cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN BERMUATAN MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SD NEGERI 1 RENON ., Ni Kade Ratini Utami; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Renon tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Renon yang berjumlah 120 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Renon sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 orang siswa dan kelas VC SD Negeri 1 Renon sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan kreteria pengujian thitung = 4,06 > ttabel (α= 0,05, 78) = 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima dan dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen (x ) ̅= 76,34 > x ̅ = 70,25 pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 1 Renon tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual, hasil belajar IPA. This research purposed to find out the significant difference of science learning result between the students that learned by using Meaningful Instructional Design method with contextual issues and the students that learned by using conventional learning for SD Negeri 1 Renon’s fifth grades students 2013/2014 school year. This kind of research is quasi-experimental research with non equivalent control group design research design. The population in this research are 120 students of SD Negeri 1 Renon's fifth grades students. The sampling in this research is using random sampling technique that randomize is the class with draw results are the SD Negeri 1 Renon's VB students as an experimental group that contain 40 students and SD Negeri 1 Renon's VC students as the control group that contains 40 students. The method of data collection that are use in this research are using observation method and objective test with common optional. The data analysis is using statistic method t-test. the data analysis result shows science study result significant differences between the students that learned using meaningful instructional design model charged contextual issues and the students that learned with conventional learning. It can be seen by testing criteria t calculate = 4,06 > t table (α= 0,05, 78) = 2,000 so that H0 decline and Ha accepted and from that experimental class average score result x ̅= 76,34 > x ̅= 70,25 in control class. So, it can be conclude that meaningful instructional design, charged contextual issues influenced the science learning result on SD Negeri 1 Renon fifth grade students 2013/2014 school year. keyword : meaningful instructional design charged contextual issues, science learning result
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ratna Wahyuni; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang dilaksanakan dengan pemberian pre test, treatmen, dan post tes. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group desain, dengan populasi seluruh siswa kelas V SD di Gugus 4 Widyasmara Klungkung yang berjumlah sebanyak 216 orang siswa. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS meliputi aspek kognitif saja. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes yaitu tes kognitif pilihan ganda biasa. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 2,54 > ttabel = 1,98 dengan dk= 63 dan taraf signifikan 5%. Nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,09 > 68,69. Dari hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial Terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas V Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD), Interaksi Sosial, Hasil Belajar IPS The research aimed to find out the significant differences of students result learning on sociology with cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction and conventional learning model in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year. The research an exterior experiment, done with pre test, treatmens, and post test. The research design was nonequivalent control group design, the population were all students in class V (216 students). The sample was chosen using purposive sampling technique. The data collected was the studentst result learning on sociology in cognitive asfect only. The data collection was through the multiple choice test. T-tes was used to analyse the data collected. Based on t-test analyse, it found tcount =2,54 > ttable= 1,98 with dk= 63 and a significance level of 5%. The everage of students result learning who used cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction was higher than students result learning who used conventional learning model. The result of t-tes showed that > t table so Ho refused and Ha accepted. It can be concluded that there was a significant effect on students result learning to the cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction of IPS study in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year.keyword : Learning Model, Cooperative Type Student Teams Achievement Division (STAD), Social Interaction, IPS Result Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TOMPKINS DENGAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS III ., I Gusti Ngurah Teja Laksana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.8266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, Untuk mengetahui perbadaan keterampilan menulis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Tompkins dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas III semester 2 SD Gugus IV Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III semester 2 SD gugus IV Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Sebanyak 42 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling, yaitu data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang mengikuti pembelajara menggunakan metode Pembelajaran Tompkins cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (87,5 > 85 > 80,72), dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M ( 71,26 < 71,95 < 74,50). Terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Tompkins dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara kompensional. Hal ini dapat dilihat hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 3,436 > ttabel = 2,021). Dengan demikian, metode Pembelajaran Tompkins berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas III semester 2 SD gugus IV Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Pembelajaran Tompkins, media gambar seri, keterampilan menulis karangan deskripsi This study aims to, To know perbadaan writing skills among students who use learning models Tompkins with students who use conventional learning in class III semesters 2 SD Cluster IV District of Tejakula Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi exsperimen to draft a post-test only control group design. The study population was all students of class III semesters 2 SD group IV District of Tejakula Buleleng in the academic year 2015/2016. A total of 42 students have been selected as the sample is determined by random sampling technique, ie the data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that there are significant differences in the skill description essay writing among students who take pembelajara using Tompkins Learning methods tend to be high with Mo> Me> M (87.5> 85> 80.72), and students following the conventional learning tends low by Mo
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG I Gd Margunayasa, I Pt Sugiantara, Nym Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.673

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata–kata kunci: learning cycle 5E, hasil belajar IPA
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Bermediakan Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng ., Kadek Ririn Sumarliani; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing bermediakan gambar dan kelompok siswa kelas IV yang tidak dibelajarakan dengan model pembelajaran kooperatif Snowball Throwing bermediakan gambar pada gugus I di Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Poulasi penelitaian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitaian ini diambil dengan teknik cluster random sampling dengan teknik undian. Dari hasil undian diperoleh SD Negeri 5 Banyuning sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 38 orang dan SD Negeri 2 Banyuning sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 34 orang. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa pilihan ganda, yang berjumlah 30. Data dianalisis dengan mengunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukakan terdapat perbedaan hasil belajar IPS anata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperataif tipe Snowball Throwing bermediakan gambar dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing bermediakan gambar. Skor rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 20,66 sedangkan untuk kelas kontrol 18,82. Analsisi data mengunakan uji-t diperoleh thitung =2,210 > ttabel = 1,671 dan nilai sig 0,03 < 0,05. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing bermediakan gambar berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif IPS siswa kelas IV di gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Kepada peneliti lain, agar meneliti permasalahan ini dalam lingkup yang lebih luas mengingat adanya berbagai batasan pada penelitian ini sehingga memperoleh sumbangan ilmu yang lebih baik sesuai perkembangan zamanKata Kunci : Snowball Throwing, media gambar, hasil belajar IPS This study aims to find out the differences in IPS learning outcomes between groups of students who were taught by cooperative learning model type Snowball Throwing assisted media images and groups of students who are not studied with cooperative learning model Snowball Throwing assisted media images in grade IV students in cluster I Buleleng District, District Buleleng academic year 2016/2017. This type of research is quasi experimental research. Poulasi penelitaian this is all the fourth graders in District I Buleleng District, Buleleng regency year 2016/2017. This research sample is taken by cluster random sampling technique with lottery technique. From the draw results obtained SD Negeri 5 Banyuning as an experimental class with a total of 38 students and SD Negeri 2 Banyuning as a control class with the number of students 34 people. The data of this research is obtained by using test method and the instrument used is the test of learning result in the form of multiple choice, which amounts to 30. The data is analyzed by using t-test with the help of SPSS 16.0 for Windows. The result of the research shows that there are difference of learning result of IPS learning of group of students which is taught by cooperative learning model of Snowball Throwing type assisted by picture media and group of students which is not learned by cooperative learning model of Snowball Throwing type assisted by image media. The average score for the experimental class was 20.66 while for the control class 18.82. Data analysis using t-test is obtained tcount = 2,210 > ttable = 1,671 and sig value 0,03
PENGARUH MODEL SELF REGULATED LEARNING TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SDN GUGUS XII KECAMATAN BULELENG ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Self Regulated Learning terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus XIII Kecamatan Buleleng. Sebanyak 42 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan sikap sosiali siswa dikumpulkan dengan tes kuesioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manova. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial siswa antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thit 0,41>ttab 0,294), 2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thit 0,95>ttab 0,294), 3) terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial dan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional(F 10,993>Ftab 0,294). Jadi, model Self Regulated Learning berpengaruh terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD.Kata Kunci : self regulated learning, sikap sosial, hasil belajar IPS This study aims to determine the effect of learning models Self Regulated Learning to social attitudes and outcomes fourth grade social studies students. This research is a quasi exsperimen to draft a post-test only control group design. The study population was all students in fourth grade in group XIII Buleleng. A total of 42 students chosen as the sample is determined by random sampling technique. Data collected students' ability to socialize attitude with the test results of the questionnaire and the data collected by the IPS study multiple choice test. Analysis of the data used in this study is Manova. The results showed that, 1) there is a significant difference in students 'social attitude among the students who follow the model of Self-Regulated Learning with students who take the conventional learning model (thit 0.41> ttab 0.294), 2) there is a significant difference between students' learning outcomes IPS which follows the model of Self Regulated Learning with students who take the conventional learning model (thit 0.95> ttab .294), 3) there is a significant difference in social attitudes and social studies learning outcomes among students who follow the model of Self-Regulated Learning with students who take the conventional learning model (F 10.993> Ftab 0.294). Thus, the model of Self Regulated Learning effect on social attitudes and learning outcomes of fourth grade social studies students.keyword : self-regulated learning, social attitudes, learning outcomes IPS.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIKBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS 4 KECAMATAN KUTA UTARA I Md. Putra, Ni Nym.Sri Aryanti, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1434

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar konsep pengukuran antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara sebanyak 253 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah SD No. 2 Kerobokan Kelod sebagai kelompok eksperimen yang siswanya sebanyak 47 dan SD No. 1 Kerobokan Kelod sebagai kelompok kontrol yang siswanya sebanyak 47. Jenis penelitiannya menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Kemudian data hasil belajar matematika dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional terlihat ( thitung= 2,305 > ttabel = 1,980 ) dengan db = 92 ( ∑n-2 = 94 – 2 = 92 ) dan taraf signifikansi 5%, demikian juga rata - rata kelompok eksperimen yaitu 83,40 lebih dari rata - rata kelompok kontrol yaitu 71,64. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran matematika realistik berpengaruh terhadap hasil belajar konsep pengukuran Siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Kata kunci : Model pembelajaran matematika realistik , hasil belajar matematikaninyomansriaryanti@yahoo.co.id
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan yang berjumlah 17 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas belajar dilakukan dengan metode observasi. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD 2 Abuan. Pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa diperoleh sebesar 70,58% (kategori cukup) dan persentase hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 72,65% (kategori cukup). Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar diperoleh sebesar 85,29% (kategori baik), dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 88,24% (kategori baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 2 Abuan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, snowball throwing. This study aims to find the increase in activity learning and learning outcomes IPA by implementing cooperative learning model Snowball Throwing fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Abuan. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation of the action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fourth grade studentsat SD Negeri 2 Abuan the academic year 2015/2016 of 17 people. The object of this study was the increase in activity and learning outcomes IPA. Data collection the activity of learning carried out by the observation methods. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis tmethods. The results showed that there was an increase percentage aktivity of learning and learning outcomes IPA at the fourth grade students at SD Negeri 2 Abuan. In the first cycle the average percentage of activity of learning gained by 70.58% (enough category) and the percentage of learning outcomes IPA obtained by 72.65% (enough category). In the second cycle the average percentage of learning activity was obtained by 85.29% (active category), and the average percentage of learning outcomes IPA obtained by 88.24% (both categories). Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model snowball throwing to increase the activity of learning and learning outcomes IPA fourth grade at SDN 2 Abuan academic year 2015/2016.keyword : activity of learning, learning outcomes, snowball throwing.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TIPE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 1 SINGAPADU TENGAH TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Luh Pt Oka Mahayani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar keterampilan membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry dan (2) meningkatkan keterampilan membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan (1) observasi dan (2) tes. Data-data ini kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase keaktifan belajar keterampilan membaca siswa dari 72% yang tergolong cukup aktif pada siklus 1 menjadi 87,50% yang tergolong aktif pada siklus 2 dan (2) terjadi peningkatan rata-rata keterampilan membaca dari 76,43 dengan ketuntasan 67,86% yang menunjukkan tingkat keterampilan membaca sedang pada siklus 1 menjadi rata-rata 84,57 dengan ketuntasan 82,14% yang menunjukkan tingkat keterampilan membaca tinggi pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek tipe inquiry dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan membaca siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran, tipe inquiry, keaktifan, keterampilan membaca The purpose of the research are (1) to improve reading activity for the students based on inquiry type of project and (2) to improve students learning out comes through the application of learning model type of project based inquiry. The research is classroom action research performed in 2 cycles. Research subject are the students of grade V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah school year 2013/2014 in total 28 persons. Data collection in this research performed with (1) observation and (2) test. The data were analyzed with descriptive quantitative technique. The result of the research show that (1) an increase the presentage of the activity of learning reading skill of students from 72% which is quite active in cycle 1 to 87,50% which is active in cycle 2 and (2) an increase of learning outcomes from 76,43 with the score 67,86% it show that medium level of learning outcomes in cycle 1 to 84,57 with the score 82,14% it show that high level of learning outcomes in cycle 2. Based on the research it can be concluded that the application of learning model type of project based inquiry can be increase the activity of reading skill for the students of grade V semester I SD Negeri 1 Singapadu Tengah school year 2013/2014.keyword : Learning, inquiry type, activity, reading skill
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN DAN PENGETAHUAN KONSEPTUAL DENGAN TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVB SD NEGERI 24 PEMECUTAN ., Putu Karmila Adnyaning Utami; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan hasil belajar PKn melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dan (2) untuk meningkatkan pengetahuan konseptual melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 24 Pemecutan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 33 siswa dengan 18 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data hasil belajar PKn dan pengetahuan konseptual dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata hasil belajar PKn sebesar 66,51% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 54,54%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, pada siklus I diperoleh persentase rata-rata sebesar 76,15% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 72,72%, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 85,7% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 90,90%. Sementara itu, pengetahuan konseptual siswa pada siklus I diperoleh persentase rata-rata sebesar 70,85% dengan kategori sedang, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 84,45% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan konseptual pada siswa kelas IVB SD Negeri 24 Pemecutan tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : mind mapping, saintifik, hasil belajar PKn, dan pengetahuan konseptual. The aimed of this study was (1) to improve Civics learning outcomes through the implementation of mind mapping in the scientific approach and (2) to improve the conceptual knowledge through the implementation of mind mapping in the scientific approach. This study was a classroom action research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. The subjects were students of class IVB in SD Negeri 24 Pemecutan Academic Year 2014/2015 amounted to 33 students with 18 male and 15 female students. The data of Civics learning outcomes and conceptual knowledge collected by test method. The data have collected were analyzed by quantitative descriptive statistic analysis. The result of this study show that pre-cycle obtained an average percentage of Civics learning outcomes of 66.51% were categorized as medium with classical completeness of 54.54%. When repaired the learning process, in the first cycle obtained an average percentage of 76.15% were categorized as medium with classical completeness of 72.72%, and the second cycle obtained an average percentage of 85.7% categorized as high with classical completeness of 90.90%. Meanwhile the conceptual knowledge of students, in the first cycle obtained an average percentage of 70.85% in the medium category, and the second cycle obtained an average percentage of 84.45% with a high category. It can be concluded that, the implementation of mind mapping in the scientific approach can improve Civics learning outcomes and conceptual knowledge on the IVB grade students of SD Negeri 24 Pemecutan Academic Year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific, civics learning outcomes, and conceptual knowledge.

Page 63 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue