cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Eksplorasi Konsep Fisika Pada Permainan Lempar Bola Secara Vertikal dengan Bantuan Aplikasi Tracker Mohd Zaidi Bin Amiruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 1 (2022): JPPSI, April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i1.45707

Abstract

Kurangnya pemahaman fisika peserta didik pada gerak vertikal ke atas dikarenakan hanya diberikan materi secara umum. Hal ini diperparah dengan pembelajaran yang berlaku secara daring akibat Covid-19. Namun, dengan perkembangan teknologi ternyata banyak sekali yang bisa diintegrasikan antara satu dengan yang lain. Salah satunya permainan lempar bola dengan konsep fisika. Penelitian  ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan membuktikan teoritik fisika yang terdapat pada permainan lempar bola ke atas. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitatif dengan metode analisis video yang dimasukkan ke dalam aplikasi tracker dimana hasil analisis video tersebut memaparkan data matematis pada grafik yang muncul di layar aplikasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya bantuan aplikasi tracker dan contoh nyata dalam kehidupan sehari – hari ternyata dapat mengeksplorasi konsep dan membuktikan teoritik fisika yang ada pada gerak vertikal ke atas. Selain itu, data percobaan yang diperoleh  ternyata linear dengan hasil percobaan para ahli sebelumnya pada gerak vertikal ke atas. Kemudian data yang dihasilkan lebih valid dibandingkan dengan cara percobaan yang konvensional. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa adanya aplikasi tracker dan contoh nyata dalam kehidupan sehari – hari dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif untuk menggali membuktikan konsep fisika secara teoritik. Kedepannya, perlu adanya penelitian lanjutan untuk membuktikan apakah aplikasi ini benar benar efektif untuk menemukan konsep fisika pada sub materi yang lain khususnya pada benda yang bergerak.
Analisis Kesulitan Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran IPA Terpadu di SMP Negeri 8 Denpasar I Kadek Artawan; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 1 (2022): JPPSI, April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i1.46345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA terpadu di SMP Negeri 8 Denpasar, menjelaskan kendala yang dialami guru dalam pembelajaran IPA, serta menjelaskan faktor penyebab kesulitan dalam pembelajaran IPA terpadu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomonologi. Data yang dikumpulkan berupa data deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah guru IPA yang berjumlah enam orang dan peserta didik kelas VII-IX yang masing-masing jenjang terdiri dari sepuluh orang peserta didik SMP Negeri 8 Denpasar semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner/angket, dan dokumentasi. Tenik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif model yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru IPA SMP Negeri 8 Denpasar masih mengalami kendala/kesulitan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran IPA terpadu. Pada tahap perencanaan guru belum mealakukan perencanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena kurangnya informasi (pelatihan). Pada tahap pelaksanaan guru belum mampu menyampaiakan materi secara terpadu, melainkan masih terpisah-pisah. Pada tahap penilaian guru masih mengalami kendala/kesulitan dalam membuat soal-soal pada materi yang bukan keahliannya. Kendala yang dihadapi guru disebabkan karena faktor kompetensi guru, kurangnya pelatihan, dan kurangnya sarana-prasarana pendukung pembelajaran
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Bertema Olahraga dengan Model Webbed Untuk Siswa Kelas VIII SMP I Made Arta Cahyana; Ni Made Pujani; Ni Luh Pande Latria Devi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 1 (2022): JPPSI, April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i1.46349

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis karakteristik, tingkat kevalidan, dan tingkat keterbacaan modul pembelajaran IPA Terpadu bertema Olahraga dengan model webbed untuk siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D yaitu define, design, develop, and disseminate. Penelitian ini dilakukan sampai tahap develop untuk mengetahui validitas dan keterbacaan. Pada tahap define, dilakukan analisis kurikulum, peserta didik, bahan ajar, materi, dan merumuskan tujuan pembelajaran. Pada tahap design, dilakukan perancangan awal dengan membuat produk modul IPA terpadu. Pada tahap develop, dilakukan uji validitas isi oleh para ahli. Subjek penelitian melibatkan dua orang dosen ahli yaitu dosen ahli isi yang berperan sebagai validator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, karakteristik modul IPA terpadu yang dikembangkan, yaitu menggunakan tema olahraga, menggunakan langkah-langkah model pembelajaran webbed, berisikan petunjuk penggunaan modul, setiap sub materi terdapat contoh soal, latihan soal, percobaan, dan informasi tambahan seputar dunia sains sesaui materi yang dibahas. Tingkat kevalidan modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori validitas sangat tinggi, dilihat dari skor angket penilaian oleh 2 orang dosen ahli Pendidikan IPA sebesar 0,91. Tingkat keterbacaan modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat terbaca, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh 4 orang guru IPA kelas VIII dan 6 orang siswa kelas VIII secara berturut-turut sebesar 4,54 dan 4,24. Berdasarkan data hasil penelitian, modul IPA terpadu bertema olahraga dengan model webbed dapat diuji ke tahap selanjutnya yaitu uji kepraktisan, uji keefektifan, dan penyebaran produk.
Pengembangan Modul Elektronik IPA SMP Kelas VIII Berbasis Inkuiri pada Materi Cahaya dan Alat Optik Ni Putu Dina Yanti; I Nyoman Suardana; Kompyang Selamet
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 1 (2022): JPPSI, April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i1.46358

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan modul elektronik IPA SMP kelas VIII berbasis inkuiri pada materi cahaya dan alat optik. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4D namun penelitian ini hanya dilakukan sampai tahat develop karena keterbatasan waktu penelitian. Data hasil penelitian ini meliputi karakteristik, tingkat kevalidan, tingkat kepraktisan, dan tingkat keterbacaan modul elektronik IPA yang diperoleh dengan menggunakan teknik penyebaran angket kepada subjek penelitian yaitu 2 orang ahli Pendidikan IPA untuk uji kevalidan, 5 orang guru IPA se-Kecamatan Penebel untuk uji kepraktisan, dan 10 orang siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Penebel untuk uji keterbacaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Karakteristik modul elektronik IPA SMP kelas VIII berbasis inkuiri pada materi cahaya dan alat optik yaitu diawali dengan peta konsep dan kegiatan pembelajaran, dilengkapi dengan fitur tambahan ayo kita diskusikan, ayo kita pahami, info tokoh, sekilas info, ayo kita lakukan, dan fitur ayo berlatih, dilengkapi dengan kunci jawaban dan cara penilaian mandiri, dilengkapi dengan glosarium, dilengkapi dengan komik sederhana, animasi bergerak, link praktikum, serta video pembelajaran, serta modul elektronik ini berbentuk flipbook. Tingkat kevalidan modul elektronik IPA termasuk ke dalam kategori sangat valid. Hasil kepraktisan modul elektronik memperoleh rata-rata sebesar 4,33 dengan kategori sangat praktis, sedangkan untuk keterbacaan modul elektronik IPA mendapat rata-rata sebesar 4,5 dengan kategori sangat terbaca/sangat jelas. Berdasarkan data hasil penelitian, modul elektronik IPA SMP kelas VIII berbasis inkuiri pada materi cahaya dan alat optik sudah layak untuk diuji ke tahap selanjutnya yaitu uji keefektivan produk.
Penerapan Pendekatan Technological, Pedagogical, Content, Knowledge (TPACK) terhadap Kemampuan Prosedural IPA Siswa Kelas VIII SMP Telkom Makassar Harisa; Sitti Saenab; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.45234

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian pre-experiment yang bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan prosedural IPA siswa kelas VIII SMP Telkom Makassar setelah diajar dengan menggunakan pendekatan TPACK pada materi tekanan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan (2) kategori kemampuan prosedural IPA siswa kelas VIII SMP Telkom Makassar setelah diajar dengan menggunakan pendekatan TPACK pada materi tekanan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experiment dan desain penelitian one shot case study. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas VIII SMP Telkom Makassar. Sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling sehingga terpilih dua kelas dengan jumlah keseluruhan 35 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan prosedural. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan pemberian skor tes. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) secara deskriptif kemampuan prosedural IPA siswa kelas VIII SMP Telkom Makassar setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan TPACK pada materi tekanan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari memperoleh skor rata-rata yaitu 18,77 yang berada pada kategori sedang. (2) Melalui uji t satu sampel, diperoleh bahwa kemampuan prosedural IPA siswa kelas VIII SMP Telkom Makassar setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan TPACK pada materi tekanan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari adalah lebih dari skor 10 atau minimal berada pada kategori sedang dan tinggi.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Gerak pada Manusia Siswa Kelas VIII SMPN 4 Tulungagung Choirun Nurul Rohmah; Rahyu Setiani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.51669

