu tahap pengumpulan data, perencanaan, pengembangan, validasi dan uji coba busana pesta malam. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode kuesioner/angket. Hasil pengembangan busana pesta malam dengan sumber ide dari mitologi kerajaan Yunani terdiri dari dua busana yaitu busana pesta malam I busana yang bersumber ide dari busana perang Dewi Athena terlihat pada bagian draperi selendang. Sedangkan busana pesta malam II busana bersumber ide dari Dewi Athena terlihat pada hiasan dibagian dada, warna busana pesta, dan aksesoris. Untuk uji ahli produk dengan hasil penilaian 89,41% yang termasuk dalam kualifikasi produk pengembangan busana pesta malam dengan sumber ide dari mitologi kerajaan Yunani dikatagorikan baik.Kata kunci : Busana pesta malam, Mitologi Kerajaan Yunani, Pengembangan, Sumber Ide.
PEMANFAATAN BUAH CEREMAI (PHYLLANTHUS ACIDUS) MENJADI SORBET ., Ketut Mei Subaktiada; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18904

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) formulasi resep baku sorbet buah ceremai (2) kualitas sorbet dari aspek tekstur, aspek rasa dan aspek aroma. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi. Sorbet buah ceremai dari aspek tekstur, rasa dan aroma diuji oleh 20 panelis terlatih dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup dan buruk. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) formulasi resep baku sorbet buah ceremai dengan bahan utama buah ceremai 1.400 gr, gula pasir 400 gr dan air 1.400 ml. (2) kualitas sorbet buah ceremai dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik dengan rata-rata skor 3,00 yaitu memiliki tekstur berserat, kualitas sorbet buah ceremai dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik dengan rata-rata skor 3,00 yaitu memiliki rasa manis keasaman, kualitas sorbet buah ceremai dilihat dari aspek aroma berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 2,90 yaitu memiliki aroma khas buah ceremai.Kata Kunci : Buah ceremai, sorbet, tekstur, rasa, aroma This experimental research aims to find out (1) the formulation of the recipe for ceremai sorbet (2) the quality of sorbet from texture, taste and aroma aspects. The method used to obtain data is the observation method. The texture, taste and aroma aspect from ceremai sorbet were tested by 20 trained panelists which using instruments with form of organoleptic test sheets in three levels, based on good, sufficient and bad. The collected data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed (1) formulation of the recipe for ceremai sorbet with the main ingredient is ceremai fruit 1,400 gr, sugar 400 gr and water 1,400 ml. (2) The quality of ceremai sorbet seen from the texture aspect is in a good category with a average score 3.00 which has fibrous texture, the quality of the ceremai sorbet seen from the taste aspect is in a good category with a average score 3.00 which has a sweet acidity taste, the quality of ceremai sorbet seen from the aroma aspect is in a good category with a average score 2.90 which has a distinctive aroma of ceremai fruit.keyword : Ceremai fruit, sorbet, texture, taste, aroma
Objek dan Daya Tarik Wisata di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng ., Kadek Desi Ariati; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui objek dan daya tarik wisata di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan metode wawancara. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) objek dan daya tarik wisata alam di Desa Pemuteran meliputi kondisi pantai, potensi laut, kawasan perbukitan dan proyek penyu, (2) objek dan daya tarik wisata sosial budaya meliputi tradisi setempat, Buleleng Bali Dive Festival dan adanya unsur keagamaan berupa beberapa pura sakral di Desa Pemuteran, (3) objek dan daya tarik wisata minat khusus meliputi wisata minat khusus di kawasan pantai, laut dan perbukitan berupa kegiatan sun bathing, snorkeling, diving, dan hikking. Kata Kunci : Desa Pemuteran, Objek dan Daya Tarik Wisata The purpose of this research is to determine the tourism attraction in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency. This research is descriptive research using snowball technique. Collecting data by observation method and interview method. Analized the data through four steps, there are (1) take the data, (2) reduksi data, (3) present the data and (4) the last is conclusion. The result of this research is (1) nature tourism object in Pemuteran Village such as beach area, marine tourism, hill area, and turtle project, (2) another tourism destination is social culture it self through Buleleng Bali Dive Festival and holy temple in Pemuteran Village, (3) the last is special tourism destination such as snorkeling, scuba diving, and hikking in Pemuteran Village. keyword : Pemuteran Village, Tourist Attracition
