cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM TULISAN SISWA PADA MAJALAH DINDING DI SMP NEGERI 1 SERIRIT ., Putu Ari Capri Angga; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3945

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai – nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt. Untuk memfasilitasi peserta didik mengembangkan dirinya menjadi insan yang berkarakter tangguh, ada banyak nilai yang perlu ditanamkan.Namun demikian, menanamkan semua karakter pada peserta didik merupakan hal yang sangat berat. Oleh karena itu, perlu diidentifikasi sejumlah nilai sebagai prioritas penanaman. Salah satunya adalah dengan menggali tulisan melalui mading. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah mading dari siswa SMP Negeri 1 Seririt. Sedangkan yang menjadi objek penelitiannya adalah nilai-nilai karakter bangsa sebagai variable bebas dan majalah dinding sebagai variable terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penerapan nilai-nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt, yang diwujudkan dengan tulisan-tulisan di majalah dinding khususnya pada rubric berita, tajuk rencana, opini, profil dan cerita hiburan. Delapan belas nilai-nilai karakter yaitu : Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab. Dari delapan belas tersebut, hanya Sembilan nilai-nilai karakter yang ditemukan dalam tulisan mading SMP N 1 Seririt yaitu nilai karakter religius, toleransi, kerja keras, kreatif, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli sosial, dan tanggung-jawab. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah semestinya selalu mendapatkan porsi perhatian yang cukup besar, sebab karakter bangsa yang ditanamkan sejak dini melalui tulisan-tulisan di majalah dinding akan semakin membuat rasa kebangsaan muncul dan siswa-siswi sebagai generasi muda tetap berusaha bisa menjaga keutuhan NKRI.Kata Kunci : Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading ABSTRACT Keywords: Value of characters, writing students, mading This research is a qualitative descriptive study aimed to determine the application of value - the value of the character of the nation in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt. To facilitate learners to develop itself into a formidable man of character, there are many values that need to be instilled. Nevertheless, embed all the characters on the learner is very heavy. Therefore, it is necessary to identify a number of priority values planting. One way is to dig through the wall magazine article. In this study, the approach used is qualitative approach. As for the subjects in this study were Mading of students of SMP Negeri 1 Seririt. While the object of research is the character of the nation's values as independent variables and the dependent variable wall magazine. The results showed that there is application of national character values in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt, which is realized by the writings on the wall, especially on the rubric magazine news, editorials, opinions, profiles and entertainment stories. Eighteen character values are : Religious, Honest, Tolerance, Discipline, Hard Work, Creative, Independent, Democratic, Curious Sense, Spirit of Folk, Love the country, Rewarding Achievement, Friendly, Love Peace, Joy of Reading, Environmental Care, Social Care, Responsibility. Of the eighteen, only nine of character values that are found in the writings of SMP N 1 Seririt Mading is the value of a religious character, tolerance, hard work, creativity, spirit of nationalism, patriotism, respect for achievement, social care and responsibility. Character values are instilled in the school should always get a large enough portion of interest, because the character of the nation that invested early on through the writings on the wall magazine will increasingly make sense of nationalism emerged and the students as the younger generation is trying to maintain the integrity of the Republic.keyword : Keywords: Value of characters, writing students, mading
Pemanfaatan Media Cerita Berbasis Majalah “Bobo” untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Anak Siswa Kelas VII SMPK Santo Paulus Singaraja Muliani, Dwi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1152

Abstract

Pemanfaatan Media Cerita Berbasis Majalah “Bobo” untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Anak Siswa Kelas VII SMPK Santo Paulus Singaraja oleh Ni Made Dwi Muliani NIM 0612011005 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis cerita anak siswa kelas VII di SMPK Santo Paulus Singaraja dengan pemanfaatan media cerita berbasis majalah “Bobo”, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang efektif dalam menerapkan pembelajaran menulis cerita anak siswa kelas VII SMPK Santo Paulus Singaraja dengan pemanfaatan media cerita berbasis majalah “Bobo”, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VII terhadap pemanfaatan media cerita berbasis majalah “Bobo” yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran menulis cerita anak di SMPK Santo Paulus Singaraja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPK Santo Paulus Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data tentang kemampuan menulis cerita anak pada siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data hasil tes dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif, sedangkan data mengenai langkah-langkah pembelajaran dan respons siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan angket. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis secara kualitatif menggunakan tiga tahapan, yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Secara kuantitatif menggunakan rumus untuk menentukan skor rata-rata kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media cerita anak berbasis majalah “Bobo” (1) dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita anak, (2) ditemukan langkah-langkah yang efektif dalam penggunaan media cerita berbasis majalah “Bobo”, dan (3) respons siswa terhadap pemanfaatan media cerita berbasis majalah “Bobo” dalam pembelajaran menulis cerita anak cukup positif. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru untuk menggunakan media cerita berbasis majalah “Bobo” dalam pembelajaran menulis cerita anak dengan menerapkan langkah-langkah pembelajaran yang telah ditemukan. Kata kunci: media cerita, majalah “Bobo”, menulis cerita anak
PEMBINAAN PROSES KREATIF KETERAMPILAN MENULIS PUISI DI PAGUYUBAN LITERASI BHUANA MANDARA SMAN BALI MANDARA Guna, I Gusti Putu Satia; Rasna, I Wayan; Asih, Sang Ayu Putu Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis pembinaan keterampilan menulis puisi di Paguyuban Literasi Bhuana Mandara SMAN Bali Mandara, (2) proses kreatif keterampilan menulis puisi di Paguyuban Literasi Bhuana Mandara SMAN Bali Mandara, (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan dan proses kreatif keterampilan menulis puisi di Paguyuban Literasi Bhuana mandara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan anggota Paguyuban Literasi Bhuana Mandara SMAN Bali Mandara. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan proses kreatif keterampilan menulis puisi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis pembinaan di Paguyuban Literasi Bhuana Mandara SMAN Bali Mandara, yaitu prapembinaan, pembinaan pengembangan kepribadian, pembinaan orientasi, pembinaan kecakapan, dan pembinaan lapangan, (2) proses kretaif keterampilan menulis puisi di Paguyuban Literasi Bhuana Mandara dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu prapenulisan, pengenalan, pengamatan, penulisan, dan verifikasi, (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan dan proses kreatif keterampilan menulis puisi Paguyuban Literasi Bhuana Mandara, yaitu kendala teknis berupa penerimaan anggota baru dan kendala nonteknis berupa manajemen waktu dan pertemuan.
IMPLIKATUR PADA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT ., I A Putu Nikke Widhi Ariani; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.7867

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) jenis implikatur pada Iklan Layanan Masyarakat di televisi (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, dan Metro TV) dan (2) implikasi pragmatis percakapan/pernyataan pada Iklan Layanan Masyarakat di televisi (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, dan Metro TV). Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah percakapan/pernyataan pada iklan layanan masyarakat yang disiarkan di televisi (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, dan Metro TV) bulan November 2015-April 2016. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpilan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) iklan layanan masyarakat di televisi mengandung implikatur konvensional dan implikatur percakapan. Dari 14 iklan layanan masyarakat, muncul jenis implikatur konvensional sebanyak 42,1% (8 percakapan/pernyataan) dan implikatur percakapan sebanyak 57,9% (11 percakapan/ pernyataan). (2) Implikasi pragmatis yang muncul dalam percakapan/pernyataan pada iklan layanan masyarakat dikelompokkan menjadi 7, yaitu implikasi meminta, memberi tahu, mengimbau, menginformasikan, mengingatkan, menyarankan, dan menyindir. Hal ini membuktikan bahwa teori implikatur Grice bersifat universal dan masih relevan. Dalam menafsirkan maksud suatu implikatur, hendaknya mengaitkan dengan konteks yang melingkupinya.Kata Kunci : iklan layanan masarakat, implikatur, teori Grice This research aimed to describe (1) types of implicature at public service advertisement on TV (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, and Metro TV) and (2) pragmatic implications statement/conversation at public service advertisement on TV (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, and Metro TV). This research used descriptive qualitative design. Subject of this research is statement/conversation at public service advertisement on TV (MNCTV, TransTV, Trans7, TV One, SCTV, Net TV, TVRI, and Metro TV) on November 2015 – April 2016. Data collection of this research is by documenting. Data analysis of this research used descriptive technique with procedure (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) concluding/verification. Result showed that (1) public service advertisement on TV contains conventional and conversational implicature. From 14 public service advertisements, it shows 42,1% (8 conversations/ statements) at conventional implicature and 57,9% (11 conversations/statements) on conversational implicature. (2) There are 7 types of pragmatic implications shown in conversations/statements at public service advertisement; those are implication of asking, telling, appealing, informing, reminding, suggesting, and quipping. This proved that Grice’s theory of implication was universal and still relevant. It should link with context surrounding in interpreting intent of implication.keyword : public service advertisement, implication, and Grice’s theory
PEMANFAATAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII I SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL ., I Nyoman Bagus Sanjaya; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4330

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa yang diterapkan guru di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap sumber pembelajaran pemanfaatan pengalaman pribadi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama, kemampuan menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, dan respons siswa terhadap pemanfaatan pengalaman pribadi dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pengalaman pribadi siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh peneliti dan guru, (2) adanya peningkatan kemampuan menulis naskah drama, dan (3) adanya peningkatan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi . Pada refleksi awal, skor rata-rata menulis naskah drama siswa adalah 70,66. Pada siklus I, yakni setelah pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 76,82. Setelah diberikan tindakan pada sklus II, skor rata-rata siswa adalah 81,4. Persentase peningkatan skor rata-rata tersebut dari refleksi awal ke siklus I sebesar 6,16 %, dan peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 4,58 %. Dengan demikian, total peningkatan skor rata-rata siswa adalah 10,74 %. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan. Kata Kunci : pengalaman pribadi, menulis, naskah drama. This study aims to (1) describe the steps to write a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) describe the improvement of students’ skill in writing a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, and (3) describe the students’ response toward learning source utilizing students’ personal experience. The design of this study is classroom action research which is held on two cycles. The subjects of this study are teacher and students of VIII I Grade at SMP Negeri 4 Abiansemal. The object of this study is the steps to write a drama script, skill of writing a drama script utilizing students’ personal experience, and students’ response toward utilizing students’ personal experience to improve students’ skill in writing a drama script. The data were collected by observation, test, and questionnaire. The collected data were analyzed by using analysis descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study shows that by utilizing students’ personal experience in writing a drama script are (1) held in several steps based on lesson planning designed by teacher, (2) able to improve students’ skill in writing a drama script, and (3) able to improve students’ response toward writing a drama script utilizing students’ personal experience. The initial reflection, before utilizing students’ personal experience, the average score is 70,66 , whereas on cycle I, utilizing students’ personal experience, the average score is improved into 76,82. After treatment on cycle II, the average score becomes 81,4. The percentage of improvement average score is 6,16%, and the improvement of average score from cycle I to cycle II is 4, 58%. Thus, total of improvement average score is 10,74%. The improvement reflects classical mastery learning achieved by students fulfills expectation. keyword : personal experience, writing, drama script.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS X MIA 2 SMA N 1 SUKASADA Kertayasa, I Wayan; Suandi, I Nengah; Utama, I Dewa Gede Budi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20618

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskipsikan langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (3) mendeskripsikan hambatan-hambatan yang yang dihadapi oleh guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode, yakni (1) metode observasi untuk mengamati langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (2) metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (3) metode wawancara untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh beberapa langkah yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi dengan pendekatan kontekstual. Langkah tersebut dimulai dari memberikan umpan balik, pemberian materi hingga pembelajaran menulis puisi yang berbasis pendekatan kontekstual. Tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 menunjukkan nilai rata-rata 79 (kategori baik). Terdapat beberapa hambatan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual yaitu : (1) siswa kurang termotivasi (2) kesulitan mengondisikan kelas.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS CERITA FABEL PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Widayanti, Luh; Sutama, I Made; Wisudariani, Ni Made Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil belajar menulis dan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe problem posing. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu, post test only control group design. Kelompok eksperimen pada penelitian ini adalah kelas VII H dan kelompok kontrol adalah kelas VII G. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk penugasan berupa penulisan cerita fabel. Data dianalisis melalui uji prasyarat, menggunakan uji-t sampel independent (tidak berkorelasi) dengan kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil perhitungan uji-t, diperoleh thitung  sebesar 5,48. Sementara, ttabel dengan taraf signifikan 5% dan db = n1 + n2 -2adalah 1,67. Ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, perbedaan hasil belajar menulis cerita fabel kedua kelompok signifikan. Hasil perhitungan uji-t yang signifikan, menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe problem posing terhadap hasil belajar menulis cerita fabel.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR APRESIASI SASTRA CERPEN DI KELAS IX. 3 SMP WIDIATMIKA ., Putu Eka Putri Udayani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8620

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk menentukan (1) hasil belajar apresiasi sastra cerpen melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, (2) langkah-langkah pembelajaran hingga mencapai KKM, dan (3) respons siswa kelas IX.3 SMP Widiatmika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Objek penelitian ini adalah hasil belajar apresiasi sastra cerpen, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode obeservasi, dokumentasi, kuesioner, dan tes. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, (1) hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw II terbukti dapat meingkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan pada tindakan siklus I skor rata-rata siswa meningkat menjadi 87,55. Dengan ketuntasan klasikal 59,25%. Pada tindakan siklus II skor rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 88,53. Dengan ketuntasan klasikal 88,46%.(2) langkah-langkah pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II merupakan model pembelajaran yang berbasis kelompok. Kelompok tersebut, terdiri atas kelompok asal dan kelompok ahli. Ketika siswa telah kembali dari kelompok ahli. Maka masing-masing anggota kelompok ahli harus mengajarkan teman di kelompok asalnya masing-masing. (3) respons siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II tergolong sangat positif. Pada siklus I rata-rata skor siswa sebesar 40,14 (positif). Pada siklus II skor rata-rata siswa meningkat mennjadi 41,00 (sangat positif). Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan sangat disambut positif oleh siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Selain itu, model pembelajaran ini da pat disarankan untuk guru dalam meningkatkan inovasi pembelajaran dan juga hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran kooperatif, jigsaw II, meningkatkan, apresiasi sastra The Research aims to determine (1) the results of the short story literary appreciation learning Jigsaw II, (2) learning steps up to KKM, and (3) response IX.3 students of SMP Widiatmika. The subjects were teachers and students of class IX3 SMP Widiatmika. The object of this study is the short story literary appreciation learning outcomes, learning steps, and the student's response. Data was collected with observation, questionnaire, and test. The analysis of the results of research that has done, (1) the results of student learning using Jigsaw II is proven to boost student learning outcomes, it is proved in the first cycle measures the average score of students increased to 87.55. With 59.25% classical completeness. In the second cycle of the average score of students increased again to 88.53. With classical completeness 88.46%. (2) measures on Jigsaw II is a groups learning. The group, consisting of the original group and the group of experts. When students have returned from the expert group. Then each member of the expert group should teach groups of friends in their respective homelands. (3) The student's response to the Jigsaw II as very positive. In the first cycle the average score of students amounted to 40.14. In the second cycle the average score of students increased mennjadi 41.00. The application of this is proven to improve student learning outcomes, and highly welcomed by the students of class IX3 SMP Widiatmika. This model may exist that are suggested for teachers to improve student learning outcomes.keyword : Keywords: cooperative learning, jigsaw II, improving, literary appreciation
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X MIA 1 SMAN 1 MENDOYO ., Komang Krisna Kumarawati; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4780

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran menulis teks Laporan Hasil Observasi, (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis teks Laporan Hasil Observasi dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model kooperatif tipe STAD. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas X Mia 1 SMAN 1 Singaraja yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran, peningkatan hasil menulis teks laporan hasil observasi dengan penerapan model pembelaaran kooperatif tipe STAD, dan respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran menulis teks Laporan Hasil Observasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, dan metode kuesioner, serta metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat sembilan belas langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar menulis teks Laporan Hasil Observasi, (2) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis teks Laporan Hasil Observasi siswa berkat diterapkannya model pembelajaran ini, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65.7, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74.3, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 85.75,(3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran menulis teks Laporan Hasil Observasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran ini, sebagai model pembelajaran inovatif, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia pada khususnya.Kata Kunci : kooperatif, STAD, teks laporan hasil observasi Classroom Action Research is aimed at ( 1 ) describe the steps taken to implement cooperative learning model STAD in learning to write text Observation Reports , ( 2 ) describe the learning outcome of students to achieve mastery level student learning outcomes in writing activities text Reports observations with the implementation of cooperative learning model STAD ( 3 ) describe the student's response to the application of STAD cooperative models . Subjects in this study were teachers and students of class X and Mia 1 SMAN 1 Singaraja , amounting to 20 people . The object of this research is learning steps , increased yield write a text report of observations with the implementation of cooperative learning model STAD , and student responses to STAD cooperative learning in teaching writing text Observation Reports . Data collection methods used in this research is the method of testing , observation methods , and methods of questionnaire and interview methods . Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive The results of this research are ( 1 ) there is a nineteen- step implementation of STAD cooperative learning model to improve the completeness of the results of learning to write text Observation Reports , ( 2 ) the achievement of mastery learning outcomes writing text report Observations of students thanks to the implementation of this model , namely the pre measures the average score classical 65.7 , cycle I gained an average score classical 74.3 , while in the second cycle the average value becomes 85.75 classical students , ( 3 ) students responded very positively to the implementation of cooperative learning model STAD in learning to write text Reports observations . Based on these results , other researchers are advised to apply this learning model , as the innovative learning model , in subjects other languages in general and the Indonesian lessonsin particular.keyword : cooperative , STAD , text reports observations
GAYA BAHASA DALAM CERPEN KARANGAN SISWA KELAS X1 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA Baskara, Esa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2082

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan diksi yang digunakan dalam cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dan (2) mendeskripsikan jenis-jenis majas yang digunakan dalam cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjek atau sumber data (karena berupa benda) pada penelitian ini adalah cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha, yang berjumlah 29 buah. Objek penelitian ini adalah diksi dan majas dalam cerpen karya siswa tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yang dilakukan dengan mengumpulkan inventaris pembelajaran cerpen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) diksi yang digunakan oleh siswa-siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam cerpen-cerpen yang mereka tulis sebagian besar sudah mempertimbangkan ketepatan, kesesesuaian, dan kelaziman pengunaan diksi, dan (2) majas yang ditemui dalam cerpen-cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, meliputi majas eufimisme, majas sinedoke, majas klimaks, majas ironi, majas metonimia, majas metafora, majas litotes, majas tautologi, majas antisipasi, majas simile, majas paradoks, majas pleonasme, majas perifrasis, majas personifikasi, dan majas hiperbola. Kata kunci: cerpen, diksi, gaya bahasa, majas Abstract This research aimed at (1) describing diction which was used in short story made by eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja and (2) describing types of figure of speech which were used by eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjects of this research were 29 short stories of eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha. Objects of this research were diction and figures of speech which were used in students’ short stories. The methods of collecting data which is used in this research is documentation method which is done by collecting inventory of short story subject. Data analysis of this research was descriptive qualitative. The results of this research were (1) diction which was used by elventh grade students in writting their short stories had considered to the accuracy, suitability and prevalence of used of diction, and (2) figures of speech which were found in eleventh grade students’ short stories included euphemism, sinedoke, climax, irony, metonimia, metafora, litotes, tautology, anticipation, simile, paradoks, pleonasm, perifrasis, personification, dan hyperbola. Key Words: diction, figure of speech, langauge style, short story

Page 14 of 122 | Total Record : 1214