Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ACEH DALAM KUMPULAN CERPEN MELALUI ILUSI WAKTU KARYA MUSMARWAN ABDULLAH Lina Sundana; Mohd. Harun; Muhammad Idham
JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal PBSI Maret 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.997 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) bentuk kearifan lokal dalam kumpulan cerpen Melalui Ilusi Waktu karya Musmarwan Abdullah, (2) cara pengarang menyampaikan kearifan lokal masyarakat Aceh dalam kumpulan cerpen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan cerpen Melalui Ilusi Waktu karya Musmarwan Abdullah terbitan Gamna Publishing, Banda Aceh, 2015 berukuran 15,5 cm x 15 cm setebal 154 halaman, sedangkan data penelitian ini adalah bagian-bagian kumpulan cerpen Melalui Ilusi Waktu karya Musmarwan Abdullah yang memuat kearifan lokal masyarakat Aceh. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan analisis isi. Dalam kumpulan cerpen Melalui Ilusi Waktu ini ditemukan empat belas bentuk kearifan lokal, yaitu (1) kepercayaan terhadap mantra, (2) ungkapan, (3) kebiasaan minum kopi, (4) kebiasaan berbahasa Aceh dan ejekan bagi yang tidak fasih berbahasa, (5) sindiran, (6) sikap menghindari konflik, (7) kue tradisional Aceh, (8) kebiasaan menggali kuburan bergiliran, (9) kepercayaan pada fantasi elitisme, (10) fungsi dan pewarisan kearifan lokal, (11) tradisi memetik sarang lebah, (12) larangan di hutan, (13) kebiasaan warga yang mebiarkan mayat yang tak dikenal, (14) penggunaan gelar hulubalang. Ditemukan dua cara pengarang dalam menyampaikan kearifan lokal, yaitu cara langsung dan tidak langsung.Kata Kunci: kearifan lokal, cerpen ABSTRACT The purpose of this study was to describe (1) the form of local wisdom in the short story collection Melalui Ilusi Waktu author Musmarwan Abdullah, (2) the way the author convey indigenous people of Aceh in the short story collection. This study used a qualitative approach and descriptive research. The data source of this research is a collection of short stories Melalui Ilusi Waktu author Musmarwan Abdullah works published Gamna Publishing, Banda Aceh, 2015 measuring 15.5 cm x 15 cm thick as 154 pages, while the data of this study are parts of the short story collection Melalui Ilusi Waktu author Musmarwan Abdullah includes indigenous people of Aceh. This research data collection techniques using documentation technique and content analysis. In the short story collection Melalui Ilusi Waktu was discovered fourteen forms of local wisdom, namely (1) the trust to spell, (2) expression, (3) the habit of drinking coffee, (4) language habits Aceh and ridicule those who are not fluent, (5 ) innuendo, (6) the attitude of avoiding conflict, (7) the traditional cake Aceh, (8) the habit of digging graves turns, (9) the belief in fantasy elitism, (10) the function and inheritance of local wisdom, (11) the tradition of picking a beehive, (12) restrictions in the forest, (13) the habit of citizens mebiarkan unidentified bodies, (14) the use of the title of commander. The authors found two ways to convey local knowledge, namely direct and indirect ways.Keywords: Local wisdom, the short story
Ekologi Alam dalam Hadih Maja Aceh Lina Sundana; Resa Jumiati; Razali
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.368 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i2.130

Abstract

Pendekatan ekologi sastra mengkaji hubungan timbal balik antara sastra dengan alam. Ekologi dan sastra adalah dua disiplin ilmu yang berbeda, tetapi keduanya saling membutuhkan. Hal itu terbukti dari banyaknya sastrawan yang menggunakan latar dan diksi alam dalam karyanya, termasuk hadih maja. Namun, saat ini, hadih maja sudah jarang dituturkan dalam masyarakat. Penelitian ini berjudul “Eksistensi Ekologi Sastra dalam Hadih Maja (Kajian Sastra Lisan Aceh)”. Tujuan penelitian ialah untuk mendeskripsikan ekologi alam dalam hadih maja dan merevitalisasi hadih maja yang mulai terlupakan di lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif berjenis deskriptif. Pendekatan kualitatif digunakan peneliti untuk mendeskripsikan keberadaan ekologi sastra dalam hadih maja. Sumber data penelitian adalah masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Aceh Utara. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan data, yaitu wawancara. Adapun teori mengenai ekologi sastra yang digunakan merupakan teori yang dirumuskan oleh Endraswara (2016) meliputi ekologi alam dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya eksistensi ekologi alam dalam hadih maja sebagai puisi lisan daerah Aceh. Peneliti menemukan 32 data ekologi sastra dalam hadih maja meliputi 25 data ekologi alam; yang terdiri dari 17 data hubungan sastra dengan alam dan 8 data hubungan sastra dengan manusia
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Emy Yunita Rahma Pratiwi; Ratih Asmarani; Lina Sundana; Desty Dwi Rochmania; Claudya Zahrani Susilo; Anggara Dwinata
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998

Abstract

Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Emy Yunita Rahma Pratiwi; Ratih Asmarani; Lina Sundana; Desty Dwi Rochmania; Claudya Zahrani Susilo; Anggara Dwinata
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998

Abstract

Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
STORYLINE OF BATEE MEUCANANG FOLKLORE (STUDY FACTUAL STRUCTURE) Lina Sundana
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i1.3898

Abstract

This study aims to describe the flow and plot of the Acehnese folklore Batee Meucanang using a factual structural study of literary works. This story is an Acehnese oral literature originating from South Aceh with the type of Legend story. The factual structure consists of story facts, themes and story tools that can be found in the plot and plot as the focus of the problem in this study. This research method uses this type of research is a qualitative research. The data source in this study is the Acehnese folklore Batee Meucanang. while the data from this study are part of the text that shows the plot and plot of the story. Data collection technique is done by documentation study. The data analysis method used is the content analysis method. The results of the study found 13 plots and plots consisting of 10linear sequences and flashback sequences.
MEANS OF RHETORICS IN THE ANTHOLOGY OF POETRY WORKS OF NATIONAL CHILDREN FROM PAPUA Razali Razali; Lina Sundana; Novita Rahmayani
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2020: 29TH INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERATURE AND HISKI 36TH ANNIVERSARY IN GORONTALO 2020 (Lite
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v0i0.61

Abstract

This study aims to describe the rhetorical tools of children’s poetry, including figures of speech, imagery, and structural manipulation in the Poetry Anthology of the Nation’s Children from Papua. The research method used in this research is qualitative, with descriptive research type. The data source of this research is the Anthology of Poetry by the Nation’s Children from Papua. The data of this research were in the form of rhetorical tools on poetry in Anthology of the Children of the Nation from Papua. The data collection technique used the document analysis technique. The results of the study are as follows. First, the figure of speech used in the anthology is very good, according to the characteristics of children’s poetry. This can be seen from the use of personification figures, metaphorical figures, and simile figures. Second, the use of imagery is also very good and in accordance with the characteristics of children’s poetry. This can be seen from the use of visual images, auditory images, motion images, tactile images, olfactory images, and tasting images. Third, the use of structural manipulation is also very good and in accordance with the characteristics of children’s poetry. This can be seen from the use of repetition, parallelism, anaphora, antithesis, alliteration, climax, and rhetorical questions.
ANALISIS KESALAHAN HURUF MIRING PADA MEDIA WATTPAD Ramadhani, Tasya; Sundana, Lina
Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ekha.v6i2.60858

Abstract

Huruf miring ialah  huruf yang letaknya miring, tetapi tidak menyerupai tulisan tangan seperti pada kursif. Dengan demikian, masalah yang dibahas dalam penelitian ini mengenai kesalahan huruf miring pada media wattpad. Kajian ini menggunakan  motode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan huruf miring yang terdapat dalam media wattpad.    Adapun sumber data dalam penelitian ini berupa bacaan pada media  wattpad dan yang menjadi datanya kesalahan huruf miring pada media wattpad. Berdasarkan  hasil penelitian yang peneliti lakukan terhadap media wattpad. Terdapat kesalahan huruf miring berdasarkan tiga kegunaannya, yaitu: (1) Huruf miring dipakai untuk menulis judul buku, judul film, dan judul lainnya tulisan termasuk daftar pustaka ditemukan tiga data, (2) Huruf miring  dipakai untuk menegaskan kata atau mengkhususkan kata, atau kelompok kata dalam kalimat ditemukan tiga data, dan (3) Huruf miring dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing ditemukan empat  belas data. Jadi dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang sering muncul pada media wattpad adalah  penggunaan huruf miring untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing.Kata kunci:  Kesalahan,  Huruf  Miring,  Media  Wattpad
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Asmarani, Ratih; Sundana, Lina; Rochmania, Desty Dwi; Susilo, Claudya Zahrani; Dwinata, Anggara
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998

Abstract

Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Asmarani, Ratih; Sundana, Lina; Rochmania, Desty Dwi; Susilo, Claudya Zahrani; Dwinata, Anggara
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998

Abstract

Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
Sarana Pengaitan Kalimat dalam Teks Wacana Berita Kompas Nazifa, Farah; Wardiana, Wardiana; Fadilla, Nur Aulia; Rahmadiana, Nisa; Lutfia, Haula; Sundana, Lina
Lingua Susastra Vol 5, No 3 (2024): Special Issue: Proceedings for ICLLE-2024
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ls.v5i3.370

Abstract

The purpose of this study is to describe the means of linking sentences in discourse texts on Kompas daily news, as well as analyze its impact on readers' understanding. The type of research used is descriptive qualitative, with data collection techniques through thorough reading of news texts, rewriting relevant texts, classification, and analysis. The researcher obtained data from three news discourse texts. The first news contains six data: 3 pronouns, 1 word equivalent, 1 conjunction, and 1 common theme. The second news has ten data: 1 pronoun, 2 word equivalents, 4 conjunctions, 1 common theme, 1 designation, and 1 opposite word. The third news story includes three data: 1 pronoun and 2 conjunctions. Based on the analysis, the discourse text in Kompas news shows a good and correct use of linking means, thus structuring the discourse text to be more structured and easy to understand.