Articles
158 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 6 (2021)"
:
158 Documents
clear
Merangsang Minat Belajar Siswa dengan Model Pembelajaran Tutorial Berbasis Media Video Sosiodrama untuk Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
Jalilah, Siti Rahmi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1657
Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia untuk melaksanakan fungsi, peran serta eksitenseinya sebagai manusia untuk meningkatkan harkat dan martabat suatu bangsa demi kemajuan suatu negara kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Namun dengan merabaknya pandemi Covid-19 memaksa pemerintah membuat kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam bidang pendidikan. Dalam kegiatan pembelajaran, media video menjadi alternatif yang cukup menarik untuk digunakan. Namun, pada mata pelajaran Aqidah Akhalak khususnya pembelajaran bagi siswa sekolah dasar, video yang disajikan sebagian besar bersifat teoritis sebagaimana pembelajaran dengan metode ceramah di kelas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan model pembelajaran tutorial berbasis media video sosiodrama dalam merangsang minat belajar siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data dari sumber-sumber penelitian yang sudah relavan baik dari dokumen, artikel jurnal maupun yang lainya terkait dengan masalah yang akan diteliti. Kemudian setelah data dikumpulkan maka tahap selanjutnya dilakukan analisis hasil untuk dapat menarik sebuah kesimpulan.
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif terhadap Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Siswa Sekolah Dasar
Sidabutar, Yanti Arasi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1658
Upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi adalah dengan memperhatikan kemampuan berpikir kreatif siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap hasil menulis karangan deskripsi. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian adalah penelitian eksperimen deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yang mana sebagai penerima tindakan ialah seluruh siswa kelas V SDN 091539 Hutabayu pada tahun ajaran 2019-2020, dan guru kelas V SDN 091539 Hutabayu sebagai pelaku tindakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berpikiri kreatif dan essai tes untuk menguji kemampuan menulis karangan deskripsi. Prosedur penelitian ini yaitu pengisian angket kemampuan berpikir kreatif, melakukan pretes, pelaksanaan tindakan, dan melakukan postes. Hasil penelitian ini menunjukan nilai hasil belajar karangan deskripsi siswa dengan kemampuan berpikir kreatif tinggi lebih tinggi daripada nilai siswa dengan kemampuan berpikir kreatif rendah.
Obstacles and Efforts of Online English Learning In Elementary Schools
Musiman, Musiman;
Prihatini, Candraning
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1667
The implementation of online learning in Indonesia due to Covid-19 pandemic raises problems for the schools, students, and parents. This research was done to reveal the real obstacles the schools, students, and parents face and the efforts they have done as the ways out of the obstacles. It is a descriptive qualitative research with 7Â school principals, 7 English teachers, and 43 fifth graders with their parents as the subjects of the research. The result shows that all school principals and teachers (100%) mention that they find it difficult to control the students. Eighty percent teachers mentioned that they find it difficult to explain the material. It is difficult for students to understand the lesson was mentioned by 64% students. Facing those obstacles, school principals, teachers, students, and parents have done some efforts as the ways out. Their efforts, however still do not solve all the obstacles yet. Thus, if all the obstacles of online learning can be solved, the writers believe that online learning can be used as an alternative learning technique after the Covid-19 pandemic
Pengembangan Konten E-Learning Motion Graphic dan Website Wordpress pada Pembelajaran Warga di Sekolah Dasar
Hidayat, Otib Satibi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1668
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan konten E-Learning motion grafhic dan website worpress pada pembelajaran PPKn di Kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah  model ADDIE yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten e-learning dikatakan layak oleh ahli materi, Bahasa, dan media, dalam mengembangkan website ini yang dibantu dengan CMS yaitu wordpress yang akan memudahkan peneliti dalam membangun website lebih menarik, serta penggunaan plugin untuk membantu membangun website. hasil validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, dapat diketahui hasil validasi ahli materi sebesar 94% atau sangat baik, ahli media 97,3% atau sangat baik, dan ahli bahasa 87,5% atau sangat baik. Sedangkan hasil uji coba One to One didapatkan hasil 96% atau sangat baik. Konten E-learning ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran secara online khususnya pada materi PPKn di sekolah dasar sesuai kondisi masa pandemic COVID-19.
Membangun Karakter Bangsa melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah
Nurazizah, Tsani Shofiah;
Ulfiah, Zakiah;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Hamid, Solihin Ichas
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1671
Artikel ini menjelaskan mengenai karakter bangsa indonesia yang semakin hari, semakin memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dalam membangun karakter peserta didik. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah metode campuran/ mixed method guna memberikan pemerolehan data yang lebih variatif, adapun subjek dari penelitian ini adalah peserta didik yang berada di tingkat SD, SMP. SMA/SMK, Mahasiswa dan juga Masyarakat dari berbagai pihak. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data yaitu dengan studi kepustakaan seperti buka, artikel juga dengan menyebarkan kuisioner/ angket mengenai karakter individu dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkunag rumah, sekolah, masyarakat dan juga bangsa dan negara. Hasil penelitian menenunjukan bahwa pendidikan kewarganegaraan yang di tanamkan di sekolah, sudah berdampak terhadap pembentukan karekter peserta didik. Dimana peserta didik telah mengetahui pengetahuan moral yang baik dan juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan rumah, sekolah, masyarakat ataupun bangsa dan negara
Teaching Mathematics in Elementary School using Ethnomathematics of Malind-Papua Tribe Approach
Fredy, Fredy;
Sormin, Salman Alparis;
Bito, Gregorius Sebo
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1676
One of the largest tribes in the southern region of Papua is the Malind tribe. They have a number system that can be a link for understanding formal mathematical concepts. This study aims to explore the indigenous number of the Malind tribe, then make patterns in terms of language, identify basic numbers and their use in mathematics learning in elementary schools, especially the concept of addition. The research method used is qualitative. The subjects researched are the men of the traditional, village chief and the people Malind tribe. Data were collected using observation, interviews, and literature study techniques. The results showed that the numeric of the Malind tribe used the base numbers one (hyakod), two (inah), and five (laghr sangga). Counting numbers one to four uses the base numbers one and two, while to count six (laghr sangga hyakod) and so on uses the base numbers one, two, and five. Number system can be used to teach addition concepts assisted blocks media. By using traditional knowledge, students are expected to be able to understand the concept of mathematics well
Mewujudkan Merdeka Belajar: Studi Kasus Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar Swasta di Jakarta
Lestari, Sri;
Fatonah, Khusnul;
Halim, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1679
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program Kampus Mengajar di sekolah sebagai upaya untuk mewujudkan merdeka belajar. Selama ini para siswa dan guru melakukan belajar mengajar untuk mendapatkan nilai tinggi dalam ujian sehingga pembelajaran monoton dan kurang mengasah keterampilan siswa di tingkat pendidikan dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Akibatnya, kulitas lulusan belum memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Pemerintah berupaya mengatasi masalah tersebut melalui kebijakan Merdeka Belajar. Salah satu program Merdeka Belajar bagi mahasiswa adalah Kampus Mengajar dengan melibatkan mahasiswa untuk membantu sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan terutama di masa pandemi COVID-19. Penelitian studi kasus ini dilakukan di salah satu sekolah dasar swasta di Jakarta melalui observasi, wawancara dan analisa dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kampus Mengajar dengan mengirimkan mahasiswa sebagai agen perubahan ke sekolah telah membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Siswa, guru dan mahasiswa sangat antusias meskipun menghadapi berbagai tantangan. Namun, guru belum sepenuhnya terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa selama program berlangsung sehingga mahasiswa meragukan adanya perubahan berkelanjutan dalam kegiatan belajar mengajar setelah program Kampus Mengajar angkatan 1 berakhir. Maka, program Kampus Mengajar selama dua belas pekan dirasa belum cukup untuk melakukan perubahan signifikan bagi sekolah untuk mewujudkan siswa dan guru yang merdeka.  Â
Model Pembelajaran RADEC sebagai Alternatif dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skill pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar: Systematic Review
Tulljanah, Rahmia;
Amini, Risda
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1680
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di abad 21 sangatlah penting sebuah keterampilan seperti HOTS. Dalam penerapannya di lapangan, HOTS belum sepenuhnya dicapai dikarenakan pelaksanaan model pembelajaran yang sulit diingat oleh guru dalam hal sintaksnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran RADEC sebagai alternatif dalam meningkatkan higher order thinking skill pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review yaitu penelaahan terhadap artikel sebelumnya secara terstruktur dan terencana yang bersumber dari artikel jurnal dan conference proceeding melalui Google Scholar. Temuan dari penelitian ini adalah higher order thinking skill dalam pembelajaran IPA menjadi suatu hal yang penting yang harus dikembangkan oleh seorang guru, dikarenakan saat ini pada abad ke-21 HOTS menjadi suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh seorang siswa sehingga bisa terus eksis dalam pembelajaran. Model pembelajaran RADEC dimulai dengan tahap Read, Answer, Discuss, Explain, and Create. Selain itu, model pembelajaran RADEC sangat jelas membangun HOTS yaitu keterampilan berpikir analitis dan juga pada tahap create sangat mendukung HOTS karena level tertinggi dari HOTS adalah mencipta
Implementasi dan Evaluasi Moodle dalam Menunjang Pembelajaran Daring Menggunakan Technology Acceptance Model
Wiyono, Nuri;
Oktabrianto, Oktabrianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1681
Dalam pelaksanaan pembelajaran daring di STMIK Insan Pembangunan timbul berbagai persoalan yang berdampak terhadap ketidaklancaran dalam proses pembelajaran, diantaranya materi kuliah tidak sepenuhnya dapat disampaikan karena adanya keterbatasan waktu. Saat penyampaian materi melalui aplikasi video conference misalnya zoom terkadang mengalami kendala di karenakan internet kurang stabil sehingga suara dari dosen ke mahasiswa tidak terdengar dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan learning management system moodle dan melakukan evaluasi penerimaan moodle dalam menunjang pembelajaran daring di STMIK Insan Pembangunan. Memberikan solusi dari permasalahan yang ada dalam keterbatasan interaksi antara dosen dan mahasiswa pada kuliah daring melalui video conference. Penelitian ini menghasilkan E-Learning yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran daring menggunakan moodle yang telah dievaluasi menggunakan Technology Acceptance Model. Berdasarkan hasil evaluasi dari 100 data responden yang di olah menggunakan PLS-SEM 3.0 dapat dikatakan bahwa semua hipotesis dapat diterima dimana niat untuk menggunakan memiliki nilai T-Statistik paling besar yaitu 41,231.
Implemensi Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Irsan, Irsan
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1682
Dalam pembelajaran IPA, literasi sains memiliki  peranan yang sangat penting karena mempersiapkan peserta didik yang berkualitas, handal, dan mampu berkompetisi dengan dunia internasional. Untuk dapat menciptakan dan mengembangkan literasi sains dalam pembelajaran IPA, guru perlu menciptakan kondisi belajar yang melibatkan keaktifan peserta didik. Pembelajaran yang hanya didominasi oleh guru melalui metode ceramah dan buku ajar, hanya mengakibatkan peserta didik menjadi pendengar yang pasif dan menimbulkan kejenuhan bagi peserta didik. Kejenuhan inilah yang nantinya akan membuat peserta didik tidak memiliki penalaran dan pengetahuan tentang literasi sains. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasiliterasi sains dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Metode yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review/studi literatur dan observasi lapangan dan wawancara. Data diperoleh dari mentelaah artikel, jurnal maupun sumber- sumber yang lain yang berkaitan dengan penelitian dan juga melalui observasi kemudian disimpulkan. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan penjabaran deskriptif. Diketahui hasil penelitian ini yaitu Implementasi literasi sains dapat mengembangkan pola pikir dan prilaku siswa serta membangun karakter manusia untuk peduli, bertanggungjawab terhadap dirinya, masyarakat, alam semesta serta terhadap masalah yang dihadapi masyarakat modern saat ini. Siswa yang mampu mengembangkan literasi sains dapat membuat keputusan yang mendasar dan mampu mengenali sumber solusi yaitu sains dan teknologi. Literasi sains juga memiliki peranan yang penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat dimasa sekarang maupun masa yang akan datang