cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRARTA ., Ni Kadek Parmini; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, (2) mendeskripsikan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Subjek penelitian ini adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta dan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi atau studi pustaka. Data hasil dokumentasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti memperoleh hasil, yakni dalam novel Sang Pemimpi terkandung nilai-nilai pendidikan dan bentuk penyampaian nilai pendidikan. Peneliti menyarankan agar penganalisisan karya sastra terus dilakukan oleh penikmat sastra sehingga penikmat sastra dapat menambah wawasan dan mempertajam daya kritisnya terhadap permasalahan yang diungkapkan dalam karya sastra. selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap novel Sang Pemimpi dengan sudut permasalahan yang berbeda sehingga pemahaman pembaca terhadap pesan yang disampaikan pengarang semakin mendalam. Kata Kunci : Sastra, Nilai-nilai Pendidikan ABSTRACT This study aims to (1) describes the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, (2) describes the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The subject of this research is the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, while the objects of this research are the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta and the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The data collection method which use in this research is the method of documentation. The documentation results were analyzed by qualitative descriptive techniques. Based on this study, researcher get the result, that is in the novel Sang Pemimpi there is educational values and the deliver form of educational value. Researchers suggest that analyzing literary work continues to be done by literature devotee so they could get more knowledge and sharpen critical to the problems expressed in the literature. Beside that, continuously research is needed to the novel Sang Pemimpi with different point of views so the reader will understand the message that will given by the writer. keyword : Literature, Education Values
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TELAAH YURISPRUDENSI MELALUI METODE DIALOG SOCRATES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT SISWA KELAS X putra, rika adi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i1.276

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TELAAH YURISPRUDENSI MELALUI METODE DIALOG SOCRATES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUKASADA oleh I Komang Rika Adi Putra, NIM 0912011006 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada dengan menerapkan model pembelajaran telaah yurisprudensi melalui metode dialog Socrates. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Sukasada sebanyak 24 orang siswa dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X3. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada tes mengungkapkan pendapat melalui metode dialog Socrates menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran telaah yurisprudensi melalui metode dialog Socrates dapat meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan siswa. Data refleksi awal menunjukkan bahwa siswa yang tuntas pada kompetensi dasar mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel atau buku) sebesar 37,5 %. Pada siklus I, siswa yang tuntas sebesar 54,16% dan pada siklus II, siswa yang tuntas sebesar 79,16%. (2) Langkah-langkah yang tepat dalam penerapan model pembelajaran telaah yurisprudensi melalui metode dialog Socrates meliputi, a) menyampaikan materi yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian teknis pembelajaran yang dalam hal ini penyampaian sintak model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran tersebut, b) memutar sebuah video mengenai masalah yang akan diperdebatkan. Menggunakan video sebagai alat bantu selain artikel yang dicari siswa membatu siswa dalam menganalisis fakta-fakta yang ditemukan, c) guru berperan seperti Socrates, memandu setiap kelompok yang berdebat, kegiatan ini akan dilakukan oleh guru berulang-ulang sampai setiap kelompok mendapat kesempatan untuk berdebat, dan d) setelah setiap kelompok telah mendapatkan kesempatan berdebat, kemudian guru bertanya kembali kepada siswa mengenai posisi atau sikap mengenai masalah yang diperdebatkan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Sukasada agar menerapkan model pembelajaran telaah yurisprudensi melalui metode dialog Socrates sesuai dengan langkah yang ditemukan dalam penelitian. Kata kunci : telaah yurisprudensi, dialog socrates, mengungkapkan pendapat
KUALITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS IX SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DITINJAU DARI SEGI TARAF KESUKARAN, DAYA BEDA, DAN FUNGSI PENGECOH ., Grace Diana Uli Sidabutar; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11586

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan (1) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi taraf kesukaran, (2) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi daya beda, (3) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi fungsi pengecoh, dan (4) kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas IX dan objeknya adalah kualitas butir soal serta kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal. Pengolahan data dalam penelitian diteliti satu persatu dengan bantuan Microsoft Excel dan manual yang kemudian dijelaskan dengan rinci pada bagian hasil dan pembahasan, sedangkan data yang bersifat kualitatif akan dijabarkan dengan kata-kata atau uraian singkat. Temuan dalam penelitian adalah butir soal yang memiliki taraf kesukaran dan daya beda yang berkualitas sedangkan butir soal memiliki fungsi pengecoh yang belum berkualitas karena tidak mampu merangsang siswa untuk memilih distractor, dan kendala yang dihadapi oleh guru dalam penyusunan soal yaitu dari segi teknis seperti penyusunan option, pembatasan materi, dan penentuan waktu saat pelaksanaan ulangan akhir semester. Saran yang disampaikan peneliti adalah agar memperbaiki pengecoh yang belum berfungsi dalam soal, soal yang sudah berkualitas agar dipertahankan, memperhatikan kaidah penyusunan soal, dan melakukan perencanaan yang matang sebelum penyusunan tes dilakukan.Kata Kunci : kualitas, butir soal, bahasa Indonesia *This study aimed to describe (1) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of difficulty index, (2) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of different power, (3) ) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of the function of detractors, and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in preparation of final exam questions. To achieve that goal, this research is descriptive quantitative and qualitative descriptive. The subject of this study is the final exam items bahasa Indonesia class IX and and the object is the quality of the final exam items and and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester. Data processed by Microsoft Excel and manual then explained with detail in the results and discussion, also the qualitative data will be describe by words. The suggestion submitted is to improve the detractors who have not functioned in the matter, the qualified matter to be maintained if need be improved, and teacher have to do the planning carefully before the preparation of the test.keyword : *quality, item, Indonesian language
PENGGUNAAN METODE SHOW AND TELL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII.C DI SMP NEGERI 1 SERIRIT TAHUN AJARAN 2014/2015 ., L. Eka Trislijayanti; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6242

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kemampuan berbicara siswa kelas VII.C di SMP Negeri 1 Seririt dengan penggunaan metode show and tell, (2) langkah-langkah pembelajaran berbicara dengan menggunakan metode show and tell siswa kelas VII.C di SMP Negeri 1 Seririt, dan (3) respons siswa terhadap kemampuan berbicara dengan menggunakan metode show and tell siswa kelas VII.C di SMP Negeri 1 Seririt. Penelitian ini terdiri atas dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas VII.C SMP Negeri 1 Seririt yang berjumlah 32 orang. Objek dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VII.C di SMP Negeri 1 Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuesioner/angket. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner/angket dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode show and tell dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Pada refleksi awal kemampuan berbicara siswa menunjukkan skor siswa sebesar 64. Setelah dilaksanakan siklus I skor siswa meningkat sebesar 12,25 sehingga dengan rata-rata 76,25%. Kemudian pada siklus II skor siswa meningkat sebesar 5,96 sehingga dengan rata-rata 82,21%. Langkah-langkah pembelajaran berbicara dengan metode show and tell dengan media gambar diterapkan guru dengan baik sesuai rencana pembelajaran. Siswa merespons sangat positif dengan rata-rata 46,21%. Kata Kunci : metode show and tell, media gambar, keterampilan berbicara. This study aims to describe (1) the ability to speak graders VII.C in SMP Negeri 1 Seririt with the use of methods of show and tell, (2) measures of learning to speak by using show and tell graders VII.C in SMP Negeri 1 Seririt and (3) a student's response to the speech by using show and tell graders VII.C in SMP Negeri 1 Seririt. This study consisted of two cycles, the first cycle and the second cycle. The subjects were teachers and the entire Indonesian VII.C grade students of SMP Negeri 1 Seririt totaling 32 people. The object of this research is to improve the ability to speak graders VII.C in SMP Negeri 1 Seririt. Data collection method used in this research is the method of observation, tests and questionnaires / questionnaire. The data obtained from the test methods and questionnaires / questionnaire were analyzed with descriptive qualitative techniques. The results showed that the application of the method of show and tell the media images can improve students' speaking skills. In the early reflections demonstrate their speaking ability of students score at 64. After the implementation of the first cycle students' scores increased by 12.25 so with an average of 76.25%. Then in the second cycle students' scores increased by 5.96 so with an average of 82.21%. Step-by-step method of learning to speak with the show and tell the media images properly applied the appropriate teacher lesson plans. Students respond very positively with an average of 46.21%.keyword : method of show and tell, media images, conversational skills.
PEMANFAATAN OBJEK LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS XD SMA NEGERI 1 KINTAMANI ., Ni Kadek Ariustini; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3398

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan pemanfaatan objek langsung pada siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan pemanfaatan objek langsung pada siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani yang berjumlah 29 orang. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskripsi, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, angket kuesioner, dan wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) terdapat beberapa langkah yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa; (2); pemanfaatan objek langsung dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal yang diperoleh sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 70 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76,7 (cukup), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 82,6 (baik) (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi siswa. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Kintamani agar menerapkan model pembelajaran pemanfaatan objek langsung untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa sesuai dengan langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : objek langsung, menulis paragraf deskripsi This classroom action research is aimed at (1) describing the learning steps in writing descriptive paragraph using direct object at grade XD of students in SMA Negeri 1 Kintamani; (2) describing the students’ improvement in writing descriptive paragraph by using direct object at grade XD of in SMA Negeri 1 Kintamani; (3) describing the students’ responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. The subjects in this research were the teacher and 29 of students at grade XD of SMA Negeri 1 Kintamani. The objects of this research were students’ abilities in writing descriptive paragraph, the learning steps, and the students’ responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. The methods of this research were observation, test, questionnaire, and interview. The data analysis used were descriptive-qualitative and descriptive-quantitative analysis. The result of this research showed that (1) there were some effective steps to improve students’ skill in writing descriptive paragraph; (2) the use of direct object could improve students’ ability in writing descriptive paragraph. This can be seen from the classical average score before the implementation of the strategy, cycle I, and cycle II, in which, in pre-implementation, the classical average score was 70 (enough), in cycle I the classical average score was 76,7 (enough), meanwhile in cycle II the classical average score was 82,6 (good); (3) the students gave positive responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. Therefore, the researcher suggests to the Indonesian language and literature teacher in SMA Negeri 1 Kintamani to apply the direct object learning model to improve the students’ skill in writing descriptive paragraph based on the steps which were found in this research.keyword : direct object, writing descriptive paragraph
PENERAPAN TEKNIK DEBAT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 2 BANJAR Sari, Indah Permata
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.579

Abstract

PENERAPAN TEKNIK DEBAT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 2 BANJAR oleh Siluh Putu Ayu Indah Permata Sari NIM 0912011040 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan menerapkan teknik debat dalam pembelajaran menulis paragraf argumentasi (2) mendeskripsikan penerapan teknik debat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf argumentasi, (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan teknik debat dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.1 SMA N 2 Banjar dengan objek penelitiannya adalah keterampilan menulis argumentasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode kuesioner atau angket. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik alanalisis data deskriptif dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah peningkatan nilai rata-rata kelas, yaitu 69,65 pada siklus I menjadi 79,19 pada siklus II. Ini berarti terjadi peningkatan yang signifikan nilai rata-rata kelas sebesar 9,54. Respon siswa terhadap proses pembelajaran sangat positif. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa, (1) penerapan teknik debat dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis paragraf argumentasi, (2) langkah-langkah pembelajaran teknik debat yang paling efektif adalah guru memaparkan materi mengenai argumentasi dan teknik debat yang akan dilaksanakan, kemudian menunjuk perwakilan siswa untuk berdebat sesuai dengan topik yang sudah disepakati, siswa yang lain menjadi penonton namun tetap dibagi menjadi kelompok pro dan kontra. Setelah debat selasai siswa kemudian melanjutkan menulis paragraf argumentasi sesuai dengan topik yang sudah diperdebatkan, (3) Respon siswa terhadap proses pembelajaran yang sudah diterapkan sangat positif.   Kata kunci:teknik debat, menulis paragraf argumentasi
PENGGUNAAN ALAT PERAGA WAYANG TANTRI UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK PELAJARAN MENDONGENG BAGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SUKAWATI ., Pt Bagus Gd Putra; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11625

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penggunaan alat peraga wayang tantri dapat menjadikan pelajaran mendongeng menarik bagi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati dan; (2) daya tarik penggunaan alat peraga wayang tantri dalam pelajaran dongeng kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati. Penelitian ini menggunakan ancangan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas VII. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pengunaan wayang tantri, kemampuan siswa mendongeng, serta respons siswa terhadap penggunaan alat peraga wayang tantri dalam pelajaran mendongeng. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penggunaan alat peraga wayang tantri dapat menjadikan pelajaran mendongeng menarik bagi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati, sehingga siswa lebih kreatif dan termotivasi dalam mendongeng. (2) Daya tarik pembelajaran ini, ketika memainkan wayang tantri karena mereka dapat belajar secara berkelompok sambil bermain.Kata Kunci : mendongeng, alat peraga, wayang tantri This recent study aimed to describe (1) the use of tantric puppet as visual aid for making story telling class interesting in 7th grade of SMP Negeri 1 Sukawati, and (2) the attraction of tantri puppet as visual aid in story telling class in 7th grade of SMP Negeri 1 Sukawati. It used the action research framework (PTK) in which the research involved the seven graders in SMP Negeri 1 Sukawati. The research objects were the steps of using tantri puppet as visual aid, the students story telling ability, and the students responses toward the use of tantri puppet as visual aid in story telling class. The data were collected through observation, dokumentation, and interview theniques. The data analysis used the descriptive analysis technique. The result revealed (1) the tantri puppet as visual aid was interesting for seven graders in SMP Negeri 1 Sukawati and it made them more creative and motivating in telling stories, and (2) the attraction of playing this technique in the story yelling class were from their ways in learning through playing it in group works.keyword : storytelling, visual aid, puppet tantric
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL DI KELAS XI BAHASA 2 SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., Surayani; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) mendeskripsikan persiapan pelaksanaan pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja, (2) implementasi pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja, (3) evaluasi pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja, (4) kendala-kendala pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja dan (2) siswa kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi atau deskripsi data, dan (3) penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Persiapan pelaksanaan pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja dapat diketahui dari rencana pelaksanaan pembelajaraan bermuatan kearifan lokal (RPP) guru, (2) Implementasi pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja yang terdiri atas kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup sudah sebagian besar dilaksanakan sesuai isi skenario pembelajaran RPP bermuatan kearifan lokalyang dibuat guru. Isi skenario pembelajaran dalam RPP tersebut juga sudah sesuai dengan komponen dalam lampiran IV Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, (3) Evaluasi pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja cenderung sudah sesuai dengan pedoman pengamatan evaluasi Permendikbud, No. 66 Tahun 2013, Bab II: 4-5 tentang Standar Penilaian Pendidikan, (4) Kendala-kendala pembelajaran menulis teks drama bermuatan kearifan lokal di kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 3 Singaraja lebih terlihat pada sarana dan prasarana.Kata Kunci : muatan kearifan lokal, pembelajaran, bahasa Indonesia This study aimed to describe (1) describe the preparation of the study write text drama-charged local knowledge in class XI Language 2 SMAN 3 Singaraja, (2) the implementation of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI Language 2 SMAN 3 Singaraja, ( 3) evaluation of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI SMA Language 2 3 Singaraja, (4) the constraints of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI SMA Language 2 3 Singaraja. To achieve this goal, researchers used a qualitative descriptive design. Subjects of this study were (1) the teacher Indonesian language class XI SMA Negeri 2 3 Singaraja and (2) a class XI student of SMA Language 2 3 Singaraja. Collecting data in this study using the method of observation, documentation, and interviews. Data were analyzed using descriptive technique using the procedure as follows: (1) data reduction, (2) the classification or description of the data, and (3) inference. These results indicate that (1) Preparation of the implementation of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI Language 2 SMAN 3 Singaraja can be seen from the implementation plan pembelajaraan charged local knowledge (RPP) teachers, (2) Implementation of the learning text drama-laden wisdom local in class XI SMA Language 2 3 Singaraja consisting of preliminary activities, core activities, and the activities of the cover has been largely implemented according to the contents of the learning scenario RPP charged LOCAL wisdom made the teacher. Fill learning scenarios in the RPP also is in conformity with the components in the annex IV Permendikbud No. 81A Year 2013 on the Implementation of the General Education Curriculum Guidelines, (3) evaluation of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI SMA Language 2 3 Singaraja tend to be in accordance with guidelines for evaluation observation Permendikbud, No. 66 In 2013, Chapter II: 4-5 on the Standard Assessment of Education, (4) constraints of learning to write the text of drama-charged local knowledge in class XI SMA Language 2 3 Singaraja more visible on facilities and infrastructure. keyword : charge of local wisdom, learning, Language Indonesian
PENERAPAN TEKNIK DESKRIPSI INTERPRETASI DAN EVALUASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS X AP2 SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA ., Ni Made Maret Mamiani; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3662

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa dengan menerapkan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi, (2) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa, dan (3) respons siswa terhadap penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Objek penelitian ini adalah kemampuan menulis paragraf deskripsi, langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi, serta respons siswa mengenai penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, (3) metode angket, dan (4) metode wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas X AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja meningkat dengan perolehan skor rata-rata dari 72,64 pada siklus I menjadi 77,03 pada siklus II, (2) terdapat tiga langkah utama dalam penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Kata Kunci : teknik deskripsi, interpretasi, evaluasi, menulis This Classroom Action Research (CAR) aimed at describing (1) students' skills in writing descriptive paragraph by using descriptive, interpretive and evaluative technique, (2) the appropriate learning steps by using descriptive, interpretive, and evaluative technique to improve students' skills in writing descriptive paragraph, and (3) students' responses towards the use of descriptive, interpretive, and evaluative technique in the learning of writing descriptive paragraph. The subjects of this study were the Indonesian language teacher and students of grade X AP2 at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. The objects of the study were the skills of writing descriptive paragraph, the learning steps of writing descriptive paragraph, and students' responses towards the use of descriptive, interpretive, and evaluative technique in the lerning of writing descriptive paragraph. The data collection of this study used the methods of (1) test, (2) observation, (3) questionnaire, and (4) interview. The obtained data was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative techniques. The result of the study showed that (1) the skill of grade X AP2 students at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja in writing descriptive paragraph improved with the obtained average scores from 72.64 in the cycle I to 77.03 in the cycle II, (2) there are there main steps in using descriptive, interpretive and evaluative technique, and (3) students gave positive responses towards the use of descriptive, interpretive and evaluative technique in the learning of writing descriptive paragraph. keyword : descriptive, interpretive, evaluative technique, writing
PEMBELAJARAN MENGONVERSI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SERIRIT DENGAN PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN Ardeni, Made Sri; Suandi, I Nengah; Utama, I Dewa Gede Budi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Seririt. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas X SMA Negeri 1 Seririt. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran mengonversi teks negosiasi. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni (1) metode observasi untuk mengamati proses pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru. (2) Metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan keterampilan siswa memerankan teks negosiasi berdasarkan metode bermain peran. (3) metode wawancara untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru saat proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan analisis data, diperoleh perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan Permendikbud Tahun 2016, hanya saja pada bagian pendekatan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan rencana kegiatan pembelajaran perlu dilengkapi agar mendapatkan RPP yang sempurna. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, kesesuaian pendekatan saintifik terlihat ketika guru sudah mampu merumuskan pertanyaan berdasarkan fasilitas yang sudah disediakan oleh guru yaitu memberikan peluang siswa menonton video negosiasi. Evaluasi sudah sesuai dengan penilaian keterampilan siswa menunjukan total nilai 3.047 dengan rata-rata 87 (kategori baik), 2.927 siswa pemperoleh kategori cukup serta 2.536 siswa pemperoleh kategori cukup. Terdapat dua kendala dalam proses pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt yaitu : (1) cakupan materi yang luas, (2) alokasi waktu kurang.

Page 16 of 122 | Total Record : 1214