cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA ., Gusti Ayu Mirah Wulandari; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa kelas IVA SD Negeri 29 Pemecutan melalui penerapan pendekatan saintifik melalui mind mapping. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 29 Pemecutan tahun jaran 2015/2016, sebanyak 44 siswa. Pengumpulan data penguasaan kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes kinerja menulis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai peguasaan kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa pada siklus I yaitu 45,45% atau 20 dari 44 siswa mendapat nilai minimal ≥ 3,51 (A-). Pada siklus II nilai penguasaan kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia 75% atau 33 siswa dari 44 siswa pada siklus II mendapat nilai minimal ≥ 3,51 (A-). Nilai penguasaan kompetensi keterampilan menulis siswa meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 29,55%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia pada tema cita – citaku siswa kelas IVA SD Negeri 29 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : pendekatan saintifik, mind mapping, kompetensi keterampilan menulis bahasa Indonesia. This study aims to improve the mastery of writing skills competency of Indonesian language at students of IV A of SD Negeri 29 Pemecutan through the application of scientific approach through mind mapping. This research is design as a classroom action research conducted in two cycles. The Subject of this research was students of IV A of SD Negeri 29 Pemecutan in academic year 2015/2016, as many as 44 students. The data collection mastery of writing skills competency of Indonesian language performed by test method and the instrument used was a write performance test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Research shows the score of the mastery of writing skills competence of Indonesian language students in the first cycle that 45.45% or 20 out of 44 students scored minimal ≥ 3,51 (A-). In the second cycle the score of the mastery of writing skills competency of Indonesian language is 75% or 33 students out of 44 students in the second cycle gets a minimum score ≥ 3,51 (A-). The score mastery of competencies students' writing skills were improved from the first cycle to the second cycle of 29.55%. Thus concluded that the application of the scientific approach can improve the mastery of writing skills competency of Indonesian language with theme “In my dream” of students of IVA of SD Negeri 29 Pemecutan in academic year 2015/2016. keyword : scientific approach, mind mapping, competence of Indonesian language writing skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Ni Komang Sumiantini; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 170 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas V SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 33 siswa dan kelas V SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 28 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan menggunakan metode tes dan instrumen berbentuk tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung>ttabel) pada kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik yaitu 20,36, lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional yaitu 16,36. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, media komik, hasil belajar IPA The aim of this research is to find out the difference of science learning result between students treated with connected guided learning model and students treated with conventional learning model in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment. The population is 170 students in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. The samples are grade V of SDN 1 Kaliuntu, which is 33 students, and grade V of SDN 2 Kaliuntu which is 28 students. The collected data is science learning result. The collected data of science learning result was done by test method and objective test instrument. The data collected then analyzed using descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this research found that there is a difference of science learning result between a group of students treated with connected guided learning model and a group of students treated with conventional learning model (thitung>ttabel) in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. The average of science learning result of students treated with connected learning model is 20,36, which is bigger than the average of science learning result of students treated with conventional learning model, which is only 16,36. This means that the application of connected guided learning model affects the students’ science learning result of grade V in Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014.keyword : connected guided learning model, comic, science learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME OF QUESTION CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI DESA JOANYAR I Md. Citra Wibawa, Kd. Leksa Dwi S., I Gst. Ngr. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.808

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung, sertamendeskripsikan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent pre-test post-test control group design.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Desa Joanyar dan sampelnya adalah siswa kelas IV SD No.1 dan No. 2 Joanyar.Pada kelompok eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards, sedangkan pada kelompok kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data kuantitatif berupa skor hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan statistik ANAKOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards rerata pre-test 5,48 danrerata post-test 21,74; sedangkan, model pembelajaran langsung rerata pre-test 5,74 dan rerata post-test20,48. Berdasarkan hasil penelitian pada uji interaksi diperoleh angka signifikansi 0,732 lebih dari 0,05 artinya hasil belajar matematika kelompok  siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung tidak dipengaruhi oleh variable kovariat dan diperoleh angka signifikansi 0,007 kurang dari 0,05 sehinggga dapat diambil keputusan H1diterima atau“terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar  matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung”.   Kata-kata kunci: Game of Question Cards, hasil belajar Matematika
Peran Orang Tua Terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Widia Ningsih, Purwani; Dafit, Febrina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.41379

Abstract

Keberhasilan belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor lingkungan keluarga yaitu orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua terhadap keberhasilan belajar siswa dan mengetahui keberhasilan belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan orang tua berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan mereduksi data, peragaan data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan orang tua sudah menjalankan perannya dalam keberhasilan belajar siswa. Terlihat dari hasil wawancara kebanyakan dari orang tua membantu mengerjakan tugas sekolah, menjelaskan pelajaran, memberikan fasilitas untuk kebutuhan belajar. Dari hasil angket respon orang tua berdasarkan indikator peran orang tua menunjukan positif sangat setuju dan setuju rata-rata sekitar 80% orang tua menjalankan peran nya sebagai pembimbing, motivator, dan fasilitator. Keberhasilan belajar siswa dilihat dari nilai   ulangan dan tugas rata-rata siswa sudah mencapai kkm.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., I Putu Diarsa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Bangli Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi experiment), dengan desain penelitian non-equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa, terdiri dari 20 siswa kelas V SDN 3 Pengotan sebagai kelompok eksperimen dan 22 siswa kelas V SDN 1 Landih sebagai kelompok kontrol. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 21,9 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok kontrol sebesar 15,45. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung= 4,51 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel= 2,02. Dapat ditarik kesimpulan bahwa, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray.Kata Kunci : two stay two stray, media visual, hasil belajar IPA. This study aimed at finding out the significant difference of Science learning outcomes between a group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray models and a group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model on fifth graders of elementary school in Gugus cluster V of Bangli Regency Academic Year 2016/2017. This research was a quasi-experiment with a non-equivalent post-test only control group design. The samples were 42 students, consisting of 20 students of Grade V of SDN 3 Pengotan as the experimental group and 22 students of Grade V of SDN 1 Landih as the control group. The sample selection was by using random sampling technique. The results of Science learning were collected with multiple choice test instruments. The data analysis used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result showed that there was a significant difference on Science learning outcomes between the group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model and the group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model. The comparison of result of mean score of Science learning score of experimental group was 21,9 bigger than average score of control group learning result by 15,45. In comparison of calculation result of average score based on the result of t-test, the obtained tobserved= 4,51 with level of significance of 5% and the obtained ttable= 2,02. It could be deduced that, tobserved>ttable, so H0 was rejected and H1 was accepted. The existence of the significant differences indicated that learning using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model had an effect on student learning outcomes compared to learning that did not use Two Stay Two Stray learning model.keyword : two stay two stray, visual media, Science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD Ni Wyn. Suniasih, Pt. Indah Utami Dewi, Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1258

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui TGT (Teams Games Tournament) berbasis Penilaian Kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD N 9 Padangsambian. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi adalah seluruh siswa kelas V SD N 9 Padangsambian berjumlah 166 orang siswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas VB yang berjumlah 42 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VA yang berjumlah 43 orang sebagai kelas kontrol. Data keterampilan berbicara dikumpulkan menggunakan metode tes yaitu tes keterampilan berbicara yang dinilai dengan rubrik penilaian kinerja. Data keterampilan berbicara dianalisis menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan hasil thitung = 2,730 > ttabel (α = 0,05, 83) = 1,980 dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD N 9 Padangsambian. Didukung oleh adanya perbedaan nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen  = 73,66 >  = 69, 06 kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji-t didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) berbasis Penilaian Kinerja terhadap keterampilan berbicara mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 9 Padangsambian.   Kata kunci: Teams Games Tournament, penilaian kinerja, keterampilan berbicara
PENERAPAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPS DI KELAS III SD NEGERI 12 PADANG SAMBIAN KOTA DENPASAR TAHUN 2013/2014 ., I Nyoman Lasia; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2302

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas III SD negeri 12 Padang Sambian dan 2) meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan kooperatif tipe STAD dalam mata pelajaran IPS di kelas III SD Negeri 12 Padang Sambian tahun 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang pelaksanaanya menggunakan pendekatan siklus dengan terdiri atas dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas III B SD Negeri 12 Padang Sambian yang berjumlah 40 orang terdiri dari 25 laki-laki dan 15 perempuan. Data tentang keaktifan dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajran IPS di kelas III B SD N 12 Padang Sambian dari sebelum siklus ke siklus I dan ke siklus II setelah penerapan kooperatif tipe STAD. Pada sebelum siklus persentase keaktifan belajar sebesar 60,8%, dikategorikan rendah. Pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase keaktifan belajar sebesar 70,3% dikategorikan sedang. Pada pelaksanaan siklus II persentase keaktifan belajar siswa diperoleh sebesar 80,1% dikategorikan tinggi. Berkaitan dengan hasil belajar, pada sebelum siklus persentase hasil belajar sebesar siswa 62,2% dikategorikan rendah dan ketuntasan klasikalnya 55,0%. Pada siklus I persentase hasil belajar siswa sebesar 75,8% dikategorikan sedang dan ketuntasan klasikalnya 74,4%. Selanjutnya pada siklus II persentase hasil belajar sebesar 79,91% dikategorikan tinggi dan ketuntasan klasikalnya 92,5%. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS di kelas III SD Negeri 12 Padang Sambian.Kata Kunci : pendekatan kooperatif tipe STAD, keaktifan, dan hasil belajar siswa The aims of this study are: 1) to improve the students learning activenes for the third grade students of SD N 12 Padang Sambian in academic year 2013/2014 and 2) to improve the learning outcomes of social sciences through the cooperatif of Students Team Achivement Division (STAD) approach of third grade students of SD N 12 Padang Sambian in the academic year 2013/2014. This research is Clasroom Action Research (CAR) that”s use cycles approach that consisted of 2 cycles. The subject were the third grade students of SD N 12 Padang Sambian for about 40 students consisted 25 male students and 15 famale students. The data of activenes were collected by using observastion sheet and the learning outcomes were collected by using a test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The result of this research showed that there were improvement of the learning activenes and the students learning outcomes of social science of the third grade students of SD N 12 Padang Sambian from the pre-cycle to the first cycle and to the second cycle after implementing the cooperatif of Studends Team Achivevement Divisison (STAD) approach. In the pre-cycle the percentage of students learning activities is of 60,8% and it was classified at low. In the first cycle the percentage of students learning activities is of 70,3% it was classified at moderate. Then, in the second cycle the percentage of student learning activities is of 80,1% and it was classified at high. Related to the student learning outcomes of social science, in the pre-cycle the percentage is of 62,2% and it was classified at low with the classical exhaustveness of 55,0%. In the fisrt cycle the percentage is of 75,8% and it was classified at moderate with the classical exhaustveness of 74,4%. Next, in the second cycle the percentage is of 79,91% and it was classified at high with the exhaustveness of 92,5%. Based on the result of this research, it could be concluded that the implementing of the cooperative of Student Team Achievement Division (STAD) approach can improve the activities and the students learning outcomes of social science at the third grade students SD N 12 Padang Sambian in academic year 2013/2014.keyword : cooperative of students team achivement division approach, activenes, and students learning outcomes of social science
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KABUPATEN BANGLI ., Luh Putu Cidrayanti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 98 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Sulahan yang berjumlah 26 orang dan siswa kelas IV SD N 1 susut yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,52 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 34 dan kelompok kontrol adalah 27,75. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan masalah terbuka (open-ended) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.Kata Kunci : hasil belajar Matematika, pendekatan open-ended. This research aims to determine the differences of Mathematics learning outcomes between students who learned using open problem approach (open -ended approach) and students who learned using the conventional learning, in the fourth grade students in Cluster III of Susut District ,Bangli regency in academic year 2015/2016. This is a quasi-experimental research. The population of this research was all fourth grade students in Cluster III of Susut District, Bangli regency in academic year 2015/2016, there are 98 people as population of this research. Samples of this study are students of fourth grade in SD N 2 Sulahan, with totally 26 people as samples and fourth grade students of SD N 1 Susut with totally 24 people as samples. Data of this research were student’s learning outcomes in math subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ). Based on the data analysis, obtained t= 2.52 and t table ( at significance level of 5 % ) = 2.01 . This is means that the value of t > t table , so it can be interpreted that there are a significant differences in Mathematics learning outcomes between students who learned with an open problem approach (open–ended problem ) and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 34 and the control group get 27.75. This means, experimental > control. Based on these the result of this research, the consclution of this research is the application of an open problem approach (open -ended approach) affect the Mathematics learning outcomes of fourth grade students in Cluster III, of Susut District in Bangli regency.keyword : the result of learning mathematics, open-ended approach.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 TONJA ., Ary Lestari Gunawitra; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yg signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 2 kelas dengan 85 orang siswa. Pemilihan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan melalui random sampling. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes tertulis berupa tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa yang dianalisis menggunakan statistik parametrik yaitu uji-t.Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk =83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Ini berarti, model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : kooperatif tipe STAD, IPA, hasil belajar A research is conducted to know the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. A research is designed as non equivalent group control. Population of research is fifth grade SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015 with 2 class and 85 student’s. Choise class eksperimen and class control used random sampling technique. Learning achievement data using a test instrument is an objective test with multiple choice. The data analized with statistic parametric is t-test. Based significant 5% dan dk=83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), shows the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. It can be concluded cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) effect on learning achievement science of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015keyword : cooperative type STAD, science, learning achievement
PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA UNTUK MENINGKATKANHASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SD NO 1 PETANDAKAN I Gd. Margunayasa, Luh Sunistini D., Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.870

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika  siswa setelah penerapan model pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Satu siklus dalam PTK terdiri dari empat tahapan, yaitu:perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Petandakan yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan obsevasi. Metode tes digunakan untuk mengukur ranah kognitif siswa sedangkan metode observasi digunakan untuk mengetahui ranah afektif dan psikomotor. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar afektif siswa pada siklus I yaitu 77,8% dengan kategori cukup baik meningkat pada siklus II menjadi 88% dengan kategori baik, (2) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar psikomotor siswa pada siklus I yaitu 70% dengan kategori cukup aktif meningkat menjadi 92% dengan kategori sangat aktif, dan (3) terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar kognitif siswa pada siklus I yaitu 65% dengan kategori cukup baik meningkat menjadi 80,3% dengan kategori baik, dan dengan ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 68,8% meningkat menjadi 93,8%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media sederhana dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: Snowball Throwing, hasil belajar matematika

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue