cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Puput Hanggarwati Metaliana; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada pembelajaran IPA siswa kelas V SDN 1 Bitera. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap Siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Data dianalisis untuk menentukan mean dan persentase mean. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, keaktifan siswa sebesar 76,11% pada katagori sedang. Kemudian pada siklus II, keaktifan siswa sebesar 83,61% pada katagori baik. Berikutnya, hasil analisis data hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,33% pada katagori sedang dan pada siklus II mencapai 82,33% pada katagori baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa keaktifan dan kemampuan berpikir tingkat rendah siswa kelas V SDN 1 Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016 meningkat melalui penerapan model pembelajaran team games tournament.Kata Kunci : Team Games Tournament, Keaktifan, Hasil Belajar The aims of the study were to enhance the liveliness and learning outcomes in the learning sciences of students grade V SDN 1 Bitera. This study is classroom action research that implemented in two cycles. Each cycle consist of action plan, implementation of observation/evaluation, and reflection. The data collection was used observation and test sheets.The data were analyzed to determine the mean and the percentage of mean. The analysis results of the data indicates enhancement of liveliness and lower order thinking skills from the first (I) to second (II) cycles. In the first cycle, the liveliness of the students was 76,11% on medium category. From the second cycle, the liveliness of the students was 83,61% in the second meeting on high category. Learning outcomes data of students in the first cycle was 72.33% on medium category and in the second cycle was 82.33% on high category. Based on the study results, it can be concluded that the liveliness and learning outcomes of the students grade V SDN 1 Bitera, Gianyar District, Gianyar Regency on the lesson year of 2016/2017 were increased through the implementation of team games tournament learning model.keyword : team games tournament, liveliness, learning outcomes
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN Tjok Rai Partadjaya, L. Gd. Eka Apriyanti, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.703

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Rancangan penelitian kuasi eksperimen menggunakan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Penarukan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 157 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik parametrik yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok eksperimen = 37,16 tergolong kriteria sangat tinggi, sedangkan (2) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok kontrol = 32,67 tergolong kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 7,159 dan ttabel = 1,995. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci:   model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN ., Ni Luh Sri Sumewati; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13106

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian berjumlah 23 orang siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit dan 26 orang siswa kelas IV SD Negeri 8 Sangsit. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,88 dan ttab = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ), diketahui ( ) kelompok eksperimen sebesar 19,02 dan ( ) kelompok kontrol sebesar 14,08. Hal ini berarti bahwa ( ) eksperimen > ( ) kontrol. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TGT, media lingkungan sekitar, hasil belajar This quasi experimental research was aimed to find out the difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional learning. This research was designed as post test only control group design. The population of this research was fourth grade students in cluster V Sawan sub-districtin academic year 2016/2017. The samples of this research were fifth grade students which consisted of 23 students of SD N 1 Sangsit and 26 students of SD N 8 Sangsit. The instrument that was used in this study was test. Data that were obtained were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (T-test). The result of the analysis was thit = 5,88 and ttab =2,021. It meant that thit > ttab. The analysis showed that there was significant difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. The average ( ) of students achievement showed that the average of experiment group was 19,02 and the average of control group was 14,08. Which meant that the average ( ) of experiment group > the average ( ) of control group. Thus, cooperative learning type TGT model combined with environmental media influenced the science achievement of fourth grade students in cluster V Sawan sub-district in academic year 2016/2017.keyword : cooperative learning model type TGT, environmental media, learning result
PENGARUH MODEL HEURISTIK VEE DENGAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Tianyar dengan jumlah siswa 29 orang dan kelas V SD N 10 Tianyar dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 22,13 > 16,22.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model heuristik vee, peta pikiran ,hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Kubu district, in 2014/2015 school year which consists of 7 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Tianyar which consisted of 29 students and fifth grade students in SD N 10 Tianyar which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching. Judging from the average score of a group of students that learned with Vee heuristic learning with Mind Maps larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 22,13> 16,22.Based on the result, can be concluded that Heuristik Vee teaching with mind mapping influence the science learning result in fifth grade cluster III Kubu distric, second semester, in 2014/2015 school year.keyword : heuristik vee model, mind mapping, learning result
IMPLEMENTASI STRATEGI TPS DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Ni Kt. Suarni, Ayu Kardiasih, I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1447

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA pada saat implementasi stratagi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2012/2013. (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA setelah implementasi strategi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun terdiri dari 41 orang. Data yang diambil dalam penelitian ini, mencakup data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Data hasil belajar IPA di kumpulkan melalui tes berbentuk esay . Data-data yang dikumpulkan  dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPA penggunaan strategi think pair share (TPS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Rata-rata skor aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama 5,17 meningkat pada pertemuan kedua 7,78.Siklus II pertemuan pertama 8,02 meningkat pada pertemuan kedua 10,29. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I 61,9 meningkat pada pertemuan kedua 71,8  yaitu dari persentase  skor hasil belajar 60%  dengan kreteria rendah pada refleksi awal menjadi 70,4% dengan kreteria sedang pada  siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,6% dengan kreteria tinggi pada siklus  II.   Kata kunci : Strategi (TPS), aktivitas dan hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IKRAR (INISIASI KONTRUKSI-REKONTRUKSI APLIKASI DAN REFLEKSI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV GUGUS VIII KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Dayu Komang Widiaheni; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model IKRAR dan siswa yang belajar dengan menggunakan model konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan post tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD gugus VIII Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 152 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD 3 Pangkungparuk yang berjumlah 40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk yang berjumlah 36 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) = 29,00 , 2) di bandingkan Hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model IKRAR tergolong kriteria sangat tinggi dengan rata-rata (M) = 31,15, 3), model pembelajaran kovesional dan model pembelajaran IKRAR diperoleh ( thitung = 6,33 dan ttab = 1,980). Dilihat dari rata-rata hasil belajar matematika, diketahui rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 33,15 dan rata-rata hasil belajar kelompok kontrol adalah 29,00. Berdasarkan rata-rata tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran IKRAR mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar Kata Kunci : Kata kunci: model IKRAR, hasil belajar matematika This study aims to know the result of learning mathematics between student who take the IKAR students who take the conventional learning models.this research is a quasi-eksperimental research and using post test only control group design. They study population was all students in IV th grade student of SD gugus VIII in the Seririt District on Akademic year 2015/2016 which amounted to 152 people. Samples of this research that IVth grade student of SD Negeri 3 PangkungParuk wich numbered 40 people and IVth grade student of SD 1 PangkungParuk which numbered 36 people. Data were analyzed using descrivtive statistics and inferential statstics (t- test). 1)The result of this study show that the lerning outicomes of students who take mathematic learning with conventional models relatively high criteria with average (M)=29.00, 2) the result of learning mathematics student who take the IKRAR learning model classified very high criteria with average (M) = 31.15, 3)between student who take the IKRAR learning models with student who take the conventional resurt diperoleh ( thitung = 6,33 dan ttab = 1,980).judging from the average resurt of learning mathematis, discovered that the average learning outocomes of the experimental group was 33.15 and the average learning outcomes of the control group was 29.00. Based on this average.it can be concluded that the IKRAR learning models have an influence on learning outocomes. keyword : Keywords: IKRAR Model,mathematical learning outocomes
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Untuk Meningkatkan Akttivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V Semester Ganjil Sekolah Dasar Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Wayan Sutawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2822

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 3 Sukawana.Penelitian ini bertujuan, (1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiridari 3 kali pertemuandan 2 kali pertemuan.Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu sebesar 53,4% dan pada siklus II sebesar 70,6%. Jadi dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yaitu sebesar 17,2 % sedangkan rata-rata persentase hasil belajar siswa yang dicapai siswa dari siklus I sebesar 50,35% yang berada pada kategori cukup dan pada siklus II sebesar 86,42% berada pada kategoris angat baik Jadi dari siklus I kesiklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa sebesar 36,07%.Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis Quantum dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran Quantum, aktivitas, hasil belajar, IPA The problem in this study is the low activity and student learning outcomes in learning. The purpose of this study is, ( 1 ) To determine the increase in activity at the time of application of learning science Quantum Learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana Subdistrict Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 , ( 2 ) To determine the increase in science learning outcomes at the time of application of Quantum learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana district of Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 . This research is action research with research subjects are fifth grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014, amounting to 28 students . This study was conducted in II cycles and each cycle consists of 3 meetings and 2 meetings. Data collected about students' learning activities using observation sheets and data on student learning outcomes were collected using essay tests . The results of the analysis of this study showed that the percentage of science students ' learning activities of the I cycle is equal to 53.4 % and the II cycle was 70.6 % . So from the I cycle to the II cycle there is an increase in the amount of 17.2 % while the average percentage of student learning outcomes achieved by students of the I cycle of 50.35 % which is in the category enough and the II cycle was 86.42 % are in very good categorical So of cycles I to the cycle II increased the average percentage of science students' learning outcomes by 36.07 % .results showed that the application of Quantum based learning model can enhance science learning activities and outcomes elementary School V grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014. Key words : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA keyword : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKn DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI DENPASAR BARAT ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup pada siswa kelas IV di SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan The Static Group Pretest-Postest Design. Populasi yaitu seluruh siswa kelas IV SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat sebanyak 805 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 64 siswa dari siswa kelas IVB SD Negeri 19 Pemecutan sebagai kelompok A dan siswa kelas IVA SD Negeri 15 Pemecutan sebagai kelompok B. Data hasil belajar pengetahuan PKn kelompok A dan kelompok B dikumpulkan dengan tes hasil belajar pengetahuan PKn untuk selanjutnya dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung = 0.71 dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1.99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung < ttabel (0.71
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBATUAN ASSESSMENT PORTOPOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Luh Sugianti; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10925

Abstract

ABSTRAK Rendahnya hasil belajar IPS pada siswa kelas IV di gugus V kecamatan Susut kabupaten Bangli menjadi masalah utama pada penelitian ini. Indikasi rendahya hasil belajar IPS terbukti dari skor rata-rata hasil belajar IPS sebesar 69,6. Rendahnya kondisi variabel diduga karena guru cenderung menggunakan metode yang kurang inovatif. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan assessment portopolio dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran berbasis masalah berbatuan assessment portopolio pada siswa kelas IV SD di gugus V kecamatan Susut kabupaten Bangli tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan Non-equivalen post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD di Gugus V Kecematan Susut berjumlah 104 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD di SD Negeri 2 Apuan berjumlah 27 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Abuan berjumlah 23 orang, ditentukan dengan teknik cluster sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan menggunakan metode tes menggunakan tes obyektif. Data yang dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan: rata-rata hasil belajar siswa kelompok eksperimen sebesar 25,19, rata-rata hasil belajar siswa kelompok kontrol sebesar 15,43 dan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan assessment portopolio dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran berbasis masalah berbatuan assessment portopolio pada siswa kelas IV SD di gugus V kecamatan Susut kabupaten Bangli tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : PBM, assessment Portopolio, Hasil Belajar. ABSTRACT The problem that is faced in this study is the low level learning outcomes on social séance subject, in gugus number V of elementary student grade IV on Susut subtistric, Bangli regency academic year 2016/2017. It’s indicated by students average score on their social science lesson that only reaches 69,6. This variable’s condition might be happened because of less innovative method in teaching. Then, this study is aims to determine significant differences between the learning outcomes of students who take social séance using problem based learning assisted portopolio assessment with students that are not using problem based learning assisted portopolio assessment in gugus V in elementary school students grade IV in Susut subtistric, Bangli regency academic year 2016/2017. The design of this study is quasi experimental, non equivalent post test only control group design. The population of the study is students around gugus V in elementary school students grade IV in Susut subtistric, Bangli regency are 144 students. The samples is 27 students from elementary school number 2 Apuan and 23 students from elementary school number 2 Abuan. The samples are chose by cluster random sampling. Data are collected by using objective test. The data are analyze by using descriptive analysis and inferencial analysis (t-tes). The result of the study shawed that the result of experiment grup is 25,19. Where the control group shows 15,43 and there are significan differences between the learning outcomes of students who take social séance using problem based learning assisted portopolio assessment with students that are not using problem based learning assisted portopolio assessment in gugus V in elementary school students grade IV in Susut subtistric, Bangli regency academic year 2016/2017.keyword : PBL, Portopolio Assessment, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Dsk. Pt. Parmiti, L. R. Wijayanti, L Pt. Putrini Mahadewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 . Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 4 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thitung sebesar 5,35. Sedangkan, ttabel dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, (thitung > ttabel), sehingga H0 ditolak atau H­1 diterima. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 19,20 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 13,10, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Heuristik Vee berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng.   Kata-kata kunci: Heuristik Vee, Hasil belajar IPA

Page 31 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue