cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V ., I Dewa Gede Satria Juniarta; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus 5 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40). Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Pendekatan SAVI, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus 5 Kediri, Tabanan, academic year 2013/2014 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simple random sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) is in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) system and conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that SAVI is better then conditional usay.keyword : SAVI system, conventional, studying result
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR PAUS (PRATYAKSA PRAMANA, ANUMANA PRAMANA, UPAMANA PRAMANA DAN SABDA PRAMANA) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA I Md. Tegeh, Ria Damayanti Boki, Md. Sulastri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.869

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Siklus Belajar PAUS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Konvensional pada siswa kelas IV semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 109 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,12 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model siklus belajar PAUS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV Semester II SD di Desa Panji Anom Tahun Pelajaran 2012/2013. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 12,63 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 10,07. Hal ini berarti, rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen lebih besar dari pada rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok kontrol.Kata kunci: siklus belajar PAUS, hasil belajar IPA
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN PKn ., Putu Ayuna Widyasari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7041

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar melalui penerapan model problem based learning kelas IVB SDN 22 Dauh Puri Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn melalui penerapan model problem based learning kelas IVB SDN 22 Dauh Puri Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 22 Dauh Puri sebanyak 36 siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data tentang aktivitas belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)terjadi peningkatan aktivitas belajar dari persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 68,6% yang tergolong sedang pada siklus I, meningkat menjadi 80% yang tergolong tinggi pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn yakni persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan PKn pada siklus I sebesar 71,02% yang berada pada kategori sedang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 47,22% atau sebanyak 17 siswa yang tuntas dari jumlah siswa yaitu 36 siswa. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan PKn sebesar 83% yang berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal 94,44% atau sebanyak 34 siswa yang tuntas dari jumlah siswa yaitu 36 siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn siswa kelas IVB SDN 22 Dauh Puri Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, akivitas belajar, kompetensi PKn The purposes of this classroom action research are: (1) to improve the learning activity through the application of problem based learning of the IVB grade students of SDN 22 Dauh Puri North Denpasar in academic year 2015/2016 (2) to improve the mastery of competence Civics knowledge through the application of problem based learning of the IVB grade students of SDN 22 Dauh Puri North Denpasar in academic year 2015/2016. Subjects in this study were IVB grade students of SDN 22 IVB Dauh Puri and the total of the subjects were 36 subjects which consisted of 19 females and 17 males. In collecting the data of learning activity and mastery of competence Civics knowledge were observation method and test method. The data were analyzed using descriptive statistical and quantitative descriptive method. The results of this study showed that: (1) improvement in learning activity from the average percentage of student activity at 68,6% were classified as being in the first cycle, improved to 80% which was high on the second cycle; and (2) improvement mastery of competence Civics knowledge that the average percentage of mastery of competence Civics knowledge in the first cycle 71.02% were in middle category with classical learning completeness 47,22% or 17 subjects who achieved the minimum passing grade from 36 subjects. While on the second cycle the average percentage of mastery of competence Civics knowledge 83% were at high category with classical learning completeness 94.44% or 34 subjects who achieved the minimum passing grade from 36 subjects. Based on these results it can be concluded that the application of the problem based learning can improve the learning activity and mastery of competence Civics knowledge of the IVB grade students of SDN 22 Dauh Puri North Denpasar in academic year 2015/2016.keyword : problem based learning, learning activity, competence of Civics.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD ., Si Ngurah Putu Suta Prawira; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Mengwi, Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V semester 1 SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2013/2014. Dengan sampel penelitian yang ditentukan secara random sampling. Sampel penelitian yaitu SD N 2 Sempidi sebagai kelompok eksperimen berjumlah 34 orang dan SD N 4 Sading sebagai kelompok kontrol berjumlah siswa 35 orang. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan teknik tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan t hitung = 2.708, sedangkan t tabel dengan dk = 67 dan taraf signifikan 5% didapat angka batas penolakan hipotesis 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian, thit > ttabel (2.708 > 2.00), sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar melalui strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V Gugus III Mengwi, Badung Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Index Card Match dan Hasil Belajar IPS This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who are learning social studies with the active learning strategy types Index Card Match with students learning with conventional learning in the fifth grade elementary school students Force III Mengwi, Badung Academic Year 2013/2014. The study was a quasi-experimental research design that uses Nonequivalent Control Group Design. The study population was all students of class V Semester 1 SD Force III Mengwi Academic Year 2013/2014. With the sample is determined by random sampling. The research sample is SD N 2 Sempidi as the experimental group numbered 34 and SD N 4 Sading as the control group numbered 35 students. Learning outcomes data collected by the IPS test techniques such as multiple choice objective test usual. Furthermore, the data were analyzed by t-test. The results of hypothesis testing with the t-test showed tcount = 2,708, while the ttable with dk = 67 and a significance level of 5% figure obtained hypothesis rejection limit 2.00. Based on testing criteria, tcount > ttable (2.708 > 2.00), so that Ha is accepted and H0 is rejected. This means that there are significant differences between the results of social studies students learn through active learning strategy types Index Card Match with students who learn through conventional learning. Based on these results it can be concluded that the type of active learning strategies Index Card Match IPS effect on learning outcomes of students in grade V Force III Mengwi, Badung Academic Year 2013/2014.keyword : Active Learning Strategies Index Card Match Type and Learning Outcomes IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD No. 2 TUBAN ., I Ketut Catur Adiguna; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3482

Abstract

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No. 2 Tuban yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VA yang jumlah siswanya 35 dan kelas VB yang jumlah siswanya 33. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah uji –t. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Hal tersebut terbukti dengan hasil thitung lebih dari pada ttabel yaitu 2,13 > 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas Kontrol yaitu sebesar 79,33 > 72,71 Dengan demikian model pembelajaran accelerated learning mind mapping memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 2 Tuban tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran accelerated learning mind mapping, pembelajaran Konvensional, hasil belajar IPA This study was aimed to determine significant differences science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional learning in class V SD No.2 Tuban. This research is a quasi experimental research or Quasi-Experiment with using design Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were all students of class V SD No.. 2 Tuban which consists of two classes, namely the number of students VA class 35 and class 33 VB that number of students. Analysis of the data used to analyze the results of the study are the t-test. Based on the results of the data analysis of this study concluded that there are significant differences in science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional teaching fifth grade elementary school student No. 2 Tuban. This is proved by the results of t over the ttable ie 2.13> 2.000 with an average acquisition value of learning science class experiment results higher than the control class that is equal to 79.33> 72.71 Thus the accelerated learning model of learning mind mapping gives significant effect on the results of the fifth grade students learn science elementary No. 2 Tuban academicyear2013/2014. keyword : accelerated learning model learning mind mapping, Conventional learning, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD ., I Putu Mardika; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan keterampilan membaca bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW dan kelompok siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran TTW di SDN Gugus X Kecamatan Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas III SDN Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 115 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas III SDN No. 3 Kaliuntu yang berjumlah 22 siswa dan siswa kelas III SD N 1 Kaliuntu yang berjumlah 25 siswa. Data keterampilan membaca dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai t = 11,44 dengan P < 0,05 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Jadi model pembelajaran TTW berpengaruh terhadap keterampilan membaca bahasa Indonesia siswa dengan model pembelajaran TTW lebih baik keterampilan membaca daripada model pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran TTW.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, keterampilan membaca, TTW. The aim of this research is to know the significant effect of reading skill toward Indonesian Language among groups of students from Gugus X Elementary School in Buleleng Districts, who were taught and without through out TTW model of learning. This research is a kind of quasi-experimental study. The population that was being used in this reseach came from 115 students of the third grade students in Gugus X Elementary School, Buleleng Districts (2016/2017). The sample that was being taken in this research came from 22 students of the third grade in SDN No.3 Kaliuntu, and 25 third grade students in SD N 1 Kaliuntu. The data of reading skill was gathered using objective test. The data that was obtained will be analyzed using satistics technique analysis that is called uji-t. The data of this research showed the score of t = 11,44 with P < 0,05, it means that there was a significant difference. So, TTW learning model has an effect toward the students’ skill in reading Indonesian Language. The data also showed the class that was used this model was better than was not.keyword : Indonesian, reading skill, TTW.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA Kt. Pudjawan, I Kt. Artadana, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.724

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah (3) pengaruh yang signifikan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Bondalem Kecamatan Tejakula  Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IVa dan IVb di SDN 1 Bondalem Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 40 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVa SDN 1 Bondalem yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas IVb SDN 1 Bondalem yang berjumlah 20 orang. Data hasil pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) deskripsi pemahaman konsep dalam pembelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan skor cenderung sedang, dengan mean 22,00. (2) deskripsi pemahaman konsep  pada siswa kelompok eksperimen dengan pembelajaran berbasis masalah menunjukkan skor cenderung tinggi, dengan mean 28,95. (3) terdapat pengaruh pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA yang signifikan antara kelompok dengan pembelajaran berbasis masalah dan kelompok dengan model konvensional, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 4,04 > ttab = 1,684 ).   Kata kunci: Pembelajaran berbasis masalah, pemahaman konsep
Analisis Kemampuan Siswa Kelas IV Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Suprabawa, Nyoman; Suarjana, I Made; Citra Wibawa, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i1.17024

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan kemampuan siswa kelas iv menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat di sekolah dasar negeri 6 banjar kecamatan banjar kabupaten buleleng, (2) mendeskripsikan pembelajaran operasi hitung campuran bilangan bulat untuk meningktkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika khususnya pada materi menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat kelas iv di sekolah dasar negeri 6 banjar kecamatan banjar kabupaten buleleng, (3) untuk mengetahui kendala-kendala dan solusi yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat di sekolah dasar negeri 6 banjar kecamatan banjar kabupaten buleleng. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Banjar yang berjumlah 20 orang dan guru kelas IV. Objek penelitian ini adalah (1) Pembelajaran operasi hitung campuran bilangan bulat kelas IV, (2) Kemampuan siswa menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat, (3) Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat dan solusi mengatasi kendala tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran operasi hitung campuran bilangan bulat termasuk dalam kategori baik dengan nilai 80, (2) Rata-rata hasil tes secara klasikal 62,75 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah memecahkan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi hitung campuran bilangan bulat 55,25% dan indikator terendah adalah menentukan hasil operasi hitung campuran bilangan bulat 88,5%, (3) Kendala yang dihadapi siswa yaitu lupa dengan konsep perkalian hitung campuran bilangan bulatl, masih belum memahami tingkat pengerjaan operasi hitung campuran dan masih bingung dalam mengerjakan soal dalam bentuk soal cerita. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah memperbanyak latihan soal-soal mengenai materi operasi hitung campuran sehingga siswa lebih terlatih dan hafal Kata Kunci : Kata kunci : matematika, kemampuan,operasi hitung campuran bilangan bulat. Abstract This study aimed to (1) describing Learning of the mixed integer operation in IV grade,(2) The students' ability in completing the mixed integer operation, (3) The constraints which were faced by students in completing the mixed integer operation and the solutions to overcome those obstacles. The type of this study was descriptive quantitative and qualitative research. The subjects of this study were the fifth grade students of SD Negeri 6 Banjar, consisted of 20 students and teachers in IV class. The object of this study were (1) Learning the mixed integer operation in IV grade, (2) The students' ability in completing the mixed integer operation, (3) The constraints which were faced by students in completing the mixed integer operation and the solutions to overcome those obstacles. The observation, test, interview, and documentation were used to collect the data. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative approach. The results showed (1) Learning the mixed integer operation was categorized good with a value of 80 , (2) the average test results in classical 62.7 with low category with the highest indicators is to solve everyday problems which involves multiplication of various fractions 55.25% and the lowest indicator is determining the results of the mixed integer operation of various fractional 88.5 %, (3) The constraints faced by students are: forget the concept of the mixed integer operation operations, forget to put coma at the end of the answer and students are still confusein completing the essay task. The solution to overcome those constraints aregiving students a lot of exercises regarding the mixed integer operation fractions. So that students are better trained and familiar with the particular multiplication exercises.keyword : Keywords : math, ability, the mixed integer operation
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PRODUK TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR ., Gede Surya Artha; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk, (2) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk, setelah variabel gaya belajar diekendalikan, dan (3) kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Kampung Baru tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 45 orang. Sampel penelitian yaitu seluruh siswa kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru yang dipilih dengan teknik sensus study. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes prestasi belajar IPA dan tes Gaya Belajar. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk (Fhitung=856,717 > Ftabel=4,08), (2) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk setelah gaya belajar dikendalikan (Fhitung=909,227 > Ftabel=4,08), dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa (Fhitung=0,623 > Ftabel=0,294).Kata Kunci : Pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk, prestasi belajar IPA, gaya belajar This study aims to determine (1) differences in students learning achievement IPA after learned by a scientific approach aided product assessment, (2) differences in students learning achievement IPA after learned by a scientific approach aided product assessment, once the variable controled learning styles, and (3 ) contribution of covariates learning style on learning achievement in science class V students of SD Negeri 4 Kampung Baru. This research is a pre-experimental study. The study population was all students in grade V in SD Negeri 4 Kampung Baru year 2011/2012, amounting to 45 people. This research sample that is the entire fifth grade students of SD Negeri 4 Kampung Baru chosen to study census techniques. The instrument used in this study is science learning achievement test and test Learning Styles. Analysis were using descriptive and inferential statistical analysis. Based on the analysis of data, obtained the following results. (1) there is a significant difference after the students 'learning achievement IPA learned by using a scientific approach assisted assessment of products (F count = 856.717 > Ftabel = 4.08), (2) there is a significant difference in students' learning achievement IPA after learned by using scientific approach aided assessment of the product after learning styles controlled (Fhitung = 909.227> Ftabel = 4.08), (3) there is a significant contribution covariates learning styles on students' learning achievement IPA (Fhitung = 0.623> Ftabel = 0.294).keyword : scientific approach aided product assessment, achievement of learning science, learning styles
PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN SEBAGAI APLIKASI PENDEKATAN CONTEKSTUAL TEACHING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V Pt. Nanci Riastini, Pt. Eka Supryadi, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1492

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk  mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN No. 2 Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013 setelah diterapkan media video pembelajaran sebagai aplikasi pendekatan Contekstual Teaching Learning (CTL). Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus melalui empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan metode tes. Tes yang digunakan berupa perangkat tes obyektif dan tes uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis kemudian dikonversikan pada PAP skala lima. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA sebesar sebesar 67,9% (kategori sedang) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,8% pada siklus II (kategori tinggi). Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 14,9% dari siklus I ke siklus II.     Kata kunci : video pembelajaran, CTL, hasil belajar

Page 55 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue