cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Dongeng Fabel Terhadap Minat Literasi Siswa SD Cahyani, Inggrid Dwi; Nulhakim, Lukman; Yuliana, Rina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Scrapbook Dongeng Fabel. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan desain penelitian milik Borg dan Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran Scrapbook dongeng fabel terhadap minat literasi baca tulis siswa SD. Berdasarkan hasil uji kelayakan terhadap ahli media diperoleh kriteria sangat layak dengan nilai rata-rata sebesar 84,5%. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh kriteria sangat layak dengan nilai rata-rata sebesar 84%. Hasil validasi oleh ahli bahasa memperoleh kriteria layak dengan nilai rata-rata sebesar 74,15%. Adapun hasil angket respons siswa pada uji coba terbatas memperoleh nilai rata-rata sebesar 93,3% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, media Scrapbook Dongeng Fabel dinyatakan layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas II SD.
DESKRIPSI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS IV SD NEGERI 3 PENARUKAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Agung Ayu Kade Rwi Utami; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7652

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan kemampuan guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (2) mendeskripsikan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (3) mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, dan (4) mendeskripsikan kemampuan guru dalam memahami peserta didik di kelas SD Negeri 3 Penarukan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru kelas IV dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran sudah tampak menggunakan format KTSP sesuai dengan unsur yang dipersyaratkan dalam Standar Proses KTSP (Permendiknas No. 41 Tahun 2007) walaupun masih tampak ada kekurangan dalam menyusun RPP, (2) guru dalam melaksanakan pembelajaran sudah tampak sesuai Standar Proses dan 8 keterampilan mengajar walaupun masih tampak ada kekurangan dalam pelaksanaan mengajar di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (3) guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa, secara keseluruhan sudah tampak dilakukan oleh guru kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, dan (4) guru kelas IV sudah tampak memahami peserta didik walaupun masih ada kekurangan-kekurangan yang belum tampak guru lakukan untuk dapat memahami peserta didik kelas IV SD Negeri 3 Penarukan. Kata Kunci : Kompetensi, Pedagogik, Guru kelas IV This study aimed to describe, (1) the ability of teachers in designing lesson plan, (2) the ability of teachers in implementing the learning, (3) the ability of teachers to evaluate student learning outcomes, and (4) the ability of teachers to understand learners. This research was conducted in the fourth grade of SD Negeri 3 Penarukan. The data collection method used in this research observation, interviews, questionnaires, and document research. Data analysis technique used is data collection, data reduction, data display, and verification / conclusion.The results of this study indicate that (1) the teacher has designed a lesson plan in accordance with the required elements in the Standard Process Permendiknas however, contents and some components have not reflected the component in question, (2) teachers in implementing the learning in class IV SD Negeri 3 Penarukan class IV have not looked apply all the basic skills teaching, (3) in terms of the ability of teachers to evaluate student learning, the teacher has gone through an evaluation from selecting questions to draw up a program of follow-up and (4) teachers are learners will understand, however, there are still other things that had to do to be able to understand the teacher learners.keyword : Competence, Pedagogic, Grade IV Teacher
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS III ., Gede Adi Juliawan; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas III SDN 2 Padangbulia dan siswa kelas III SDN 3 Pegadungan. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 15,76 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning (PBL) berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah, Model PBL This research aims to determine the significant differences in the ability of problem solving of mathematics outcomes among groups of students that learned with model of problem based learning (PBL) and group of students that learned with conventional learning models to students third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was all students in three grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. Samples were taken by random sampling. The sample of this research is the third grade students of SDN 2 Padangbulia and third grade students of SDN 3 Pegadungan. The students' math problem solving data were collected using a description test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount 15,76> ttable 2.021). This means that there are significant difference of problem solving ability of mathematics between group of students who are learning with problem based learning (PBL) model and Groups of students that learned with conventional learning models, So it can be concluded that the problem based learning model (PBL) has a positive effect on the ability of solving the problem of mathematics of third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017.keyword : problem-solving ability, PBL Model
Belajar Subtema 3 Lingkungan dan Manfaatnya dengan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Sinta, Ni Ayu Ketut; Astawan, I Gede; Suarjana, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35919

