cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Kompetensi Pedagogik Guru Pasca Pandemi Covid-19 Nurwahidah, Ima; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3113

Abstract

Negara Indonesia sedang mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045. Segala aspek yang akan mendukung kemajuan telah dilaksanakan. Dalam bidang Pendidikan negara Indonesia telah beberapa kali mengalami penyempurnaan. Bahkan pada tahun 2022 kurikulum terbaru yaitu kurikulum merdeka telah mewarnai dunia Pendidikan. Semua yang telah digulirkan tiada lain untuk kemajuan Pendidikan di negara Indonesia. Kurikulum Merdeka merupakan rangkaian dari Program merdeka belajar yang dimaksudkan untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya. Selain Kurikulum Merdeka, sebelumnya pun telah digulirkan Program Guru Penggerak sebagai wadah bagi pembinaan kompetensi guru yang berdasarkan pada pemikiran Ki Hajar Dewantara. Suatu pemikiran yang ingin mengembalikan kembali marwah guru sebagai pendidik yang berpihak kepada murid di era yang semakin canggih. Mencoba tidak melupakan inti dari proses pembelajaran yang memanusiakan manusia. Melatih segala kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh pendidik. Terlebih melatih kompetensi pedagogik yang mencoba menjawab suatu keresahan terhadap degradasi pemikiran, moral dan mental anak bangsa. Di mana seorang guru harus memiliki kemampuan dalam mendidik dengan jeli dan baik.  Terlebih demi dunia Pendidikan Indonesia sedang diuji dengan segala keterbatasan. Mengakibatkan hampir 2 tahun lamanya anak-anak pada jenjang pendidikan dasar hingga lanjut mengalami suatu kemerosotan dalam hal capaian pembelajaran maupun karakter mulia. Maka dari itu artikel ini dibuat untuk mencoba mengulas mengenai kemampuan pedagogik yang harus dimiliki guru sebagai dasar pondasi Pendidikan pada jenjang berikutnya.
Studi Tekstologi pada Wacana Kritis Teun A. Van Dijk dan Robert Hodge Susiawati, Iis; Wildan, Angko; Mardani, Dadan
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3114

Abstract

Wacana merupakan bentuk praktik sosial yang dilakukan baik dengan verbal ataupun non-verbal, yang merupakan satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengungkap pesan dan wacana teks terhadap sebuah teks yang ada di sebuah kolom berita, dengan menggunakan analisis wacana kritis, yaitu mengungkapkan bahwa wacana mengandung suatu muatan ideologi atau kekuasaan dari pembuat teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dari studi pustakaan secara deskriptif dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dikembangkan Van Dijk digambarkan dengan tiga dimensi yaitu: teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Van Dijk melihat teks terbagi dalam tiga tingkatan yaitu struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Dan Robert Hodge dan rekan-rekannya mengenalkan pendekatan analisisnya dengan sebutan critical linguistic. Kesimpulannya adalah model analisis Van Dijk dan Robert Hodge ini bisa menjadi alternatif jawaban untuk menguak makna di balik penulisan sebuah teks, utamanya di media massa, karena bisa jadi mengandung kepentingan terselubung dan ideologis untuk membuat khalayak menjadi bingung mengenai masalah yang disajikan dalam penulisan sebuah berita.
Pengembangan Media Boxsemart Mengenal Huruf dan Angka bagi Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Adelzha, Nafiri Sharyll; Wulandari, Murfiah Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran boxsemart mengenal huruf dan angka bagi siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Dari hasil tahap analisis, dalam proses belajar siswa tidak dapat membedakan huruf yang memiliki bentuk hampir sama misalnya “b dan d”, “p dan q”, “m dan n”. Siswa juga kesulitan membedakan angka yang memiliki bentuk hampir sama misalnya “6 dan 9”. Hal ini disebabkan karena siswa kurang hafal huruf alfabet maupun angka dan kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan guru. Berdasarkan tahap analisis maka penulis mengembangkan produk berupa media boxsemart untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 1 SD dalam mengenal huruf dan angka. Produk diuji oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi ahli materi dengan skor 87,5% dalam kategori sangat valid dan hasil validasi oleh ahli medi diperoleh skor 90% dalam kategori sangat valid. 
Mengembangkan Motivasi Belajar Siswa melalui Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi: Sebuah Kajian Pembelajaran dalam Perspektif Pedagogik-Filosofis Handiyani, Mila; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3116

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat diiringi perkembangan dunia yang semakin maju menuntut insan manusia mampu beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi dan salah satunya mempengaruhi dunia pendidikan. Belajar tidak hanya diperoleh dalam satu waktu melainkan melalui berbagai cara dengan mengoptimalkan segala pancaindera yang dimiliki setiap manusia itu. Tujuan penelitian ini sebagai cara untuk mempersiapkan peserta didik yang dapat belajar dalam segala situasi sehingga perlu dilatih sejak dini bagaimana memanfaatkan segala keadaan menjadi bahan belajar yang dapat meningkatkan keterampilan mereka dan akan berguna di masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber rujukan berupa buku dan artikel ilmiah nasional maupun internasional yang mendukung. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa salah satu cara untuk menjaga konsistensi semangat belajar peserta didik dengan ragam karakteristik setiap peserta didik yang berbeda dapat dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik karena mereka disuguhi kegiatan pembelajaran yang tidak monoton dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Sehingga melalui strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa akan berdampak lebih baik terhadap keterampilan yang akan mereka miliki dan akan berguna bagi mereka di masa yang akan datang.
Urgensi Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menghadapi Transformasi Pendidikan Abad 21 Rahayu, Restu; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3117

Abstract

Meningkatkan eksistensi dan mutu sumber daya manusia berkualitas, kompetitif dalam menyongsong pembangunan pendidikan yang lebih baik di abad ke-21 merupakan peran penting dari pendidikan. Menanggapi perkembangan dan tuntutan zaman, guru harus dapat mengembangkan pemikiran kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, memahami perkembangan psikologis siswa, mengembangkan kemampuannya, berkomunikasi dengan siswa dan berwawasan luas. Selain itu, guru harus dapat mengembangkan pemahaman, sikap profesional, dan kompetensi lainnya untuk memecahkan berbagai problematika pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguraikan pentingnya kompetensi pedagogik guru di abad ke-21. Dalam penelitian ini  menggunakan metode kajian pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan kapasitas pendidikan guru membutuhkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya semua aspek pedagogi. Guru perlu menjadi guru yang profesional sekaligus sebagai sumber belajar, namun guru profesional adalah dinamisator, fasilitator, dan katalisator yang mewujudkan siswa menjadi kreatif. Guru banyak sekali mengahadapi berbagai tantangan kehidupan abad ke-21. Oleh karena itu, guru perlu meningkatkan keterampilan dan kompetensi pedagogiknya serta dituntut menguasai dan terbuka akan kemajuan teknologi demi menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing dalam dinamika kehidupan global saat ini.
Penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Siswa Sekolah Dasar Nursuci, Ayu Krisma; Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3118

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tahap penggunaan metode SAS dalam pembelajaran keterampilan membaca; dan (2) mendeskripsikan keterampilan siswa dalam membaca menggunakan metode SAS. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga teknik yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa metode SAS dalam keterampilan membaca permulaan dapat mendukung kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN Karangjati 02. Keberhasilan proses penggunaan metode SAS oleh guru dilakukan secara bertahap dengan rutin dan dengan cara menerapkan pembelajaran membaca permulaan tanpa buku. Adapun langkah-langkah penerapan metode SAS dalam penelitian ini terdiri dari menyiapkan media pembelajaran membaca permulaan, menampilkan gambar cerita, membaca berdasarkan gambar, membaca gambar menggunakan kartu kalimat, proses structural (S), proses analitik (A), proses sintetik (S). Dalam proses penerapan metode SAS ini, seluruh siswa berkesempatan dibimbing satu persatu oleh guru secara bergilir untuk membaca gambar kartu kalimat. Dari proses bergilir tersebut didapatkan bahwa siswa masih sering tertukar dalam membedakan suku kata, kata, dan kalimat.
Pengaruh Strategi PBL dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Gunawan, Wawan; Mastoah, Imas; Septantiningtyas, Niken; Wiyarno, Yoso; Atiqoh, Atiqoh
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah agar dapat meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan di Indonesia. Guru dapat meningkatkan aktivitas anak didiknya melalui pembelajaran yang berbasis masalah dan penemuan. Untuk ini maka perlu adanya strategi pembelajaran yang sesuai. strategi pembelajaran yang mengacu pada suatu cara untuk mempertanyakan, mencari pengetahuan, informasi, mempelajari suatu gejala dan memecahkan suatu masalah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan faktorial 2x2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 macam instrument yaitu (1) Tes motivasi belajar, dan (2) Tes Hasil Belajar. Dalam penelitian ini, analisis statistik yang dipergunakan dalam menganalisis data penelitian yaitu digunakan teknik analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil analisis dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Ada pengaruh strategi PBL dan metode konvensional terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas VI, (2) Ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas VI, (3) Ada interaksi strategi PBL dan metode konvensional serta motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas VI. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan strategi PBL dan motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa strategi PBL dapat dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa.
Kesulitan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains di Sekolah Dasar Alfiana, Alfiana; Fathoni, Achmad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3123

Abstract

Pendidikan di Indonesia disarankan untuk menggunakan pendekatan etnosains dalam pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, menjelaskan juga untuk pembelajaran di Sekolah Dasar dikembangkan secara tematik dan menghargai etnosains. Pada dasarnya dengan menggunakan pembelajaran berbasis etnosains akan memudahkan guru dalam mengjarkan sains yang dikaitkan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains di Sekolah Dasar Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta. Metode yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami berbagai kesulitan pada saat menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains yaitu kurangnya pelatihan pembuatan RPP berbasis etnosains yang menyebabkan guru masih kurang memahami untuk mengintegrasikan materi dengan lingkungan, adanya keterbatasan waktu pembelajaran jika semua mata pelajaran dilakukan dengan pembelajaran berbasis etnosains karena sekolah harus mengejar ketercapaian target materi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, siswa terlalu aktif ketika berada diluar kelas, dan penyusunan kalimat dari siswa kurang terstruktur sehingga sulit bagi guru melakukan evaluasi.
A Comparative Study between the Use of Problem Based Learning Method and Expository Learning Method in SPLDV Material on Students' Mathematical Concept Understanding Sitio, Hetdy; Sinaga, D. Yuliana
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3124

Abstract

Differences in Students' Mathematical Concept Understanding Ability Using Problem Based Learning (PBL) Learning Methods With Expository Learning Methods. On the Material System of Linear Equations of Two Variables in Class VIII SMP Negeri 8 Pematangsiantar. This study aims to determine the difference in the ability to understand mathematical concepts of students using the Problem Based Learning (PBL) learning method with the expository learning method on the material of a two-variable linear equation system. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 8 Pematangsiantar . sampling , the experimental class research sample was obtained as many as 32 students. The instrument used was a learning outcome test in the form of description questions that had been carried out at SMP Negeri 8 Pematangsiantar. From the results of the study, the average pretest result = 30.29 and the average posttest result = 34.9. Then the homogeneity of the data was tested by using the homogeneity test of variance F hit = 1.77 < F (0.05; 29:30 = 1.89 with a confidence level of = 0.05 meaning the sample is homogeneous because F hit is not in the critical area. From the calculation results of the t hit price = 1.86 for = 0.05 and v = 59 and table = 1.67 it turns out that t hits are in the k-point area, because 1.86> 1.67. So it can be concluded that student learning outcomes are good Using Problem Based Learning Methods With Expository Methods on Materials Two Variable Linear Equation System (SPLDV) in Class VIII SMP Negeri 8 Pematangsiantar.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah di Era Digital Rosita, Rita; Iskandar, Sofyan
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3127

Abstract

Kepala Sekolah di Era digital harus mampu menyelesaikan berbagai tantangan dunia pendidikan di era digital.Kepala sekolah harus mampu menjadikan berbagai persoalan menjadi sebuah peluang dalam rangka menciptakan sekolah yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Adapun tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk mengetahui berbagai tantangan yang di hadapi oleh kepala sekolah di era digital dan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tepat dijterapkan di era digital. Berdasarkan hasil penelitian kepala sekolah mempunyai tantangan yang sangat besar dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya ditengah arus globalisasi. Kepala sekolah juga harus mampu menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pemimpin. Ada berbagai macam gaya kepemimpinann kepala sekolah yang bisa diterapkan di era digital yaitu gaya kepemimpinan otoriter, demoktratis, bebas, gaya kepemimpinan  transformasional, transaksional,dan authoritarian.  Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah berbagai tantangan di era digital harus dapat dihadapi oleh kepala sekolah sebagai pemimpin . Adapun gaya berbagai gaya kepemimpinan yang diterpkan adalah sesuai dengan situasi dan kondisi. Gaya kepemimpinan yang dipkai pada era digital adalah yang mampu memberi rasa nyaman  namun pada umumnya yang lebih dominan adalah gaya kepemimpinan yang demokratis dan transformasional.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue