cover
Contact Name
Dr. Evi Triandini, M.Eng.
Contact Email
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
ISSN : 26546418     EISSN : 26545918     DOI : -
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Penerapan Core Standards dan Etika Budaya di Barong Resort and Spa Ubud Wijayasa, I Wayan; Sumariadhi, Ni Wayan; Sonder, I Wayan; Budiasih, Ni Gusti Ayu Nyoman
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i2.401

Abstract

Pelatihan ini menangkat topik penerapan Core Standards dan penerapan etika budaya yang dilaksanakan di Barong Resort and Spa Ubud yang dikelola oleh PT. Puri Villas Indonesia. Penerapan Core Standards menjadi isu penting dalam operasional beberapa resort dan villa yang dikelola oleh PT Puri Villas Indonesia, khususnya di Barong Resort and Spa Ubud.  Pada pascapandemi Covid-19 ini, Barong Resort and Spa Ubud memerlukan pemutakhiran Core Standards akibat adanya perubahan manajemen, standar baru, karyawan baru, serta situasi dan kondisi lingkungan baru. Oleh karena itu, sosialisasi dan penerapan Core Stadard dan etika budaya kepada seluruh karyawan menjadi sangat penting. Sesuai kesepakatan antara PT Puri Villas Indonesia dan Akademi pariwisata Denpasar, maka dilaksanakan pelatihan selama dua hari yang diikuti oleh karyawan Barong Resort and Spa Ubud. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, studi kasus, dan penerapan nyata di tempat kerja. Evaluasi terhadap kesiapan penerapan Core Standards dipantau dan dievaluasi langsung saat pelatihan. Pelatihan ini telah memberikan pemahaman karyawan Barong Resort and Spa mengenai arti penting penerapan Core Standards dan etika budaya untuk mencapai tujuan bisnis. Di samping itu, karyawan telah mampu mengidentifikasi kekurangan pencapaian Core Standards selama ini  dan berkomitmen untuk mencapainya. Hasil ini dipertegas dengan hasil monitoring dan evaluasi. Diskusi dengan manajemen PT Puri Villas Indonesia pada saat monitoring menunjukkan bahwa pelatihan Core Standard dan Etika Budaya telah berhasil meningkatkan pengetahuan karyawan. Hal ini didukung pula dengan hasil analisis evaluasi menunjukkan bahwa terdapat perubahan hasil tes antara pre-test dan post-test. Manajemen PT Puri Villas Indonesia juga mengharapkan adanya pelatihan lebih lanjut yang diberikan untuk karyawan pada unit bisnis lain yang dikelola.
Pengembangan Usaha Industri Rumah Tangga Olahan Singkong “Buk Ida” Wijaya, I Gusti Ngurah Satria; Ciptahadi, Ketut Gus Oka; Narindro, Laser
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i2.402

Abstract

Usaha Industri Rumah Tangga (IRT) Olahan Singkong Buk Ida yang terletak di banjar Babakan desa Cau Belayu kecamatan Marga kabupaten Tabanan Bali, merupakan usaha industri rumah tangga produktif yang berdiri pada tahun 2000. Salah satu produk yang dihasilkan dari IRT Buk Ida adalah Tela-tela Balado dan Rempeyek Singkong. Dalam produksi olahan IRT Buk Ida memiliki kendala berupa mesin pemarut singkong mengalami kerusakan sehingga hal ini menganggu produksi. Proses pengemasan dalam kantong plastik masih menggunakan api yang bersumber dari lilin dan proses pembungkusan dengan staples. Saat ini kemasan produk hanya memiliki labeling yang sederhana. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan pengabdian ini adalah pemberian bantuan berupa alat press kemasan dan mesin pemarut singkong agar bisa menghandle produksi secara kontinu dan cepat, dan memberikan pelatihan kemasan dan labeling untuk rebranding agar proses pengemasan produk menjadi lebih baik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan sosialisasi, kegiatan inti berupa pemberianbantuan alat produksi, pelatihan, dan monitoring serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan hasil produksi IRT dan proses kegiatan pelatihan kemasan serta labeling untuk rebrandingberjalan dengan baik ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman tentang kemasan dan labeling diindikasikan terjadinya peningkatan nilai dari pretest dan postest.
Peningkatan Branding dan Penguatan Strategi Promosi Usaha serta Manajemen Keuangan pada Skinsations Facial Studio Suwirmayanti, Ni Luh Gede Pivin; Sudarsana, I Made; Diaz, Ricky Aurelius Nurtanto; Pramana, Dian; Budiarta, Komang; Hendayanti, Ni Putu Nanik; Permana, Putu Adi Guna
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i2.403

Abstract

UMKM pada kegiatan pengabdian masyarakat ini bergerak pada bidang perawatan kulit dan kecantikan, saat ini studio kecantikan yang dibuka masih sederhana dan berlokasi di tempat tinggal pemilik usaha. UMKM ini berdiri dari akhir tahun 2022, pemilik usaha ini adalah ibu Yuvita Lestari, dimana basic pendidikannya adalah seorang tenaga medis (D3 Keperawatan) yang memiliki pengalaman sudah 5 tahun dalam bidang cosmedic.  Permasalahan mitra mengacu pada analisis situasi yang merupakan permasalahan perioritas mitra  diantaranya pada bidang  Branding Usaha, Bidang Promosi, dan Bidang Manajemne Keuangan. Merujuk pada permasalahan yang diangkat pada mitra maka solusi yang akan diberikan saat kegiatan pengabdian adalah Pelatihan dalam desain papan nama usaha dengan aplikasi,  Pelatihan dan pendampingan penggunaan Instagram untuk optimasi dalam sosial media,  Pelatihan manajemen keuangan dengan Aplikasi. Luaran kegiatan pengabdian yang akan ditargetkan adalah peningkatan 100% Branding Mitra, Peningkatan 50% Bidang Pemasaran Online mitra,Peningkatan 100% dalam Manajemen Keuangan. Untuk kegiatan tahap pertama yang sudah  dilaksanakan adalah Peningkatan daya saing melalui optimasi promosi melalui media sosial melalui penambahan Instagram Ads, penambahan papan petunjuk uasaha mitra serta pelatihan manajemen keuangan melalui aplikasi keuangan.  Aspek-aspek kegiatan  dalam pengabdian sudah dievaluasi dengan hasil “Baik Sekali”.
Pendukungan Budidaya Ikan dan Sayur di Pekarangan Rumah Warga IKB Ofalangga Bali Rahmani Putri, Dian; Maharani, Ida Ayu; Dewi, Ni Putu Dilia; Hermawan, Dadang; Suradarma, Ida Bagus
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i2.404

Abstract

Program pengabdian masyarakat kali ini menemukan mitra dari kalangan warga pendatang dari daerah Indonesia Timur yang telah berdomisili, tinggal dan berkeluarga di Bali, khususnya di wilayah Denpasar. Warga ini memiliki organisasi untuk memudahkan komunikasi dan dukungan satu sama lain sebagai sesama anak rantau. Ikatan Keluarga Besar Ofalangga Bali, demikian nama organisasi yang terdiri atas kurang lebih 150 kepala keluarga. Berdasarkan hasil wawancara dengan mitra, disampaikan bahwa mitra yang terdiri atas keluarga-keluarga sebagai satuan terkecil di masyarakat ingin memperoleh pengetahuan tentang ketahanan pangan dalam rumah tangga dalam bentuk Budidaya ikan dan sayur di pekarangan rumah. Sebagai solusi, program PKM yang telah dilaksanakan adalah pemberian TTG budikdamber untuk budidaya ikan dan sayur di rumah tangga beserta buku panduan, dan pelaksanaan sharing testimony dari yang sudah lebih dahulu melaksanakan ternak Lele menggunakan budikdamber. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan substitusi iptek. Tujuan kegiatan PKM ini adalah memberikan pengetahuan tentang ketahanan pangan rumah tangga dengan penerapan budidaya ikan dan sayur di pekarangan rumah. Metode evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada peserta perihal umpan balik dan saran dari peserta mitra.
Pengemasan dan Peningkatan Desain Kemasan Produk Industri Rumah Tangga Nyoman Restini Santiari, Linda; Ramayasa, I Putu; Suwastika, I Wayan Kayun; Jepriana, I Wayan; Rahayuda, I Gede Surya
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i2.405

