Articles
5,428 Documents
Pengembangan E-Modul Tematik Terpadu dengan QR-Code Berbasis Model ARIAS pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar
Reski, Amirah Nur;
Amini, Risda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4927
Era revolusi industri merupakan saat dimana segala informasi dari seluruh penjuru dunia dapat diperoleh tanpa terhalang batasan baik ruang maupun waktu. hal ini terlihat dari berkembangnya IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) secara pesat. Perkembangan teknologi juga mempengaruhi dunia pendidikan, salah satunya dalam pelaksanaan pembelajaran. Namun dalam penerapannya di lapangan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran masih belum diterapkan secara maksimal. Menurut hasil penelitian awal, guru hanya menggunakan modul konvensional, yang membuat siswa kurang bersemangat untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berbasis IT dengan memanfaatkan E-Modul harus dikembangkan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat E-Modul Tematik Terpadu dengan QR-Code untuk tema 5 kelas III Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian R&D  (Research & Development) serta adapun model penelitian yang digunakan yakni adalah model ADDIE yang terdiri atas lima Langkah yakni analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan yang terakhir evaluasi (evalution). Berdasarkan hasil uji coba kevalidan dapat dilihat dari hasil validasi materi , Bahasa dan media dengan rata-rata presentase sebesar 94,72 %, denga kategori sangat valid. Adapun hasil praktikalitas E-Modul bias terlihat dari hasil respon peserta didik dengan presentase sebesar 97,87% dan hasil respon guru dengan presentase sebesar 87,5 % dengan kategori sangat praktis. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa E-Modul ini telah valid dan praktis pada kelas III Sekolah Dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Google Classroom terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar
Astuti, Eva Ludy;
Kristin, Firosalia
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4932
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi masih belum sepenuhnya digunakan secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran google classroom terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 5 SD Negeri 01 Wonosari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design (desain penelitian eksperimen semu). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan instrumen tes. Dengan 23 siswa kelas 5 SD Negeri 01 Wonosari sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas 5 SD Negeri 03 Wonosari sebagai kelas kontrol. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan membuktikan adanya pengaruh yang diberikan oleh media pembelajaran google classroom terhadap hasil belajar kelas 5 sekolah dasar. Pengaruh yang diberikan dapat dibuktikan dengan hasil uji N-Gain yang menghasilkan nilai sebesar 67,88% yang berada dalam kategori cukup efektif dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya menghasilkan nilai N-Gain sebesar 36,42%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan google classroom dapat lebih berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian hendaknya penggunaan media pembelajaran yang berbasis teknologi dapat dipergunakan secara maksimal.
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar
Kusuma, Yanti Yandri;
Faizah, Hasnah;
Nur, M;
Elmustian, Elmustian;
Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939
Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Online Learning Models during the COVID-19 Pandemic: A Bibliometric Analysis
Nugroho, Nugroho
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4966
Online learning as a method of avoiding the spread of COVID-19 adds a new dimension to the fight against this virus. The first publication with online learning as a topic can be traced back to 1986, An Algorithm for Learning Without External Supervision and Its Application to Learning Control Systems (Nikolić & Fu, 1986). Online learning in the education sector has become increasingly prominent in recent years. The study aims to discover and illustrate the direction of trend development of research on online learning during COVID-19. The study used the bibliometric analysis method. It examined 1,594 scientific articles from 159 authors across 110 countries and 160 affiliations. The information gathered between 2019 and 2021 was relevant to the topic. To visualize the result of the study, the researcher used the VOSViewer application. The study shows that research on online learning during the COVID-19 pandemic increased consistently from 2019 to 2021. This study found 1249 documents in that period. Yang H is the most co-authored author. While the most prolific writer is Hong J.C, with 8 articles. This systematic field mapping helps in graphically depicting the evolution of publications as well as identifying areas of current research interest and future research potential. These findings provide a solid basis for future research in this area.
Kefektifan Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Muatan Pelajaran PPKn Siswa Sekolah Dasar
Pramudianti, Mia;
Huda, Choirul;
Kusumaningsih, Widya;
Wati, Christin Eni
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4978
Pendidikan berdiferensiasi merupakan Pendidikan yang menyediakan keinginan style berlatih siswa yang mempunyai karakter yang berlainan. Setiap peserta didik memiliki keunikannya sendiri. Mereka memiliki gaya belajar dan kebutuhan belajarnya masing-masing. Kita sebagai pendidik harus mampu menjadi fasilitator dalam setiap proses belajar siswa supaya kepentingan siswa terkabul serta tujuan Pendidikan bisa berhasil dengan efisien. Bersumber pada hasil observasi serta tanya jawab dengan ibu Christin Eny wati selaku wali kelas 1B SDN Kalicari 01, diperoleh informasi bahwa karakteristik peserta didik kelas 1B berbeda-beda dan pada mata pelajaran PPKn materi Pancasila peserta didik belum memenuhi KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa Pendidikan berdiferensiasi efisien buat tingkatkan hasil berlatih siswa pada muatan pelajaran PPKn anak didik kelas IB SDN Kalicari 01 Semarang. Tata cara yang dipakai periset dalam riset ini merupakan tata cara riset kuantitatif. Konsep riset yang dipakai merupakan One Group Pretest- Postest Design. Metode anallisis informasi memakai percobaan N- Gain. Bersumber pada hasil Percobaan N- gain didapat Pada umumnya N- gain Persen merupakan 83, 69 dengan minimal 0 serta Maximum 100. Hasil percobaan paired samples test sig.( 2- tailed) sebesar<0, 001 bisa disimpulkan ada perbandingan yang penting antara hasil berlatih dari pretest serta posttest. Hal ini menunjukan bahwa Pembelajaran berdiferensiasi Efektif digunakan untuk Pembelajaran PPKn Siswa Kelas 1 SDN Kalicari 01 Semarang.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar
Pratiwi, Emy Yunita Rahma;
Asmarani, Ratih;
Sundana, Lina;
Rochmania, Desty Dwi;
Susilo, Claudya Zahrani;
Dwinata, Anggara
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998
Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
Pengembangan Media Animus dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Qolbu, Nada Syiffa;
Sutisnawati, Astri;
Amalia, Arsyi Rizqia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4999
Digitalisasi menjadi salah satu program yang harus diterapkan di sekolah dasar dan menjadi bagian dalam pembelajaran, program digitalisasi ini akan menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media berbasi digital yaitu video pembelajaran dengan animasi yang interaktif, media ini akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian pengembangan, dengan menerapkan model DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate) yang berfokus pada pengembangan multimedia interaktif. Media pembelajaran berbasis digital yang dibuat peneliti adalah media animus, media animus ini sudah tervalidasi oleh para ahli dengan hasil presentase       85% dan kategori produk ini sangat layak. Terlebih dari hasil asesmen sumatif yang dilakukan kepada peserta didik kelas 4 memperoleh rata-rata nilai yaitu 91 dengan keterangan peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran menuju bab selanjutnya. Media animus ini sudah terbukti layak untuk digunakan terlebih pengembangan media ini hanya menggunakan satu aplikasi yaitu canva yang memiliki fitur lengkap sehingga dapat memudahkan guru dalam membuat media, selain itu dari penggunaan media animus peserta didik mendaptkan hasil belajar yang baik.
Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Puspa, Celyna Isnaeni Septia;
Rahayu, Dini Nur Oktavia;
Parhan, Muhamad
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5030
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan paradigma pendidikan abad-21, yang diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang menjadi indikator dalam mewujudkan impian besar indonesia Emas 2045. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana Transformasi Pendidikan abad-21 dapat merealisasikan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia memperoleh sebuah kesempatan bonus demografi dengan adanya fenomena ledakan penduduk di usia produktif, artinya usia produktif kedepannya akan memiliki harapan bagi bangsa Indonesia dalam mengambil peluang untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif dan metode kajian literatur yang mengambil data sekunder untuk memperoleh suatu hasil telaah dan interpretasi dari bahan yang terdapat dalam buku-buku, jurnal, dan artikel-artikel yang relevan. Analisis data yang digunakan yaitu model Critical Discourse Analysis (CDA). Hasil dari penelitian ini yaitu memberikan sebuah gambaran mengenai sumber daya manusia yang menjadi urgensi dalam pembangunan nasional sebagai kunci dalam keberhasilan mewujudkan Indonesia emas 2045, dengan memanfaatkan bonus demografi yang dapat menciptakan generasi muda untuk memberikan kemajuan bangsa. Adapun dapat disimpulkan bahwa transformasi pendidikan abad-21 menjadi salah satu kunci dalam merealisasikan sumber daya manusia, sebab yang menjadi karakteristik pendidikan abad-21 yang menekankan pengembangan keterampilan 21st Century Skills yang dapat melahirkan generasi yang unggul, cerdas, kompetitif, dan berkarakter sehingga dapat bersaing di dalam kehidupan sekitar maupun secara global.
Profil Grup Musik Autic Band di Sekolah Luar Biasa (SLB)
Stiati, Citra;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5043
Penelitian ini dilatarbelakangi peneliti menemukan anak gangguan spektrum autisme (GSA) yang terisolasi dan memiliki kesibukan sendiri-sendiri tergabung kedalam sebuah grup band hingga memiliki prestasi yang gemilang di bidang seni musik, dimana keterbatasan yang mereka miliki tidak dijadikan sebagai hambatan untuk mendapatkan prestasi. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana cara latihan yang dilakukan guru untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki masing-masing anak GSA sejak awal sampai berprestasi di bidang seni musik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan sumber data utama dan sumber data pendukung. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi, serta alat pengumpulan data penelitin ini peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menggambarkan profil grup musik autic band di SLB Autisma YPPA Padang. Proses awal pembentukan grup autic band yang dimulai dari dilakukannya asesmen dan seleksi sehingga ditemukanlah anak yang memiliki bakat dibidang musik dan timbulah ide guru musik untuk melakukan kolaborasi, dalam proses pembentukan grup band ini setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda, perubahan perilaku yang terjadi hingga prestasi yang sudah di capai. Dan strategi demonstrasi yang digunakan guru musik dalam mengajarkan musik bagi anak gangguan spektrum autisme. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai Role model bagi anak berkebutuhan khusus lainnya untuk tetap berprestasi meskipun memiliki keterbatasan.
Perbandingan Metode SQ3R Metode CIRC terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa
Ilham, Ilham;
Munirah, Munirah;
Akhir, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5060
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar wilayah empat kelurahan batangkaluku kecamatan sumba opu kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy eksperimental design type nonequivalent multiple-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah Gugus 4 kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa yang berjumlah 2 dengan jumlah sampel 58 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman dengan memberikan soal essay berjumlah 4 nomor. Hasil penelitian beradasarkan uji hipotesis tentang perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) posttest kelas eksperimen I dan eksperimen II menggunakan uji independent sample t test diperoleh nilai signifikan = 0,045 lebih kecil dari pada 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan metode SQ3R dan CIRC. Kemudian hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t test tentang perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa, diperoleh nilai signifikan = 0,000 lebih kecil dari pada 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion). Dimana metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) lebih unggul dibandingkan metode SQ3R (survey question read recite review)