cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
GAMBARAN PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI INSTALASI ADMINISTRASI PASIEN RUMAH SAKIT DR. H MARZOEKI MAHDI BOGOR PROVINSI JAWA BARAT Prawita Sari, Aprilya; Dwimawati, Eny; Pujiati, Suci
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.604 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4163

Abstract

Rumah sakit di Indonesia wajib melakukan pencatatan dan pelaporan tentang semua kegiatan penyelenggaraan Rumah Sakit dalam bentuk sistem informasi manajemen rumah sakit sebagaimana ketentuan dalam pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), berdasarkan penilaian karyawan instalasi administrasi pasien di Rumah Sakit dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini sebanyak 19 orang informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan dibantu pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SIMRS di tiga unit Instalasi Administrasi Pasien memiliki kendala yang berbeda-beda. Di unit tempat pendaftaran pasien kendala yang paling dirasakan adalah dari segi komponen hardware, software, dan jaringan. Di unit penata jasa kendala yang paling dirasakan adalah dari segi komponen hardware dan software. Di unit verifikasi kendala yang paling dirasakan adalah dari segi komponen jaringan. Setelah melakukan serangkaian wawancara mendalam, maka didapati kesimpulan bahwa pelaksanaan SIMRS masih memiliki kendala yang dihadapi pada aspek sarana dan prasarana, khususnya yaitu masih mengalami ketidakstabilan jaringan, komputer yang dinilai sudah terlalu lama dan perlu diganti, dan aplikasi software yang diharapkan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna (user).
FACTORS RELATED TO ADOLESCENT DEPRESSION LEVELS IN YPH PLUS BOGOR HIGH SCHOOL BOGOR 2019 Aisah Amini, Nur; Noor Prastia, Tika; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 3 No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.991 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i4.4195

Abstract

Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan adanya perasaan sedih, kehilangan minat atau kesenangan, penurunan energi, perasaan bersalah atau rendah diri, gangguan tidur atau nafsu makan dan kurangnya konsentrasi. Studi terbaru telah mengidentifikasi masalah kesehatan mental khususnya depresi sebagai penyebab terbesar dari beban penyakit di kalangan anak muda (WHO, 2017). Depresi yang berlarut-larut dan tidak ditangani, dapat mengantarkan pada tindakan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pada remaja di SMA YPH Plus Bogor tahun 2019, dari faktor jenis kelamin, umur, pola asuh orangtua, dan stres akademik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 117 remaja dengan besar sampel 58 responden menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan tingkat depresi adalah stres akademik (p value = 0,002), sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah jenis kelamin (p value = 0,086), umur (p value = 0,187), dan pola asuh orangtua (p value = 0,051). Perlu adanya monitoring secara rutin dan penyuluhan terkait depresi bekerjasama dengan instansi yang berwenang seperti Puskesmas maupun Dinas Kesehatan.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN KERJA DAN FAKTOR INDIVIDU TERHADAP KEJADIAN SICK BUILDING SYNDROME PADA KARYAWAN DI GEDUNG PERKANTORAN X KOTA BOGOR TAHUN 2019 ilma, Robbiyani; Fathimah, Anissatul; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.308 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4178

Abstract

Polusi Udara Dalam Ruangan Berada Di Urutan Ketiga Faktor Lingkungan Yang Beresiko Terhadap Kesehatan Manusia, Kualitas Udara Dalam Ruangan 2-5 Kali Lebih Buruk Dibanding Udara Di Luar Ruangan .Tujuan Penelitian Mengetahui Faktor Risiko Sick Building Syndrome Pada karyawan Perkantoran PT X kota Bogor Antara Lingkungan Kerja, Faktor Individu dan Faktor Pekerjaan (Suhu, Kelembaban, Pencahayaan,Umur, Jenis Kelamin, Kebiasaan Merokok, Riwayat Alergi dan lama Penggunaan Komputer .Penelitian Ini menggunakan Analisis Deskriptif Analitik Dengan Desain Cross Sectional dengan Teknik pengambilan Sampel seluruh Total Sampling populasi dengan Pengambilan sampel dilakukan 74 orang.Data Penelitian yang diperoleh adalah data primer dan sekunder yang dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil Penelitian jumlah karyawan 74 terdapat lebih besar karyawan yang berisiko SBS 71,6 % dibandingkan karyawan tidak berisiko SBS 28,4% .variabel hubungan signifikan adalah Jenis kelamin (p= 0,027), Riwayat Alergi (p =0,000)dan Lama penggunaan komputer ( p= 0,000) sedangkan variabel tidak ada hubungan yang signifikan adalah Suhu (p= 0,078),Kelmbaban (p= 0,078), pencahayaan (p= 0,529), usia (p= 0,876)dan kebiasaan merokok (p= 0,325) disarankan kepada PT X kota Bogor untuk Melakukan Pemeriksaan berkala minimal 1 tahun sekali untuk mengatahui gangguan kesehatan awal sedini mungkin untuk pencegahan dan mengetahui kapasitas kerja dengan menilai kondisi kesehatan waktu tertentu pada karyawan yang telah bekerja dan melakukan Pemeriksaan Khusus untuk penilaian kelayakan lingkungan.
HUBUNGAN LAMA PAPARAN RADIASI SINAR LAS DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA BENGKEL LAS SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN SAWANGAN BARU DAN PASIR PUTIH KOTA DEPOK TAHUN 2019 Sundawa, Erwin; Ginanjar, Rubi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.168 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4169

Abstract

Latar Belakang: Pekerja las pada sektor informal memiliki risiko terkena keluhan subjektif fotokeratitis karena terpapar radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dihasilkan dari proses pengelasan. Di Indonesia yang membahas mengenai keluhan kelelahan mata pada pekerja bengkel las salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Nur Najmi (2017) pada pekerja las sektor informal di Kelurahan Cirendeu dan Ciputat yang menyebutkan 20 dari 32 pekerja mengalami keluhan subjektif fotokeratitis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara lama paparan radiasi sinar las dengan kelelahan mata pada pekerja bengkel las sektor informal di Keluraharan Sawangan Baru dan Pasir Putih Kota Depok Tahun 2019. Metode: Penelitian ini dilakukan secara analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebannyak 35 pekerja dengan kriteria inklusi yang ditetapkan. Data pada penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan uji analisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan lama paparan (p=0,003), usia (p=0,002), Masa Kerja (p=0,027), dan pemakaian alat pelindung diri (p=0,003). Kesimpulan: dari hasil penelitian terdapat hubungan lama paparan radiasi sinar las dengan kelalahan mata pada pekerja bengkel las sektor informal di Kelurahan Sawangan Baru dan Pasir Putih Kota Depok tahun 2019. Kata Kunci: Lama Paparan, Kelelahan Mata, Bengkel Las
EVALUASI PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS CIAMPEA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Erdini, Dita; Dwimawati, Eny; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.429 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4202

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Secara global TB tetap menjadi 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. Di Puskesmas Ciampea pada lima tahun terakhir angka keberhasilan program TB Paru mengalami kenaikan dan penurunan. Angka keberhasilan program pada tahun 2018 sebesar 79%, dan angka keberhasilan program pada tahun 2019 sebesar 72% dari target 90% yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi seacara mendalam mengenai Input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari Kepala Tata Usaha Puskesmas Ciampea, Penanggungjawab program TB Paru, Analis kesehatan dan Apoteker. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar checklist observasi dan daftar checklist telaah dokumen. Hasil penelitian dari komponen input dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Terdapat keterbatasan fasilitas pemeriksaan TCM tidak dapat dilakukan di Puskesmas Ciampea. Hasil dari komponen proses dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Pencatatan dan pelaporan serta Cross check sering kali tidak tepat waktu sesuai jadwal. Sedangkan output dalam program TB di Puskesmas Ciampea dalam angka penemuan kasus sudah mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan belum mencapai target yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Error rate di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor sebesar 1,8 persen. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor maka diperlukan perbaikan yaitu dengan dibuat jadwal checklist cross check setiap minggunya agar tidak terjadi penumpukan berkas jika dilakukan pertiga bulan sekali. Juga diperlukan perbaikan dengan melakukan pencatatan dan pelaporan setiap harinya setelah pasien selesai pengobatan agar tidak terjadi penumpukan laporan. Dan diperlukan pula perencanaan terhadap pasien yang mangkir dalam pengobatan agar pasien tersebut tidak mangkir dari pengobatan dan menyelesaikan pengobatannya.
HUBUNGAN ADIKSI SMARTPHONE TERHADAP PERSEPSI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT CITRA ABADI SEJATI TAHUN 2019 ., Herdiana; Asnifatima, Andi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 3 No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.967 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i4.4191

Abstract

Adiksi smartphone adalah perilaku keterikatan atau kecanduan terhadap smartphone yang memungkinkan menjadi masalah sosial, seperti menarik diri dan kesulitan dalam performa aktivitas sehari-hari, tes menunjukkan bahwa konsentrasi terendah terjadi pada saat smartphone berada di atas meja, namun dengan bertambahnya jarak antara partisipan dengan smartphone, kinerja mereka meningkat. Secara keseluruhan, hasil tes 26% lebih tinggi ketika ponsel mereka dipindahkan dari ruangan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Adiksi Smartphone Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT Citra Abadi Sejati. Sampel penelitian ini sebanyak 50 pekerja. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampel, dengan pengukuran menggunakan kuesioner SAS (Smartphone Addiction Scale) untuk mengukur adiksi smartphone dan kuesioner Produktivitas Kerja. Hasil penelitian menunjukan, produktivitas kerja tinggi sebanyak 29 responden (16,0%), adiksi smartphone sebanyak 20 responden (40,0%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 14 orang (28,0%) jenis kelamin perempuan sebanyak 36 orang (72,0%), umur ≤ 40 tahun sebanyak 34 orang (68,0%),masa kerja baru sebanyak 31 orang (62,0%), durasi penggunaan smartphone kurang dari ≤60 menit sebanyak 16 orang (32,0%), frekuensi penggunaan smartphone lebih dari >10 kali/hari sebanyak 34 orang (68,0%). Produktivitas kerja karyawan rata rata baik dengan tingkat produktivitas kerja sedang.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA PESERTA KB AKTIF DI KELURAHAN MEKAR WANGI KECAMATAN TANAH SAREAL TAHUN 2019 Ariyani Lubis, Fitriya; Rachmania, Wina; Noor Prastia, Tika
PROMOTOR Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.352 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4174

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia cukup tinggi, sehingga penggunaan MKJP sangat diperlukan. Penggunaan MKJP di Kelurahan Mekar Wangi cenderung menurun, dan sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di Kelurahan Mekar Wangi. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah peserta KB aktif di Kelurahan Mekar Wangi. Subyek sejumlah 110 orang peserta KB aktif MKJP dan non MKJP, dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder, dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Analisis bivariate dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan 26.36 % responden yang menggunakan MKJP, Analisis bivariat didapatkan ada hubungan dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi (p=0.003),sementara kepercayaan (p=0.653), sikap (p=0.519), dan dukungan teman (p=1.00) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan MKJP. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP, maka dari itu disarankan untuk lebih meningkatkan pelayanan MKJP kepada seluruh PUS.
RESPON MAHASISWA TERHADAP PICTORIAL HEALTH WARNING DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS IBN KHALDUN TAHUN 2020 Mariyamah, Siti; Masitha Arsyati, Asri; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.005 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4207

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang pencantuman gambar dan tulisan peringatan kesehatan/pictorial health warning pada kemasan rokok. Peratuan ini bertujuan untuk dapat mengurangi dampak buruk kesehatan, melindungi penduduk usia produktif dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya merokok. Dilatarbelakangi peratuan pemerintah tersebut, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui Respon Mahasiswa Terhadap Pictorial Health Warning. Jenis penelitian ini adalah semi kuantitatif dan kualitatif, dengan pendekatan cross sectional dan RAP. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian pengetahuan Responden baik sebanyak 55 orang (82,1%), kategori variabel keterjangkauan Responden yang terjangkau sebanyak 41 orang (61,2%) terhadap pictorial health warning, kategori variabel pesan Responden yang mengerti sebanyak 45 orang (67,2%) Tehadap pictorial health warning, kategori variabel PHW yang berpendapat baik sebanyak 63 orang (94%), kategori variabel Respon dengan respon positif sebanyak 51 orang (76.1%), sebagian besar Responden belum kawin sebanyak 65 orang ( 97%). Respon perokok terhadap pictorial health warning tersebut tidak membuat para perokok untuk berhenti merokok, mereka tetap mengkonsumsi rokok karena pengalaman mereka tidak pernah menderita akibat mengkonsumsi rokok, dan efek yang dirasakan jauh berbeda dengan apa yang tercantum pada kemasan yang telah dibuat. Dengan demikian dapat dikatakan persepsi perokok aktif cenderung menolak adanya label peringatan tersebut.
ANALISIS LOGISTIK DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ALAT TULIS KANTOR PRIORITAS (CONTINUOUS FORM) PADA PELAYANAN DI RSUD CIBINONG TAHUN 2018 Fitriani, Aulia; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.211 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4164

Abstract

Ketersediaan barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) di RSUD Cibinong tahun 2018 adalah sebesar 73% dari total kebutuhan. Kebutuhan barang alat tulis kantor prioritas yang belum terpenuhi adalah sebesar 27%, hal ini mengakibatkan terganggunya proses pelayanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran input, proses dan output pada gudang (logistik). Metodologi penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan sistem untuk menganalisis logistik alat tulis kantor. Penelitian ini terdiri dari 5 informan yaitu 2 staf gudang logistik, 1 penanggung jawab UPBJ, 1 penanggung jawab PPTK, dan 1 informan kunci yaitu kepala gudang logistik. Pengumpulan data dengan cara wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan SDM sudah mencukupi, fasilitas sudah sesuai kategori di ruangan. Ketersediaan, kelengkapan dan kondisi mesin sudah cukup baik. Prosedur sudah disosialisasikan, supplier tergolong baik. Gambaran perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, pengadaan sudah berjalan baik, penyimpanan barang sudah berjalan efektif, pendistribusian belum efektif, pengendalian barang alat tulis kantor yaitu membagi stok yang tersedia digudang kepada bagian yang menggunakannya. Gambaran output menunjukan ketersediaan barang masih ada masalah terkait dengan ketersediaan barang di gudang. Disarankan proses perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, RSUD Cibinong harus mencari supplier yang menyediakan barang sekali jadi, memaksimalkan tempat dan mengajukan kebutuhan untuk ruang khusus penyimpanan barang. Proses pendistribusian barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) jangan sampai mengalami kekosongan, proses pengendalian dilakukan dengan suatu perencanaan yang matang dan berkoordinasi dengan PPTK dan membuat laporan untuk alat tulis kantor prioritas (continuous form) secara rutin setiap bulannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KATULAMPA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Kurniawan, Dedi; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.91 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5587

Abstract

Angka pertumbuhan penduduk setiap tahun terus meningkat, dari tahun 2012 sampai dengan 2014 mengalami peningkatan sebesar 3,59 juta setiap tahun menjadi 3,70 juta setiap tahun. Upaya pemerintah dalam pengendalian jumlah penduduk yaitu dengan cara menurunkan jumlah kelahiran melalui program keluarga berencana. Penggunaan Alat Kontrasepsi implant di Kelurahan Katulampa merupakan yang terendah di Kecamatan Bogor Timur yaitu sebesar 0,00%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi implant pada wanita usia subur di Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross Sectional, populasi sebanyak 1.909 orang dengan sampel sebanyak 100 orang. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Alat yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data menggunakan software pengolahan  data statistik Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis data didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi implant adalah pendidikan, sikap dan pengetahuan, adapun faktor- faktor yang tidak ada hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi implant adalah pekerjaan, jumlah anak ideal, keterpaparan media informasi dan Ketersediaan Tenaga Pelayanan. Bagi peneliti yang akan mengembangkan penelitian dengan judul serupa dapat menggunakan teknik pengambilan sampel yang lebih representatif.