cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap High Order Thinking Skill Niswara, Rika; Muhajir, Muhajir; Asri Untari, Mei Fita
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17493

Abstract

Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Pengaruh Model Project Based Learning berbantu media Puzzle terhadap High Order Thinking Skill siswa kelas IV SD Negeri 5 Gubug. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. “sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Desain yang digunakan untuk penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design yaitu hanya satu kelas yang digunakan sebagai subyek penelitian. Dalam satu kelas yang digunakan untuk penelitian menggunakan pretest sebelum di berikan perlakuan menggunakan model Project Based Learning berbantu media puzzle. Hasil Pretest yang baik bila nilai tidak berbeda secara signifikan. Pengaruh perlakuan adalah (O2 - O1) Kata Kunci : Model Pembelajaran PJBL, Media Puzzle, HOTS. 
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5816

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif pada siswa kelas IV SD di Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain prates-pascates kelompok statis. Populasi adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat sebanyak 431 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pemecutan (Kelompok A) dan siswa kelas IVA SD Negeri 17 Penarukan (Kelompok B). Data hasil belajar pengetahuan PKn dikumpulkan melalui tes objektif tipe pilihan ganda. Kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif (Kelompok A) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif (Kelompok B). Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis bahwa thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,65 > ttabel = 2,00). Dengan demikian disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar PKn Tema Tempat Tinggalku siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Pertanyaan Produktif, Pertanyaan Tidak Produktif, dan Hasil Belajar Pengetahuan PKn Abstract The aim of this research was to analyze the Civics learning outcomes differences between students who use scientific approach with productive question and students who use scientific approach with unproductive question. This research is pre-experimental design with pre-test post-test static group. The population of this research consisted of all students in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar (2014/2015) with the total students were 431 students. The samples were taken by using simple random sampling. One of the class was selected randomly as the Group A (n=30) in which the scientific approach with productive question was applied and the one another class was selected as the Group B (n=30) in which scientific approach with unproductive question. In this research, data of Civics learning outcomes collected with the usual multiple choice test. Data were analyzed by descriptive statistic and t-test. The result in this research showed there are differences in Civics learning outcomes who use scientific approach with productive question (Group A) and students who use scientific approach with unproductive question (Group B). Statistically, the value of tcalculation was greater than ttable (tcalculation = 2,65 > ttable = 2,00). Based on the result it was concluded that scientific approach in terms of the characteristics of the teacher's question affects the Civics learning outcomes on Tema Tempat Tinggalku in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar. keyword : Keywords: scientific approach, productive question, unproductive question, and the Civics learning outcomes.
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN NUMERIKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SERAYA TIMUR Kt. Pudjawan, I Km. Sumada, Nym. Dantes
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya kontribusi kebiasaan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (2) mengetahui seberapa besarnya kontribusi kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (3) mengetahui besarnya kontribusi secara simultan kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap pembelajaran matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur. Jenis penelitian ini adalah Expost Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur pada tahun ajaran 2013/2014yang berjumlah sebanyak 68 orang dan 40 orang siswa sebagai sampel.Metode pengumpulandatadalam penelitian ini adalah metode angket (koesioner) dan metode tes.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, pengujian prasyarat analisis, dan pengujian hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi ŷ = 59,27 + 0,199X1dan nilai rhitung = 0,32 dan signifikan dengan P < 0,05, (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi regresi ŷ = -2,155 +1,218X1 dan nilai rhitung = 0,36 dan signifikan dengan P < 0,05, (3) secara simultan, terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika,yang ditunjukkan melalui persamaan korelasi ŷ =30,933 + 0,215X1 + 0,438X2,dengan R2 =25,50 %.   Kata-kata kunci: kebiasaan belajar, kemampuan numerikal, hasil belajar matematika Abstract This study is aimed (1) determine the contribution of the study habits of students studying mathematics outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (2) determine how much contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (3 ) determine the contribution simultaneous numerical study habits and skills towards learning mathematics fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur. This type of research is ex post facto. The population in this study were all students fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur in the academic year 2013/2014, amounting to as many as 68 people and 40 students in the sample. Methods of data collection in this study was a questionnaire method  and test methods. The data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques, testing requirements analysis, and hypothesis testing.The results showed that (1) there is a significant contribution to the study habits of the mathematics learning outcomes can be demonstrated through regression line equation ŷ = 59.27 + 0.199 X1 and value rhitung = 0.32 and significant P < 0,05, (2) there is a significant contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomescan be demonstrated through regression line regression equation ŷ = -2.155 +1.218 X1 and there the valuerhitung= 0.36 and significant p < 0,05, (3) simultaneously, there is a significant contribution to the numerical study habits and the ability to learn mathematics results, indicated by the correlation equation ŷ = 30.933 + 0.215 X1 + 0.438 X2, with R2 =25.50%. Key words: study habits, numerical ability, mathematics learning outcomes
PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA ., I Wayan Gunawan; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7515

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu (1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda berjumlah 20 butir, sedangkan data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan instrumen tes uraian berjumlah 10 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 6 Kawan menunjukan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 13, dari rata-rata 67 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 16 dari rata-rata 65 pada siklus I menjadi 81 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok yang berisikan kegiatan berpikir (think), berbicara (talk) dan menulis (write).Kata Kunci : think talk write, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar IPA The purposes of this study are to know the (1) increase of critical thinking skill in natural science subject of the fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 by applying cooperative learning method type think talk write (TTW) and (2) increase of the learning achivement in natural science of the fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 by applying cooperative learning method type think talk write (TTW) The present study made use of a classroom action research. The subjects of the present study was fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 which consists of 21 student. The data of learning achievement collected with multiple choise instrument which consists of 10 items and the data of critical thinking of student collected with paraphrase instrument which consists of 10 items. The accumulate of data were analyzed by using descriptive statistical analysis method. The result of the study by using cooperative learning method type think talk write (TTW) in natural science learning of four th grade student of SD Negeri 6 Kawan showed that (1) the increased average student critical thinking skill around 13 from average 67 in the cycle I becoming 80 in the cycle II, (2) the increased average learning achivement around 16 from average 65 in the cycle I becoming 81 in the cycle II. Based on the result of the study that applied of cooperative learning method think talk write (TTW) in natural science learning of fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic 2015/2016 could be increased critical thinking skill and the student learning achivement. the increased occured because the student motivated by discusion group whith contains thinking, talking, and writing activities. keyword : think talk write, critical thinking skill, learning achivement IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Sukreni; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara yang terdiri dari 6 SD Negeri dengan jumlah siswa keseluruhan adalah 442 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 17 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan siswa kelas VC SD Negeri 22 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 37 orang siswa. Data keterampilan berbicara siswa diperoleh dengan instrument tes keterampilan berbicara yang dilengkapi rubrik penilaian, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata nilai keterampilan berbicara kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (77,61>68,32). Hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 3,43  ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 71, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada siswa yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran role playing, penilaian kinerja, pembelajaran konvensional, keterampilan berbicara. This study aimed to determine significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning on Indonesian lesson at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar. This research was quasi experimental study with Nonequivalent Control Group Design. The populations of this research were all fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar consist of 6 public elementary schools with 442 students. The samples of this study were VB grade elementary school students of SD Negeri 17 Dauh Puri as experiment group with 36 students and VC grade elementary school students of SD Negeri 22 Dauh as control group with 37 students. The speaking skills data obtained by the speaking skills test instrument equipped assessment rubric, then the collected data was analyzed by descriptive statistical and inferential statistical (t-test). Based on the data analysis, the average value of the experimental group speaking skills higher than the control group (77,61>68,32). t-test analysis result obtained tcount = 3,43  ttable = 2,00 at 5% significance level and df = 71, so H0 is rejected and Ha is accepted, that means there was significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning. So, it can be concluded that there was significant determine of the Role Playing learning model based performance assessment with speaking skills of Indonesian lessons at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar.keyword : Role playing learning model, performance assessment, conventional learning, speaking skills.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Kadek Septyadhi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar pengetahuan PKn melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dan pertanyaan abstrak serta mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn tema tempat tingalku antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini termasuk penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan desain prates-pascates kelompok statis (the static group pretest-postest design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponogoro kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 430 orang. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan PKn menggunakan tes pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil belajar pengetahuan PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dengan kategori baik sebesar 3% dan kategori sangat baik sebesar 97%, sedangkan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak termasuk kategori baik sebesar 13% dan kategori sangat baik sebesar 87%. Melalui uji t yang dilakukan diperoleh t hitung = 2,26. Dengan taraf signifikan 5% dan dk = 76 diperoleh t tabel = 1,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui pendekatan saintifik ditinjau dari pertanyaan guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pengetahuan PKn pada siswa kelas kelas IV SD Gugus Pangeran Diponogoro Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, karakteristik pertanyaan guru, hasil belajar. This research has a purpose to describing the result of Civic Education Knowledge (PKn) learning through scientific approach which is using concrete questions and abstract questions. And also to know the significant differences of Civic Education Knowledge learning result in Tempat Tinggalku theme between the students that learning through scientific approach which is using concrete questions and the students that learning through scientific approach which is using abstract questions for students of Elementary School in class IV. This research included in pre-experiment research that using the static group pretest-posttest design. The population of this research is all students in class IV of Gugus Pangeran Diponogoro Elementary School, Denpasar Barat sub-district, in academic year 2014-2015. The sample is token using random sampling technique. The data that collected is the learning result of Civic Education Knowledge (PKn) which is using result learning test as fold options test, and then analyzing with t-Test. The result of this research showed the significant differences founded in the learning result of Civic Education Knowledge (Pkn) of students group that learning through scientific approach which is using concrete questions in a good category is 3% and in a very good category is 97%. While the students group that learning through scientific approach which is using abstract questions got 13% in a good category and 87% in a very good category. Based on t-test, there is t-count = 2,26. With the significant level 5% and dk = 76 there got t-table = 1,66. So, we can concluded that learning through scientific approach based on teachers’ questions have a significant effect to Civic Education Knowledge learning outcome for the students of class IV, Gusgus Pangeran Diponogoro Elementary School, Denpasar Barat sub-district, in academic year 2014-2015.keyword : Scientific approach, teachers’ question characteristic, learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP LITERASI SISWA KELAS III SD ., I Gede Agus Raka Putrawan; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi membaca yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran CIRC dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung pada siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Bangli tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 214 orang siswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 68 orang siswa, 34 siswa kelas IIIb SD 5 Kawan sebagai kelompok kelas kontrol dan 34 siswa kelas IIIa SD 5 Kawan sebagai kelompok kelas eksperimen. Pengumpulan data literasi membaca siswa dilakukan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 3,64 > ttabel = 1,99, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan literasi membaca antara siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dengan siswa yang dibelajarkan dengan model langsung. Nilai rata-rata literasi membaca kelompok eksperimen yaitu 70,38 dan rata-rata literasi kelompok kontrol yaitu 57. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC berpengaruh terhadap literasi membaca siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Bangli tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model CIRC, Literasi This research aims to determine the significance of literacy differences between the group of students who are taught by using the CIRC (cooperative, Integrated, Reading, and Composition) leraning model and group of students who are taught using direct learning model of third grade students at SD Gugus II, Bangli district, Bangli regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi experimental research with non-equivalen post test only control group design. The population of this research are all group of students in third grade students at SD Gugus II, Bangli district, Bangli regency in the academic year 2016/2017. The sample in this research are 68 students, 34 students of grade IIIa SD N 5 Kawan as control class group and 34 students of grade IIIb SD N 5 Kawan as experiment class group. The data collected by using essay test, and then analyze by descriptive and inferential statistical analyze (t-test). Based on the result obtained is t=3,64> table= 1,99. In other word, Ho rejected and H1 accepted which means there is a significant dfferences of students literacy between the group of students who are taught by using CIRC leraning model and group of students who are taught using direct learning. The average score of the experimental group is 70,38 and the control group is 57. Finally, it can be concluded that the application of the CIRC learning model could influences the literacy of third grade students at SD Gugus II, Bangli district, Bangli regency in the academic year 2016/2017.keyword : CIRC model, Literacy
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA I Wyn. Wiarta, Ni Pt. Krisnayati, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1318

Abstract

mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa materi cahaya dalam mata pelajaran IPA siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) dan siswa yang mendapatkan pembelajaran yang konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design (eksperimen semu), dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra dengan jumlah 444 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas Va SD N 23 Dangin Puri yang berjumlah 36 siswa dan siswa kelas V SD N 1 Tonja yang berjumlah 38 siswa. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar IPA dengan menggunakan tes objektif dengan empat alternative jawaban a. b. c. dan d.. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa materi cahaya dalam mata pelajaran IPA siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model  pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thitung = 3,046 > ttabel = 2,00) dengan taraf signifikan 5% dan dk = 72 dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (72.94 > 67.81). Dengan demikian berarti bahwa model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS), Prestasi Belajar IPA
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS VI ABIANSEMAL ., Ni Made Dwi Yuniari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasi experimental yaitu nonequivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana, penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini adalah siswa SD No 3 Mambal sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 42 siswa dan siswa SD No 1 Mambal sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 37 siswa. Data hasil belajar PKn siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes dan observasi kemudian dianalisis dengan statistik uji-t. Berdasarkan analisis data diperoleh thitung = 12,16. Sedangkan ttabel dengan menggunakan taraf signifikansi 5% dengan dk = 42 + 37 – 2 = 77 diperoleh ttabel (α = 0,05) = 2,000. Karena thitung = 12,16 > ttabel = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata (x)hasil belajar PKn kelompok eksperimen = 85,27 > rata-rata (x) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol = 68,85. Ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Kearifan Lokal, Hasil Belajar The purpose of this study is to determine significant differences in learning outcomes between contextual learning approach based on local wisdom and conventional teaching approach of fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school students year 2013/2014. This study is an experimental study using quasi-experimental design which is nonequivalent control group design. The population involved in this study is fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school. Sample determination is using random sampling techniques. As result, this study obtained elementary school No. 3 Mambal students as experimental group consisting of 42 students and elementary students No. 1 Mambal as control group consisting of 37 students. Pkn learning outcome data is obtained using test and observation method, then it is analyzed using statistic t-test. Based on data analysis, it is obtained tcount = 12.16, meanwhile the ttable using the 5% significance level with dk = 42 + 37-2 = 77 obtained table (α = 0.05) = 2.000. Due to tcount = 12.16 > ttable = 2.000, Ho is rejected and Ha is accepted. Average (x) study result of the experimental group studying Pkn = 85.27 > mean (x), the study result of a control group studying Pkn = 68.85. This means that there are significant difference of the outcomes between learning method through contextual approach based on local wisdom and conventional learning approach. It can be concluded that there are positive influence of the implementation of contextual learning approach based on local wisdom in Pkn learning outcomes of fifth grade elementary school student cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. keyword : Contextual Learning Approach, Local Wisdom, Learning Outcomes
Penerapan Model Pembelajaran PBL Berbantuan Media Questions Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa ., Ni Komang Ari Yudani; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Questions Box pada siswa kelas IV semester II di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah 32 orang siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskrptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL berbantuan media Questions Box dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase hasil belajar siswa sebesar 71% yang berada dikategori sedang, dan pada siklus II persentase hasil belajar siswa meningkat menjadi 85% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : model PBL, media Questions Box This research aimed to determine science learning outcome after applying learning model of Problem Based Learning (PBL) which using Questions Box for fourth grade students at second semester in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district Karangasem regency in academic year 2015/2016. The subjects were 32 students at fourth grade of second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of learning outcome collected by using test. Data were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicates that implementation of PBL learning model which using Questions Box can improve science learning outcome for fourth grade at second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. It can be seen from the increase in student’s science learning outcomes from the first cycle to second cycle. In the first cycle the percentage of student learning outcomes is 71% in medium category, and at the second cycle the percentage of student learning outcomes increase to 85% which is at high category.keyword : PBL model, Questions Box media

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue