cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2023)" : 7 Documents clear
KERAGAMAN VISUAL PADA KARYA SENI PRASI KOMUNITAS OPRASI Putu Dika Pratama; I Wayan Sudiarta; Luh Suartini
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan berbagai pendekatan kreatif yang dilakukan oleh para pegiat prasi anggota komunitas Oprasi dalam upaya menghasilkan ragam visual pada seni prasi yang mereka kerjakan. (2) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan aspek-aspek visual yang diinovasikan pada seni prasi karya anggota komunitas Oprasi. Objek dalam penelitian ini tentu saja karya-karya seni prasi dari anggota komunitas Oprasi yang dimana karya tersebut terdapat eksplorasi atau pengembangan dari visual konvensional atau klasik. Sedangkan subjek pada penelitian ini adalah beberapa seniman atau anggota dari komunitas Oprasi yang pada karyanya telah memenuhi kriteria peneliti, penulis menggunakan pendekatan purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi, (4) Kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Para pegiat prasi anggota komunitas Oprasi dalam eksplorasinya dominan memanfaatkan helai-helai rontal yang telah disusun untuk dapat menghadirkan objek-objek visual yang berukuran besar, beberapa diantaranya memanfaatkan potensi-potensi yang ada pada helai-helai rontal untuk menghadirkan objek-objek kecil pada setiap helai rontal. (2) Aspek-aspek keragaman visual karya prasi komunitas Oprasi meliputi, eksplorasi warna, perluasan tema, eksplorasi media, aspek objek visual, komposisi objek, penyajian/display karya. Kata-kata Kunci: Keragaman, Prasi, Komunitas Oprasi
ANALISIS GAMBAR HASIL KARYA SISWA KELAS IV DAN V SDN 4 JANGKAR SITUBONDO JAWA TIMUR Fira Sartika Putri; Agus Sudarmawan; Luh Suartini
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60967

Abstract

Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri empat Jangkar pada peserta didik kelas empat dan kelas lima. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis tema, bentuk objek, dan karakteristik gambar hasil karya siswa berdasarkan periodesasi perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan langkah-langkah seleksi/reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambar yang dihasilkan oleh peserta didik kelas empat dan kelas lima Sekolah Dasar Negeri Empat Jangkar menampilkan tema (1) daerah tempat tinggal sebanyak 4 karya, (2) lingkungan sebanyak 4 karya, (3) cita-cita 2 karya, (4) lingkungan sahabat kita 4 karya, (5) ekosistwm 4 karya, (6) makanan sehat 2 karya. Karakteristik gambar siswa menampilkan gambar bertipe Non-Haptic, Haptic, Willing Type, dan Naturalistic. Beberapa saran yang dapat dikemukakan adalah diadakan ekstrakulikuler, mengajak peserta didik untuk mengikuti lomba, dan pemenuhan sarana prasarana untuk menunjang hasil karya siswa.Kata Kunci: analisis, gambar, siswa
BENTUK VISUAL PATUNG MACAN KURUNG KABUPATEN JEPARA: ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE Innaz Muthia Aghnia; Muh Fakhrihun Na’am; Syahrul Syah Sinaga
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60969

Abstract

Patung adalah karya seni rupa tiga dimensi, yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi sehingga memiliki volume. Visualisasi patung merupakan bentuk representasi dari manusia, hewan, dan tumbuhan maupun bentuk lainnya. Patung Macan Kurung adalah salah satu patung dengan medium kayu utuh yang dipahat tanpa sambungan, digunakan hanya sebagai barang nonfungsional dan pertama kali dijumpai di Kabupaten Jepara. Patung Macan Kurung menjadi identitas awal kota Jepara sebagai Kota Ukir. Penelitian dilakukan untuk menganalisis mengenai kajian semiotika Charles Sanders Peirce mengenai patung Macan Kurung Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan hasil data disajikan secara deskriptif. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam patung Macan Kurung yang ada di Kabupaten Jepara memiliki bentuk yang unik dan menarik, sehingga terdapat banyak sekali symbol yang tersirat di dalam patung Macan Kurung.Kata Kunci: Patung, Macan Kurung, Kabupaten Jepara, Semiotika Peirce.
ASIMILASI MOTIF JAWA DAN MADURA PADA RUMAH ADAT TABING TONGKOK DI SITUBONDO JAWA TIMUR Widaratna, Praja Adytia; Koriawan, Gede Eka Harsana; Sutrisno, Langen Bronto
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asimilasi Motif Jawa dan Madura pada Rumah Adat Tabing Tongkok di Situbondo Jawa Timur. Tabing Tongkok merupakan ciri khas dari rumah adat Joglo Situbondo. Rumah adat tradisional yang saat ini kian ditinggalkan dan kehilangan nilai filosofinya. Subjek penelitian ini adalah pemilik rumah adat tabing tongkok dan tukang yang membuat rumah adat tabing tongkok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi, wawancara dan kepustakaan. Dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: rumah adat tabing tongkok bermula dari masyarakat Jawa dan masyarakat Madura yang dimana kedua suku hidup dan tinggal berdampingan satu sama lain di Pulau Jawa Timur khususnya di Kabupaten Situbondo sehingga melahirkan satu kebudayaan baru berupa rumah adat yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo. Keberadan rumah Joglo atau disebut rumah adat tabing tongkok dengan bentuknya yang terpengaruh dari kebudayaan Jawa dan Madura dengan nuansa yang kental. Ornamen pada rumah adat tabing tongkok sangat beragam, antara lain ada yang berbentuk kuda, bunga, burung, dan ukiran yang tidak berbentuk atau hanya sebagai penghias. Tabing Tongkok ini terletak pada bagian depan rumah yang berfungsi sebagai penghias dan juga sebagai pemisah antara halaman rumah, karena dilihat dari bentuknya memainkan garis, lengkungan, dan lurus. Sedangkan nilai estetika pada rumah adat tabing tongkok dapat dilihat dari bentuk atap rumah yang menyerupai gunung dengan disertai motif yang indah pada rumah adat tabing tongkok. Motif yang dimaksud motif geometris, bentuk menyerupai garis, lengkungan, dan lurus.Kata-kata Kunci: sejarah, motif, tabing tongkok
Pembelajaran Melukis dengan Teknik Mixed Media Oleh Guru Seni Lukis di SMK Negeri 1 Sukasada Bilqis Dini Adzkiya Nisa; Langen Bronto Sutrisno; Luh Suartini
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60971

Abstract

Pembelajaran Melukis dengan Teknik Mixed Media Oleh Guru di SMK Negeri 1 Sukasada diteliti dengan menggunakan penelitian kualitatif yang meliputi: 1) Pendekatan mixed media yang diterapkan oleh guru terhadap kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada, 1) Proses atau langkah pengajaran mixed media yang dilakukan oleh guru terhadap kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada, 3) Hasil karya mixed media oleh siswa kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada. Data didapatkan dengan observasi serta wawancara terhadap guru seni lukis SMK Negeri 1 Sukasada kemudian diolah menggunakan model Miles dan Huberman (1984). Hasil penelitian yaitu: 1) Penggunaan pendekatan Inspiratif atau stimulasi, 2) Proses pembelajaran menggunakan pengajaran Konstruktivisme, 3) Hasil karya siswa kelas fase F seni lukis mixed media. Kesimpulan penelitian yang dilakukan adalah peran guru terhadap pembelajaran yang dilakukan serta cara guru dalam menyampaikan pembelajaran mixed media harus dilakukan dengan tepat dan sesuai sasaran.Kata-kata Kunci: pembelajaran, seni lukis, mixed media.
Penerapan Elemen Tipografi Pada Desain Logo Karya Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dalam Kuliah Desain Komunikasi Visual I Gusti Made Budiarta; Ni Nyoman Sri Witari; Langen Bronto Sutrisno
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60973

Abstract

Penerapan elemen tipografi pada desain logo yang dirancang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha secara khusus penelitian difokuskan pengidentifikasian jenis font/huruf dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/ huruf. Penelitian ini dilakukan terhadap 18 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha semester V Tahun Ajar 2022/2023 yang mengikuti perkuliahan Desain Komunikasi Visual. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan dianalisis menggunakan interaktif model Miles and Huberman (1992). Penelitian ini menghasilkan antara lain: 1). Jenis Font/Huruf yang digunakan pada desain logo karya mahasiswa dikelompokkan menjadi 3 jenis font/ huruf. Ketiga kelompok jenis font tersebut adalah Serif, Sans Serif dan Script. 2). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/huruf pada desain logo karya mahasiswa meliputi selera desain, aplikasi desain pada Komputer,Kata-kata Kunci: elemen. Tipografi, desain logo, mahasiswa
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA Surya Farid Sathotho; Avril Ailsa Suha Maharani
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.61005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tata artistik dari pertunjukan virtual Siti Seroja oleh Teater Koma mengacu pada hukum pementasan teater di atas panggung. Sebagai sebuah pementasan teater, Siti Seroja merupakan sebuah bentuk seni yang dibentuk dari gabungan berbagai ekspresi seni termasuk rupa. Meskipun pertunjukan ini menggunakan media daring, penyesuaian-penyesuaian tertentu dilakukan agar tetap sesuai dengan konvensi pementasan teater. Kajian dramaturgi digunakan untuk memastikan bahwa pementasan ini tetap dapat dianggap sebagai sebuah pementasan teater dan bukan film meskipun menggunakan kamera sebagai media presentasinya. Dalam penelitian ini, unsur-unsur teknis seperti tata pentas, tata busana, tata rias, dan tata cahaya juga menjadi pertimbangan penting untuk menunjukkan perbedaan antara pementasan teater dan film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata artistik pementasan Siti Seroja masih mengikuti konsep tata artistik panggung dengan penataan panggung, tata cahaya, dan tata rias serta busana yang sesuai dengan pertunjukan teater di atas panggung. Meskipun menggunakan kamera sebagai media perantara, citra panggung tetap tidak hilang dalam pementasan virtual ini. Penelitian ini juga dapat mewakili jenis pertunjukan teater daring lainnya yang populer selama pandemi COVID-19. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tata artistik pementasan Siti Seroja merupakan sebuah manifestasi dari konsep tata artistik panggung. Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk, bahan maupun penataan panggung serta tata cahaya maupun tata rias dan busana yang dilakukan sebagaimana sebuah pementasan teater di atas panggung. Penggunaan kamera sebagai media perantara tidak dimaksudkan untuk menghilangkan citra panggung Key word: virtual, Siti Seroja, Teater Koma, covid-19 Abstract The aim of this study is to demonstrate that the artistic production of Teater Koma's virtual performance of Siti Seroja adheres to the laws of theatrical performance on stage. Siti Seroja is a form of art that combines various art forms including visual art, as a theatrical performance. However, as a virtual performance, Siti Seroja required adjustments to be in line with the medium used. The use of cameras is unavoidable in a virtual performance. Through dramaturgical analysis, the study will investigate whether the virtual performance of Siti Seroja remains a theatrical performance and not a film. Realism convention is employed to further examine the stage art idiom in the performance. Technical aspects of theatrical performance such as set design, costume design, makeup, and lighting are also taken into consideration. These elements are scrutinized to distinguish them from film. The study is conducted with the understanding that as a virtual production by Teater Koma, Siti Seroja represents various types of virtual theatrical performances that have become prevalent during the Covid-19 pandemic. The results indicate that the artistic production of Siti Seroja is a manifestation of the concept of stage art. This is evident in the form, material, and arrangement of the stage, as well as the lighting, makeup, and costume design, which are done as in a theatrical performance on stage. The use of cameras as a medium of mediation is not intended to eliminate the image of the stage. Top of Form Keywords: virtual, Siti Seroja, Teater Koma, covid-19

Page 1 of 1 | Total Record : 7