cover
Contact Name
Uba Umbara
Contact Email
uba.bara@upmk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
uba.bara1985@upmk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan
ISSN : 24433500     EISSN : 2654833X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JUMLAHKU published scientific articles through digital journals in 2015 with issue volume 1 number May 1 2015. The period of publication of this journal is every May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
SIMULASI PENERAPAN KURIKULUM PARADIGMA BARU PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MATHEMATICAL MODELLING UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DASAR LITERASI Mira Mayasarokh; Ita Yusritawati
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 2 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.2 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i2.2397

Abstract

Kurikulum Paradigma Baru 2022 adalah salah satu solusi yang ditawarkan Kemendikbudristek kepada satuan pendidikan setelah terjadi Learning Loss di masa Pandemi. Kurikulum sengaja diciptakan fleksibel agar guru bisa mendefinisikan dan mempraktikkan proses pembelajaran sesuai lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efektifitas penerapan Kurikulum Paradigma Baru pada pembelajaran matematika anak usia dini melalui mathematical modelling tehadap perkembangan kemampuan dasar literasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah peserta didik anak usia dini di TK Tunas Bangsa Desa Kramatmulya. Teknik pengumpulan data dengan tes tulis. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-Gain menggunakan SPSS pada tabel diatas, diperoleh skor rata-rata N-Gain sebesar 0,4933, maka kriteria yang diperoleh yaitu sedang. Hal ini berarti peningkatan kemampuan dasar literasi matematika siswa berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, persentase yang diperoleh sebesar 60,33% yang artinya penerapan kurikulum paradigma baru pada pembelajaran matematika anak usia dini melalui mathematical modelling terhadap kemampuan dasar literasi cukup efektif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN PERAPAN STRATEGI LEARNING WITH QUIS TEAM Agung Cahya Gumilar; Lia Yuliantika; Puji Budilestari
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 2 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.2 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i2.2401

Abstract

Penelitian ini berjudul “Meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan strategi learning with quiz team”. Kemampuan komunikasi matematis siswa merupakan salah satu dari keampuan siswa yang harus dikembangkan dan sesudah proses pembelajaran. Hal ini karena melalui kemempuan komunikasi matematis siswa dapat mengorganisasikan berpikir matematis siswa secara lisan maupun tulisan. Salah satu untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan strategi learning with quiz team. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan penerapan strategi learning with quiz team lebih baik dari siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Purwadadi dan sampel dari penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII F dan VII C. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap pembelajaran yang menggunakan strategi learning with quiz team. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menggunakan SPSS V.23 for windows, bahwa 1) Proses pembelajaran strategi learning quiz team dapat terlaksana dengan sangat baik. 2) Terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa setelah diterapkan strategi learrning with quiz team. 3) Terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis lisan siswa setelah diterapkan strategi learrning with quiz team. 4) Kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa yang pembelajarannya menggunakan strategi learning with quiz team lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.5) Kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa yang pembelajarannya menggunakan strategi learning with quiz team lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis lisan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN DISPOSISI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Syifa Afidah Nurul Arifin; Sumaryoto; Mamik Suendarti
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 2 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.2 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i2.2408

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif metode survei yang bertujuan menguji pengaruh minat belajar dan disposisi matematis secara bersama-sama terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika serta menguji pengaruh minat belajar dan disposisi matematis secara parsial terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan hasil sampel sebanyak 84 siswa dari populasi sebanyak 534 siswa. Populasi ini diperoleh dari siswa kelas VII MTs Negeri di Kabupaten Kuningan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan tes. Pada penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu minat belajar, disposisi matematis, dan kemampuan pemahaman konsep matematika. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai kontribusi ganda sebesar 0,684. Artinya, kontribusi X1 dan X2 secara bersama-sama mempengaruhi Y sebesar 68,4%. Sedangkan sisanya yaitu 31,6% Y dipengaruhi oleh faktor lain selain X1 dan X2. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar dan disposisi matematis secara bersama-sama terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika; 2) terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika; 3) terdapat pengaruh yang signifikan disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika.
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Indah Sukmawati; Wharyanti Ika Purwaningsih; Dita Yuzianah
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 2 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.2 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i2.2412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive, peneliti memilih subjek sebanyak 8 siswa yang terdiri dari 4 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 4 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Pemilihan subjek menggunakan instrument Group Embedded Figure Test (GEFT). Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah siswa dengan gaya kognitif field independent dan field dependent mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis. Kedua gaya kognitif tersebut mempunyai perbedaan yaitu pada interpretation siswa dengan gaya kognitif field dependent menuliskan kembali dari soalnya sedangkan field independent menotasikan dengan simbol. Pada analysis siswa dengan gaya kognitif field dependent berpikir lama sedangkan field independent siswa menggambarkan sebuah segiempat, kemudian mencari luas persegi untuk mendapatkan sisi persegi. Pada evaluation siswa dengan gaya kognitif field dependent pada jawaban yang digambarkan tidak sesuai dengan hasilnya sedangkan field independent dengan menggambarkan masing-masing sisi segiempat kecil. Pada self-regulation siswa dengan gaya kognitif field dependent menyebutkan 1 cara sedangkan field independent menggunakan banyak cara. Pada inference siswa dengan gaya kognitif field dependent masih salah sedangkan field independent sudah benar. Pada explanation siswa dengan gaya kognitif field dependent masih salah sedangkan field independent sudah benar.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI QUIZIZZ PADA MATERI BILANGAN BULAT Mohamad Lutfi Nugraha Lutfi
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 2 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.2 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i2.2423

Abstract

Platform online Quizizz merupakan aplikasi evaluasi pembelajaran yang digunakan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penggunaan Quizizz pada mata pelajaran Matematika dengan Materi Operasi Bilangan Bulat di SMP Al-Qalam Jakarta Timur. Responden penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Al-Qalam Jakarta Timur. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah secara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik angket atau kuisioner. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Siswa dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan teknik kuisioner, adapun analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa memiliki persepsi sangat baik atau positif terhadap penggunaan Quizizz pada mata pelajaran matematika dengan materi operasi bilangan bulat yaitu hal ini ditunjukan dengan persentase angket siswa sebesar 86,6% serta hasil wawancara dengan siswa dan pendidik yang menghasilkan jawaban yang positif persepsinya terhadap aplikasi Quizizz artinya aplikasi Quizizz sangat baik digunakan oleh siswa dan pendidik untuk evaluasi pembelajaran, dan aplikasi ini bisa diterapkan pada materi lainnya dalam mata pelajaran matematika.
ANALISIS INSTRUMEN SOAL PILIHAN GANDA UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) MATA PELAJARAN MATEMATIKA PEMINATAN Okta Pita Dian Sari; Sunismi; Anies Fuady
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2718

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas butir soal ujian akhir semester pada pembelajaran matematika peminatan di SMAN 4 Malang yang ditinjau dari segi tingkat kesukaran, daya pembeda, dan keefektifan pilihan sebagai pengecoh. Penelitian ini ialah penelitian yang bersifat evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Evaluasi dalam penelitian ini dilakukan terhadap butir soal ujian akhir sekolah (UAS) mata pelajaran matematika pada tahun ajaran 2022/2023 guna mengetahui kualitas soal dengan cara melakukan analisis butir soal. Penelitian dilakukan dengan sampel sebanyak 36 lembar jawaban siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan aplikasi Anates. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat kesukaran soal, daya pembeda soal, dan keefektifan pilihan dapat disimpulkan bahwa tingkat kesukaran soal; 1 butir (5%) sangat mudah, 1 butir (5%) mudah, 12 butir (60%) sedang, 4 butir (20%) sukar, dan 2 butir (10%) sangat sukar. Untuk daya pembeda soal, 4 butir (20%) sangat buruk, 1 butir (5%) buruk, 4 butir (20%) cukup, dan 11 butir (55%) baik. Untuk efektifitas pilihan; 4 butir (20%) dalam kategori sangat baik, 6 butir (30%) dalam kategori baik, dan 10 butir (50%) dalam kategori buruk. Butir soal yang memiliki kualitas dengan kategori baik dapat digunakan atau di sebarkan untuk siswa, namun butir soal dengan kategori kurang baik dapat direvisi, dan butir soal dengan kategori buruk harus diganti dengan soal baru.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Nida Nur'azizzah; Surya Amami Pramuditya; Cita Dwi Rosita
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2744

