cover
Contact Name
Tri Rahayuningsih
Contact Email
tri.rahayuningsih@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psychopolytan@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Psychopolytan (Jurnal Psikologi)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26145227     EISSN : 26543672     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2023): Februari" : 8 Documents clear
Ekstravert, Keterbukaan, dan Aktivisme Digital Prokes Di Instagram Yasmin, Ayyisha Ridzwana; Pratamawaty, Benazir Bona
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian ekstravert dan terbuka dengan hal-hal baru dengan partisipasi mahasiswa dalam aktivisme protokol kesehatan COVID-19 di media sosial Instagram. Subjek penelitian ini adalah 284 mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia pengguna Instagram (253 perempuan, 24 laki-laki, dan 7 tidak teridentifikasi) dengan rentang usia 18-24 tahun menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatakan korelasional dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring google form. Kepribadian dan partisipasi dalam aktivisme digital diukur dengan skala Big 5 Personality Traits dan perilaku aktivisme daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kepribadian ekstravert dengan partisipasi dalam aktivisme digital protokol kesehatan dengan nilai r=0,171 dan p=0,004 (p<0,05). Selain itu, terdapat hubungan positif antara kepribadian terbuka dengan hal-hal baru dengan partisipasi dalam aktivisme digital dengan nilai r=0,186 dan p=0,002 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ekstravert dan keterbukaan dengan hal-hal baru individu, maka semakin tinggi kemungkinan individu tersebut untuk berpartisipasi dalam aktivisme protokol kesehatan COVID-19 di media sosial Instagram. Penelitian ini merupakan masukan bagi pelaku kampanye sehingga pesan dapat lebih tepat sasaran.
Konsep Diri Dengan Perilaku Konsumtif Terhadap Produk E-Commerce Pada Generasi Z Yuniasanti, Reny; Nurwahyuni, Wanda Asri
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3018

Abstract

Perilaku konsumtif didefinisikan sebagai suatu tindakan individu dalam melakukan pembelian yang tidak terkendali dengan mengutamakan faktor emosional daripada rasional. Individu yang melakukan perilaku konsumtif terhadap suatu produk memiliki pandangan bahwa produk-produk tersebut dapat membantu individu dalam mewujudkan citra diri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif terhadap produk e-commerce pada generasi Z. Subjek penelitian ini terdiri dari 27 responden laki-laki dan 83 responden perempuan dengan karakteristik berusia 12-27 tahun per 2022, serta pengguna e-commerce aktif dan berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta.Penentuan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan skala konsep diri dan skala perilaku konsumtif terhadap produk e-commerce. Analisis data yang digunakan adalah analisis product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien relasi = -0,321 dengan p = 0,001 (<0,05). Dari hasil perhitungan nilai determinasi (R2) sebesar 0,103 berarti bahwa variabel konsep diri memberikan sumbangan efektif sebesar 10,3% terhadap perilaku konsumtif terhadap produk e- commerce pada generasi Z. Hal ini menegaskan bahwa konsep diri akan membentuk perilaku konsumtif individu dalam berbelanja secara online.
Peran Logo terapi Untuk Mengurangi Kesepian Pada Kelompok Lansia Perempuan Di Panti Wreda Wafa, Sirril; Sosialita, Tiara Diah
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3054

Abstract

Lansia tinggal di Panti Wreda lebih rentan mengalami kesepian bila dibandingkan dengan lansia yang tinggal bersama keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas logoterapi untuk mengurangi kesepian lansia perempuan di Panti Wreda. Penelitian ini jenis kuantitatif pre eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan melibatkan lima partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria: lansia perempuan mengalami kesepian sedang hingga sangat tinggi. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan skala UCLA Loneliness Version 3. Data kemudian dianalisis dengan Uji Wilcoxon signed rank untuk menguji signifikansi skor pretestdan posttest kelompok eksperimen. Hasilnya logoterapi efektif menurunkan kesepian pada kelompok lansia perempuan dengan skor signifikansi 0.43 < 0.05. Penelitian ini juga menemukan pemaknaan diri lebih positif pada lansia di panti werda berupa: penerimaan terkait kondisi diri yang harus tinggal di Panti Wreda, tindakan positif sosial dan spiritual, maupun harapan diri supaya sehat dan panjang umur, serta harapan pada keluarga untuk bersedia menjenguknya di kemudian hari.
Spritualitas Tempat Kerja dengan Keterikatan Karyawan Syarif, Khairunnisa; Fadhli, Muhammad
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3108

Abstract

Keterikatan karyawan merupakan domain utama dalam melihat bagaimana efektivitas kerja karyawan. Selain itu, keterikatan kerja juga dapat menjadi tolok ukur dalam melihat seberapa cinta dan atensinya karyawan terhadap profesi, kinerja, serta menjaga nama baik tempat bekerja. Selain itu diantara faktor yang dapat menumbuhkan keterikatan karyawan adalah spiritualitas tempat kerja. Spritualitas tempat kerja akan membentuk kepribadian yang akan terus bertumbuh dan mampu untuk meningkatkan keterikatan secara lahir dan batin karyawan akan tempat bekerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah spiritualitas tempat kerja memberikan pengaruh kepada keterikatan karyawan dalam pekerjaannya. Sebanyak 119 orang karyawan dilibatkan menggunakan metode kuantitatif survey. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa spiritualitas tempat kerja berperan dalam menumbuhkan keterikatan karyawan dengan signifikansi 0.000 (P<0.05) kemudian didapatkan sumbangsih sebesar 15,2% (R2 = 0.152). Dengan demikian penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan spritualitas dapat membantu perusahan untuk meningkatkan keterlibatan kerja bagi karyawan.
Struktur Faktor dan Reliabilitas Center for Epidemiologic Studies Depression Scale Versi Ringkas (CESD-10) Pada Sampel Lansia di Indonesia Priyadi, Suwanda
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3130

Abstract

Salah satu skala psikologis yang sering digunakan untuk penilaian depresi adalah Center for Epidemiologic Studies Depression Scale versi ringkas (CESD-10). Penelitian ini menguji struktur faktor dan reliabilitas CESD-10 pada sampel lansia di Indonesia. Sampel berasal dari Indonesia Family Life Survey gelombang kelima (IFLS5). Total sampel 2,932 lansia (rerata usia= 67.4; simpangan baku usia= 6.32) yang terdiri dari 1,418 laki-laki dan 1,514 perempuan. Confirmatory factor analysis (CFA) menunjukkan model satu-faktor yang memuaskan dengan data (χ2 (34) = 394.015; root mean square error of approximation (RMSEA) = .060; standardized root mean squared residual (SRMR) = .055; comparative fit index (CFI) = .957) setelah mengkorelasikan satu pasang varians residu aitem. Meskipun demikian, terdapat dua aitem CESD-10 yang memiliki muatan faktor yang rendah. Sementara itu, analisis reliabilitas menunjukkan nilai omega sebesar .66. Secara umum, CESD-10 adalah instrumen yang valid dan reliabel pada sampel lansia di Indonesia. Sehingga, CESD-10 dapat digunakan untuk lansia di Indonesia.
Bagaimana Efikasi Diri bisa meningkatkan Work-Life Balance Pada Mahasiswa Yang Bekerja ? Fitri, Vira Yuspita; Hartati, Rini; Fadhli, Muhammad
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3168

