cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENILAIAN OTENTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI 2 PUPUAN ., Putu Juli Arta Eka Wiana; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 setelah diterapkan penilaian otentik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 15 orang, yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data tentang hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan penilaian otentik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I mencapai angka 62,27 yang berada pada kategori cukup dan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus II mencapai angka 69,33 yang berada pada kategori baik.Kata Kunci : Kata kunci: penilaian otentik, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know improving student learning outcomes in science of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 after application authentic assessment. This research is a classroom action research (CAR) which conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation/evaluation, and reflection. The research subjects were students of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with total of 15 students consisting of 8 boys and 7 girls. Data about learning outcomes obtained using the test method and analyzed with descriptive statistical analysis techniques. Results of the study found that the application of authentic assessment can improve student learning outcomes in the classroom science learning of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with an average score of learning outcomes at the end of the first cycle reached 62,27 which in the category enough and average score of learning outcomes at the end of the second cycle reached 69,33 which in the good category. keyword : Keywords: authentic assessment, students result in science
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Numerik Siswa Kelas IV SD ., Kasyfia; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar Matematika ditinjau dari kemampuan numerik siswa kelas IV SD di desa Tegallinggah. Sebanyak 72 siswa kelas IV SD dipilih sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan numerik dan tes hasil belajar Matematika. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Varians (ANAVA) Dua Jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan numerik siswa terhadap hasil belajar Matematika (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00). Kata Kunci : model pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar Matematika, kemampuan numerik This research did to know the effect of project based learning toward mathematics learning achievement viewed from numeric ability of the fourth grade students of elementary schools in Tegallinggah. 72 fourth grade students in Tegallinggah regency were selected randomly as the sample of this research. The data were gathered using numeric ability test and mathematics learning achievement test. The data were analyzed using two-way analysis of variance, which was followed by Tukey test. The result of the analysis shows that: (1) there is significant difference of mathematics learning achievement between student following project based learning and those following conventional learning (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) there is significant interaction effect between learning model and numeric ability on mathematics learning achievement (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) for student having high numeric ability, mathematics learning achievement of student following project based learning is higher than those following conventional learning (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) for student having low numeric ability, mathematics learning achievement of student following conventional is higher than those following project based learning learning (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00).keyword : project based learning, Mathematics learning achievement, numeric ability
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD NO. 1, 2, DAN 3 KALIUNTU GUGUS X KECAMATAN BULELENG ., Dewa Ayu Indri Wijayanti; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5740

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, mengetahui upaya-upaya guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis di 3 Sekolah Dasar gugus X Kecamatan Buleleng. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar dan guru kelas V (actors), pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (activity), dan Sekolah Dasar No. 1, 2, dan 3 Kaliuntu (place). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan berpikir kritis di Sekolah Dasar No. 1 Kaliuntu sebesar 17,95 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 2 Kaliuntu sebesar 17 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 3 Kaliuntu sebesar 9,46 tergolong sangat rendah. (2) Upaya yang dilakukan guru di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, yakni penerapan berbagai metode dan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada siswa. Upaya yang dilakukan siswa di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian adalah berani bertanya dengan teman, guru, dan orang tua atau orang yang dianggap mampu jika ada materi atau informasi yang tidak dipahami selama pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. (3) Kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian, yakni minat dan motivasi siswa belajar Ilmu Pengetahuan Alam masih kurang dan tidak ada tindak lanjut dari orang tua siswa terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : penelitian kualitatif, kemampuan berpikir kritis Abstract Qualitative research aims to know the critical thinking ability of the students, knowing the efforts of teachers and students to develop critical thinking ability, and knowing the constraints faced by teachers and students for the development of critical thinking ability in 3 primary school cluster X Subdistrict of Buleleng. The object of this research is the grade V primary and master class V (actors), Natural Science Learning (activity), and the elementary school number 1, 2, and 3-Kaliuntu (place). Data collection techniques used are tests, observation, interviews, and documentation. Data were analyzed with descriptive statistics descriptive and percentage. The results of this study suggest that (1) the average ability of critical thinking in elementary school number 1 Kaliuntu of 17.95 belongs to low, elementary school number 2 Kaliuntu by 17 belongs to the low, elementary school number 3 Kaliuntu of 9,46 belongs to very low. (2) the efforts made the teacher in each primary school places of research for the development of critical thinking ability, i.e. the application of different methods and approaches to learning that focuses on students. Efforts are being made in every primary school student places research is dared to ask with your friends, teachers, and parents or people who are considered capable of if there is a material or information not understood during the learning of natural science. (3) the Obstacles facing teachers and students in the development of critical thinking ability in every primary school places research, i.e. the interest and motivation of students learning natural science is still lacking and no follow-up from parents of students towards the development of students ' critical thinking ability.keyword : qualitative research, critical thinking ability
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Satria Udayantara; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan pada siswa kelas V semester II SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang tahun pelajaran 2014/2015, sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deksritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2014/2015. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari siklus I, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa mencapai 76,3%. Bila dikonversikan berdasarkan PAP skala 5, maka hasil belajar yang diperoleh pada siklus I dapat dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil analisis data siklus II, diperoleh persentase sebesar 87,3%. Jika dikonvesikan ke PAP, maka angka tersebut masuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, media lingkungan dan hasil belajar IPA The aims of this study are to improve natural science learning outcomes through the implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media the five grade students two semester elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. This study is a classroom action research (CAR) consisted of two cycles. The subject was five grade students of elementary school Negeri 3 Tamblang akademik year 2014/2015, amount of 34 students. Data collecting of this study by using test method form multiple choice. The data were analyzed using quantitative descriptive analisis method. The result of this research showed that there were implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media can improvements the natural science learning outcomes the five grade students elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. The result of analyzed data which obtained from cycles I that the mean score of students score was 76,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be enough categorized. The result of analyzed data which obtained from cycles II that the mean score of students score was 87,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be high categorized.keyword : problem based learning, environment media, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF MATA PELAJARAN PKN SISWA ., Ni Luh Putu Eka Agustini; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kusamba yang berjumlah 29 orang dan kelas V SDN 4 Kusamba yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT adalah 120,31 lebih besar dari rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 97,14.Kata Kunci : VCT, hasil belajar ranah afektif, PKn This study aimed to determine the difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who were taught by using VCT model and the students who were taught by using conventional way in fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015. The study was the quasi experiment. The populations in this study were the fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015 who consisted of 123 students. The samples of this study were fifth grade at SDN 4 Kusamba which consisted of 32 students and fifth grade students at SDN 2 Kusamba which consisted of 29 students. The data of students’ affective learning outcomes PKn subjects was collected by questionnaire shaped non test methods. The collected data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis (t-test). The result of the study shows that there is significant difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who are taught by using VCT model and students who are taught by using conventional way in fifth grade at Gugus IIII Dawan District in the academic year 2014/2015. The mean comparison of affective learning outcomes PKn subjects in VCT model was significantly higher than in conventional (120,31 vs 97,14).keyword : VCT, affective learning outcomes, PKn
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR SISWA ., Ni Kadek Tariani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, (2) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 4 Kaliuntu dengan jumlah 30 orang. Data prestasi belajar IPA dan gaya belajar siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Instrumen tes prestasi belajar IPA berbentuk tes pilihan ganda, instrumen tes gaya belajar berbentuk tes gambar. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio (Fhitung = 29,160 > Ftabel = 4,20), (2) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 34,946 > Ftabel = 4,20), dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa (rhitung = 0,456 > rtabel = 0,361). Rata-rata nilai siswa setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio adalah 69,89 yang tergolong pada kategori tinggi, sedangkan rata-rata nilai siswa sebelum dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio adalah 50,22 yang tergolong pada kategori rendah. Dengan demikian, pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Prestasi Belajar IPA, Gaya Belajar This study aims to determine: (1) differences in student’s learning achievement IPA after being taught using scientific approach aided the portfolio assessment, (2) differences in student’s learning achievement IPA after being taught using scientific approach aided the portfolio assessment after learning style variables are controlled, and (3) contribution of covariates learning style on learning achievement IPA. This study used a pre-experimental study, the study was designed one group pretest-posttest design. Samples in this research was student fourth grade in elementary school number 4 Kaliuntu in 30 people. Science learning achievement data and student learning styles were collected using the test method. Science learning achievement test instrument shaped multiple-choice test, learning styles test instrument shaped test shots. The data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques and Anacova. The results showed that: (1) there is a significant difference after the student’s learning achievement in science are taught using a scientific approach to portfolio assessment assisted (Fcount = 29.160 > Ftable = 4.20), (2) there is a significant difference in learning achievement once taught science students by using a scientific approach aided the portfolio assessment after learning styles controlled variable (Fcount = 34.946 > Ftable = 4.20), and (3) there is a significant contribution covariates learning styles on students' learning achievement IPA (rcount = 0.456 > rtable = 0.361). The average value of students after being taught using scientific approach aided assessment portfolio is 72.11 belonging to the higher categories, while the average score of students before being taught using scientific approach aided assessment portfolio is 50.22 belonging to the lower categories. Thus, scientific approach aided the portfolio assessment effecting the student's learning achievement IPA.keyword : scientific approach, the achievement of learning science, learning styles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Komang Yudi Ari Wiratama; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah matematika terbuka dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 257 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 2 Anturan yang berjumlah 31 orang dan kelas IV SD No. 1 Anturan yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,405 dan ttabel = 2,000 (pada taraf signifikansi 5%). Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah matematika terbuka dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 33,29 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 26,48. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen lebih besar rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah matematika terbuka berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar This study aims to determine the difference in learning outcomes of mathematic between students who were taught by using mathematic problem based learning and the students who were taught by using conventional way in fourth grade students at gugus XV buleleng district in the academic year 2014/2015. This study was the quasi experimental research. The population was in the fourth grade Gugus XV Buleleng District in the academic year 2014/2015, amounting to 257 people. Samples of this research that fourth grade SD No. 2 Anturan, amounting to 31 people and a fourth grade SD No. 1 Anturan which amounts to 31 people. Math student learning outcomes data collected by instruments shaped test description. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t = 5,405 and table = 2,000 (at the 5% significance level). This means that tcount > ttable, so it can be interpreted that there are significant differences between the mathematics learning outcomes of students who take the learning-oriented problem-based learning model open mathematical problems and students who follow learning with conventional learning models. Of the arithmetic mean, median known experimental group was 33,29 and the average control group was 26,48. This means that on average a larger experiment the average control, so it can be concluded that the application of problem-based learning model open mathematical problem-oriented influence on mathematics learning outcomes fourth grade students in Gugus XV Buleleng.keyword : problem-based learning, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Waisnawati; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara antara siswa yang melalui pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dengan siswa dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus I, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah populasi 191 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dan berjumlah 46 orang siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data keterampilan berbicara siswa, yang dikumpulkan dengan tes keterampilan berbicara. Tes keterampilan berbicara berbentuk uraian sebanyak 3 butir tes. Data dianalisis secara deskriptif secara manual dan di uji kebenarannya menggunakan SPSS-PC 16 for Windows. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran bahasa Indonesia (F = 0,905; p
PENGARUH PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA SD KELAS IV ., I Made Gita Bagus Sawitra; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint dan model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa SD kelas IV di Gugus III Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus III Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Instrumen penelitian ini adalah rubrik penskoran keterampilan menulis karangan narasi. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data keterampilan menulis karangan narasi kelompok siswa, ditemukan perbedaan keterampilan menulis karangan narasi yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung=5,47 dan ttabel=2,000, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa SD kelas IV di Gugus III Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana.Kata Kunci : PowerPoint, narasi, picture and picture The aims of this study are to determine the effect of picture and picture learning model using PowerPoint and conventional learning model to the narrative essay writing skills of the elementary school students in the 4th grade of the Cluster III Udayana, Mendoyo District Jembrana Regency of the academic year 2014/2015. This study is a quasi experiment research with non equivalent post-test only control group design. The data of the study was taken from the 4th grade of the Cluster III Udayana, Mendoyo District Jembrana Regency of the academic year 2014/2015. The technique used in this study is random sampling technique, however only the classes are randomized during the observation. The instrument of this observation is the narrative essay writing skills scoring rubric. The data were analyzed in two stages, which are the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (independent sample t-test). Based on the analysis of the narrative essay writing skills of the students, there is found significant difference in narrative essay writing skills between group of students which taught using picture and picture learning model using PowerPoint and group of students which taught with conventional learning model (tcalculate= 5.47 and ttable= 2,000, so tcalculate > ttable). Based on the explanation above, it can be concluded that the teaching and learning process using picture and picture learning model using PowerPoint media influence the narrative essay writing skills of the 4th grade of the Cluster III Udayana, Mendoyo District Jembrana Regency of the academic year 2014/2015.keyword : PowerPoint, narraitve, picture and picture
PENGARUH MODEL HEURISTIK VEE DENGAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Tianyar dengan jumlah siswa 29 orang dan kelas V SD N 10 Tianyar dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 22,13 > 16,22.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model heuristik vee, peta pikiran ,hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Kubu district, in 2014/2015 school year which consists of 7 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Tianyar which consisted of 29 students and fifth grade students in SD N 10 Tianyar which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching. Judging from the average score of a group of students that learned with Vee heuristic learning with Mind Maps larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 22,13> 16,22.Based on the result, can be concluded that Heuristik Vee teaching with mind mapping influence the science learning result in fifth grade cluster III Kubu distric, second semester, in 2014/2015 school year.keyword : heuristik vee model, mind mapping, learning result

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue