cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Nyoman Widyasari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran TAI berbantuan media konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran tidak menggunakan model TAI pada siswa kelas V di SD Gugus IX Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 orang. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Rancangan penelitian ini mengikuti rancangan eksperimen non- equivalen control group design. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) hasil belajar Matematika siswa kelompok eksperimen dengan M = 15,40 tergolong kriteria sangat tinggi, (2) hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol dengan M = 10,5 tergolong sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasi belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TAI berbantuan media konkrit dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan model TAI pada siswa kelas V di SD Gugus IX Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017 ( thit > ttab = 6,53 > 2,042). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAI berbantuan media konkret berpengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V semester II di SD Gugus IX Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika, TAI The research is in purpose to find the significant differences about result of mathematic study between students that following TAI study that supported by concrete media and the students that following study without using TAI model on grade V students in SD Gugus IX Gianyar distric, Gianyar Regency in Academic Year 2016/2017. The population in this research summed up 100 persons, more over the sample in this research summed up 41 persons. The sample determined by using random sampling technique. The variety of this research is quasi experimental research. The design of this study follows no equivalent control group design eksperimental design. The result data of studying mathematic collected by using objective test, and analyzed by using descriptive analyze statistic and inferential statistic that is test-t according to analized data, obtained (1) the result of studying mathematic student experiment group with M=15,40 classifeid the highest criteria, (2) the result of control group students mathematic study with M=10,5 classified as moderate, (3) there’s a significant result of mathematic study between a group of student that taught wit TAI model study supported with concrete media and a groups students that taught without using TAI model for grade V student at SD Gugus IX Gianyar distric, Gianyar Regency in Academic Year 2016/2017 (thit>ttab = 6,53>2,042). As a result can be concluded that TAI model study has a positive effect to the mathematic study result for grade V students semester II at SD Gugus IX Gianyar distric, Gianyar Regency in Academic Year 2016/2017.keyword : Mathematics Study Result, TAI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII SUKAWATI ., I Gusti Ayu Kencana Merudewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati dengan sampel penelitian ditentukan secara random sampling. Sampel penelitian, yaitu SD Negeri 2 Singapadu Tengah sebagai kelompok eksperimen berjumlah 30 orang dan SD Negeri 2 Singapadu Kaler sebagai kelompok kontrol berjumlah 32 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan teknik tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji gain skor ternormalisasi, uji normalitas dan homogenitas varian, serta uji hipotesis menggunakan uji t statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata hasil belajar IPS kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol, yaitu 70,5>58,83. Hasil uji hipotesis menunjukkan thitung=3,26. Berdasarkan taraf signifikansi 5%, dk=60 diperoleh ttabel=2,000, maka thitung>ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : TAI, peta konsep, hasil belajar IPS This study aimed to know the significant difference in learning IPS result study between students learned with cooperative teaching type TAI assisted concept mapping with students learned with conventional learningin five grade SD Gugus VIII Sukawati Gianyar regency academic year 2013/2014. This result is quasi eksperimental design with nonequivalent control group design. This result population is five grade student of SD Gugus VIII Sukawati with the result sample given wise random sampling is SD N 2 Singapadu Tengah become experimental group with 30 students and SD N 2 Singapadu Kaler become control group with 32 students. The result of IPS study collected with test technique, multiple choice test objective. It was analyzed by normalized gain score, normalitas, homogenitas varians, and hipotesis screen apply with t-test statistic parametric. The result showed the experimental group’s means more than the control group’s means, that is 70,5>58,83. The hipotesis screen results showed thitung=3,26. Based of signification standard 5%, dk=60 get ttabel=2,000, and than thitung>ttabel, go into Ho is bounce and Ha is done. In advance there is a significant difference learning IPS result study between students learned with cooperative teaching type TAI assisted concept mapping with students learned with conventional learning. Based on these result it can be concluded that the cooperative teaching type TAI assisted concept mipping significant effects the IPS result study of five grade of SD Gugus VIII Sukawati Gianyar regency academic year 2013/2014.keyword : TAI, concept mapping, IPS result study
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BY OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 4 SAMPLANGAN ., Ida Ayu Gede Ratih Purbawati; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil pembelajaran Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan ditemukan tiga sampel yang diuji kesetaraannya dengan memberikan pre test. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa kemudian data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen yaitu sebesar 82,23 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 74,5. Kemudian setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh bahwa thitung=2,95 > ttabel=1,98 dengan dk = 63 dan taraf signifikan 5%. Dari analisis data tersebut terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Selain itu Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Pendekatan Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study, pembelajaran konvensional, hasil belajar Matematika. The purpose of this research is to know about significant differences the learning outcomes of math between students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning in grade five at primary school of Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. This research was a quasu-experimental study (quasi experiment) with the design of the study was Nonequivalent Kontrol Group Design. The population in this study were all students in grade five at primary school of Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. The sample used is purposive sampling technique and got 3 sample and be analyzed with give the student pre test. The data were collected is got from objective test with the multiple choice items and then data were analyzed by t-test. Base of result the research, the average of math outcome learning at experiment class is 82,23 while at control class is 74,5. Then after hypothesis analyzed got that tcalculate=2,95 > ttable=1,98 with dk = 63 dan significant level 5%. The average of learning outcomes math students in grade five who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study more than the students who taught by conventional learning (82,23 > 74,5). From that data analyzed looked that average value the outcome students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning. Beside that, the result of research show that there are significant differences in learning outcomes of math between students who taught by Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study with the students who taught by conventional learning. Thus, it can concluded that Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study has an effect toward the result of math study in grade five of primary school at Gugus 4 Samplangan 2013/2014 academic year. keyword : Contextual Teaching and Learning by Outdoor Study, conventional learning, math outcomes.
PENERAPAN TEKNIK MENCARI PASANGAN (MAKE A MATCH) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Ketut Sapta Mahadi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam siklus-siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SD No. 7 Banyuning Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 20 orang. Data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes objektif. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase hasil belajar sebesar 77,25% dengan kriteria sedang dan pada siklus II sebesar 80,5% dengan kriteria tinggi. Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar pada siklus I sebesar 100% dan pada siklus II sebesar 100%. Dengan demikian peningkatan persentase hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 3,25% dan peningkatan Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar sebesar 10,85%. Ini berarti bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : Kata kunci : Make a Match, Hasil Belajar IPS, Kelas V This study aims to determine students' learning outcome IPS through the implementation of cooperative learning model partner-search techniques (make a match) fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015 / 2016. This research is a classroom action research conducted in cycles. The subjects of this study is the second semester of fifth grade students of SD No. 7 Banyuning in the school year 2015/2016 as many as 20 people. Learning outcomes data obtained using the test method with an objective test instruments. Furthermore, the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that (1) an increase in student learning outcomes in the first cycle with a percentage of 77.25% of learning outcomes with the criteria being and the second cycle of 80.5% with high criteria. Exhaustiveness Classical Learning Outcomes in the first cycle of 100% and the second cycle of 100%. Thus the increase in the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 3.25% and an increase Classical Mastery Learning Outcomes of 10.85%. This means that with the application of cooperative learning techniques looking for a partner (make a match) can improve learning outcomes IPS fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : Keyword : Make a Match, IPS Learning Outcomes Class V
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (STARTER EXPERIMENT APPROACH) BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Putu Andi Saputra; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 95 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, pada teknik ini yang dirandom adalah kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik undian. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 23 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Bukti yang berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 22,56, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 15,85 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thit = 5,545 dan ttab = 2,019 (thit > ttab). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di sekolah dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan starter eksperimen , berbantuan video, hasil belajar ipa This research aimed to know the significant differences in science learning outcomes between groups of students who were taught by Starter Experiment Approach video-assisted and they who was taught by conventional learning in grade V Elementary School Cluster I Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017. The type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V SD Gugus I District Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017, the total students are 95 people. Sampling technique in this research using random sampling technique, in this technique the random is a class. The sample selection was done by drawing technique. The sample in this research is class V SD Negeri 2 Bukti which amounts to 23 students and students of class V SD Negeri 1 Bukti which amounted to 20 students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The result of data analysis is (1) the result of science learning of the experimental group is high criterion with the average (M) 22,56, (2) the result of science learning of control group classified by medium criterion with average (M) 15, 85 and (3) t test results show that thit = 5.545 and ttab = 2.019 (thit > ttab). Thus, it can be concluded that there are significant differences in Science (IPA) learning outcomes between the groups of students who followed the learning using the Starter Experiment Approach with video-assisted and those who followed the learning by using conventional learning approaches in grade V students in primary school Gugus I Kecamatan Kubutambahan Buleleng Regency in Academic Year 2016/2017.keyword : experimental starter approach, video-assisted, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN OPERASIONAL KONKRET ., Kadek Inten Nathalia; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan penalaran operasional konkret. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV Gugus III Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2014/2015 dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tes penalaran operasional konkret dan tes hasil belajar matematika berupa tes objektif. Data diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dilanjutkan dengan uji t-Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, yang ditunjukkan oleh hasil uji F(A)hitung = 7,13 > Ftabel(α=0,05), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran yang diterapkan dengan kemampuan penalaran operasional konkret terhadap hasil belajar matematika, yang ditunjukkan oleh F(AB)hitung = 37,61 > Ftabel(α=0,05), (3) hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional untuk siswa yang memiliki kemampuan penalaran operasional konkret tinggi, yang ditunjukkan dari hasil nilai thitung =6,23(α=0,05), (4) hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek untuk siswa yang memiliki kemampuan penalaran operasional konkret rendah,yang ditunjukkan dari hasil nilai thitung =2,52(α=0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan penalaran operasional konkret siswa kelas IV SD Gugus III Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : hasil belajar, pembelajaran berbasis proyek, penalaran This research aimed to determine the effect of project-based learning model for mathematics learning achievement based on concrete operational reasoning. The population involved in this research was all students at class IV Cluster III Klungkung in the academic year of 2014/2015 with the research design Post-test Only Control Group Design. The sample in this study amounted to 71 people were selected using random sampling. The data were collected by using tests concrete operational reasoning and mathematics achievement test in the form of objective tests. The data is processed by using analysis of two-tailed variance (ANOVA) followed by t-Scheffe test. The results indicated that: (1) there is difference of mathematics learning achievement between students that learning with project-based learning model and students that learning with conventional learning, which is shown by the results of the test F (A) count = 7.13> Ftabel (α = 0.05), (2) there is an interaction between learning approach and concrete operational reasoning on students’ mathematics achievement, shown by F (AB) count = 37.61> F table (α = 0.05), (3) the mathematics achievement of student who learning with the project-based learning is higher than the students who learning with the conventional learning for students who have a high concrete operational reasoning, which is shown from the results of the t = 6.23 (α = 0.05), (4) the mathematics achievement of student who learning with the conventional learning is higher than the students who learning with the project-based learning for students who have a low concrete operational reasoning, which is shown from the results of the t = 2.52 (α = 0.05). Based on the finding it could be conclude project-based learning is contribute towards the mathematics learning achievement based on concrete operational reasoning for the students class IV Cluster III Klungkung.keyword : achievement of learning, project-based learning, reasoning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPENUMBERED HEAD TOGETHER DENGAN TEKNIK PROBING-PROMTING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V Ni Nym. Ganing, Ni Md. Mita Dwi J, I Ngh. Suadnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1380

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT diikuti teknik Probing-Promting dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal, Badung tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal yang terdiri dari 6 kelas dan dipilih 2 kelas untuk dijadikan sampel penelitian. Untuk pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling.Data yang dianalisis adalah hasil belajar matematika siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika siswa.Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda biasa yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji beda mean (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pebelajaran kooperatif tipe NHT diikuti teknik Probing-Promting dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional (nilai thitung= 2,13 dan ttabel = 1,990) jadi thitung> ttabel. Nilai rata-rata hasil belajar matematika yg diperoleh kelompok eksperimen adalah 77,69 sedangkan kelompok kontrol adalah 68,84. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan teknik Probing-Promting berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal.   Kata kunci : NHT dengan teknik Probing-Promting, hasil belajar
ANALISIS KESULITAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS V SD GUGUS VI KECAMATAN ABANG ., Ni Ketut Januarti; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kesulitan belajar dalam membaca cepat, (2) mengetahui faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam membaca cepat, (3) mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca cepat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian yakni siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Abang tahun pelajaran 2015/2016 yakni SDN 1 Nawakerti, SDN 1 Pidpid, dan SDN 1 Kesimpar yang berjumlah 51 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni lembar observasi dan pedoman wawancara. Data kesulitan membaca cepat dan faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam membaca cepat dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Sedangkan data mengenai upaya untuk mengatasi kesulitan membaca cepat dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) kesulitan membaca cepat berada pada kategori cukup dari 51 orang siswa yakni, 18 orang siswa (53,3%) pada kategori tinggi, 33 orang siswa (64,7%) pada kategori cukup, (2) faktor yang mempengaruhi dalam membaca cepat yakni, konsetrasi dan gerakan mata pada saat membaca cepat, (3) upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan dalam membaca cepat yaitu, guru selalu memberikan motivasi agar siswa sering berlatih dalam membaca.Kata Kunci : kesulitan belajar, membaca cepat. The purpose of this research to:(1) describe the learning difficulty in reading speed, (2) knowing factors that affect the difficulty in reading speed, (3) knowing the efforts of teachers in overcoming reading difficulty speed. This research is a descriptive research. The research sample the fifth grade students in Cluster VI Abang District school year 2015/2016 SDN 1 Nawakerti, SDN 1 Pidpid, and SDN 1 Kesimpar which amounted to 51 students. Methods of data collection used the observation sheet and interview guidelines. Data difficult to read quickly and factors affecting the difficulty in reading speed were collected using observation sheet. While data on efforts to overcome reading difficulties were speed collected using interview guide. Data collected were analyzed using descriptive qualitative analysis. The results showed that, (1) difficulty reading speed enough in the category of the 51 students, 18 students (53.3%) in the high category, 33 students (64.7%) in the category enough, (2) factors that affect the speed reading, concentration and eye movements during reading faster, (3) the efforts of teachers to cope with difficulty in reading speed, the teacher always gives motivation for the students often practice in reading. keyword : learning difficulties , reading speed.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VI PANGERAN DIPONOGORO DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ida Bagus Indra Pratama Siswadi; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang ada di Gugus VI Pangeran Diponegoro yang berjumlah 519 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dalam penelitian ini dilakukan dengan cara undian yaitu kelas Vb di SD No.11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas Va di SD Negeri 7 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 38 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode gain skor ternormalisasi dan statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model Creative Problem Solving berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan kreteria pengujian thitung= 2,500 > ttabel (α= 0,05, 76)= 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima serta dari perolehan nilai rata-rata gain skor kelas eksperimen = 0,32 > = 0,22 pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponogoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Creatif Problem Solving berbantuan media grafis,hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through Creative Problem Solving Model -aided graphic media with students that learned through conventional teaching in fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 . This research is an experimental research study design with Non- Equivalent Control Group Design . The population in this study were all students in fifth grade elementary schools in Cluster VI Prince Diponegoro who totaled 519 students . Sampling with random sampling technique in the study done by lottery , namely the class Vb in SD 11 Pemecutan as the experimental group numbering 40 students and classes in the Elementary School 7 Va acceleration as the control group numbering 38 students . The data required in this study were collected by the method of multiple-choice objective test usual form . Data analysis using the normalized gain scores and t-test statistics . The results of data analysis showed a significant difference between students' science learning outcomes that learned using the model of Creative Problem Solving aided graphic media with students that learned using conventional learning . This can be seen by testing criteria of t = 2.500 > t table ( α = 0.05 , 76 ) = 2.000 so H0 is rejected and Ha is accepted as well as of the acquisition value of the average gain of the experimental class scores = 0.32 > = 0.22 at control class . It can be concluded that the model of Creative Problem Solving aided graphic media influence on science learning outcomes fifth grade elementary school students Force VI Prince Diponogoro West Denpasar Academic Year 2013/2014 .keyword : Creative Problem Solving Model -assisted graphic media , science learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVA SDN 1 UBUNG ., I Dewa Ayu Yustiawati; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4960

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dan (2) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Ubung yang berjumlah 37 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Metode analisis datanya menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) pada siklus I nilai rata-rata keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia adalah 2,62 (66%) “sedang” dan ketuntasan klasikal 65%. Pada siklus II nilai rata-rata yaitu 3,43 (86%) kategori “tinggi” dan ketuntasan klasikal yaitu 86%, sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. (2) Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif yaitu 2,63 (66%) kategori “cukup kreatif”. Pada siklus II nilai rata-rata yaitu 3,43 (86%) kategori “kreatif, sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dapat disimpulkan bahwa, penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dan kemampuan berpikir kreatif tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Ubung.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, keterampilan berbicara, kemampuan berpikir kreatif This classroom action research aimed (1) to improvement of speaking skills in Indonesian theme cita-citaku through the application of scientific approach to project assessment and (2) can improvement of the ability to think creatively theme cita-citaku through the application of scientific approach to project assessment. The subjects of this study were IVA students of SDN 1 Ubung amounting to 37 people. The method of data collection used in this research was testing method. The methods of data analysis were using descriptive quantitative and qualitative analysis methods. The results of this study were (1) In the first cycle the average value speaking skills in Indonesian was 2.62 (66%) "medium" category and 65% classical completeness. In the second cycle the average value was 3.43 (86%) "high" category and the classical completeness was 86% so, there was an increase from the first cycle to the second cycle. (2) In the first cycle average value ability to think creatively was 2.63 (66%) the category of "creative enough". In the second cycle the average values was 3.43 (86%) "creative" category so, there was an increase from the first cycle to the second cycle. It can be concluded that, the application of scientific approach to project assessment can increase students’s speaking skills in Indonesian theme cita-citaku and the abilities to think creatively in IVA grade students of SDN 1 Ubung.keyword : scientific approach, project assessment, speaking skills, ability to think creatively

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue