cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 536 Documents
ANALISIS ESTETIK LUKISAN MADE ARIANA Herdiana, Iis; Hardiman, Hardiman; Rediasa, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.622 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i2.35791

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan biografi Made Ariana yang memulai karirnya semenjak kecil beliau memulai berkarya, tetapi awalnya seniman ini melukisan berbagai macam bentuk dan tidak lukisan abstrak, Made Ariana lahir pada 21 juli 1875 di Buleleng,Made Ariana adalah seniman Autodidak yang mempunyai cita-cita besar dulunya masa Kecilnya menjadi seorang seniman yang besar, dia memulai menyukai seniman semenjak beliau SD. Dari sana sudah mencintai Seni khususnya seni lukis, dimasa SD sangat ingin sekali menjadi pelukis terkenal, yang menginspirasikan Made Ariani saat itu adalah Seniman Tino sidin, yang melihat saat di siaran Tv, dan ia terus terpacu, Tamat SD ia ingin bersekolah tapi tidak memiliki biayaya, kemudian ia memilih untuk berkerja ke pantai,mendiskripsikan konsep dan unsur estetik lukisan Made Ariana.Penelitian ini merupakan analisis kualitatif estetika terhadap lukisan Made Ariana. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, wawancara. Hasil dari menunjukan : (1) Made Ariana merupakan seniman autodidak dari Buleleng. Lahir pada tanggal 21-07-1975 yang fokus pada seni lukis khususnya lukisan abstrak, Made Ariana anak kedua dari Nyoman Oka dan Made Wati. Made Ariana juga mencari nafkah dengan menjadi panduan wisata, membawa turis ke laut dengan kapal.(2)Tema alam semesta dan isinya menjadi tema utama dalam lukisan Ariana yang menjadi dasar lukisannya. Seperti yang dikatakan Ariana: "Ketika saya mencintai alam dan isinya, pikiran saya akan menemukan keindahan yang luar biasa.Made Ariana adalah pelukis yang terkenal dengan aliran abstraknya.Prinsip proses pembuatan lukisannya adalah bermimpi setiap bangun tidur. Ia duduk di atas kanvas secepat mungkin untuk menyelesaikan lukisan yang diimpikannya. Ariana menggunakan teknik efek cahaya gelap untuk melukis. Setelah selesai ia akan merasakan / melihat percikan dan efek dalam lukisannya. (3)Dalam lukisan Made Ariana memiliki unsur estetik yang berupa irama, yang terlihat potongan-potongan gambar indah yang teratur secara berulang, serta kesatuan yang menampilkan keutuhan dalam lukisannya yang fokus satu titik objek, ada juga irama, Kesatuan lainnya terlihat pada kuas yang berada di tengah. Kuas ini menampilkan gambar fokus dan indah yang terpampang pas bagian tengah lukisan abstrak Kain dengan berbagai warna ditumpuk menjadi satu membentuk area gambar, dan selembar kain ditempelkan di atas kanva sehingga menimbulkan kesan yang dalam,penekanan,keseimbangan dan proporsi kesederhanaan
KERENG BENDANG LOMBOK TIMUR SEBAGAI TEMA DAN SUMBER INSPIRASI LUKISAN MIZANUL HAK Hak, Mizanul
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.172 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i1.37257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui proses dalam penciptaan karya  lukisan Mizanul Hak dengan media kain kereng bendang Lombok timur, (2) . Untuk mengetahui Makna dan Nilai Estetik yang ada pada hasil  lukisan Mizanul Hak dengan media kain kereng bendang. Subjek pada penelitian ini adalah lukisan Mizanul Hak sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kereng Bendang Bendang Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuslitstif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) diskusi, (4) dokumentasi, (5) kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan (1) untuk mengetahui proses dalam penciptaan karya  lukisan Mizanul Hak dengan media kain kereng bendang Lombok timur, proses penciptaan lukisan Mizanul Hak dengan media kereng bendang Lombok timur dilakukan dari tahapan observasi kebudayaan Lombok timur prihal kain kereng bendang dan keadaan sosial anak-anak Lombok timur, lalu dimulai rancangan beberapa desain seperti sketch untuk memudahkan memvisualisasikan lukisan dengan media kereng bendang, setelah semua hal tersebut itu dilalukan proses penciptaan lukisan Mizanul hak dengan media kereng bendang dimulai hingga ke tahap akhir, (2) setelah proses penciptaan lukisan sudah selesai lalu dilanjutkan dengan analisis lukisan sehingga bisa diketahui Makna dan Nilai Estetik yang ada pada hasil  penciptaan lukisan Mizanul hak dengan media kain kereng bendang. Kata Kunci: Kereng bendang, Lombok timur, lukisan Mizanul hak.
BATIK PEWARNA ALAMI PRODUKSI RUMAH BATIK RADIYAH DI SITUBONDO Kholila, Nur
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.851 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i3.27531

Abstract

Artikel ini merupakan bagian dari penelitian “Batik Pewarna Alami Produksi Rumah Batik Radiyah Di Situbondo”. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses batik pewarna alami produksi Rumah Batik Radiyah di Situbondo, (2) proses pembuatan batik pewarna alami di Rumah Batik Radiyah di Situbondo, (3) nilai estetik yang terdapat pada batik pewarna alami produksi Rumah Batik Radiyah di Situbondo. Jenis  penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah perajin rumah batik “Radiyah” di Patokan Situbondo,Jawa Timur.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara,dokumentasi, dan kepustakaan.Hasil penelitian ini menujukkan (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan batik pewarna alami di Rumah Batik Radiyah berupa : pensil 2B, canting, wajan, kompor listrik, kompor gas, tali penyangga, panci, ember, tongkat kayu, saringan, kain sutra, malam, soda ash, TRO, tawas, kulit kayu tingi, kulit kayu tegeran, tunjung dan air. (2) proses pembuatan batik pewarna alami di Rumah Batik Radiyah meliputi; proses mordanting pada kain, membuat desain motif pada kain menggunakan pensil, proses nyanteng, proses ekstraksi warna atau proses pembuatan pewarna alami, proses pembuatan larutan fiksasi yatiu larutan pengunci wrna agar tidak mudah luntur, proses pencelupan warna, dan yang terakhir yaitu proses ngelorot melepas malam yang menempel pada kain. Nilai estetik yang terdapat pada batik pewarna alami produksi Rumah Batik Radiyah di Situbondo tidak terlepas dari unsur unsur seni rupa, dasar dasar penyusunan (prinsip desain), dan hukum penyusunan (asas desain). Kata-kata kunci: pewarna alami, proses pembuatan, nilai estetik
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI SENI LUKIS KACA DESA NAGASEPAHA Artana, Made Riki Agus
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.69 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i2.35792

Abstract

Seni Lukis kaca Nagasepaha muncul tahun 1927 diinisiasi Ketut Negara atau dikenal Jro Dalang Diah. Beliau lahir di desa Nagasepaha pada tahun 1909. sebelum melukis, Beliau adalah seorang dalang dan pembuat wayang. Jro Dalang Diah menekuni seni lukis kaca berawal dari Wayan Nitia  kala itu tahun 1927 membawa lukisan kaca menggambarkan orang Cina. Keahlian melukis kaca kemudian diturunkan kepada anak cucu hingga cicitnya, kini sudah 4 generasi menekuni seni lukis kaca. Generasi pertama Jro Dalang Diah sendiri. Seni lukisan kaca Nagasepaha berkarakter unik, karena dari kaca dan dibuat terbalik, dengan tampilan berbeda, lukisan kaca Nagasepaha memiliki ciri khas berbeda dengan Bali selatan. Seni lukisan kaca Nagasepaha telah  menjalani sejarah panjang, tetapi banyak masyarakat belum mengetahuinya, baik masyarakat lokal atau masyarakat mancanegara. Maka, dalam mata kuliah Tugas Akhir ini  digaraplah suatu Branding  untuk mempromosikan keberadaan seni lukisan kaca Nagasepaha yang meliputi beberapa media promosi seperti logo, brosur, poster hingga pembuatan video.
EMOSI ESTETIS PADA LUKISAN “IBU DAN ANAK” KARYA BASOEKI ABDULLAH Habibah, Nadia Firda
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.674 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i1.36724

Abstract

Basoeki Abdullah merupakan pelukis terkenal dengan aliran realisme. Salah satunya lukisan yang spesial dari karya karyanya yaitu lukisan “Ibu dan Anak” di buat pada tahun 1992. Hal ini terjadi karena dalam lukisan Basoeki Abdullah tersebut menggambarkan seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, dan menimbulkan emosi oleh para penikmatnya. Basoeki Abdullah menciptakan lukisan tersebut mempunyai beberapa unsur lain yang terdapat pada lukisan “ “Ibu dan Anak”” sehingga memiliki bentuk makna yang mengdeksprisikan perasaan, seperti unsur garis, tekstur, dan warna pada unsur tersebut yang akan dianalis melalui pendekatan Teori Kritik Clive Bell (significant form) dimana teori tersebut ini menimbulkan emosi estetis yang mengacu pada kemanusiaan dan cinta kasih sayang seorang ibu yang menyimbolkan kasih sayang dan perjuangan seorang ibu terhadap anaknya tanpa pilih kasih dan juga berani berkorban demi kebahagiaan sang anak dengan menopang beban di punggungnya tanpa sang anak ketahui. Maka dari itu, lukisan ini menimbulkan emosi estetis yang mengacu pada kekuatan rasa antara “Ibu dan Anak”. Significant form beratikan bentuk bermakna, bentuk bermakna yang di maksud adalah bentuk karya seni sebuah objek yang memiliki bentuk significant sehingga menimbulkan Emosi estetis, dan significant form bertujuan untuk memicu emosi estetis formalistis yang ditimbulkan oleh susunan atau komposisi bentuk dari objek estetis lalu dikontribusikan ke dalam kritik seni yang akan di gunakan pada lukisan “Ibu dan Anak”. Hasilnya adalah bentuk lukisan “Ibu dan Anak” karya Basoeki Abdullah memiliki emosi estetis yang ditunjukkan melalui ekspresi, komposisi, serta hasil keseluruhan lukisan.
PROSES PEMBUATAN JAJE BEKAYU DI DESA TEMUKUS, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Sudiarta, Dewa Putu; Koriawan, Gede Eka Harsana; Rediasa, Nyoman
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.605 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i3.35818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan jaje bekayu yang ditinjau dari segi proses dan motifnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembuatan jaje bekayu; dan (2) mendeskripsikan jenis atau motif jaje bekayu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana data-data yang telah diperoleh dari  observasi, wawancara dan dokumentasi disajikan dalam bentuk deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamera handphone dan  peralatan  tulis-menulis.  Keabsahan  data dari  tulisan  ini  diperoleh dengan teknik ketekunan/keajegan pengamatan, dan triangulasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis domain dan analisis taksonomi.Hasil penelitian ini menunjukkan Pembuatan jaje   bekayu ini seperti kue pada umumnya. Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga tahapan atau proses dalam pembatan jaje   bekayu diantaranya proses persiapan tepung, pembuatan jaje   bekayu dan penyelesaian akhir. Berikut penjelesannya: a.Proses Persiapan Tepung dalam proses ini tepung yang dipilih adalah tepung beras yang dicampur dengan tepung beras ketan. b. Dalam proses pembuatan terdapat tiga teknik yang digunakan dalam membuat jaje   bekayu yaitu: (1) Teknik ngusu atau pilin, teknik ini dilakukan dengan menyakupkan kedua tangan dan tepung berada diantara kedua tangan. (2)Teknik giling, teknik ini dilakukan dengan menaruh tepung diatas dulang kemudian digiling menggunakn tangan.(3)Teknik pinching, teknik ini dilakukan dengan cara tepung dipijit tekan dari bentuk pola awal menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan. Pada penyelesaian akhir jaje bekayu yang sudah jadi kemudian dimasukkan kedalam plastik dan digoreng dengan minyak kelapa.
PERANCANGAN VIDEO PROMOSI PERAHU WISATA DI PANTAI PENIMBANGAN, SINGARAJA, BALI Pratiwi, Kadek Novi Kumala; Suryana, Jajang; Witari, Ni Nyoman Sri
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.446 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i2.35793

Abstract

Perancangan Video Promosi Perahu Wisata di Pantai Penimbangan ini bertujuan merancang video promosi Perahu Wisata di Pantai Penimbangan dengan tampilan yang komunikatif dan informatif dengan durasi 3.59 menit. Dengan adanya video promosi, maka niscaya keberadaan perahu-perahu nelayan Pantai Penimbangan dapat menjadi aset wisata daerah dan meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan serta penduduk di sekitarnya. Proses merancang karya desain komunikasi visual ini diawali dengan riset data tentang keberadaan perahu dengan observasi langsung ke objek wisata Pantai  penimbangan dan wawancara dengan nelayan di sana.. Menentukan media berkarya, proses berkarya dan proses finishing hingga menjadi sebuah video promosi. Hasil perancangan desain komunikasi visual ini adalah berupa delapan jenis desain media promosi  yaitu satu media utama berupa video berformat AVI dan MP4 dengan durasi tayang 3.59 menit dan diunggah di kanal youtube https://www.youtube.com/watch?v=8dYBsk9X_TA&t=22s
KOMUNITAS SENI CUKIL OMAH LARAS Faisal, Yusuf
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.933 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v11i1.37415

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) proses berkarya komunitas seni cukil Omah Laras, (2) jenis karya komunitas seni cukil Omah Laras, dan (3) tema karya komunitas seni cukil Omah Laras. Subjek dan Objek dalam penelitian ini adalah karya-karya seni grafis dari komunitas Omah Laras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dari pembahasan serta proses penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) proses berkarya komunitas Omah Laras dapat dibagi beberapa tahapan, mulai dari tahap persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. (2) jenis karya yang dihasilkan komunitas Omah Laras adalah karya seni grafis yang menggunakan teknik cukil kayu dan teknik stensil. (3) tema karya komunitas Omah Laras tidak jauh dari topik atau isu-isu sekitar, antara lain tema tokoh musik, tema hiburan / parodi, tema sosial dan tema yang mengangkat tokoh para pahlawan yang membela rakyat.Kata kunci : Seni Cukil, Komunitas Omah Laras Abstract The purpose of this research is to describe (1) the work process of the woodcut of Omah Laras community, (2) the types of work of the woodcut community in the art woodcut of Omah Laras community, and (3) the theme of the work of the woodcut of Omah Laras community. Subjects and objects in this study were graphic art works from the Omah Laras community. The method used in this research is a qualitative method using descriptive methods. This data collection uses observation, interview, documentation, and literature techniques. From the discussion and research process it can be concluded as follows: (1) the work process of the Omah Laras community can be divided into several stages, starting from the preparation, incubation, illumination and verification stages. (2) the type of work produced by the Omah Laras community is graphic art that uses woodcut techniques and stencil techniques. (3) the theme of the work of the Omah Laras community is not far from the topic or surrounding issues, including music themes, entertainment / parody themes, social themes and themes that raise heroes who defend the people.Keywords: Woodcut, Omah Laras Community
KERAJINAN ANYAMAN BAMBU DI DESA LOYOK, SIKUR, LOMBOK TIMUR Bahrial, Dede Agi
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.55 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i3.32691

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui proses pembuatan kerajinan bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur. 2) Untuk mengetahui bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur dan 3) Untuk mengetahui apa saja jenis-jenia  kerajinan anyaman bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur. Peneliatan ini jika ditinjau berdasarkan eksplanasinya maka tergolong kedalam jenis penelitian kualitatif. Selanjutnya Penelitian kualitatif disebut juga penelitian interpretive karena data hasil penelitian ini lebih berkenaan dengan interpretasi (pendapat, tafsiran) terhadap data yang ditemukan di lapangan. Data yang akan di interpretasi (pendapat, tafsiran) dalam penelitian ini yakni “Kerajinan Anyaman Bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur”. Dalam penelitan dengan judul “Kerajinan Anyaman Bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur” ini jenis data yang akan di dapat yakni data primer dan data sekunder. Data primer di dapat dari sumber informan yaitu individu atau perseorangan. Data primer ini antara lain, 1) Wawan cara  2) Hasil observasi lapangan, 3) Data-data mengenai informan 4) dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat oleh peneliti yakni (1) mengetahui proses pembuatan kerajinan bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur, jenis-jenis produk kerajinan anyaman bambu di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur adalah ponjol, lompak, dedungki, tas gegesek, klowok, lompak atom, gegandek. (2) proses pembuatan kerajinan anyaman bambu adalah (a) proses pemilihan bambu (b) proses pengolahan bambu yaitu penebangan bambu, pemotongan bambu, pengirisan bambu, pengecatan irisan bambu dan nembeq.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI GENJEK BARBERSHOP Kariada, Gede Mangku
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.785 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i2.35795

Abstract

Perancangan media Desain Komunikasi Visual promosi Genjek Barbershop yang ada di Buleleng (1) Merancang karya Desain Komunikasi Visual yang menarik untuk mempromosikan Genjek Barbershop, sehingga menjadi promosi yang menarik secara strategi maupun estetis dan (2) untuk menjadi sarana promosi dalam upaya mengangkat industri Barbershop terutama untuk Genjek Barbershop, sehingga informasi tentang keberadaan Genjek Barbershop di Singaraja meluas ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional.Hasil perancangan komunikasi visual ini adalah berupa delapan jenis media promosi yaitu Logo, Video, flayer, ToteBag, Kartu nama, Poster, Stiker, T-Shirt. Media promosi untuk Genjek Barbershop ini menggunakan konsep minimalis. Konsep minimalis ini sudah di terapkan dalam interior dari Genjek Barbershop.