Abstract

Kegiatan belajar subtema 3 lingkungan dan manfaatnya dari rumah kurang efektif akibat kurangnya ketersediaan media pembelajaran, sehingga proses pembelajaran tidak berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototype media, menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dengan games yang teruji validitasnya serta respon praktisi dan peserta didik terhadap media. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 ahli desain, 1 praktisi, 3 peserta didik untuk respon perorangan, dan 6 peserta didik untuk respon kelompok kecil, sedangkan objek penelitian ini adalah validitas media.  Metode pengumpulan data menggunakan metode rating scale, kuesioner, wawancara, observasi dan studi dokumen, untuk mengukur validitas media ini, digunakan instrumen rating scale berskala 4 dengan analisis data menggunakan rumus validitas Aiken dan respon praktisi dan peserta didik menggunakan rumus mean. Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dengan games dinyatakan valid dengan indeks validitas ahli materi, ahli media, ahli desain memperoleh hasil terendah 0,67 dan tertinggi 1. Hasil respon praktisi, respon perorangan dan kelompok kecil memperoleh kategori sangat baik. Jadi, media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dengan games pada subtema 3 lingkungan dan manfaatnya khususnya pada muatan IPA layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV SD Gusus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Ni Putu Suka Asih; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Untuk menyetarakan kelompok sampel digunakan teknik matching. Setelah melakukan uji kesetaraan ditentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan dilakukan pengundian sehingga diperoleh siswa kelas IV SD Negeri 3 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit= 7,196. Pada taraf signifikan 5% dengan dk 58 diperoleh ttab = 2,000. Karena thit 7,196 > ttab = 2,000 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,73> =67,53 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, media konkret, IPS This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who are taught using the model of learning of the numbered head together (NHT) using concrete media with the conventional learning using the fourth grade students of Elementary 9 Abiansemal Elementary School Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design research. The population of this research is all fourth graders in SD Gugus 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017 Year which amounted to 202 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique. To match the sample group used matching technique. After doing the equality test determined by experimental group and control group by drawing so as to get fourth grader of SD Negeri 3 Darmasaba amounted to 30 students as experiment group and fourth grader of SD Negeri 1 Darmasaba amounted to 30 students as control group. Methods of data collection in this study using the method of type objective test of the usual double choice form. The collected data were analyzed using inferential statistical analysis method (t-test). Based on the results of data analysis, obtained thit = 7,196. At a significant level of 5% with dk 58 obtained ttab = 2,000. Because thit 7,196> ttab = 2,000 it can be stated that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught using concrete media-assisted numbered head (NHT) modeled learning with conventionally learned, and seen from experiment group average value = 84.73> = 67.53 in the control group. Thus it can be concluded that the implementation of learning model numbered head together (NHT) with concrete media has influence on the competence of IPS knowledge of fourth graders Elementary School 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017. keyword : numbered head together, concrete media, IPS
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPA Swiyadnya, I Made Gede; Wibawa, I Made Citra; Sudiandika, I Kade Agus
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36111

Abstract

Kepaduan pembelajaran pada kurikulum 2013 ternyata kurang berdampak pada muatan pelajaran IPA yang dilaksanakan di sekolah. Minimnya inovasi pembelajaran mengakibatkan siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan belum dikondisikan untuk belajar mengeksplorasi materi pelajaran yang diberikan sehingga terkesan monoton dan siswa menjadi bosan. Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi siswa dengan gambaran di atas perlu adanya inovasi penggunaan model pembelajaran yang dapat meningkatkan antusias siswa salah satunya dengan pembelajaran yang menuntut siswa untuk berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas model Problem Based Learning berbantuan LKPD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas V. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sebanyak 28 siswa. Selanjutnya objek penelitian ini adalah hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning berbantuan LKPD. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan hasil belajar siswa adalah metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah teknik analisis deskripsif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah  68,21 dan meningkat pada siklus II menjadi 79,64. Daya serap siswa pada siklus I sebesar 68,21% dan meningkat pada siklus II menjadi 79,64% serta ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 64% dan meningkat pada siklus II menjadi 82%. Jadi, model Problem Based Learning berbantuan LKPD efektif dalam meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa.
Validitas Video Pembelajaran Topik Jarak dan Kecepatan pada Pembelajaran Matematika SD Arina, Ni Komang Sri Asih; Parmiti, Desak Putu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36181

