cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024" : 9 Documents clear
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa dalam Mata Kuliah Fisika Dasar Prodi S1 Pendidikan IPA Juniartina, Putu Prima; Nia Erlina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.70388

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah factor-faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa semester 2 Prodi S1 Pendidikan IPA terhadap matakuliah fisika dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods. Subjek dalam penelitian ini adalah 14 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dari jumlah populasi sebanyak 29 mahasiswa. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah dan faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah terhadap mata kuliah fisika dasar. Data mengenai profil kemampuan pemecahan masalah mahasiswa diperoleh menggunakan metode tes kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah diperoleh melalui kuesioner terbuka dan wawancara. Analisis data kemampuan pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan analisis data faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Profil kemampuan pemecahan masalah mahasiswa S1 Pendidikan IPA terhadap matakuliah Fisika Dasar tergolong sedang dengan persentase 65,8 %, (2) Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa terhadap matakuliah Fisika Dasar terdiri atas factor internal yaitu intelegensi dan keingintahuan dan faktor eksternal yaitu metode mengajar dosen.
Analisis Bibliometrik tentang Tren dan Peluang Penelitian Pendidikan STEM dalam Pembelajaran IPA Vivi Mardian; Hanifah Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.70746

Abstract

Pendidikan di era 5.0 melibatkan peran teknologi dalam pembelajaran. Pendidikan STEM banyak diterapkan oleh berbagai negara untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pendidikan STEM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penelitian pendidikan STEM terus ditinjau selama 10 tahun terakhir. Mengingat banyaknya manfaat STEM dalam pembelajaran, maka perlu dilakukan analisis terhadap penelitian sebelumnya untuk melihat tren dan hasil riset pendidikan STEM sebelumnya. Selain itu, penelitian ini menunjukkan peluang penelitian STEM kedepannya terutama di bidang pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan data yang disajikan dalam bentuk analisis bibliometrik. Kata kunci yang digunakan untuk mengumpulkan artikel adalah “STEM Education Research” dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasilnya ditemukan 1000 penelitian yang diterbitkan dari tahun 2020-2022. Hasil analisis komponen STEM pada judul dan abstrak dengan menggunakan bibliometrics. Peluang penelitian STEM kedepannya yakni sikap, inovasi, peluang, dan perempuan.
Pengembangan Video Pembelajaran menggunakan Sparkol Videoscribe pada Materi Pencemaran Lingkungan Afandi; Wahyuni, Eko Sri; Lazuardi, Raden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.73340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan dan kelayakan video pembelajaran menggunakan sparkol videoscribe pada materi pencemaran lingkungan. Dalam penelitian ini subjek penelitian adalah validator yang memberi respon terhadap penggunaan media. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan dan instrumen berupa lembar validasi media. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Penelitian ini menghasilkan sebuah video pembelajaran sparkol videoscribe. Teknik analisis data menggunakan analisis validasi Aiken’s V dan reliabilitas menggunakan intraclass correlation coefficients. Hasil validasi video pembelajaran diperoleh Vhitung Aiken’s 0,80 sama dengan kriteria kevalidan minimum Vtabel Aiken’s yaitu 0,80 dengan kategori valid dan tingkat reliabilitas diperoleh rhitung 0,773 > rtabel 0,514 sehingga dapat dikategorikan baik. Dengan demikian, media yang dikembangkan valid dan reliabel, sehingga media ini dapat diuji coba lebih lanjut.
Self-Efficacy: Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Siswa Pesisir Sodik, Jakfar; Mawaddah, 'Azhar Husnun; Sutarja, Maria Chandra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.73347

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakteristik siswa di salah satu SMP negeri di kecamatan Kamal yang mayoritas tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy siswa pesisir dengan hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini penelitian ex post facto dengan menggunakan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling sebanyak 64 siswa pesisir kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan angket self-efficacy dan nilai rapor siswa. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian diketahui rata-rata tingkat self-efficacy siswa sebesar 47% dengan kategori sedang dan hasil belajar siswa sebesar 82% dengan kategori sedang. Berdasarkan uji hopotesis yang dilakukan diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara self-efficacy dengan hasil belajar IPA, dengan nilai sig sbesar 0,000 < 0,05 dan nilai r hitung = 0,435 > r tabel = 0,242. Self-efficacy berpengaruh sebesar 18,9% terhadap hasil belajar IPA dan 81,1% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Harapannya, melalui artikel ini, dapat memberikan informasi dan acuan untuk penelitian selanjutnya yang khususnya mengkaji self-efficacy siswa pesisir.
Efektivitas Metode Saintifik Berbasis Laboratorium Virtual Terhadap Keterampilan Proses Sains Dikaitkan dengan Gender Tawil, Muh; Tampa, Alimuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.73643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi bagaimana: (1)  aktivitas calon guru IPA (CG-IPA) mengikuti metode saintifik berbasis laboratorium virtual, (2) respons CG-IPA dalam mengikuti metode saintifik berbasis laboratorium virtual,  dan (3) keterampilan proses sains CG-IPA laki-laki dan perempuan dalam mengikuti metode saintifik berbasis laboratorium virtual, dan (4) perbedaan keterampilan proses sains CG-IPA  laki-laki dan perempuan dalam mengikuti  metode saintifik berbasis laboratorium virtual. Metode: eksperimen semu, dengan jumlah  populasi 53 CG-IPA angkatan 2018 di Program Studi Pendidikan IPA di FMIPA Universitas Negeri Makassar, terdiri dari 44  orang perempuan dan 9 laki-laki yang dipilih secara acak. Angket terdiri dari 10 pernyataan, lembar observasi dan tes keterampilan proses sains berbentuk pilihan ganda 10 butir soal yang valid dan reliabel. Hasil: (1) CG-IPA aktif dalam mengikuti metode saintifik berbasis laboratorium virtual, (2) tanggapan CG-IPA  terhadap pelaksanaan metode saintifik berbasis laboratorium virtual dari 53 responden, ditemukan bahwa pada umumnya CG-IPA  sangat tertarik, sangat baru, sangat berminat mengikuti metode saintifik berbasis laboratorium virtual  dan sangat mudah mempelajari seluruh komponen-komponen pendukung metode saintifik berbasis laboratorium virtual, (3) keterampilan proses sains CG-IPA perempuan termasuk dalam kategori tinggi dan laki-laki termasuk dalam kategori sangat tinggi, (4) terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara CG-IPA perempuan dan laki-laki. Kesimpulan:  metode saintifik berbasis laboratorium virtual sangat efektif  diterapkan dalam menumbuhkembangkan  keterampilan proses sains.
Analisis Keterampilan Proses Sains Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Materi Struktur dan Fungsi Tumbuhan Nawang Wulan, Diah; Aini, Kurratul; Nurokhman, Amin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.75076

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division pada keterampilan proses sains peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, motivasi dan kerjasama dalam kelompok, memudahkan pemecahan masalah baik dalam pembelajaran sains maupun sosial. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan proses sains peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division materi struktur dan fungsi tumbuhan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Muaradua Kisam sebanyak 98 orang. Sampel penelitian VIII.1 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 50 peserta didik.Teknik sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian berupa uji normalitas dengan uji shapiro-wilk, uji homogenitas, uji hipotesis dengan uji independent t test, serta uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkat secara signifikan terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi struktur dan fungsi tumbuhan dibuktikan dengan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00 berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi struktur dan fungsi tumbuhan.
Analisis Hasil Belajar IPA Peserta Didik SMP pada Aspek Kognitif Level Menerapkan (C3) pada Materi Getaran, Gelombang dan Bunyi Ramlawati; Sari, Aisyah Ambar; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.75998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level hasil belajar IPA pada aspek kognitif level Menerapkan (C3) peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 30 Makassar. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar sebanyak 80 orang.Teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda level menerapkan (C3) pada materi getaran, gelombang, dan bunyi. Skor hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil belajar yang diperoleh dari penelitian ini adalah skor rata-rata yaitu 8,85 dengan persentase pencapaian 80,45%, yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa level hasil belajar IPA pada level Menerapkan (C3) bagi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar tahun pelajaran 2020/2021 berada pada kategori tinggi.
Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa pada Materi Usaha dan Pesawat Sederhana dalam Kehidupan Sehari-hari Putri, I Gusti Ayu Agung Intan Widyanti; Priyanka, Luh Mitha; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.77736

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan kesulitan belajar IPA dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar IPA siswa pada materi usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari di SMP Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang guru IPA kelas VIII dan 62 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah kesulitan belajar siswa dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, kuesioner, dan wawancara. Metode analisis data pada penelitian ini adalah dengan statistik deskriptif untuk menganalisis kesulitan belajar siswa, sedangkan analisis data faktor penyebab kesulitan belajar dilakukan dengan deskriptif kualitatif, serta melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebanyak 32 siswa dengan persentase 51,61% terindikasi mengalami kesulitan belajar dengan kategori tinggi. Materi usaha dan pesawat sederhana dibagi beberapa indikator, indikator yang masuk kategori sulit adalah indikator menghitung jumlah katrol yang digunakan mengangkat beban pada katrol majemuk (68,95%) dan indikator menghitung keuntungan mekanis pesawat sederhana (63,71%), dengan bentuk kesulitan antara lain pemahaman konsep, penerapan rumus, literasi, penulisan simbol, dan kemampuan matematis; (2) faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yang paling tinggi adalah dari faktor internal yaitu aspek intelegensi dengan rata-rata skor (3,15) dan minat dengan rata-rata skor (3,04), sedangkan dari faktor eksternal yaitu aspek lingkungan sekolah dengan rata-rata skor (5,33). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Negeri 4 Singaraja mengalami kesulitan belajar IPA khususnya pada materi usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Pengembangan Modul IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing disertai Mind Mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA pada Materi Cahaya dan Alat Optik Amrina, Siti Arofatul; Suma, Ketut; Erlina, Nia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.77737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul IPA berbasis inkuiri terbimbing disertai mind mapping pada materi cahaya dan alat optik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate . Subjek dalam penelitian ini melibatkan 2 orang ahli Pendidikan IPA untuk uji validitas, 3 orang guru IPA dan 10 orang siswa untuk uji kepraktisan, 30 orang siswa kelas VIII-G untuk uji efektivitas. Pada uji efektivitas dilaksanakan secara terbatas dengan menggunakan desain One-Shot Case Study. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) modul IPA memiliki karakteristik berupa modul menggunakan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri terbimbing disertai mind mapping, berisikan petunjuk penggunaan modul, setiap sub materi terdiri atas fitur ayo lakukan, ayo pahami, dan info penting. 2) modul IPA dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil penilaian dari ahli Pendidikan IPA dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 0,94. 3) modul IPA dinyatakan sangat praktis dengan perolehan nilai rata-rata oleh praktisi guru sebesar 4,3 dan praktisi peserta didik sebesar 4,6. 4) modul IPA dinyatakan efektif dengan hasil rata-rata nilai posttest peserta didik sebesar 80,1 dan telah melebihi nilai KKM yaitu 75. Modul dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam membantu proses pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 9