PENGEMBANGAN BUSANA FANTASI DENGAN SUMBER IDE BUSANA TRADISIONAL DAYAK Swastini, Kadek Onny; Sudirtha, I Gede; Widiartini, Ketut
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22138

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu : analisis, (analyze), desain (design), pegembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Gregory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 0,90 dengan kriteria validitas sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Hasil pengembangan busana fantasi terdiri dari 2 busana, yaitu busana fantasi dengan siluet L, dan busana fantasi dengan siluet A yang bersumber ide busana tradisional Dayak. Hasil produk busana fantasi ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan presentase 94,54% pada uji produk busana. Kata Kunci : Busana Fantasi, Pengembangan, Sumber Ide Abstract The research aims is to describe the results of fantasy fashion development, which the ideas come from the traditional Dayak fashion. The type of this research is Research and Development and it is used the model of ADDIE development which consists of 5 stages, namely : analyze, design, development, implementation, and evaluation. The method of data collection in this study was carried out by assessing the instruments of fantasy fashion development with sources of Dayak tradisional fashion ideas. This instruments was tested by two content experts, which ware calculated by Gregory‟s formula, so the instruments validity was 0,90 with very high validity criteria so that it could be used for product testing. The results of the development of fantasy fashion consisted of 2 fashions, namely fashion fantasy with L silhouette, and fantasy fashion with A silhouette sourced from traditional Dayak fashion ideas. The results of this fantasy fashion product have very good qualifications with a percentage is 94,54 % in the fashion product test. Key words : fantasy fashion, development, source of ideas.
PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI DALAM PEMBUATAN KERUPUK ., Agnesita Purwanto; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.; ., Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.24869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) resep baku dari kerupuk subtitusi tepung ampas tahu, (2) mengetahui kualitas yang dilihat dari aspek tekstur, warna, rasa, dan pengembangan. Jenis penelitian menggunakan penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan menggunakan lembar uji kualitas sebagai instrumen. Panelis dalam penelitian ini adalah panelis terlatih yang terdiri dari 15 orang guru jasa boga. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) resep baku kerupuk subtitusi tepung ampas tahu yaitu 250gr tepung tapioka, 250 gr tepung ampas tahu, 2 butir telur, 10 gr garam, 10 gr merica, 10 gr gula pasir, 10 gr bawang putih bubuk, dan 150 ml air, (2) kualitas kerupuk dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik dengan nilai 3,00, kualitas kerupuk dilihat dari aspek warna termasuk dalam kategori baik dengan nilai 2,93, kualitas kerupuk dilihat dari aspek rasa termasuk dalam kategori cukup dengan nilai 2,3, kualitas kerupuk dilihat dari aspek pengembangan termasuk dalam kategori baik dengan nilai 2,6. Kata Kunci : Tepung ampas tahu, kerupuk, kualitas This research aims to determine (1) basic ingredients for crackers subtitute made from tofu waste (2) the quality as seen from texture, colour, taste and expansion. The type of research used is experimental research. The data shown are collected using the observation method with a quality test sheets as the instrument. The panelist used consist of 15 trained panelist from culinary service. Data analysis technique used is quatitative descriptive analysis. The results of this research shows that (1) basic ingredients for crackers subtitute made from tofu waste are 250 gr of tapioca flour, 250 gr of tofu waste flour, 2 pc of eggs, 10 gr of salt, 10 gr of pepper, 10 gr of sugar, 10 gr of garlic powder, and 150 ml of water (2) the quality as seen from texture is in good quality with a value of 3.00, the quality as seen from colour is in good quality with a value of 2,93, the quality as seen from taste is in fair quality with a value of 2,3, the quality as seen from expansion is in good quality with a value of 2,6. keyword : Tofu waste flour, crackers, quality
STUDI TENTANG BUSANA PENGANTIN ADAT SUKU SASAK DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT ., Muniah; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bagian-bagian busana pengantin adat suku sasak; (2) makna simbolis busana pengantin adat suku sasak di Lombok Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan objek penelitian studi tentang busana pengantin adat suku sasak di Lombok Nusa Tenggara Barat. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yang menjelaskan dan mengungkapkan sesungguhnya hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) bagian-bagian busana pengantin wanita yaitu; (a) tangkong nine; (b) songket; (c) tongkak; (d) selamben. Untuk bagian-bagian busana pengantin laki-laki yaitu: (a) kelambi pegon; (b)kereng kemati; (c) kelambi jamaq; (d) songket; (e)sapuq nganjeng. Aksesories busana pengantin wanita yaitu; (a) onggar-onggar; (b) mawar; (c)sengkang gigi due olas; (d) kancing rupiah emas; (e) kalong ringgit; (f) kedebong malang; (g) lenteran suku; (h) lenteran. Aksesoris dan milineris busana pengantin laki-laki yaitu; (a)gerantim; (b) keris jamaq; (c) sandal pengantin. (2) makna simbolis busana pengantin adat suku sasak yaitu; (a) sengkang gigi due olas maknanya seorang wanita harus memberikan keturunan pada keluarga; (b) kedebong malang maknanya ketetapan hati yang kokoh; (c) mawar maknanya keberanian seorang wanita memulai kehidupan; (d) kancing rupiah emas maknanya keindahan serta kelemah-lembutan seorang wanita; (e) tangkong nine, mame maknanya keanggunan, kearifan seorang pengantin; (f) songket memiliki makna kehormatan; (g) sapuq maknanya seorang pengantin akan berkembang setelah menikah; (h) sabuk emas mempunyai makna keberanian mengarungi bahtera rumah tangga Kata Kunci : Busana pengantin suku sasak, Makna busana, Bagian-bagian busana. This research aims to describe: (1) parts of traditional wedding dress of sasak tribe; (2) the symbolic meaning of traditional bridal clothing of sasak tribe in Lombok West Nusa Tenggara. This research is a descriptive research with object of study study about traditional bridal dress of tribe sasak in Lombok West Nusa Tenggara. Methods of data collection is using the method of observation and interview methods. The research instrument uses an observation sheet and an interview sheet. Methods of data analysis is using descriptive analysis that explains and reveals the actual results of research conducted. The results showed that, (1) parts of the bride's clothing are; (A) Tangkong nine; (B) songket; (C) tongkak; (D) sesamben. For the parts of the bridal men's clothing are: (a) kelambi pegon; (B) kereng kemati; (C) kelambi jamaq; (D) songket; (E) sapuq nganjeng. Fashion accessories of the bride are; (A) onggar-onggar; (B) mawar; (C) sengkang gigi due olas; (D) kancing rupiah emas; (E) kalung ringgit; (F) kedebong malang; (G) lenteran suku; (H) lenteran. Accessories and milineris men's fashion are; (A) gerantim; (B) kris jamaq; (C) sandal pengantin. (2) the symbolic meaning of traditional bridal clothing sasak tribe are; (A) the meaning of sengkang gigi due olas is woman have to give offspring to the family; (B) the meaning of kedebong malang is a solid resolve; (C) the meaning of mawar is the courage of a woman to starting life; (D) the meaning of kancing rupiah emas is beauty and softness of a woman; (E) the meaning of tangkong nine, mame is elegance and the wisdom of a bride; (F) songket has a meaning of honor; (G) the meaning of sapuq is a bride will develop after marriage; (H) the sabuk emas has meaning of courage to wade the ark of the household. keyword : Traditional wedding dress of sasak tribe, symbolic meaning, Fashion Parts.
SUBSTITUSI TEPUNG KULIT PISANG KEPOK PADA PEMBUATAN CAKE PISANG DITINJAU DARI SIFAT FISIK DAN TINGKAT KESUKAAN May, Inten Ihromi; Ariani, Risa Panti; Marsiti, Cokorda Istri Raka
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i1.22121

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas cake kulit pisang kepok ditinjau dari sifat fisik adapun sifat yang dimaksud terdiri dari aroma, tekstur dan rasa. Panelis untuk uji kualitas ini menggunakan 7 panelis terlatih yang terdiri dari dosen PKK, (2) untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap cake kulit pisang kepok dalam uji kesukaan ini menggunakan panelis tidak terlatih berjumlah 30 orang yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi di lingkungan Fakultas Teknik dan Kejuruan. Metode pengumpulan data untuk uji kualitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen 1 berupa lembar uji kualitas uji organoleptik dengan 5 skala atau tingkatan yaitu sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, dan sangat kurang baik, dan instrumen 2 uji kesukaan menggunakan uji organoleptik metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan menggunakan lembar uji organoleptik dengan 5 skala atau tingkatan yaitu sangat suka, suka, cukup suka, tidak suka dan sangat tidak suka. Kata Kunci : Cake pisang, Sifat fisik, Tingkat Kesukaan, Kulit pisang Kepok. Abstract This experimental research is aimed to know (1) the quality of kepok banana peel cake is seen from physical characters, while the characteristics are consists of aroma, texture and flavour. This quality testing uses 7 trained panelists, consisting of Family Educational Welfare (PKK) lecturers, (2) to find out the level of preference for kepok banana peel cake, in this case, the test is using 30 untrained panelists consisting of 30 students in the Faculty of Engineering and Vocational. The method of collecting data for the quality testing used in this research is observation method by using two instruments, which are: first is in the form of a good organoleptic test with 5 scales or standards namely very good, good, good enough, not good, and very poor. Second instrument is by using the organoleptic test method, the observation method is used with an organoleptic test sheet with 5 scales or levels, namely very like, quite like, like, dislike and really dislike. Keywords: Banana cake, Physical character, standard of likes, kepok banana Peel.
IDENTIFIKASI TRADISI MEGIBUNG PADA UPACARA DEWA YADNYA DI DESA BESAKIH DAN PENGENALANNYA MELALUI MEDIA YOUTUBE Susilawati, Ni Ketut
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v11i3.32318

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan serangkaian tradisi megibung mulai dari tahap persiapan, pengolahan hidangan, penyajian hidangan dan pelaksanaan megibung Di Desa Besakih, (2) memperkenalkan tradisi megibung di Desa Besakih melalui youtube. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi,  wawancara, dan  dokumentasi. Instrumen penelitian mengunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tradisi megibung di Desa Besakih terdiri dari tahap persiapan, pengolahan hidangan, penyajian hidangan dan pelaksanaan megibung yang dilaksanakan dengan asas kekeluargaan dan gotong royong. Tahap persiapan meliputi persiapan bahan dan alat. Tahap pengolahan merupakan proses mengolah bahan makanan menjadi hidangan megibung. Hidangan yang disajikan terdiri dari nasi, olahan lawar yang meliputi lawar gecok, anyang, lawar belimbing, lawar jeruk dan lawar nangka, sate gede serta kuah trengtengan. Tahap penyajian terdiri dari gibungan yang diletakkan ditengah sele serta olahan lawar diletakkan disisi kanan dan kiri gibungan. Tahap pelaksanaan megibung, peserta duduk melingkar dengan etika tangan kanan mengadap ke gibungan dan berkhirnya acara setelah semua makanan selesai dinikmati. (2) Pengenalan tradisi megibung di Desa Besakih melaui youtube yaitu mendokumentasikan serangkaian acara megibung dengan menampilkan realita yang ada. Penggunaan teknologi menjadi fokus utama media pengenalan yaitu youtube popular  youtube untuk mengunggah video via online, sehingga dapat memberikan dampak edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat mengenai tradisi megibung yang perlu dijaga dan dilestarikan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BOGA DASAR BAGI SISWA KELAS X JASA BOGA DI SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA ., Ni Wayan Desi; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd.; ., Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.12078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan modul pembelajaran Boga Dasar berdasarkan uji kelayakan isi. (2) mengetahui kelayakan modul pembelajaran Boga Dasar berdasarkan uji sasaran siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X Jasa Boga di SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja tahun ajaran 2017/2018. Untuk mengetahui validasi kelayakan modul berdasarkan uji ahli isi dan sasaran menggunakan metode angket, dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) uji kelayakan ahli isi diperoleh hasil sebesar 68,75% pada tahap 1 dikategorikan cukup dan perlu direvisi, 73,75% pada tahap 2 dikategorikan cukup dan perlu direvisi, dan 90,83% pada tahap 3 dikategorikan sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. 2) uji kelayakan dari subyek sasaran siswa terhadap modul diperoleh 89,05% dikategorikan baik.Kata Kunci : Boga Dasar, Modul pembelajaran, Pengembangan This development research aimed for (1) to know the feasibility Boga dasar module base on the expert judgment of teaching material, 2) to know the feasibility Boga Dasar module base on the student learning. The design of this research was R&D (research and development) research design accompanied with the development model of ADDIE. The subject of the research is students X Jasa Boga in SMK Triatma Jaya Singaraja 2017/2018 period. The validity feasibility of module would be obtained by questionnaire and analysis descriptive method. The results of the research are, 1) ) the result of the expert judgment of teaching material shows average 68,75% in the first step category as good enough and need revision, 73,75% in the second step category as good enough and need revision and 90,83% in the third step qualified very good, 2) for the responses from the students shows 89.05% category as good. keyword : boga dasar, module, development
STUDI EKSPERIMEN TEPUNG MOCAF(MODIFIED CASSAVA FLOUR) MENJADI BROWNIES KUKUS Fransiska, Putu Wahyu Manik; Damiati, Damiati; Suriani, Ni Made
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i1.22116

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui, (1) kualitas cake tepung mocaf dengan menggunakan bahan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek tekstur, rasa dan aroma, (2) proses pengolahan tepung mocaf menjadi brownies kukus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrument berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari26 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas brownies kukus tepung mocaf dengan menggunakan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek (1) tekstur dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur lembut dan beremah, (2) aspek rasa dengan skor ratarata 2,95 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki rasa manis dan terasa coklat, (3) aspek aroma dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik dengan tolak ukur dominan memiliki aroma coklat dan aroma khas tepung singkong. Kata Kunci : Brownies Kukus, Kualitas, Tepung Mocaf. Abstract This experimental study aims to determine, (1) the quality of mocaf flour cake using 100% mocaf flour viewed from the aspect of texture, taste and aroma, (2) the processing of mocaf flour into steamed brownies. The data collection method used in this study is the observation method by using an instrument in the form of an organoleptic sheet test with 3 levels namely good, sufficient, and lacking. Panelists in this study were trained panelists consisting of 26 panelists. Data analysis techniques used are quantitative descriptive techniques. The results of this study show the quality of steamed mocaf flour using 100% mocaf flour seen from aspects (1) of the texture with an average score of 2.85 in the good category according to the soft and weak benchmark, (2) the taste aspect with the average score -ata 2.95 is in good category with a benchmark that has a sweet and brown taste, (3) the aroma aspect with an average score of 2.85 is in a good category with the dominant benchmark has a chocolate aroma and a distinctive aroma of cassava flour. Keywords: Steamed Brownies, Quality,Mocaf Flour