Abstract

Industri Rumah Tangga milik Ibu Nyoman Restini yang membuat minuman yang berbahan utama daun kelor yang diberinama kepuaknisam. Proses pembuatan bubuk minuman ini dimulai dari daun kelor ditambahkan dengan bahan lain seperti jahe, kunyit, kapulaga, pekak, serai, dan kayu manis. Bahan – bahan tersebut dikeringkan, kemudian dihaluskan serta dikemas untuk dijual. Penyajiannya dengan menyeduh bubuk minuman tersebut dengan air hangat seperti membuat teh. Permasalahan yang dimiliki oleh Industri Rumah Tangga Ibu Nyoman Restini terletak pada bidang manajmen produksi, dan pemasaran. Terkait manajemen produksi yakni desain kemasan dan pengemasan, IRT Ibu Nyoman Restini mengemas dengan plastik kemasan yang belum berisikan label untuk pembelian satuan. Penulis ingin melaksanakan pelatihan pengemasan dan memberikan layanan berdasarkan hasil analisis dan hasil wawancara. Kegiatan pengabdian difokuskan pada upgrade desain kemasan dan pelatihan pengemasan. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan praktek langsung. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini yaitu IRT memiliki desain kemasan dan memiliki pengetahuan tentang desain kemasan yang baik. Indikator capaian kegiatan ini adalah IRT memiliki upgrade desain kemasan (100%)
Peningkatan Pasar Produk Jajan Tradisional Dua Putri Melalui Media Sosial dan Manajemen Keuangan Ari Ulandari, Ni Wayan; Astiti, Ni Made; Warma Putra, I Putu; Mirnawati, Dewa Ayu; Suandana Astika Pande, I Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i3.406

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini fokus pada bidang penjualan jajanan tradisional. Jajanan yang dijual mitra merupakan jajanan tradisional yang banyak ditemui di pasar-pasar di Denpasar. Usaha ini didirikan oleh Ibu Luh Gede Tri Handayani dan telah berjalan selama 3 tahun dan  telah memiliki pelanggan tetap yang rutin memesan jajanan tradisional mereka. Berdasarkan hasil wawancara terungkap bahwa sejak memulai usaha ini mitra belum pernah menggunakan sistem pencatatan keuangan. Selain itu  mitra juga belum memiliki logo kemasan dan belum memanfaatkan media sosial untuk penjualannya.  Karena itu, sebagai solusi untuk mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh mitra, peneliti menyelenggarakan beberapa kegiatan, termasuk pelatihan manajemen keuangan dengan menggunakan aplikasi Buku Kas, memberikan panduan penggunaan Instagram, pelatihan tentang pelabelan produk, penyediaan banner dan stiker logo untuk usaha mitra, serta memberikan perlengkapan usaha seperti oven, mixer, loyang, timbangan digital, dan tempat display. Evaluasi menunjukkan bahwa mitra telah memahami seluruh fitur Buku Kas dan sebagian besar proses pencatatan keuangan. Mereka juga telah memahami sebagian besar fungsi Instagram. Logo usaha yang diberikan telah digunakan sepenuhnya oleh mitra, begitu juga dengan semua perlengkapan usaha yang telah diberikan, yang digunakan secara maksimal oleh mitra.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Usaha Pada UKM Malia’s Herdian Setiawan, Gede; Budi Adnyana, I Made; Doddy Adi Pranatha, Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i3.410

Abstract

Malia's merupakan sebuah UMKM di bidang dekorasi rumah, menggunakan Google Docs dan Spreadsheet untuk mengelola administrasi, namun dengan keterbatasan fitur, mereka mengalami kendala seperti input data manual dan pembuatan laporan yang memakan waktu lama. Melalui pengabdian ini telah disepakati bersama dengan mitra untuk menyelesaikan permasalahan mengelola transaksi dengan menerapkan Sistem informasi manajemen usaha berbasis web yang mudah digunakan, memungkinkan akses melalui perangkat mobile, tablet, notebook, dan PC. Sistem Informasi telah dikembangakan dan diterapkan memiliki fitur antara lain kelola pelanggan, kelola stok, transaksi, generate invoice, dan laporan transaksi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat persetujuan 85% dari mitra dan admin/operator sistem informasi terhadap relevansi, kemudahan, akurasi, kelengkapan, dan kegunaan sistem. Dapat disimpulkan Sistem informasi manajemen usaha terbukti membantu Malia's meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan transaksi dan keuangan.
Pelatihan dan Pendampingan Teknik Pemasaran Digital Pada Bengkel Eka Motor Hostiadi, Dandy Pramana; Srinadi, Ni Luh Putri; Darma Susila, I Made; Priyo Atmojo, Yohanes; Pradipta, Gede Angga; Liandana, Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i3.411

Abstract

Pengguna kendaraan sepeda motor meningkat pesat di era pasca pandemic. Pada bulan September 2023, tercatat sebanyak 509.946-unit sepeda motor terjual. Sehingga penjualan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk membuka jasa bengkel motor. Usaha bengkel motor dalam bentuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dinilai lebih ekonomis dibandingkan dengan perbaikan ke dealer resmi. Salah satu UMKM Bengkel motor di daerah Tabanan-Bali adalah Eka Motor yang memulai usahanya sejak tahun 2020. Pemilik bengkel memulai usaha bengkel rumahan atas dampak dari masa pandemic. Jenis penjualan dalam bengkel motor ini adalah jasa dan sparepart motor. Hasil sosialisasi ke UMKM ditemukan permasalahan yaitu dalam hal pemasaran. Pemasaran yang dilakukan saat ini adalah melalui WhatsApp dan sosial media istagram, yang dirasa belum optimal. Sehingga dibutuhkan peningkatan teknik pemasaran melalui pemanfaatan teknologi informasi sehingga dapat meningkatkan penghasilan UMKM. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan pemanfaatan sosial media adalah untuk mengenalkan usaha dengan pemasaran digital sehingga dapat meningkatkan penjualan produk atau jasa pada bengkel Eka Motor. Keberhasilan kegiatan pengabdian dievaluasi dari jumlah peningkatan penghasilan atau jumlah penjualan produk jasa dan sparepart. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan penghasilan UMKM dan pelanggan baru yang menggunakan jasa perbaikan di bengkel Eka Motor.
Pelatihan Media Sosial dan Manajemen Keuangan pada IRT Perlengkapan Yadnya Arnawa, Ida Bagus Ketut Surya; Wiwik Purnamayanti, Ida Ayu Gede; Vony Purnama, I Gusti Agung; Dewanti, Paula; Indriyani, Indriyani; Vera Kristanti Dewi, Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i3.412

Abstract

Ida Bagus Ketut Surya Putra atau dikenal Gus Putra adalah seorang perajin dan penjual perlengkapan upacara yadnya di Pulau Bali. Gus Putra kehilangan pekerjaannya sebagai buruh harian di pabrik selama pandemi Covid-19. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Gus Putra mulai membuat perlengkapan upacara yadnya dari bambu dan menjualnya kepada tetangga yang membutuhkannya. Namun, usahanya mengalami kendala karena kesulitan memenuhi permintaan saat ada upacara yadnya karena peralatan yang kurang memadai. Selain itu, permintaan produknya menurun drastis ketika tidak ada upacara yadnya, karena kurangnya promosi untuk memasarkan produknya secara luas. Ida Bagus Ketut Surya Putra juga kesulitan dalam mengetahui keuntungan dari usahanya karena tidak melakukan pencatatan modal dan penghasilan dengan baik. Analisis situasi mengungkapkan bahwa mitra pengabdian menghadapi masalah dalam peralatan produksi, pemasaran hasil produksi, dan pengelolaan keuangan yang kurang optimal. Dari analisis situasi diberikan solusi berupa bantuan alat produksi, pelatihan penggunaan media sosial dalam promosi produk dan pelatihan manajemen keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan berhasil meningkatkan jumlah penjualan sebesar 50% untuk masing-masing produk yang dihasilkan dan mitra pengabdian sudah mampu secara mandiri dalam memanfaatkan media sosial dan manajemen keuangan.
Pelatihan Simulasi Sidang AMMTC ASEAN di SMA Nasional Bandung Oktavian, Alif; Hutama, M. Rizky Ganda; Wibisono, Tri Yoga; Alifia, Nabila Asyifa; Pertiwi , Amanda Putri
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i3.413

Abstract

 Kejahatan Transnasional adalah isu kompleks dengan dimensi hukum, sosial, ekonomi, dan politik. Untuk mencegah siswa terjebak dalam kejahatan ini, SMAS Nasional Bandung mengadakan program sosialisasi simulasi sidang AMMTC ASEAN. Program ini menggunakan metode interaktif simulasi sidang dan diskusi kelompok mengenai studi kasus kejahatan transnasional, seperti perdagangan manusia. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian akan memberikan pemaparan teori dan praktik simulasi sidang AMMTC ASEAN. Program ini bertujuan untuk memastikan siswa memahami proses dan tujuan Sidang AMMTC, serta peran dan dampaknya bagi negara-negara ASEAN. Setelah sosialisasi, diharapkan siswa terlibat aktif melalui forum diskusi atau proyek terkait AMMTC ASEAN. Hasilnya adalah siswa memahami praktik sidang AMMTC ASEAN, jenis-jenis kejahatan transnasional di Asia Tenggara, serta pandangan dan kebijakan setiap negara ASEAN terkait kejahatan transnasional.