Abstract

Kondisi pasca pandemi ini membuat siswa mempelajari setiap materi dari gadgetnya. Hal tersebut membuat pola pikir siswa sangat terbatas karena kepraktisan yang didapatkannya. Hanya dengan membuka satu situs internet, semua jawaban tentang materi yang dipelajarinya ada disitu. Hal tersebut membuat kemampuan penalaran matematis siswa tidak cukup berkembang. Oleh karena itu diperlukan adanya upaya dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang salah satunya dengan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Dalam pembelajaran berdiferensiasi itu sendiri terdapat beberapa aspek kebutuhan siswa yang harus dipenuhi, yakni kesiapan, minat dan gaya belajar siswa. Pembelajaran berdiferensiasi mengedepankan konsep bahwa setiap siswa memiliki minat, potensi dan bakat tersendiri. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil dari tes tersebut menunjukan bahwa ketiga orang subjek ini memperoleh nilai yang cukup memuaskan setelah dilakukan pengelompokan berdasarkan gaya belajar. Nilai subjek yang pertama dengan gaya belajar visual meningkat dari 56 menjadi 82 , nilai subjek 2 dengan gaya belajar auditori meningkat dari 68 menjadi 80 dan nilai subjek 3 dengan gaya belajar kinestetik meningkat dari 65 menjadi 75. Dengan begitu kemampuan penalaran matematis siswa berkembang cukup baik dengan dilakukannya pendekatan pembelajaran berdiferensiasi.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Nadiya Eka Suryani; Citra Utami; Nurul Husna
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung; 2) perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung; 3) perbedaan peningkatan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematis siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan rancangan The Nonequivalent Pretest-Posstest Control Group Design yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 6 Singkawang. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal pre-test dan post-test pada materi bangun datar segiempat. Pengujian hipotesis menggunakan uji T-Test Independent dan T-Test Paired. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung; 2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran langsung; 3) tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematis siswa yang diterapkan model Problem Based Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa.
PROSES FOLDING BACK SISWA DENGAN RESILIENSI MATEMATIS SANGAT TINGGI PADA MASALAH OPEN-ENDED Wahyu Widyastuti; Dadang Juandi; Aan Hasanah
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2644

Abstract

Penting bagi pendidik untuk tidak hanya melihat hasil pekerjaan siswa, tetapi juga proses pemahaman matematis saat siswa menyelesaikan masalah. Folding back merupakan proses krusial dalam teori Pirie-Kieren tentang growth of mathematical understanding. Folding back adalah proses ketika siswa kembali ke level pemahaman yang lebih rendah untuk mengembangkan pemahaman matematis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran keberagaman proses folding back siswa dalam menyelesaikan masalah open-ended pada materi trigonometri, khususnya pada siswa dengan kategori resiliensi matematis sangat tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus di kelas X Tata Busana dengan melibatkan 2 orang subjek penelitian. Terdapat 3 temuan yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu; (1) siswa dengan resiliensi matematis yang sangat tinggi sudah mampu melakukan folding back secara mandiri; (2) siswa seringkali mengalami folding back ke level primitive knowing; serta (3) terdapat siswa yang melakukan folding back ke level formalizing setelah level inventing, guna membangun level pemahaman yang lebih tinggi.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS Fifqi Inayah; Arief Agoestanto
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2798

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan yang penting dan mendasar dalam pembelajaran matematika. Kemampuan untuk memecahkan masalah matematika adalah keterampilan yang dapat membantu siswa dalam pengambilan keputusan. Kemampuan pemecahan masalah matematis juga berkaitan erat dengan resiliensi matematis. Saat belajar matematika, ada banyak rintangan dan masalah yang harus diatasi. Resiliensi matematika adalah sikap positif yang membantu mengatasi tantangan dan masalah tersebut. Ini juga mencakup kerja keras, keterampilan bahasa yang solid, kepercayaan diri, dan ketekunan dalam menghadapi tantangan. Ada banyak penelitian yang membahas tentang kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari resiliensi matematis. Mengumpulkan dan menganalisis hasil-hasil penelitian tersebut perlu dilakukan guna memperoleh gambaran bagaimana kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari resiliensi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari resiliensi matematis dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Sumber pencarian literature yang digunakan adalah Google Scholar dan Publish or Perish. Data yang digunakan dari tahun 2013-2023. Data dianalisis berdasarkan kriteria inklusi data, kemudian data tersebut diekstraksi sehingga menghasilkan 20 penelitian. Hasil dan temuan dalam artikel-artikel menunjukkan (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara resiliensi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, (2) resiliensi matematis dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.