cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 552 Documents
PEMATUNG KAYU KANONIK DI DESA PELIATAN I Kadek Wiradinata; I Wayan Sudiarta; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.98075

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini ditulis adalah untuk mendeskripsikan (1) Bagaimanakah riwayat berkesenian dari tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan dan pengaruhnya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. (2) Apa sajakah ciri khas visual karya yang dihasilkan tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. metode yang digunakan dala penelitan ini adalah metode kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dalam penelitian ini terdapat 4 orang pematung sebagai subyek penelitian dengan prestasi dan hasil karya yang memiliki pengaruh bagi pematung laiinnya di desa Peliatan. Dari proses penelitian serta pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Mendeskripsikan riwayat berksenian para tokoh pematung kayu kanonik dan pengarunya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. Masing-masing tokoh memiliki riwayat berkesenian yang dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar, yang dikelilingi peninggalan-peninggalan kebudayaan berupa ukiran dan patung yang sarat menjadi inspirasi berkarya. Yang kemudian memiliki capaian gemilang di pasar seni rupa maupun pameran di masa nya (2) Mendeskripsikan ciri khas visual para tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. Antara satu dengan yang lain memiliki keterikatan pengaruh, namun memiliki hasil karya yang khas pada masing-masing tokoh, seperti bentuk binatang, buah-buahan, pohon-pohonan, mitologi ataupun wiracerita lokal. Kata kunci : Pematung, Kanonik, Desa Peliatan Abstract The objectives of this research are to describe (1) the artistic history of the canonical wood sculptors in Peliatan village and their influence on other wood sculptors in Peliatan village; and (2) the visual characteristics of the works produced by the canonical wood sculptors in Peliatan village. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The data collection techniques used are observation, interviews, 1 documentation, and literature review. In this study, there are four sculptors as research subjects with achievements and artworks that have influenced other sculptors in Peliatan village. Research process and discussion in this study, the following conclusions can be drawn: (1) Describing the artistic history of the canonical wood sculptors and their influence on other wood sculptors in Peliatan village. Each figure has an artistic history influenced by the surrounding environment, which is surrounded by cultural heritage in the form of carvings and statues that are rich sources of artistic inspiration. This later led to brilliant achievements in the art market and exhibitions of their time. (2) Describing the visual characteristics of the canonical wood sculptors in Peliatan village. While there is an interconnected influence between them, each figure possesses distinctive artworks, such as forms of animals, fruits, trees, mythology, or local epics. Keywords: Sculptor, Canonical, Peliatan Village
Proses Produksi dan Publikasi Komik Strip Digital Komunitas Mangaka Indonesia (KMI) di Media Sosial Dayung Sunggi; Rediasa, I Nyoman; Budiarta, I Gusti Made
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.99120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) alat dan aplikasi gambar yang dipakai anggota Komunitas Mangaka Indonesia (KMI), (2) proses berkarya komik strip digital Komunitas Mangaka Indonesia (KMI), (3) Proses publikasi komik strip digital Komunitas Mangaka Indonesia (KMI) di media sosial. Subjek dan Objek dalam penelitian ini adalah karya-karya komik strip milik anggota Komunitas Mangaka Indonesia (KMI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dari pembahasan serta proses penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) alat yang dipakai anggota Komunitas Mangka Indonesia (KMI) adalah peragkat elektronik berupa Laptop/PC, Graphic Tablet, Graphic display, Handphone, dan stylus. Aplikasi yang dipakai adalah Clip Studio Paint. (2) Proses berkarya Komunitas Mangka Indonesia (KMI) dapat dibagi menjadi empat tahapan, mulai dari tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. (3) hasil karya komik strip anggota Komunitas Mangaka Indonesia (KMI) disimpan dalam format file PNG/JPEG yang kemudian di publikasikan lewat media sosial facebook sebagai tempat interaksi utama antar anggota komunitas serta dengan publik.
BATIK KARYA WAHYU SENGGONO DI RUMAH BATIK WARNA, BLITAR wiwekananda, gusti surya; Sudiarta, I Wayan; Sutrisno, Langen Bronto
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.100150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman motif, penerapan warna, dan komposisi pada produk batik yang dihasilkan oleh Wahyu Senggono di rumah batik Warna, Blitar, Jawa Timur. Karya batik ini memiliki ciri khas dalam desain dan teknik pewarnaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus pada tiga aspek utama: variasi motif, penggunaan warna, dan komposisi visual. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengrajin, serta dokumentasi koleksi batik. Temuan menunjukkan bahwa batik Wahyu Senggono mencerminkan keragaman budaya lokal dan modernitas, dengan penerapan warna yang kaya serta komposisi yang harmonis. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan mengenai perkembangan seni batik di Blitar dan kontribusi Wahyu Senggono terhadap pelestarian budaya dan industri kreatif setempat.
Kemampuan Melukis Alam Benda Media Pastel di Atas Duplex Siswa Kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kwandang Pautina, Siti Hadjar; Dangkua, Suleman; Munawar, Syarief
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.100841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan melukis alam benda media pastel di atas duplex siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kwandang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX-3 yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, tes praktek dan dokumentasi. Proses pelaksanaan penelitian terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap hasil pelaksanaan dan tahap penilaian hasil pelaksanaan. Indikator penilaian adalah kreativitas, estetika, teknik, kerapian dan kebersihan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebesar (73,33%) atau 22 siswa mencapai kategori (Sangat Mampu) dan (26,67%) atau 8 siswa dengan kategori (Mampu) dan (0%) atau tidak ada siswa yang berada pada kategori (Cukup Mampu) dan (Kurang Mampu) dengan nilai rata-rata yaitu 82. Dari hasil nilai yang diperoleh disimpulkan bahwa kemampuan melukis alam benda di atas duplex siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kwandang berada di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
PEMBELAJARAN SENI RUPA 3 DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CLAY PADA SISWA KELAS V SEMESTER II DI SD NEGERI 1 KAMPUNG BARU TAHUN AJARAN 2024/2025 Yosephine Hulu, Ketsia Rahel; suartini, Luh; Ardana , I Gusti Ngurah Sura
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.101870

Abstract

Penelitian ini ditunjukkan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan media clay , bagaimana hasil karya seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan media clay , dan bagaimana respon peserta didik terakit pembelajaran seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan media clay yang merupakan perangkat pendukung pembelajaran seni rupa 3 dimensi. Penelitian ini menggunakan metode Research dan Development (R&D) dengan pendekatan model 4D yang meliputi tahap pendefenisian (Devine) , desainan ( design ), pengembangan ( develop ), penyebaran ( Disseminate) .Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara,dokumentasi,prettest-posttest dan angket respon peserta didik. Penelitian ini tidak menciptakan produk baru, melainkan mengembangkan perangkat pendukung pembelajaran. instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa pretest-posttest, angket hasil validasi ahli media, validasi ahli materi, dan respon peserta didik terkait pembelajaran. Hasil dari penelitian diketahui nilai rata-rata pretest-posttest peserta didik meningkat 44 poin yang sudah menjelaskan bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta didik sebelum dan sesudah diberikan materi pembelajaran. kelayakan penggunaan media perangkat pembelajaran sudah sesuai karakteristik dengan peserta didik tingkat sekolah dasar, sedangkan materi pembelajaran yang diberikan sudah sesuai dengan capaian dan indikator pembelajaran kurikulum merdeka dan Respon peserta didik terkait pembelajaran seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan media clay menunjukkan hasil yang positif. Dengan demikian dapat disimpulkan penggunaan media clay sebagai perangkat pendukung pembelajaran seni rupa 3 dimensi layak untuk digunakan.
KERAJINAN KAIN TENUN TRADISIONAL DI DESA SUKARARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sandi, Septian Ari; Eka Harsana Koriawan, Gede; Suartini, Luh
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.102002

Abstract

The purpose of this study is to describe the motifs of woven fabric crafts produced in Sukarara Village. This study uses a qualitative research type with a descriptive approach. The subjects of this study are the owner of the Patuh Cooperative Art Shop gallery and woven fabric artisans in Sukarara Village, Central Lombok Regency. The object of the study is the woven fabric motifs produced in Sukarara Village, Central Lombok Regency. The data collection techniques used include observation, interviews, documentation, and literature review. The data analysis techniques used are domain analysis and taxonomic analysis. The results of the study show: 1) Various motifs of woven fabric crafts produced. The conclusion of the study is that traditional woven fabric crafts in Sukarara Village still have a variety of distinctive motifs.
PENERAPAN DIGITAL ART SCHOOL DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN DESAIN GRAFIS BAGI GURU Cahyo Wahyu Darmawan; Kefas Satriya Permana; Nawung Asmoro Girindraswari; Muhamad Romadoni; Hendro T.G Samosir
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 3: Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i3.102918

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan menuntut guru untuk mampu merancang media pembelajaran yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan keterampilan desain grafis sehingga media ajar yang digunakan cenderung konvensional dan kurang menarik perhatian siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil pelatihan desain grafis menggunakan Canva yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 di SMP Negeri 4 Katingan Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi terhadap hasil karya peserta. Subjek penelitian terdiri atas 12 guru SMP yang mengikuti pelatihan. Data penelitian berupa desain poster dan media ajar visual yang dihasilkan oleh peserta selama pelatihan. Hasil observasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi desain grafis, yang tercermin dari kualitas karya desain yang lebih komunikatif, estetis, dan fungsional sebagai media pembelajaran. Selain itu, peserta menyatakan bahwa Canva merupakan aplikasi yang mudah diakses, fleksibel, serta efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan desain grafis berbasis aplikasi sederhana seperti Canva dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kreativitas guru sekaligus memperkaya variasi media ajar di sekolah. Kata-kata Kunci: pelatihan guru, desain grafis, Canva, kreativitas, media ajar
KAJIAN MAKNA NAMA-NAMA DAN ESTETIKA KAIN SESEK SUKU SASAK DESA KEMBANG KERANG KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR Hilman Cahyadin; Langen Bronto Sutrisno; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 3: Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i3.104174

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna di balik nama-nama kain sesek Suku Sasak di Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Kain sesek merupakan warisan budaya bernilai estetis, historis, dan filosofis, di mana setiap penamaan motif tidak hanya menjadi identitas visual, tetapi juga memuat simbol-simbol kepercayaan, adat, dan pandangan hidup masyarakat Sasak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan enam nama utama kain sesek, yaitu Subahnale, Sri Menanti, Sabuk Peraban, Londong Abang Ragi Genap, Pucuk Rebong, dan Bintangan. Masing-masing mengandung nilai religius, sosial, dan budaya, seperti doa dan pujian kepada Tuhan, simbol kesabaran, pengharapan, ikatan persaudaraan, kelengkapan hidup, pertumbuhan, serta kemuliaan. Simbol-simbol tersebut menegaskan bahwa penamaan kain sesek merupakan bentuk komunikasi budaya yang merefleksikan identitas dan kearifan lokal masyarakat Sasak. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian budaya, pengembangan pendidikan seni rupa, serta menjadi rujukan bagi kajian etnolinguistik dan antropologi budaya.
KAJIAN ESTETIKA LUKISAN PELUKIS JAYA MASLOMAN Arie Tulus; Ruly Rantung; Ajeng Prasasti
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 3: Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i3.104824

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji estetika dan menemukan gambaran deskriptif tentang makna serta pesan yang terkandung dalam lukisan-lukisan karya Jaya Masloman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data-data yang dikumpulkan, dikelompokkan, dan dianalisis tidak dalam bentuk angka-angka, tapi penyajiannya dengan menggambarkan dalam bentuk kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada ratusan karya lukisan Pelukis Jaya Masloman bertebaran di media social seperti FaceBook, Tik-Tok, dan Instagram jayaOkmasloman yang bisa dinikmati khalayak umum, disamping ada juga yang sudah berada di tangan kolektor di dalam, dan luar negeri. Dari ratusan karya lukisnya, peneliti mengambil sepuluh karya diantaranya menjadi data kajian dalam penelitian ini, dengan kode Objek Lukisan Kajian 1 s/d 10 Karya Jaya Masloman. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, Jaya Masloman termasuk salah satu pelukis senior yang ada di Sulawesi Utara. Dari karya-karyanya terbaca, Jaya cenderung mengeksplorasi beberapa elemen fisio terutama permainan warna yang cemerlang, yang bersumber dari warna-warna primer seperti: Merah, Biru, dan Kuning, selebihnya diselingi dengan warna-warna Sekunder seperti Hijau, Ungu, dan Orange, beserta Warna netral Putih, Hitam, dan Abu-Abu. Pada lukisan-lukisannya, Jaya begitu jeli, leluasa dan ekspresif memainkan kuas, yang kemudian mengarahkan warna-warna cat mengalir begitu saja, betemu dan menyatu dengan warna-warna lainnya di atas kanvas, melahirkan bidang, dan bentuk dengan komposisi, nuansa, ritme, serta permainan warna yang memesona, memancarkan ketegangan, energi, dan ledakan emosi sebagai pergolakan jiwa dengan kebebasannya. Pada akhirnya karya-karya Jaya Masloman memancarkan energi, dinamika sosial, dan ekspresi kebebasan melalui gaya Abstrak-Ekspresionistik. Dengan permainan warna-warna primer dan sekunder, serta tekstur kuas yang ekspresif, karyanya merepresentasikan pergulatan batin dan refleksi terhadap dinamika kehidupan.
PEMBELAJARAN SENI GRAFIS CETAK TINGGI DENGAN TEKNIK COLLAPRINT DI MAN 2 SITUBONDO Muhammad Ainur Rofiq; I Gusti Made Budiarta; I Nyoman Sila
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 3: Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i3.109200

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah pembelajaran seni grafis cetak tinggi dengan teknik collaprint di MAN 2 Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penerapan, alat dan bahan, serta proses pembuatan karya seni grafis cetak tinggi dengan teknik collaprint. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian dinyatakan bahwa penerapan teknik collaprint merupakan teknik baru dalam pembelajaran, sehingga teknik ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengenal variasi metode seni grafis. Teknik tersebut juga mampu meningkatkan kreativitasi siswa dalam mengeksplorasi media dan bahan. Alat-alat yang digunakan dalam karya-karya seni grafis dengan teknik collaprint di MAN 2 Situbondo tergolong sederhana dan mudah didapat seperti pensil, cutter, kuas, kertas, cat, serta bahan alam seperti daun dan sayuran. Hal tersebut membatu siswa mempelajari prinsip dasar seni grafis secara praktis dan ekonomis. Di dalam kelas, proses pembelajaran berjalan sistematis mulai dari perencanaan, penjelasan materi, demonstrasi teknik, hingga praktik kelompok. Hasil karya siswa menunjukkan pemahaman yang baik terhadap prinsip seni grafis cetak tinggi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pembaca mampu mengetahui perencanaan, proses, serta hasil dari pembelajaran seni grafis cetak tinggi dengan teknik collaprint.