Abstract

Mahasiswa yang bekerja yaitu mahasiswa kuliah sambil bekerja dimana fenomena yang sering terjadi, yang memberikan tantangan bagi mahasiswa yang menjalani dua peran tersebut. Keadaan menyeimbangkan keduanya dikenal dengan istilah work-life balance merupakan usaha yang dilakukan individu untuk menyeimbangkan peran yang dijalaninya. Salah satu faktor yang mempengaruhi work-life balance adalah efikasi diri. Efikasi diri merupakan suatu kepercayaan individu terhadap kemampuan dirinya untuk melakukan pekerjaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dengan work-life balance pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan pengumpulan data dilakukan melalui skala efikasi diri yang berisi 18 aitem dan skala work-life balance yang berisi 17 aitem. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik non parametrik Spearman Rank. Subjek pada penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa yang bekerja. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling. Dari hasil analisis data menunjukkan hubungan yang signifikan diperoleh nilai korelasi antara efikasi diri dengan work-life balance sebesar (r = 0,625, p = 0,000). Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk mahasiswa yang bekerja dalam meningkatkan efikasi diri yang tepat untuk mengatasi keseimbangan kehidupan kerja.
Efektivitas Penggunaan Strategi Regulasi Emosi Ditinjau Dari Perbedaan Gender Azizah, Erza Agistara; Hendriani, Wiwin
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3243

Abstract

Eksistensi manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari perasaan dan emosi yang tidak menyenangkan, sehingga dibutuhkan upaya dalam meregulasi emosi untuk mengubah pengalaman emosional tersebut. Studi ini bertujuan untuk meninjau hasil-hasil penelitian yang mengkaji efektivitas strategi regulasi emosi cognitive reappraisal dan expressive suppression dari perbedaan gender. Adapun metode dalam peninjauan jurnal ini menggunakan database jurnal dari ScienceDirect, ProQuest dan Google Scholar yang terbit dalam 5 (lima) tahun terakhir atau berkisar antara 2017 hingga 2022. Jurnal tersebut didapatkan dengan kata kunci ““Gender Differences”, “Cognitive Reappraisal”, “Expressive Suppression” dan “Emotion Regulation”, dalam kolom pencarian, kata kunci digabungkan dengan menggunakan kata “AND”. Jurnal yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berjumlah 7 (tujuh) jurnal. Hasil-hasil dalam tinjauan literatur ini banyak yang menunjukkan adanya perbedaan efektivitas dan penggunaan strategi regulasi emosi antara laki-laki dan perempuan. Hasil tinjauan literatur ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan referensi untuk mengembangkan diagnostik dan intervensi klinis yang lebih tepat.
Peran Kepuasan Kerja Dalam Memediasi Ketidakamanan Kerja Terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Honorer Di Indonesia Febriana, Silvia Kristanti Tri; Yulianti, Iza; Istiqomah, Ermina
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 2 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i2.3277

Abstract

Sejatinya Guru PNS maupun honorer memperoleh jaminan kesejahteraan hidup. Faktanya masih ada guru honorer berpenghasilan minim dengan ketidakpastian status. Penelitian ini bertujuan menjelaskan peran kepuasan dan ketidakamanan kerja terhadap kesejahteraan psikologis Guru Honorer. Penelitian dilakukan secara cross sectional dengan teknik survei dan convenience sampling pada 300 Guru honorer berusia minimal 22 tahun. Instrumen penelitian menggunakan skala kesejahteraan psikologis, Job insecurity scale, dan Minnesota Satisfaction Questionnaire. Analisis data menggunakan simple mediation model Hayes PROCESS. Hasilnya kepuasan signifikan memediasi pengaruh ketidakamanan kerja terhadap kesejahteraan psikologis (β =0,0027, BootSE=0,0061, BootCI 95% [0,0076, 0.0176]). Begitupun kesejahteraan psikologis secara signifikan negatif diprediksi oleh ketidakamanan kerja (β=-0,0457, t=-0,7906, p<0,001, CI 95% [-0,2478, 0,1058]). Hal ini membuktikan semakin Guru Honerer merasakan keamanan atas gaji dan status kepegawaiannya maka semakin merasakan kepuasan kerja dan semakin sejahtera secara psikologis. Temuan ini dapat menjadi dasar pertimbangan bagi Pemerintah dalam menentukan kebijakan mengenai jaminan kesejahteraan ekonomi dan kejelasan status guna meningkatkan kesejahteraan psikologis para guru honorer.

Page 1 of 1 | Total Record : 8