cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Di SD INPRES Ende 14 Rando, Agnes Remi; Pali, Agustina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.32983

Abstract

Artikel ini mengulas tentang sejauhmana efektifitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam mengembangkan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran IPS di kelas IV SDI Ende 14 dengan  subjek penelitiannya berjumlah 22 siswa. Pendekatan penelitianyang digunakan  adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis Mc Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengetahui perkembangan keterampilan sosial peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) secara efektif dapat mengembangakan keterampilan sosial peserta didik. Peningkatan keterampilan sosial peserta didik terlihat pada perubahan dari siklus I sebesar 20% dan siklus II menjadi 40 %. Dengan tingkat perubahan sebesar 20%, dapat dikatakan bahwa pembelajaran IPS dengan  model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif mengembangkan keterampilan sosial peserta didik.
Analisis Leksikal Dalam Teks Pendek Papan Sekolah Nisak, Fuji Karimatun; Khoirul Basyar, Moh. Aniq; Arisyanto, Prasena
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 8, No 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.28703

Abstract

Kurangnya pemaknaan sebuah kata dapat menghasilkan perbedaan persepsi, salah satu kurangnya pemaknaan sebuah tulisan teks pendek papan sekolah sebagai upaya untuk menciptakan warga sekolah yang tertib, aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna pada teks pendek papan sekolah dalam analisis semantik leksikal. Penelitian ini merupakan desktiptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah teks pendek papan sekolah dan subjek yang dilibatkan pada penelitian ini adalah 2 Kepala Sekolah, 2 guru, dan 24 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 21 data teks pendek papan sekolah, ditemukan 14 jenis makna antara lain makna sempit 35 bentuk, makna luas 39 bentuk, makna kognitif 62 bentuk, makna konotatif 4 bentuk, makna emotif 53 bentuk, makna referensial 49 bentuk, makna kontruksi 3 bentuk, makna leksikal 71 bentuk, makna gramatikal 11 bentuk, makna proposisi 5 bentuk, makna pusat 28 bentuk, makna piktorial 1 bentuk, makna idiomatik 3 bentuk dan makna ideasional. Simpulan penelitian ini adalah terdapat 14 jenis makna, dengan 21 data kata mutiara pada teks pendek papan sekolah. 
Meta Analisis Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Wahyuningtyas, Rizki; Kristin, Firosalia
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32676

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena banyaknya peserta didik mendapat hasil belajar kurang memuaskan yang diduga karena kurangnya motivasi dalam belajar. Selain itu, Penelitian ini juga memiliki tujuan guna menganalisis kembali penerapan model pembelajaran Problem based learning dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu metode meta analisis. Penulis mengawali penelitian ini dengan mencari topik yang relevan guna memudahkan penulis dalam mengumpulkan data. Data tersebut diperoleh dengan cara menelusuri jurnal-jurnal online melalui google academia dengan kata kunci Problem based learning, Meningkatkan Motivasi Belajar, Sekolah Dasar. Dari penelusuran yang dilakukan diperoleh 25 artikel tetapi yang relevan untuk digunakam hanya 15 artikel. Data-data yang telah diperoleh diolah kembali menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan model pembelajaran Problem based learning dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik paling rendah 7,1% dan yang paling tinggi 52,69%. Penggunaan Problem based learning sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik. Selain itu peserta didik juga mempunyai pengalaman yang berbeda dalam proses pembelajaran karena dituntut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan mudah selama proses pembelajaran.
Instrumen Penilaian Perseptual Motorik Siswa Pada Mata Pelajaran SBdP SD Purwaningrat, Ketut Widhia; Antara, Putu Aditya; Suarjana, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.33225

Abstract

Belum adanya instrumen penilaian perseptual motorik yang layak dalam menilai proses pembelajaran SBdP kelas IV SD menyebabkan kurang optimalnya proses penilaian. Tujuan penelitian yaitu merancang instrumen penilaian perseptual motorik siswa pada mata pelajaran SBdP kelas IV sekolah dasar yang dilihat dari segi validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model RDR (Research Development Research) Borg & Gall dengan tahapan-tahapan yaitu: (1) studi pendahuluan (research), (2) mengembangkan produk (development), dan (3) validasi produk (research). Penelitian yang dilakukan terbatas hingga tahap uji ahli/pakar dikarenakan keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga. Subjek penelitian ini yaitu instrumen penilaian perseptual motorik siswa yang terdiri atas kisi-kisi tes, tes unjuk kerja, lembar penilaian, dan rubrik penilaian dengan jumlah pernyataan sebanyak 25 butir. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan membagikan lembar penilaian kepada 2 orang dosen. Instrumen pengumpulan data menggunakan rating scale dengan skala 4. Metode analisis data validitas isi menggunakan rumus Gregory, dan rerata skor sedangkan metode analisis data reliabilitas menggunakan rumus percentage of agreement. Berdasarkan rumus Gregory, hasil analisis uji validitas isi didapat hasil sebesar 1,00 dengan kualifikasi validitas sangat tinggi sedangkan hasil analisis validitas dengan rerata skor diperoleh hasil ≥ 3 yang menunjukan bahwa instrumen yang dikembangkan valid. Hasil uji reliabilitas dengan rumus percentage of agreement diperoleh hasil ≥ 85% yang menunjukan bahwa instrumen yang dikembangkan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka instrumen penilaian perseptual motorik siswa pada mata pelajaran SBdP kelas IV SD yang telah dirancang layak digunakan.
Pengembangan Aplikasi Daring Pembelajaran IPA Pada Pokok Bahasan Organ Gerak Manusia Fitriani, Ni Made Anggi Dian; Negara, I Gusti Agung Oka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.31989

Abstract

Terbatasnya media pembelajaran elektronik yang dapat digunakan guru dalam proses pembelaran IPA mengakibatkan proses pembelajaran kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan aplikasi daring pembelajaran IPA pada pokok bahasan organ gerak manusia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas aplikasi daring pembelajaran IPA pada pokok bahasan organ gerak manusia. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah menunjukkan aplikasi pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (96,6%), hasil review ahli desain pembelajaranberada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (93,75%), hasil review ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (90%), hasil uji perorangan berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (90,53%), dan hasil uji kelompok kecil berada pada kualifikasi baik dan sedikit revisi (88,86%). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran IPA dinyatakan valid. Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa, membuka wawasan guru, dan menambah koleksi media pembelajaran di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Inda Kristarini; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran talking stick dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran talking stick pada siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 218 orang. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Pendem yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 36 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model talking stick dan dan siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (3,70) > ttabel (1,99) serta perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model talking stick lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick yaitu 18,72 > 14,09. Hal ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, talking stick. This study aimed to find out the significant differences of students’ outcomes in learning social studies (IPS) between group of students who were taught by using talking stick teaching method and group of students who were not taught by using talking stick teaching model of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama, Jembrana Sub-district Jembrana District in academic year 2016/2017. The population of this study is 128 fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana District in the academic year 2016/2017. The sample of this study is 33 fifth grade students of SD Negeri 1 Pendem and 36 fifth grade students of SD Negeri 2 Pendem. The data of student’s learning outcomes were collected by using multiple choice test. The, the gained data were analyzed by using descriptive statistical analysis an inferential statistical analysis (t-test). The results of this study indicate that there are significant differences on students outcomes in learning social studies between students who were taught by using talking stick teaching method and students who are not taught by using talking stick teaching method. It was indicated by tcount (3,70) > ttable (1,99) and the comparison of mean score of students who are taught using talking stick teaching method is higher than the mean score of students who are not taught by using the talking stick model, that is 18,72 > 14,09. Therefore, it can be concluded that the use of talking stick as a teaching method has an effect on the students outcomes in learning social studies of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana sub-disrict in the academic year 2016/2017. keyword : learning outcomes, IPS, talking stick.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ., Ni Luh Putu Dewi Aryani; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 5 Banyuning Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah diterapkan model pembelajaran Make a Match berbabtuan media audiovisual. Penelitian ini merupakan tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitan ini adalah siswa kelas V semester genap di SD Negeri 5 Banyuning, yang berjumlah 35 orang. Objek penelitian yaitu motivasi dan hasil belajar IPA. Data motivasi belajar siswa diperoleh menggunakan metode kuisoner dengan instrumennya berupa angket motivasi dan data hasil belajar diperoleh menggunakan metode tes dengan instrumennya berupa soal obyektif. Data yang diperoleh dianalisis untuk mencari rata-rata dan persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase motivasi belajar siswa dari para siklus 60% kategori “rendah” menjadi 70,2% kategori “sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 81,06% kategori “tinggi” pada siklus II. Pada hasil belajar siswa, terjadi peningkatan dan pra siklus sebesar 60% kategori “rendah” menjadi 77,2% kategori “sedang” pada siklus I dan meningkat menjadi 86,3% kategori “tinggi” pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan Media Audiovisual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V semester genap di SD Negeri 5 Banyuning.Kata Kunci : Make a Match, Motivasi, Hasil Belajar This study aims to determine the increase motivation and learning outcomes fifth grade science students at SDN 5 Banyuning District of Buleleng in the school year 2015/2016 as applied learning model Make a Match berbabtuan audiovisual media. This research is a class action (PTK) done in two cycles. This research subject is the second semester of fifth grade students at SDN 5 Banyuning, totaling 35 people. The object of research is motivation and learning outcomes IPA. Data obtained using the students' motivation questionnaire method with a questionnaire instrument of motivation and learning outcomes data obtained using the test method with the instrument in the form of an objective matter. The data obtained were analyzed for average and average percentage. The results showed an increase in the average percentage of students learning motivation of the cycle 60% category of "low" 70.2% of the category "medium" in the first cycle and increased to 81.06% of the category "high" on the second cycle. On the results of student learning, and pre-cycle increased by 60% the category of "low" to 77.2% of the category "medium" in the first cycle and increased to 86.3% of the category "high" on the second cycle. Thus, application of learning models Make a Match aided Audiovisual Media can improve motivation and learning outcomes of the second semester of fifth grade students at SDN 5 Banyuning.keyword : Make a Match, Motivation, Learning Outcomes
Bahan Ajar Media Aplikasi BAM” Math Genius” Berbasis Android Pada Materi Bangun Datar Putra, Muhammad Lathief Dwi; Nurafni, Nurafni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36511

Abstract

Melihat kondisi Pendidikan Indonesia yang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ketika pandemi Covid-19 yang menjadikan sebuah tantangan untuk menyaijkan pembelajaan yang menyenangkan dan mudah dimengerti. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah bahan ajar interaktif berbasis android pada pokok materi bangun datar kelas IV dan menguji kelayakan bahan ajar. Penelitian ini menerapkan model 4-D, terdapat 4 proses tahapan yaitu Define, Design, Development, Disseminate. Instrumen penelitian untuk mendapatan data berupa angket penilaian ahli materi dan ahli media, angket respon siswa terhadap bahan ajar. Hasil yang diperoleh penelitian ini: (1) menciptakan bahan ajar interaktif berbasis android pokok materi bangun datar (2) Berdasarkan hasil penilaian ahli bahan ajar interaktif dinyatakan layak hal ini berdasarkan data dari rata-rata secara keseluruhan dari tim ahli materi yaitu 72% mendapat kategori "layak" dan dari tim ahli media yaitu 86% mendapat kategori "sangat layak". Berdasarkan respon siswa sebesar 80.5 % mendapat kategori “sangat baik”. Melihat dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif layak digunakan sebagai media  untuk guru dan siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran Jarak Jauh, Bahan Ajar Interaktif, Android
pengaruh model pembelajaran cooperative script berbantuan cerita rakyat terhadap literasi siswa kelas III SD ., Ni Komang Sri Asriyani; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan literasi membaca antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Cooperative script berbantuan cerita rakyat dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Cooperative script berbantuan cerita rakyat pada siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 115 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 47 orang siswa, 27 siswa SD 1 Tojan sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa SD 2 Gelgel sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data literasi membaca siswa dilakukan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 5,23> ttabel = 2,01, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Nilai rata-rata literasi kelompok eksperimen yaitu 70,18 dan rata-rata literasi kelompok kontrol yaitu 43,75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model cooperativie script berbantuan cerita rakyat berpengaruh positif terhadap literasi siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : cerita rakyat, cooperative script, literasi This study aims to know the significant differences of student literacy between the group of students who are taught by using cooperative script model combine with folklore and the group of students who are taught by direct instruction of third grade students at SD Gugus II, Klungkung district Klungkung regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasy-experimental research with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research are 115 students. The sample were taken by random sampling technique. The sample in this research are 47 students, 27 students of grade third SD N 1 Tojan as experiment group and 20 students of grade third SD N 2 Gelgel as control group. The data collected by using essay test, and then analyze by descriptive and inferential statistical analyze (t-test). Based on the result obtained is t=5,23> table= 2,01. In other word, Ho rejected and H1 accepted. The average score of the experimental group is 70,18 and the control group is 43,75. Finally, it can be concluded that the application of the cooperative script model combine with folklore have a positive effect on literacy of third grade students at SD Gugus II, Klungkung district, Klungkung regency in the academic year 2016/2017keyword : cooperative script, folklore, literacy
PENGARUH PBI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Ketut Andita Opasana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumblah 119 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumblah 21 orang dan siswa SD Negeri 7 Kampung Baru yang berjumblah 20 arang. Data kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan rata-rata 15,65 sedangkan siswa yang dibelajarkan secara konvensional rata-ratanya 8,25, dengan demikian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) lebih baik daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Hasil perhitungan Uji-t, menunjukan thitung sebesar 11,49 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : PBI, kemampuan pemecahan masalah matematika. The study aims to find a significant difference of the mathematical problem solving ability of students who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and the students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The population of the study was all students in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 119 people. The Samples of this research were fifth grade students of Elementary School No.2 Kampung Baru which amounted 21 people and students of Elementary School No. 7 Kampung Baru which amounted 20 people. The data’s students of problem-solving skills in mathematics was gathered by the test in the form of a description. Data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The average of the students’ ability in problem-solving of mathematics who taught by the Problem-Based Instruction (PBI) learning models were15.65 while students who taught conventionally were 8.25, therefore the students who taught by the Problem-Based instruction (PBI) learning models is better than a group of students who taught by conventional models. The results of t-test calculation, shows ttest 11.49 and ttable 2,021. So, it can be concluded that there are the significant differences of student’s ability in mathematical problem-solving who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : PBI, problem-solving in mathematics.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue