cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Ni Made Dwi Jayanti Maharani .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (2) mendeskripsikan lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (3) mendeskripsikan sayur dan sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (4) mendeskripsikan jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula (5) mendeskripsikan minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian survei yang dilakukan pada lokasi Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana di Kecamatan Tejakula mengadakan reinvetarisasi makanan tradisional. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Tejakula This study aimed to,(1) staple foods describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (2) side dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (3) vegetable dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (4) snacks describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (5) Beverages describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. type of research is a survey research at is located in the District of Tejakula, Buleleng Regency. Purpose the methods is purposive sampling, is facing Tejakula District, Buleleng Regency deliver the traditional food. Data collection techniques with methods (1) observation and (2) the interview. Observation and an interview guide purpose the instrument used, while Analysis of data bring about in a qualitative descriptive. These results indicate that, (1) ) staple foods the traditional Tejakula District, that is nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) side dishes the traditional Tejakula District, that is ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) a vegetable dish the traditional Tejakula District, that is jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) snacks the traditional Tejakula District, that is jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) beverages the traditional Tejakula District, that is tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. keyword : Inventory, Traditional Food, Tejakula
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Gst Ayu Purwaningsih .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : mereinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng meliputi; (1) makanan pokok tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, (2) lauk pauk tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, (3) sayuran tradisional khas Kecamatan Kubutambahan,(4) jajanan tradisional Khas Kecamatan Kubutambahan,(5) minuman tradisional khas Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi Desa Bengkala, Desa Pakisan, dan Desa Depeha Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan snow ball sampling dengan menggunakn instrument berupa (1) lembar observasi , (2) pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) jenis makanan pokok tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antra lain; nasi moran bungkil biu, nasi cacah keladi, nasi cacah gadung, tipat srosoban , tipat blayang kuah srosoban. (2) Jenis lauk pauk antara lain ;pesan be awan, sate lilit be awan, dendeng be celeng, timbungan. (3) jenis sayuran tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antra lain; jukut kuah kara, urab kara, serapah, pelecing kara. (4) jenis jajanan tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antara lain ; jaja satuh, krupuk gadung, urab ubi gadung, tape beras, kolek waluh, dodol suweg. (5) jenis minuman yang terdapat di Kecamatan Kubutambahan antar lain; es rujak, loloh sembung biu klutuk, loloh don waru, es jamur, es campur bubuh. Kata Kunci : Reinventarisasi, makanan tradisional khas, Kubutambahan This purpose of this researche are : re-inventory of traditional food on kubutambahan included; (1) traditional main foods on kubutambahan, (2) traditional side dish on kubutambahan, (3) traditional vegetables on kubutambahan, (4) traditional snack on kubutambahan, (5) traditional drinks on kubutambahan. This research is a survey at bengkala village, pakisan village and depeha village on kubutambahan subdistrict in buleleng. Sampling technique used is purposive sampling and snow ball sampling by using instruments such as (1) Observation sheet, (2) interview guidance. Analysis of the data used is descriptive qualitative analysis. The result of this research are: (1) kind of traditional main food on kubutambahan are; nasi moran bungkil biu, nasi cacah keladi, nasi cacah gadung, tipat srosoban , tipat blayang kuah srosoban. (2) kind of traditional side dish on kubutambahan are; pesan be awan, sate lilit be awan, dendeng be celeng, timbungan. (3) kind of traditional vegetables on kubutambahan are; jukut kuah kara, urab kara, serapah, pelecing kara. (4) kind of traditional snack on kubutambahan are jaja satuh, krupuk gadung, urab ubi gadung, tape beras, kolek waluh, dodol suweg. (5) kind of traditional drinks on kubutambahan are; es rujak, loloh sembung biu klutuk, loloh don waru, es jamur, es campur bubuh. keyword : Reinventory, Traditional Food, Kubutambahan
Reinventarisasi Makanan Tradisional Khas Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali Geck Indah Pradnyawati .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey, dengan menerapkan metode purposive sampling dalam menentukan lokasi penelitian dan menerapkan metode purposive sampling, accidental sampling dan snowball sampling dalam menentukan informan. Penelitian reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ini menunjukkan, 1) makanan pokok meliputi nasi tulen, nasi moran jagung sela sawi, nasi cacah jagung, nasi moran sela sawi, nasi moran keladi, dan nasi moran sela bun, 2) lauk pauk meliputi pesan be mengida, be mengida megoreng, pesan be tuna sambel bongkot, lawar klungah udang galah, sate be pasih goreng, rawon kebo, sate kebo, sabrang, sate nyuh, urap gerang, srondeng, bandut, kekomoh, serapah kebo, abon kebo, lawar kebo, dan timbungan lindung, 3) sayuran meliputi don sela basa sereh, lawar don sela, jukut sawi sambel nyuh, jukut papah keladi mekuah, jukut don papasan, jukut paku kacang jongkok, jukut kekara, dan urap kekara, 4) jajanan meliputi bulung, ketan menyahnyah/empuk, jaja karud, jaja orog-orog, jaja tining, dan sumping sela, 5) minuman meliputi loloh gamongan+yeh kuud, loloh don blimbing wuluh+klungah, pule, loloh paye gamongan, teh gaharu, dan jamu don sirsak, 6) sambal meliputi sambal lublub dan sambal gerang kecarum dan 7) amikan atau makanan pelengkap meliputi kerupuk kebo, kerupuk coklat dan keripik keladi. Dengan reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng diharapkan dapat memberikan konstribusi dalam upaya pelestarian seni kuliner Bali.Kata Kunci : reinventarisasi, makanan tradisional khas, seririt. This research intend to determine the inventory of traditional food district of Seririt, Buleleng regency. The method used in this research is survey research, by applying the purposive sampling method in determining the location of research and applying the purposive sampling method, accidental sampling and snowball sampling in determining the informant. The results obtained in the study of traditional food inventory district of Seririt, Buleleng regency are 1) staple foods are nasi tulen, nasi moran jagung sela sawi, nasi cacah jagung, nasi moran sela sawi, nasi moran keladi, and nasi moran sela bun, 2) side dishs are pesan be mengida, be mengida megoreng, pesan be tuna sambel bongkot, lawar klungah udang galah, sate be pasih goreng, rawon kebo, sate kebo, sabrang, sate nyuh, urap gerang, srondeng, bandut, kekomoh, serapah kebo, abon kebo, lawar kebo, and timbungan lindung, 3) vegetables are don sela basa sereh, lawar don sela, jukut sawi sambel nyuh, jukut papah keladi mekuah, jukut don papasan, jukut paku kacang jongkok, jukut kekara, and urap kekara, 4) snacks are bulung, ketan menyahnyah/empuk, jaja karud, jaja orog-orog, jaja tining, dan sumping sela, and 5) the drinks are loloh gamongan+yeh kuud, loloh don blimbing wuluh+klungah, pule, loloh paye gamongan, teh gaharu, and jamu don sirsak, 6) sauce are sambal lublub and sambal gerang kecarum and 7) amikan or side dish are kerupuk kebo, kerupuk coklat and keripik keladi. With an inventory of traditional food District of Seririt Buleleng regency is expected to contribute in the efforts to conserve the culinary arts of Bali.keyword : inventory, traditional food, seririt
PEMANFAATAN AMPAS TAHU MENJADI ABON Widhury Soetopo .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6549

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui kualitas abon ampas tahu dengan bahan utama ampas tahu sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. (3) aspek aroma dan (4) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang guru Sekolah Menengah Kejuruan diantaranya; 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 5 orang guru SMK Triatmajaya dan 7 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek warna dengan perolehan skor rata-rata (3,00) dalam kategori baik sesuai tolok ukur yaitu berwarna coklat. (2) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek tekstur dengan perolehan skor rata-rata (2,84) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu kering dan berserat. (3) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek aroma dengan perolehan skor rata-rata (2,92) dalam kategori baik sesuai dengan tolak ukur yaitu beraroma khas bahan utama. (4) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek rasa dengan perolehan skor rata-rata (2,96) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu manis, gurih dan terasa bahan utama. Kata Kunci : ampas tahu, kualitas, abon The aim of this type of experiment research to determine the quality of shredded pulp out with the main ingredient pulp out of 100% of the visits; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. (3) aspects of the aroma and (4) the aspect of taste. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is trained panelists consisting of 25 people including Vocational High School teacher; 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 5 vocational teachers Triatmajaya and 7 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Results of this study were (1) Quality of shredded tofu seen from the aspect of color with the acquisition of the average score (3.00) in both categories corresponding benchmarks are brown. (2) Quality of shredded tofu seen from the aspect of texture with the acquisition of the average score (2.84) in both categories in accordance with the benchmarks are dry and fibrous. (3) Quality of shredded pulp from the aspect of scent with the acquisition of the average score (2.92) in both categories in accordance with the measures, flavorful typical main ingredient. (4) Quality of shredded pulp from the aspect of flavor with the acquisition of the average score (2.96) in both categories in accordance with the benchmarks of sweet, savory and was the main ingredient. keyword : pulp, quality, shredded
PEMANFAATAN SORTIR BUAH ANGGUR MENJADI MANISAN Ni Kadek Sumariyani .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan anggur dari aspek warna (2) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan anggur dari aspek rasa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan uji panelis berupa lembar uji kualitas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis konsumen yang terdiri dari 50 orang mahasiswa Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan sortir anggur dari aspek warna berada dalam katagori suka dengan perolehan persentase sebesar 72% (36 orang) dari 50 orang panelis.(2) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan sortir anggur dari aspek rasa berada dalam katagori suka dengan perolehan persentase sebesar 80% (40 orang) dari 50 orang panelis.Kata Kunci : Sortir anggur, Manisan, Tingkat Kesukaan This study aims to determine (1) Level A panelist against candied grapes from the aspect of color (2) Level A panelist against candied grapes from the aspect of taste. This research is an experimental research and data collection methods used in this study is the observation method to test panelists form sheet quality test. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Panelists in this study is a consumer panelists consisting of 50 students of the Faculty of Technical and Vocational Education University Ganesha. The results showed (1) Level A panelist against candied grape sort of aspect of color are in the category of love with the acquisition of a percentage of 72% (36 people) of 50 panelists. (2) Level A panelist against candied grape sort of aspect of a sense of being in Like the category with the acquisition of a percentage of 80% (40 people) of 50 panelists.keyword : Sort grape, candied, Level passions
UJI KUALITAS SUSU KACANG TUNGGAK MENJADI YOGHURT SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN Kadek Dewi Kariani .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6551

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas yoghurt susu kacang tunggak diitinjau dari segi penampilan, aroma, rasa, dan konsistensi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terbatas sebanyak 4 orang yang terdiri dari 3 Dosen PKK Undiksha dan peneliti sendiri. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar uji kualitas. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas yoghurt susu kacang tunggak dari segi penampilan berada dalam kategori baik (2,5), aroma baik (2,5), rasa baik (2,75), dan konsitensi baik (2,5). Keunggulan dari kacang tunggak ini adalah memiliki kandungan protein dan fosfor yang baik untuk kesehatan. Selain itu kandungan lemak dari kacang tunggak juga lebih rendah dibandingkan dengan kacang kedelai. Dengan mengolah menjadi yoghurt susu kacang tunggak akan meningkatkan nilai gizi juga dapat dijadikan variasi yoghurt terutama yang bersumber dari bahan nabati. Kata Kunci : Uji kualitas, yoghurt, diversifikasi pangan, kacang tunggak This research experiment purposes to know (1) the quality of southern pea yoghurt review by its appearance,smell, taste, and consistency. This research is an experimental research that use observation metthod for the data collection. Panelist for this research is a limited panelist there are 4 people they are 3 lecture from PKK Undiksha and me as the researcher. The instrument of the data collection that we us is lembar uji kualitas (sheet of quality test) then analyzed by teknik deskriptif kuantitatif (descriptive quantitative technique). The result of this research are (1) the quality of southern pea yoghurt appearance is in good category (2,5), good smell (2,5), good taste (2,75), and good consistency (2,5). The best thing from southern pea is it has hight nutrition for health. Beside that, the fat that southern pea has is lower than the fat of soybeans. By produce southern pea into yoghurt will increase its nutrition and also it coud be variant of yoghurt especially for vegetative sources. keyword : quality test, yoghurt, diversifikation, southern pea
PEMANFAATAN PERCA BROKAT MENJADI PRODUK AKSESORIS Syifaullinnas Hs .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6552

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas aksesoris perca brokat berupa jepit rambut, anting, kalung, gelang dan cincin dilihat dari prinsip desain. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi. Produk aksesoris diuji oleh 16 orang panelis ahli. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar uji mutu hedonik dengan lima tingkatan (sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, sangat kurang baik). Kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk aksesoris dilihat dari aspek prinsip desain yaitu: 1) Kualitas produk aksesoris jepit rambut dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,9), keseimbangan (3,67), irama (3,7). 2) Kualitas produk aksesoris anting dilihat dari aspek prinsip desain sangat baik sesuai tolak ukur yakni keselarasan (3,56), keseimbangan (3,5), pusat perhatian (3,5). 3) Kualitas produk aksesoris kalung dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,93), keseimbangan (3,81), pusat perhatian (3,5). 4) Kualitas produk aksesoris gelang dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,81), irama (3,56), keseimbangan (3,75). 5) Kualitas produk aksesoris cincin dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,68), keseimbangan (3,5), pusat perhatian (3,9). Kata Kunci : aksesoris, kualitas, perca brokat. Research of this type of experiment aims to determine quality brocade patchwork accessories such as hair clips, earrings, necklaces, bracelets and rings views of the design principles. The method used to obtain the data are observational methods. Accessories products tested by 16 panelists expert. Data collection instruments used are the hedonic quality test sheet with five levels (excellent, good, fairly good, poor, very poor). Then Analyzed through descriptive analysis of qualitative and quantitative. The results showed that the product quality accessories from the aspect of design principles, namely: 1) Quality of products accessories hairpin seen from the aspect of design principles are in very good category that is appropriate benchmarks alignment (3.9), balance (3.67), rhythm (3.7). 2) The product quality earrings accessories from the aspect of excellent design principles appropriate benchmark for the alignment (3.56), balance (3.5), the center of attention (3.5). 3) Quality of products necklace viewed from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.93), balance (3.81), the center of attention (3.5). 4) Quality of products accessories bracelet from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.81), rhythm (3.56), balance (3.75). 5) Quality of products accessories ring viewed from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.68), balance (3.5), the center of attention (3.9). keyword : accessories, quality, brocade patchwork.
PERKEMBANGAN BATIK SASAMBO DI DESA REMBITAN KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Ruhama'Ul Magfirah .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui Perkembangan Batik Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan batik Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sumber informan dalam penelitian ini ialah kepala Desa, Ketua adat, Pengelola Batik Sasambo serta Karyawan Batik Sasambo. Objek penelitian adalah perkembangan ragam hias, perkembangan warna, perkembangan bahan, perkembangan teknik dalam membuat batik Sasambo dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Batik Sasambo di Desa Rembitan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, pencatatan dokumen. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, wawancara dan pencatatan dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Perkembangan Batik Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah adalah: (a) perkembangan ragam hias (b) Perkembangan warna batik Sasambo (c) perkembangan bahan batik Sasambo dan (d) perkembangan teknik dalam membuat batik Sasambo. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan batik sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah meliputi: faktor SDA (Sumber Daya Alam), SDM (Sumber Daya Manusia) dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Kata Kunci : Batik Sasambo, Perkembangan, Ragam hias The purposes of this study are: 1) to know the development of Batik Sasambo in Rembitan Village, Pujut district, Central Lombok, 2) to know the factors that influence the development of Batik Sasambo in Rembitan Village, Pujut district, Central Lombok. The present study was conducted in Rembitan Village, Pujut District, Central Lombok. The data were collected from Village Head, Adat Leader, employer and labour of Batik Sasambo. The objects of the study were: 1) the development of dress variety, colors, materials, and techniques in producing Batik Sasambo, and 2) the factors affecting the development of Batik Sasambo in Rembitan Village. The data were collected by applying observation, interview, and documentation techniques. Instrument of the research were observation sheet, interview guide, and documentation checklist. The collected data were analyzed descriptively. The result of the study shows that: 1) the development of Batik Sasambo in Rembitan Village, Pujut District, Central Lombok includes the development in terms of dress variety, color, materials, and techniques in producing Batik Sasambo; 2) factors affecting the development of Batik Sasambo comprise: natural resources, human resources, science and technology. keyword : Batik Sasambo, Development, Ornamen
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Berbantuan Lks Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Melakukan Persiapan Pengolahan Di Smk Pariwisata Triatma Jaya Singaraja Luh Era Desiyana .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatkan hasil belajar siswa, dan (2) respon siswa terhadap penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berbantuan LKS pada Mata Melakukan Persiapan Pengolahan, siswa kelas X Jasa Boga 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah, siswa kelas X jasa Boga 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar diperoleh dengan tes hasil belajar dan tes unjuk kerja. Data respon siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket tertutup. Analisis data dilakukan secara deskiptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berbantuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu pencapaian ketuntasan klasikal siklus I sebesar 19,35% dan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 90,32%, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal siklus I ke Siklus II sebesar 70,97%, dengan klasifikasi memenuhi KKM, (2) Respon siswa terhadap Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Melakukan Persiapan Pengolahan di SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja diperoleh rata-rata skor sebesar 78,38 dengan kualifikasi positif. Kata Kunci : Kata kunci : Hasil Belajar , LKS, Pembelajaran Kooperatif tipe STAD, Respon. Abstrack This research aims to find out (1) increase student learning outcomes, and (2) student response against the application of the Cooperative Learning Type STAD using the student worksheet Categorized in Melakukan Persiapan Pengolahan, students of class X Jb2 SMK Triatma Jaya Singaraja. This research is a research action class, implemented in two cycles, each cycle consisting of planning, implementing, observation/evaluation, and reflection. The subject of the research is, students of class X Jb2 Triatma Jaya Singaraja totalling 31. Learning outcome data was obtained by tests the results of the study and test performance. Student response data is collected using the now closed. The data analysis done in quantitative deskiptif. The results showed that (1) the application of the Cooperative Learning Type STAD using the student worksheet can improve student learning results, i.e. the achievement of classical ketuntasan cycle I of 19.35% and cycle II obtained ketuntasan of classical 90,32%, an increase in cycle I of classical ketuntasan to the Cycle II of 70,97%, with classification meets the KKM, (2) student response against the application of the Cooperative Learning Type STAD using the student worksheet to improve the results of the Study Subjects Do Preparation processing in SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja obtained an average score of 78.38 with positive qualification.keyword : Keywords: results of learning, student worksheet, Cooperative Learning type STAD, response.
UJI KUALITAS ROLL CAKE TEPUNG KETAN HITAM Venny Arista .; Dra. Damiati, M.Kes .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6640

Abstract

Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dengan bahan utama tepung ketan hitam sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. Dan (3) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu ; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis terlatih diantaranya; 4 orang dosen jurusan PKK (Tata Boga) UNDIKSHA, 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 3 orang guru SMK Triatmajaya dan 5 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) Kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dengan 100% tepung ketan hitam dilihat dari aspek warna berada dalam kategori baik (2,88) sesuai dengan tolak ukur yaitu berwarna abu-abu gelap. (2) kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (2,48) sesuai dengan tolak ukur yaitu lembut. (3) Kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,92) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis. Kata Kunci : ketan hitam, kualitas, Roll Cake The purpose of this study aims to determine the quality of black rice flour Roll Cake with the main ingredient of black glutinous rice flour by 100% in terms of; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. And (3) aspects of flavor. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is a trained panelists consisting of 25 trained panelists including; 4 lecturer PKK (Culinary Art) UNDIKSHA, 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 3 teachers at Triatmajaya SMK and 5 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. The results showed (1) Quality Roll Cake flour 100% black rice with black sticky rice flour from the aspect of color are in good category (2.88) in accordance with a benchmark that is colored dark gray. (2) Roll Cake flour quality black rice viewed from the aspect of texture are in either category (2.48) in accordance with a benchmark that is soft. (3) Quality Roll Cake black glutinous rice flour from the aspect of a sense of being in either category (2.92) in accordance with a benchmark that’s sweet. keyword : black rice , quality, Roll Cake