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fakta di lapangan yang menunjukkan masih rendahnya hasil belajar karena guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar materi sistem gerak pada manusia siswa kelas VIII SMPN 4 Tulungagung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment yaitu nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, di mana penelitian ini melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen (VIII F) dengan jumlah 32 siswa dan kelas kontrol (VIII D) dengan jumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essay. Teknik pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian ini dengan memberikan pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil perhitungan uji independent sample t-test diperoleh thitung = 4,847 dan ttabel = 2,000 dengan taraf signifikansi 5%, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan analisis uji data, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar materi sistem gerak pada manusia siswa kelas VIII SMPN 4 Tulungagung.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMP pada Materi Getaran dan Gelombang I Gede Eka Saputra; I Nyoman Jampel; I Gusti Lanang Agung Parwata
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.51772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis, menghasilkan instrumen penilaian yang memenuhi validitas dan reliabilitas, mengetahui hasil pengujian daya beda, tingkat kesukaran, dan hasil pengujian dengan Graded Response Model (GRM). Subjek uji coba sebanyak 90 siswa kelas VIII SMPN 1 Tegallalang. Penelitian ini termasuk dalam R&D dengan desain 4D. Prosedur uji coba pengembangan meliputi uji validitas isi menggunakan indeks Content Validity Ratio (CVR), konsistensi internal butir menggunakan product moment, reliabilitas menggunakan alpha cronbach, uji daya beda menggunakan formula Ferguson, uji taraf kesukaran, dan analisis butir dengan GRM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rancang bangun instrumen penilaian dikembangkan berdasarkan desain 4D (define, design, develop, dan disseminate). Tes disusun menjadi 12 soal essay berdasarkan indikator yang mengacu pada taksonomi Bloom revisi pada dimensi proses kognitif C3 (aplikasi), C4 (analisis), dan C5 (evaluasi). (2) Validitas isi diperoleh nilai CVR = 1 yang berarti butir tes memiliki relevansi yang tinggi baik dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Koefisien reliabilitas = 0,941 termasuk kategori sangat tinggi. (3) Seluruh butir soal memiliki daya beda yang berkriteria sangat baik dan tingkat kesukaran pada kriteria sedang dan sukar. (4) Hasil probabilitas siswa menjawab benar menggunakan GRM meningkat dari kemampuan paling rendah sampai paling tinggi pada setiap kategori butir soal.
Analisis Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VI di SD N 1 Cempaga Ni Wayan Sri Darmayanti; Ni Wayan Indah Setiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.52638

Abstract

Penelitian ini ditujukkan untuk mengetahui tingkat keterampilan proses sains siswa di kelas SDN 1 Cempaga. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 31 orang siswa kelas VI. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni menggunakan skala likert. Lalu didapatkan hasil bahwa tingkat keterampilan proses sains siswa di kelas VI SDN 1 Cempaga berdasarkan angket dengan persentase tertinggi 45,16% termasuk pada kriteria Sangat Baik (SB), persentase sebesar 41,93 % termasuk ke dalam kriteria Baik (B), persentase sebesar 9,67% termasuk dalam kriteria Cukup (C), persentase sebesar 9,67%termasuk dalam kriteria Cukup (C), dan pada kriteria Sangat Tidak Baik (STB) dengan persentase 0%. Sedangkan berdasarkan analisis wawancara dengan guru kelas, keterampilan proses sains siswa dikatakan sudah baik, namun masih diperlukan adanya perbaikan-perbaikan yang dapat menghasilkan peningkatan. Selain itu, riset ini dapat dijadikan sebagai dasar dan sumber bagi peneliti lain yang meneliti kemampuan proses sains siswa tingkat Sekolah Dasar.
Pengembangan Alat Peraga 3D berbasis Eco-Friendly melalui Project Based Online Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Ilmiah Calon Guru IPA Nia Erlina; I Wayan Sukra Warpala; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.52785

Abstract

IPA terpadu adalah perpaduan kajian dua bidang atau lebih dari berbagai bidang Fisika-Kimia-Biologi mengenai suatu tema tertentu secara terintegrasi. Perpaduan ini mempermudah pendidik dalam pembelajaran terkait efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran karena tidak perlu berulang kali membahas suatu tema yang serupa. Namun, beberapa kendala yang dialami peserta didik dalam pembelajaran IPA Terpadu, yaitu materi sulit untuk dipahami dan dipelajari. Solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran IPA terpadu adalah menghadirkan alat peraga, berupa alat peraga 3D (berwujud tiga dimensi). Alat peraga 3D berperan sebagai alat informasi belajar karena membawa konsep materi yang akan dipelajari dan mampu mengembangkan kreativitas guru, dosen atau bahkan orang tua dalam memahami materi pelajaran. Fokus yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah pengembangan alat peraga 3D berbasis Eco-Friendly melalui Project Based Online Learning untuk meningkatkan kreativitas ilmiah calon guru IPA. Penelitian ini merupakan R&D (research and development) dengan menggunakan model ADDIE.  Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa, dosen, serta ahli pendidikan dan pembelajaran IPA. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, berdasarkan hasil penilaian dari ahli (media, materi dan pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan perangkat yang dikembangkan mendapatkan predikat sangat valid serta dapat menumbuhkan kreativitas ilmiah mahasiswa calon guru IPA.
Flipped Classroom: Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Termokimia Siswa Teguh Wibowo; Sidiq Subagiyo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.52786

Abstract

Penelitian ini memfokuskan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran flipped classroom untuk meningkatkan pemahaman konsep termokimia pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental dengan model nonequivalent control group design. Subyek pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Lasem. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dengan instrumen soal uraian pretest dan posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakkan analisis uji t-test related pada pretest dan posttest setiap kelas dan N-Gain. Hasil dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep termokimia siswa, hal ini ditunjukkan pengujian ttest didapatkan hasil yaitu thitung = -3,542 dan ttabel = -2,126 (α = 5%) sehingga thitung < ttabel, maka H0 ditolak dan nilai N-Gain sebesar 0,43 (kategori sedang).