Abstract

Penerapan pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19 yang secara tiba-tiba, menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam menentukan media pembelajaran yang sesuai untuk digunakan. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk mengembangkan media pembelajaran yang bisa mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media video pembelajaran pada topik jarak dan kecepatan kelas V SD yang teruji validitasnya. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model 4D. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang ahli media, 1 orang ahli materi, 1 orang praktisi, dan 6 orang siswa, sedangkan objek penelitian ini adalah validitas media video. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode kuesioner/angket dan wawancara. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata validasi media video pembelajaran. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa pengembangan produk video pembelajaran memiliki rata-rata berada pada rentangan 4,01 < X ≤ 5,01, dengan kualifikasi “sangat baik”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk video pembelajaran topik jarak dan kecepatan pada mata pelajaran matematika siswa kelas V SD dinyatakan valid.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Tema Berbagai Pekerjaan dengan Fun thinkers Upadani, Ni Made; Tri Agustiana, I Gusti Ayu; Astawan, I Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.37730

Abstract

Adanya kesulitan pada guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa sehingga membuat siswa menjadipasif dan membuat kemampuan berpikir kritas siswa tidak berkembang. Berasarkan hal tersebut diperlukan adanya media pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa daam pembelajaran misalnya dengan media fun thinkers. Penelitian ini bertujuan utnuk memvalidasi media fun thinkers berbasis soal berpikir kritis untuk siswa SD kelas IV pada tema 4 berbagai pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE.  Subjek penelitian ini adalah 2 orang dosen sebagai ahli materi, 2 orang dosen sebagai ahli media, 2 orang guru sebagai respon praktisi, dan 10 siswa sebagai respon siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dengan instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas media fun thinkers adalah rating scale berupa lembar penilaian media fun thinkers dari ahli. Data dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media fun thinkers berbasis soal berpikir kritis. Penelitian ini menghasilkan media fun thinkers yang telah dinyatakan valid berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dari ahli materi, ahli medi, guru, dan siswa dengan rata-rata beradada pada rentang 4.21 < Va < 5.00 dengan kualifikasi sangat valid. Berdasarkan analisis tersebut menunjukkan bahwa media fun thinkers berbasis soal berpikir kritis untuk siswa SD kelas IV tema 4 berbagai pekerjaan yang dikembangkan telah valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Analisis Hubungan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Daring IPA Siswa Kelas III Sekolah Dasar Wiradarma, Komang Suardi; Suarni, Ni Ketut; Renda, Ndara Tanggu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.39212

Abstract

Kesulitan guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa dalam pembelajaran daring menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya dalam pembelajaran IPA. Selama adanya pandemi COVID-19 pembelajaran di Indonesia dilakukan secara daring pada setiap jenjang pendidikan termasuk pada jenjang sekolah dasar. Sehingga diperlukan minat belajar siswa yang tinggi untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara minat belajar terhadap hasil belajar daring IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 60 siswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana dan regresi ganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar dan hasil belajar saling mempengaruhi. Terjadi korelasi positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa yang memperoleh nilai Fhitung > Ftabel (0,302 >0,254). Jadi, terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar daring IPA siswa kelas III SD secara terpisah dan simultan. Semakin tinggi minat belajar siswa maka hasil belajar IPA siswa akan semakin meningkat. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru serta peran aktif orangtua untuk menumbuhkan minat belajar siswa yang akan bermuara terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Belajar Bahasa Indonesia Dengan Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio Visual Dewi, Risa Pramita; Margunayasa, I Gede; Suarjana, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40090

Abstract

Kurangnya pemanfaatan media dan model-model pembelajaran membuat pembelajaran menjadi kurang efektif dan nantinya akan membuat hasil belajar siswa menurun. Oleh sebab itu, perlunya suatu penerapan model yang dapat mengatasi permalasahan tersebut contohnya adalah penerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio Visual terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yaitu eksperimen semu (quasy experiment). Populasi penelitian ini adalah 115 siswa. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol terdiri dari 43 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda dengan jumlah 25 soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriftif dan inferensial dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai t (41) >t (4,07). Hal ini menandakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan Snowball Throwing berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan Snowball Throwing berbantuan media audio visual pada siswa. Jadi, terdapat pengaruh secara efektif model Snowball Throwing berbantuan media audio visual dalam terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Implikasi dari penggunaan model ini dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah membuat siswa menjadi lebih aktif dan mendapat pengalaman membangun sendiri pengetahuannya.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue