cover
Contact Name
Syaiful
Contact Email
-
Phone
+6281282738786
Journal Mail Official
jrs.astonjadro@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar KM 2 Kedung Badak Tanah Sareal Kota Bogor 16161
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Astonjadro
ISSN : 23024240     EISSN : 26552086     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/astonjadro
Core Subject : Engineering,
Astonjadro: Jurnal Rekayasa Sipil adalah jurnal ilmiah dibidang teknik sipil p-ISSN : 2302-4240 dan e-ISSN : 2655-2086. Jurnal Rekayasa Sipil Astonjadro diterbitkan untuk mengapresiasi dan memberikan informasi ilmiah bagi peneliti, dosen serta para profesional. termasuk dalamnya pengembangan model dan konsep penelitian yang mengacu secara berkesinambungan. Jurnal Astonjadro diterbitkan oleh Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 507 Documents
ANALISIS PEMAKAIAN BIAYA PELAKSANAAN PROYEK DENGAN BEBERAPA ALTERNATIF CASH FLOW (Studi Kasus : Pada Proyek pembangunan Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia Bogor) Setiawan, Irvan
ASTONJADRO Vol. 2 No. 1 (2013): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v2i1.779

Abstract

Rencana Cash flow pelaksanaan proyek atau rencana Arus kas pelaksanaan proyek adalah data perkiraan penerimaan pembayaran (pembayaran masuk/cash in) dan pengeluaran pembayaran (pembayaran keluar/cash out) sehingga diperoleh data¸ kapan (minggu atau bulan–bulan apa saja ) periode pelaksanaan proyek yang bersangkutan memerlukan dana operasionalnya. Rencana Cash Flow (arus kas) Proyek adalah sebagai pedoman kerja dalam hal kondisi keuangan, agar selalutercapai likuiditas proyek yang berada dalam kondisi surplus. Melihat pentingnya hal tersebut sebagai acuan dalam operasional proyek, khususnya dalampengelolaan keuangan proyek, maka rencana arus kas proyek merupakan satu kesatuan dengan dokumen rencana biaya proyek.Alternatif Cash flow sehingga diperoleh Cash flow (arus kas) yang paling baik. Cash flow yang paling baik adalah Cash flow dengan modal kerja perusahaan.
ANALISIS POLUSI SUARA YANG DITIMBULKAN KECEPATAN KENDARAAN BERMOTOR (Kajian Di Depan Rumah Sakit Bunda Jalan Margonda Raya Kota Depok) Ngadimo, Ngadimo; Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 3 No. 1 (2014): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v3i1.803

Abstract

Depok juga menjadi percontohan sebagai kota tertib lalu lintas dengan pengaturan arus lalu lintas dan pola pergerakan penduduk yang beragam. Keberagaman perjalanan warga kota ini mengakibatkan jumlah penduduk yang melewati kawasan semakin beragam pula. Mobilitas penduduk juga memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Sarana dan prasarana yang memadai itu adalah memenuhi kriteria seperti aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat. Peningkatan ini menimbulkan masalah di bidang tranportasi. Kecepatan sepeda motor, kecepatan mobil pribadi dan kecepatan mobil angkutan umum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap polusi suara yang dihasilkan. Perhitungan dan analisis yang diperoleh adalah pada persamaan dengan nilai R Square terbesar pula pada penelitian hari keempat titik ketiga (Sound Level Meter 3), dengan kontribusi sebesar 25,30%. Seperti persamaan disamping ini, y = 60,212 + 0,149x1 - 0,053x2 + 0,318x3. Maksud dari persamaan ini adalah jika tidak ada penurunan kecepatan sepeda motor, mobil pribadi dan mobil angkutan umum maka tingkat polusi suara di SLM3 adalah sebesar 60,212 dBA.
KAJIAN VOLUME LALULINTAS DAN PEJALAN KAKI DALAM PENENTUAN FASILITAS PENYEBERANG JALAN ( STUDI KASUS: JALAN PADJAJARAN KOTA BOGOR STA. 0+000 – 0+250 ) Saefudin, Saefudin; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 6 No. 1 (2017): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v6i1.2257

Abstract

Studi kasus di jalan Padjajaran Sta 0+00 – 0+250 penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak jumlah  kendaraan  bermotor  yang  melalui  jalan  Padjajaran  dengan  meninjau  hambatan samping yang terjadi akibat dari pergerakan untuk menyeberang dengan memotong jalan, pengambilan data dilakukan melalui survei langsung secara langsung dilokasi pengamatan dengan menggunakan sistem acak pada hari libur dan hari kerja sehingga akan menghasilkan nilai P atau hambatan samping (penyeberang jalan) nilai V atau jumlah rata-rata kendaraan yang melintas pada waktu tersibuk dilokasi pengamatan dan hari kerja, dengan menggunakan rumus PV2 = P x V2 sesuai standar acuan yang dikeluarkan oleh Dinas Bina Marga dalam pemilihan fasilitas penyeberangan di perkotaan. Berdasarkan  hasil  perhitungan  dari  data  yang  diperoleh menghasilkan nilai PV2 sebesar 2,5 x 109  maka fasilitas penyeberangan yang direkomendasikan adalah Zebra Cross sesuai dengan kondisi di lapangan.
KAJIAN TENTANG MODEL BANGKITAN PERGERAKAN PERMUKIMAN KAWASAN CIWASTRA KOTA BANDUNG Karimah, Hana; Akbardin, Juang
ASTONJADRO Vol. 8 No. 2 (2019): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v8i2.2799

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk Kota Bandung menyebabkan peningkatan kebutuhan tempat tinggal. Untuk memenuhinya, dibangun permukiman baru di wilayah Bandung Timur termasuk Ciwastra. Adanya permukiman baru akan menimbulkan peningkatan volume lalu lintas, apabila peningkatan volume lalu lintas tidak berimbang dengan peningkatan kapasitas jalan, maka akan terjadi permasalahan transportasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan bangkitan pergerakan yang dihasilkan permukiman. Data yang dibutuhkan yaitu data sosio ekonomi warga yang didapat dengan cara penyebaran angket/kuisioner, selanjutnya diolah untuk menghasilkan model bangkitan pergerakan dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian yaitu, model bangkitan pergerakan Perumahan de Green Grande adalah Y1= 6,068+1,239 X4 +1,435 X5 + 0,855 X7+1,166 X8,  Jingga Residence Y2 = 2,554 + 1,143 X3 + 1,041 X4 + 1,011 X5 +1,256 X6 + 1,2045 X7, Pesona Ciwastra Permai Y3 = 7,540 + 2,874 X5 + 1,696 X6 + 0,552 X8, dan Buana Ciwastra Y4 = 5,840 + 1,143 X3 + 2,108 X5 + 1,3295 X6. X3 adalah pekerjaan, X4 pendapatan, X5 jumlah anggota keluarga, X6 jumlah anggota keluarga yang bekerja, X7 jumlah perjalanan per hari, X8 jumlah kepemilikan motor.
ANALISIS KONSEP PARKIR PADA PLAZA EKALOKASARI BOGOR Anggraini, Dian; Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 2 No. 2 (2013): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v2i2.794

Abstract

Kebijaksanaan parkir berdasarkan analisis supply (Fasilitas Parkir) dan demand (Kebutuhan Parkir) serta mempertimbangkan faktor pendapatan gedung dari lahan parkir apabila demand (Kebutuhan Parkir) bertambah, dimana faktor demand (Kebutuhan Parkir) dari luas lahan yang ada bertambah maka akan meningkatkan pendapatan gedung.Hasil analisis yang didapat dari penelitian ini adalah dengan perancangan areal parkir yang menggunakan 64 m2 untuk 6 SRP dapat menampung 300 SRP dengan lebar manuver 6 m dimana posisi mobil keluar kemanuver 1 m sehingga menghalangi sirkulasi arus dari kendaraan yang akan masuk dan keluar areal parkir, sedangkan yang dibuat 80 m2 untuk 6 SRP dengan memperkecil lebar manuver menjadi 5 m dapat memenuhi kebutuhan parkir yang lebih banyak, yaitu untuk 356 SRP
STUDI KASUS POLUSI SUARA YANG DITIMBULKAN VOLUME KENDARAAN BERMOTOR (Kajian Di depan Rumah Sakit Bunda Margonda Kota Depok) Syaiful, Syaiful; Saputra, Suganda
ASTONJADRO Vol. 5 No. 1 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i1.832

Abstract

Kota depok adalah merupakan penyangga ibukota DKI Jakarta menjadi percontohan sebagai kota tertib lalu lintas dan sekaligus menimbulkan permasalahan diantaranya polusi suara yang ditimbulkan oleh volume kendaraan bermotor baik sepeda motor, mobil pribadi maupun mobil angkutan umum. Metode penelitian dilakukan dengan mengambil data di lapangan yaitu di depan Rumah Sakit Bunda Margonda Jalan Margonda Raya Depok kemudian pengolahan data yang dilakukan dengan menganalisa data dengan pendekatan model regresi linier berganda Y = a + b.x1 + c.x2+d.x3 dengan program SPSS 17.00 setelah dilakukan pengolahan data menghasilkan analisis data yang dapat disimpulkan bahwa didapat persamaan dengan nilai R terbesar pada penelitian hari kedua titik ketiga (Sound Level Meter 3), dengan kontribusi sebesar 35,70%. Seperti persamaan disamping ini, y = 74,099 + 0,001x1 - 0,009x3. Artinya dengan nilai R sebesar 35,70% pengaruh volume kendaraan bermotor terhadap polusi suara sangat kecil/rendah dan tidak ada pengaruh atau hubungan yang signifikan antara volume kendaraan bermotor terhadap polusi suara yang terjadi pada SLM3 di hari kedua.
ANALISA BANGKITAN DAN TARIKAN DI PERUMAHAN BOGOR NIRWANA RESIDENCE ( BNR ) Kurniawan, Irfan; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2283

Abstract

Salah satu masalah transportasi seperti kemacetan lalu lintas kerap terjadi di kota-kota di Indonesia salah satunya di Bogor. Permasalahan transportasi dapat diatasi dengan perencanaan transportasi yang baik, sesuai dengan rencana,TOD (Transit  Oriented Developmnet) Program dengan membangun LRT yang berlokasi di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR). Untuk mengantisipasi timbulnya masalah transportasi maka dilakukan kajian mengenai analisis potensi bangkitan dan tarikan untuk mengetahui seberapa besar pergerakan yang masuk atau keluar dari ataupun masuk ke sebuah zona Perencanaan transportasi yang paling popular dan sering digunakan adalah perencanaan transportasi 4 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap analisis bangkitan dan tarikan dan kesimpulan. Tahap analisis bangkitan dan tarikan perjalanan.merupakan salah satu tata guna lahan yang dapat menimbulkan tarikan pergerakan yang besar, mengingat banyak warga kota bekerja di sektor formal. Data yang digunakan dalam model bangkitan dan tarikan adalah berbasis sebuah zona dan jaringan Output dari model ini sehingga bisa memprediksikan seberapa besar pergerakan perjalanan Desire Line pada masa mendatang. Perhitungan jumlah kendaraan yang melewati daerah sekitaran kawasan Bogor Nirwana Residence menggunakan Traffic Count pada masing – masing jalan sehingga bisa diketahui berapa jam, yang nantinya akan di dapat satuan mobil penumpang, setelah itu di buat jaringan serta MAT tahun 2018-2025 dibebankan pada jaringan, untuk mengetahui seberapa besar Demand Flow serta Desire Line dengan menggunakan software SATURN. Hasil dari analisis software SATURN didapatkan kesimpulan nilai bangkitan dan tarikan dari tahun 2018 sampai 2020 terjadi Kenaikan sehinga pembangunan TOD sangat  berdampak signifikan, sedangkan tahun 2020 sampai 2025 terjadi peningkatan. Dari jumlah bangkitan dan tarikan yang telah dihasilkan dapat diketahui bahwa semakin besar tingkat perjalanan di kota Bogor pada masa mendatang sehingga nantinya dapat di buat rencana ataupun solusi kedepannya untuk mengurangi tingginya jumlah penduduk dalam perjalanan jalan di kota Bogor khususnya pada kawasan Bogor Nirwana Residence.
ROAD GEOMETRIC FEASIBILITY IN ROAD SAGARANTEN – TEGALBULEUD KM.BDG 175 + 100 Paikun, Paikun; Andriani SP, Reffy W; Destaman, Faldi; Winardi, Dede
ASTONJADRO Vol. 10 No. 1 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i1.4213

Abstract

The Sagaranten-Tegalbuleud road is a provincial road, with its geographic and topographic conditions quite complicated, the terrain quite difficult, causing not all areas to be well connected, and the reason for the low level of accessibility of this area. Therefore, determining the road geometry is an important part of driving comfort. Geometric planning focuses on horizontal and vertical alignments so that it can fulfill the basic functions of the road that provide optimal traffic flow comfort according to the planned speed. A re-survey was conducted to obtain geometric data on existing roads that did not comply with DGH standards, then it was re-planned. The results of the analysis are three bends with the Spiral-Circle-Spiral type, namely bend 9, bend 10 and bend 11 with RC = 17 m, and the slope is determined for the vertical geometrical alignment of the road. The results of this research analysis can be used as a reference for improving geometric roads so that accessibility between regions can be increased.
DETERMINING ROAD HANDLING ACCORDING TO THE LEVEL OF DAMAGE USING SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) METHOD Paikun, Paikun; Suminar, Elis; Irawan, Aldi; Bahri, Saiful
ASTONJADRO Vol. 10 No. 1 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i1.4265

Abstract

Roads that have been functioned are in good condition, slightly damaged, moderately damaged, and heavily damaged, therefore road maintenance is needed. Road maintenance uses costs, and the available costs are often insufficient to carry out road repairs as a whole, so it is necessary to determine the priority scale of road repairs. The Surface Distress Index (SDI) method is a method used by the DGH to determine the level of road damage, furthermore as a basis for determining the priority scale for road repairs. Along 2.25 km of Jalan Merdeka 1, Sukabumi City, it is the sampling location for the study to determine the condition of road damage. Each investigation point is determined to be 200 m long, starting from the initial STA 0 + 000 - 0 + 200 to the last STA 2 + 200 - 2 + 250. The results showed that the road conditions consisted of moderately damaged, lightly damaged to heavily damaged, so it needed maintenance at STA 0 + 000 - 0 + 400, it needed rehabilitation at STA 0 + 400 - 1 + 800 and STA 2 + 200 - 2 + 250 , as well as need reconstruction at STA 1 + 800 - STA 2 + 200. The results of this study can be used as a basis for determining road handling by policymakers.
PRESS STRONG CONCRETE ADDED SHELL OF KEONG SAWAH Gumilang, Pandu Dimas; Safarisky, Hendramawat Aski; Marwahyudi, Marwahyudi
ASTONJADRO Vol. 10 No. 1 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i1.3986

Abstract

Concrete is a building structure whose development is relatively fast because it is an important part of development. Shells of keong sawah, which are pests for rice plants, can also be used as an added material in making concrete because they contain a large amount of calcium carbonate. This study aims to determine the effect of adding shells of keong sawah on the compressive strength of concrete with a variation of 0% and 15% on the weight of cement. This research was conducted using a cylindrical concrete specimen with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. The results showed that the addition of 15% powder shells of keong sawah had an increase in compressive strength, namely 31.1 MPa when compared to the 0% variation with a compressive strength value of 25.6 MPa. It can be concluded that in this study the addition shells of keong sawah 15% by weight of cement can increase the compressive strength of the concrete. 

Page 11 of 51 | Total Record : 507