cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 805 Documents
STUDI ANALISIS TENTANG KOMPETENSI DAN KETERAMPILAN DASAR GURU YANG DIBUTUHKAN DALAM MENGAJAR BAHASA JEPANG DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Komang Santiari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Desak Made Sri Mardani, S.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); (2) Keterampilan dasar yang harus diajarkan dalam mata kuliah microteaching; serta (3) Perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian yang tepat dalam pembelajaran kurikulum 2013 sehingga calon guru mampu mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Subjek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Calon guru harus menguasai empat kompetensi guru di dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Jepang di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); (2) Keterampilan dasar yang harus dikuasai adalah 8 keterampilan dasar seorang guru dan keterampilan dalam membuka, mengisi pembelajaran dan menutup pembelajaran; serta (3) Perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran bahasa Jepang adalah media pembelajaran berupa media visual, media audio, media audio visual, RPP, dan silabus yang sesuai dengan kurikulum 2013. Instrumen penilaian yang dibutuhkan adalah instrumen penilaian yang mencakup 3 penilaian yaitu penilaian sikap, penilaian kompetensi pengetahuan, dan penilaian kompetensi keterampilan. Kata Kunci : Bahasa Jepang, Kompetensi Guru, Kurikulum 2013, Microteaching この研究の目的は、(1)高等学校と実業高等学校における日本語指導において学生が身に付けるべき能力、(2)マイクロティーチング講義で教授されるべき基礎スキル、(3)2013年指導要項に沿い、高等学校と実業高等学校で日本語教育を目指す学生が知るべき指導法及び評価法を明らかにすることである。この研究の対象は、高等学校と実業高等学校の日本語指導者及び日本語教育学科講師である。データは、アンケートにより収集し、それを定性的記述法により分析した。 この研究の結果、(1)高等学校と実業高等学校において日本語を指導する場合、学生は4種類の指導者能力を必要とする。(2)指導者としての基礎スキルは、始業、学習内容、終業のスキルを含め8種類である。(3)2013年指導要項に沿った日本語指導において必要とされる教材用具は、視覚教材、聴覚教材、視聴覚教材、教案、シラバスである。評価法は、学習姿勢、知識、スキルの3種類が必要である。 keyword : 日本語、指導者の能力、2013年指導要項、マイクロティーチング
PENGEMBANGAN BUKU KANTAN NA HIRAGANA UNTUK PEBELAJAR BAHASA JEPANG PEMULA ., KOMANG TRI BUDI UTAMI; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd.; ., Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti, S.S.,
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v1i1.4224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku penulisan huruf Hiragana untuk pebelajar bahasa Jepang pemula yang sesuai dengan silabus SMA N 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 3 Singaraja. Pengumpulan data melalui metode kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan angket yang diberikan kepada pengajar diketahui bahwa siswa mengalami beberapa kesulitan dalam menghafal dan menulis huruf Hiragana, (2) berdasarkan angket yang diberikan kepada siswa diketahui bahwa siswa menginginkan buku latihan huruf Hiragana bergambar dan berwarna, urutan penulisan lengkap serta berisi contoh kosakata dan latihan menulis huruf Hiragana, (3) berdasarkan angket uji ahli, buku yang dibuat sudah sangat sesuai dengan silabus bahasa Jepang di SMA N 3 Singaraja.Kata Kunci : Huruf Hiragana, Perangkat pembelajaran ??????????????????????????????????????????????????????????????????Research and Development?????????????????????????????????????????????????(1)??????????????????????????????????????? (2)?????????????????????????? ????????????????????? (3)????????????????????????????????????????????keyword : ?????????
IMPLEMENTASI ROLEPLAY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG OLEH GURU DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA Sadyana, I Wayan Sadyana; Hermawan, Gede Satya Hermawan Satya; Ningsih, Ni Kd Juni
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v5i2.19006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui implementasi roleplay dalam pembelajaran bahasa jepang di SMK Negeri 1 Singaraja dan (ii) kendala yang dialami guru dalam pembelajaran bahasa jepang dengan metode roleplay di SMK Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa jepang SMK Negeri 1 Singaraja. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut. (i) Implementasi roleplay dalam pembelajaran bahasa jepang di SMK Negeri 1 Singaraja dilaksanakan melalui kegiatan ouyou renshuu sebagai aplikasi keterampilan berbicara. (ii) Kendala yang dialami dalam penerapan roleplay, yaitu keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran, kurangnya pengetahuan siswa mengenai hatsuon (intonasi) dalam pengucapan bahasa Jepang, dan kecenderungan siswa menghafal tanpa mengetahui makna percakapan sehingga terkesan kurang menghayati.Kata Kunci : metode roleplay, keterampilan berbicara. ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ,?????????????????????????1?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????keyword : ?????????????????
PENERAPAN TEKNIK PERMAINAN KATA BERKAIT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG SISWA KELAS XI BAHASA 1 SMA KARYA WISATA TAHUN AJARAN 2016/2017 Putra, I Made Noviana; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Mardani, Desak Made Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i1.9593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan teknik permainan kata berkait untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang pada siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata dan (2) untuk mengetahui respons siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata terhadap penerapan teknik permainan kata berkait. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 47 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) observasi, (2) tes, (3) kuesioner, (4) wawancara. Hasil penelitian pada tes penguasaan kosakata bahasa Jepang dengan penerapan teknik permainan kata berkait menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik permainan kata berkait dapat meningkat penguasaan kosakata bahasa Jepang kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata. Ini diketahui berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan nilai rata-rata dari pre-test yaitu 55,12 dengan persentase ketuntasan 14,89%, kemudian pada post-test siklus I menjadi 75,64 dengan persentase ketuntasan 76.60%, pada post-test siklus II menjadi 90,32 dengan persentase ketuntasan 100%. (2) Respons siswa dari penerapan teknik permainan kata berkait dalam pembelajaran bahasa Jepang adalah positif. Hal tersebut terbukti dari tanggapan siswa yang menyatakan dalam pembelajaran menjadi tidak menegangkan dan menyenangkan, dapat memotivasi diri sendiri serta penguasaan kosakata menjadi lebih baik. Kata Kunci : permainan kata berkait, penguasaan kosakata, bahasa Jepang ???????(1)?????????????????11??1????????????????????????????????????????????(2)??????????????????????????????????????????????????????????????????2016??????????????????11?1????????47??????????????????????????????????????????????????????????????????????(1)????????????????????????????????????????????????????????????55,12????????????14,89???????????????????75,64??76,60????????90,32??100??????????????2????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????keyword : ????????????????
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU RENSOU KAADO BERBASIS METODE MNEMONIC UNTUK PEMBELAJARAN HIRAGANA PADA SISWA KELAS X SMAN 1 SUKASADA ., I Gusti Agung Mega Mas Dewi Pertiwi; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v1i2.5332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa kartu huruf rens? k?do berbasis metode mnemonic untuk pembelajaran hiragana pada siswa kelas X yang sesuai dengan kurikulum dan silabus di SMA N 1 Sukasada. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development.) Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) kuesioner. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran yang dihasilkan diberi nama rens? k?do yang berupa kartu huruf bergambar yang memiliki dua sisi yaitu, tampak depan dan belakang. Tampak depan terdapat gambar animasi kartun yang mengasosiasi pada huruf hiragana, goresan serta urutan penulisan huruf hiragana. Tampak belakang terdapat gambar animasi kartun dan kosa kata bahasa Jepang, (2) berdasarkan hasil kuesioner uji ahli dan guru, media pembelajaran kartu huruf rens? k?do yang dibuat sudah sangat sesuai dengan silabus bahasa Jepang di SMA N 1 Sukasada.Kata Kunci : kartu, mnemonic, hiragana ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????(Research and Development)???????????????? (1) ???(2) ???????(3) ???????????????????????????????????????????(1)???????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????????????????????? (2)?????????????????????????????????????????????????????????????keyword : ???????????????
ANALISIS GENDER DALAM BAHASA JEPANG PADA EPISODE TERAKHIR ANIME KAMIGAMI NO ASOBI Putra, I Gede Parwata Darma Putra Darma; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.21476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan ragam bahasa pria (danseigo) dan bahasa wanita (joseigo) dalam bahasa Jepang dari anime Kamigami No Asobi. Ragam bahasa yang menjadi subjek penelitian ini adalah penggunaan bentuk partikel akhir shuujoshi, interjeksi kandoushi, dan pronominal persona ninshoo daimeishi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dngan sumber data yang digunakan adalah ragam bahasa pria dan ragam bahasa wanita yang diambil dari percakapan antara 11 tokoh pria dan 2 tokoh wanita di dalam anime. Analisis yang digunakan adalah dengan mengklasifikasi penggunaan partikel akhir, promina persona, interjeksi dan dihubungkan dengan teori sosiolinguistik tentang bahasa dan gender. Hasil analisis yang telah dikelompokan menunjukan partikel akhir dari ragam bahasa pria yang paling sering muncul ialah partikel akhir ?yo sebanyak 19 kali, -kana (1), -ze(6), dan ?sa(1) sedangkan ragam partikel akhir bahasa wanita yang paling sering muncul ialah ?no sebanyak 3 kali. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan tentang bentuk ragam bahasa pria dan wanita beserta fungsinya dalam konteks sosial.Kata Kunci : ragam bahasa, danseigo, joseigo, anime ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????keyword : ???????????
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA KARTU TANKETSU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT KOSAKATA BAHASA JEPANG Agustin, I Putu Anggela; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Hermawan, Gede Satya
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11192

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu untuk meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 26 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu mampu meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Hasil pretest menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 19% dengan rata-rata nilai 52,11. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 50% dengan rata-rata nilai 68,17. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 100% dengan rata-rata nilai 78,85. (2) Respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu tergolong positif. Pada siklus I, rata-rata respons siswa adalah 36,5 yang tergolong positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 40,4 yang tergolong positif. Kata Kunci : team assisted individualization, kartu tanketsu, kosakata bahasa Jepang ?? ????????1?2016??????????????????11?1????????TAI???????????????????????????????????????????????2???????????????????????????????????????????????????????????????????????2016??????????????????11?1????26????????????????????????????????????????????????????????????????????????1???????????????????????????????????????????????????????????19??????52.11????????????????????50??68.17?????????????100??78.85??????????????2??????????????????????????????????????????36.5??????????????40.4???????????????????? keyword : TAI???????????????????
ANALISIS PERIBAHASA JEPANG YANG MENGANDUNG UNSUR INU (ANJING) Siarta, I Putu; Hermawan, Gede Satya; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna peribahasa Jepang yang mengandung unsur inu (anjing). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamus peribahasa online. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 16 peribahasa Jepang. Anjing dalam peribahasa Jepang ada yang bermakna positif dan ada juga yang bermakna negatif. Peribahasa tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi 4 bagian berdasarkan isi yaitu (a) jinsei no oshie ya shinri o arawashita (ajaran kehidupan manusia) sebanyak 2 peribahasa, (b) seikatsu no chisiki ya chie o tataite wataru (pengetahuan tentang kehidupan) sebanyak 5 peribahasa, (c) hito o hihan shitari hinikutari shita mono (sindiran) sebanyak 5 peribahasa, dan (d) monogoro no yoosu omoshiroku tatoeta mono (kiasan) sebanyak 4 peribahasa. Kata Kunci : Inu, Makna, Peribahasa 本研究の目的は、「犬」の要素を含んでいる日本の諺の意味を分析することである。調査対象、「犬」の要素を含んでいる日本の諺であり、定性的記述法により分析した。結果、「犬」の要素を含んでいる日本の諺は16つの中で肯定的な意味や、否定的な意味を持っている。諺の内容によって4つ種類に分類され1)人生の教えや心理を表した意味が2つ、2)生活の知識や知恵をたたいて渡る諺の意味が5つ、3)人を批判したり、ひにくたりしたものの意味が5つ、4)ものごろの様子面白く例えたものの意味が4つあることが分かった。keyword : 犬、意味、諺
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2016 BERBASIS KKNI PADA MATA KULIAH CHOUKAI CHUKYU PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Fakhrian, Fakhrian; Sadyana, I Wayan; Hermawan, Gede Satya
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2016 berbasis KKNI pada mata kuliah choukai chukyu di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Ganseha yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah dosen mata kuliah choukai chukyu di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNDIKSHA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriftif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini yaitu (1) perencanaan pembelajaran choukai chukyu telah memenuhi kriteria perencanaan yang diatur oleh Universitas Pendidikan Ganesha berbasis KKNI, (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan 3 variabel pembelajaran secara menyeluruh pada tingkat kognitig, afektif dan psikomotor. 9 pendekatan pembelajaran yang diharapkan oleh UNDIKSHA tidak bisa terlaksana keseluruhan karena berbagai faktor, (3) penilaian KKNI menekankan pada proses dilakukan dengan baik pada penilaian keaktifan dalam perkuliahan, tugas dan kuis.Kata Kunci : KKNI, Implementasi, Mata Kuliah Choukai Chukyu 本研究の目的は、ガネシャー教育大学日本語教育学科の聴解中級授業において,学習の計画、実施、インドネシア国家資格枠組『KKNI』の実施がどのようにことかを分析することである。調査対象は、ガネシャ教育大学日本語教育学科の聴解中級クラスの担当教員である。調査方法は、観察、インタビュー及び文献調査である。データを定性的記述法にようり分析した。分析した結果、1)聴解中級の授業計画はガネシャ教育大学によるKKNIに基づく計画基準をみたしている。2)学習の実施では、認知的、感情的および精神運動的レベルで3つ学習項目を全体的に使用する。ガネシャ教育大学が期待する9つの学習アプローチの中から3つが達成することが出来なかった。3)KKNIの計画は、講義、課題及びクイズでの教室活動の評価が中心となる。 キーワード: インドネシア国家資格枠組『KKNI』、実施、聴解中級クラスkeyword : インドネシア国家資格枠組、実施、聴解中級クラス
IMAGE OF JAPANESE FAMILY IN ADVERTISING -PV/VANAH/WATER Ltd.- SURYA, I GEDE; DINA APRILIANI, KADEK AYU
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.25620

Abstract

ABSTRAKPada PV/vanah/ water menyisipkan bagaimana imaji keluarga di Jepang saat ini. Analisis ini bertujuan untuk memaparkan imaji keluarga di Jepang pada PV/ vanaH/ water. Pada PV/ vanaH/ water ini menampilkan air yang memiliki makna bahwa air  ini merupakan air  yang memiliki kandungan mineral . Mineral merupakan hal terbaik bagi tubuh. Sehingga memberikan yang terbaik bagi keluarga adalah kewajiban setiap anggota keluarga terutama anak laki-laki. Air ini diambil langsung diambill dari Gunung Fuji.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes, yaitu sistem denotasi dan konotasi yang dapat digunakan dalam mencari lalu mengenali dan memahami tanda-tanda serta makna yang ditampilkan pada PV/ vanaH/ water. Penelitian ini berfokus pada imaji keluarga di Jepang pada PV/ vanaH/ water. Dengan meneliti PV ini diharapkan nantinya akan mendapatkan penjelasan mengenai imaji keluarga di Jepang.Â