Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2021)"
:
19 Documents
clear
Pengembangan Media Permainan Ludo Word Game dalam Pembelajaran Kooperatif STAD Pada Mata Pelajaran IPS di SMP
Naisau, Philipus Be
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32914
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan karena kurangnya minat belajar, serta minimnya sarana pendukung seperti media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran IPS. Pada penelitian ini bertujuan mengembangkan produk yaitu pengembangan media permainan ludo word game. Pada model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode wawancara, pencatatan dokumen, observasi dan kuesioner. Hasil penelitian pengembangan yaitu (1) hasil pengembangan media permainan ludo word game pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan model penelitian ADDIE. (2) hasil uji validasi yang dilakukan oleh para ahli dan subyek uji coba produk yang terdiri dari perorangan, serta kelompok kecil yang menunjukkan bahwa media permainan ludo word game pada pembelajaran IPS valid berdasarkan: (a) hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (90%), (c) hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (94%), (d) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (94%), (e) dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,96%). Sehingga pada penelitian ini menunjukkan bahwa media permainan ludo word game berada pada kualifikasi sangat baik, dan layak digunakan sebagai salah satu alternatif sumber belajar.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD
Octavyanti, Ni Putu Liana;
Wulandari, I Gusti Agung Ayu
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32223
Penelitian Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi pembelajaran dan kebutuhan media pembelajaran khususnya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika (2) mengetahui kelayakan pengembangan video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subyek penelitian ini adalah ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan siswa kelas IV SD. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner/angket. Instrumen yang digunakan pada penelitian berupa lembar kuesioner/angket. Video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual ini dinyatakan layak berdasarkan hasil penilaian (a) ahli isi pembelajaran memperoleh persentase skor 91,67% dengan kualifikasi sangat baik,  (b) ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor 79,54% dengan kualifikasi baik, (c) ahli media pembelajaran memperoleh persentase skor 93,33% dengan kualifikasi sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan memperoleh persentase skor 93,74% dengan kualifikasi sangat baik, dan (e) hasil uji kelompok kecil memperoleh persentase skor 90,62% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk, maka dapat disimpulkan media video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika layak untuk digunakan di kelas IV SD.
Pengembanagan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem SlolvingTri Hita Karana Materi Keragaman Budaya Kelas IV SD
Adi, Gusti Made;
Sujana, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32764
Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dan belum tersedia perangkat pembelajaran berbasis problem solving yang diterapkan pada muatan materi IPS di kelas IV. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis problem solving untuk muatan materi IPS pada siswa kelas IV. Penelitian Pengembangan menggunakan model ADDIE (Analyzed, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil uji ahli isi mata pelajaran diperoleh skor 95% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli desain diperoleh skor 95,45% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli media diperoleh skor 93,18% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji coba perorangan diperoleh dengan skor 93,17% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data uji produk oleh para ahli (ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran) dan hasil uji subjek pengguna (siswa) disimpulkan bahwa media perangkat pembelajaran hasil penelitian ini adalah layak digunakan dalam pembeajaran muatan IPS di kelas IV sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini yakni secara empiris terbukti bahwa menggunakan video mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar karena video pembelajaran ini dirancang untuk menghindari kejenuhan siswa dalam belajar serta ini memotivasi guru untuk memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Model DDD-E Pada Muatan Pelajaran IPA Kelas V SD
Juniari, I Gusti Ayu Oka;
Putra, I Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.33091
Penelitian pengembangan ini dilaksanakan karena kurangnya ketersediaan media pembelajaran IPA yang tepat digunakan pada saat pembelajaran online. Hasil belajar siswa pada muatan pelajaran IPA di SD Negeri 5 Ketewel juga rendah. Â Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun multimedia interaktif (2) mengetahui kelayakan multimedia interaktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Hasil penelitian (1) rancang bangun multimedia interaktif berdasarkan model pengembangan DDD-E yang melalui 4 tahapan yaitu Decide, Design, Develop, Evaluate (2) Â multimedia interaktif model DDD-E dinyatakan valid berdasarkan: (a) hasil review ahli isi muatan pelajaran memperoleh skor 97,72% dengan kualifikasi sangat baik, (b) hasil review ahli desain pembelajaran memperoleh skor 91,07% dengan kualifikasi sangat baik, (c) hasil review ahli media memperoleh skor 94,44% dengan kualifikasi sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan terhadap 3 orang siswa memperoleh skor 94,69% dengan kualifikasi sangat baik, dan (e) hasil uji coba kelompok kecil terhadap 9 orang siswa memperoleh skor 93,17% dengan kualifikasi sangat baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga “Widya Suputra†Berbasis Nilai Tri Hita Karana
Yeni Lestari, Ni Gusti Ayu Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32629
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya guru PAUD bernuansa Hindu untuk mendapatkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai Tri Hita Karana kepada anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mendeskripsikan proses rancang bangun pengembangan media pembelajaran ular tangga “Widya Suputra†untuk penanaman nilai-nilai Agama Hindu di PAUD bernuansa Hindu Kabupaten Tabanan-Bali, dan (2) dan untuk mengetahui hasil validasi media media pembelajaran ular tangga modifikasi “Widya Suputraâ€. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE yaitu terdiri dari tahap (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, penelitian ini dibatasi sampai pada uji validasi ahli. Sampel penelitian adalah PAUD bernuansa Hindu yang ada di Kabupaten Tabanan yang berjumlah tiga lembaga. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus validasi isi Lawshe yaitu Content Validity Ratio (CVR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data yang diperoleh dari penilaian oleh ahli materi dengan menggunakan CVR diperoleh perhitungan nilai CVR sebesar 0,99 dan nilai CVI sebesar 0,99 (1). Selanjutnya, untuk ahli media diperoleh nilai CVR sebesar 0,99 kecuali butir instrumen nomor 7 yang mendapatkan nilai CVR sebesar 0,6 dan nilai CVI sebesar 0,97 sehingga cukup mendekati nilai batas minimum Lawshe. Dengan demikian secara umum media ular tangga “Widya Suputra†dinyatakan valid. Berdasarkan hal tersebut, media ular tangga “Widya Suputra†layak untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran anak usia dini dalam pengenalan nilai Tri Hita Karana.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar
Indra, Donal
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.33609
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berupa Media Pembelajaran Interaktif pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar di SMK Negeri 1 Tilatang Kamang. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan IDI (Instruksional Development Institute), adapun prosedur pengembangan IDI yaitu: define, develop, dan evaluate. Jenis data yaitu data primer dimana data yang diberikan oleh ahli media, dosen dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan menggunakan Media Pembelajaran Interaktif. Hasil yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan ini sebagai berikut; (1) Validitas Media Pembelajaran Interaktif dinyatakan sangat valid pada aspek materi dengan total nilai validitas adalah 0.80, sedangkan pada aspek media valid dengan total nilai 0.86 (2) Praktikalitas Media Pembelajaran Interaktif berdasarkan respon guru setelah melalui uji coba dinyatakan praktis dengan total nilai 91.78%, sedangkan pada praktikalitas Media Pembelajaran Interaktif berdasarkan respon siswa setelah melalui uji coba dinyatakan sangat praktis dengan total nilai 80.21% (3) Efektifitas Media Pembelajaran Interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sebelum dengan setelah menggunakan Media Pembelajaran Interaktif. Dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang lulus KKM sebanyak 22 orang 75.86%.
Pengembangan Multimedia Flashcard Bilingual terhadap Mata Pelajaran Bahasa Bali Kelas I SD
Wiweka, Nyoman Arya;
Mahadewi, Luh Putu Putrini;
Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32074
Penelitian pengembangan ini didasari oleh tingkat hasil belajar siswa yang rendah khususnya pada mata pelajaran Bahasa Bali. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena guru tidak menggunakan media pembelajaran saat proses belajar mengajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun dan validitas pengembangan multimedia flashcard bilingual. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, pencatatan dokumen, dan menyebarkan kuesioner. Penelitian pengembangan ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase data dari kuesioner yang telah disebar. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh bebrapa kesimpulan, yaitu: (1) rancang bangun multimedia flashcard bilingual terdiri dari lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, (2) hasil uji validasi oleh para ahli dan subjek uji coba produk menunjukkan bahwa multimedia flashcard bilingual valid digunakan berdasarkan: (a) hasil review ahli isi bidang studi dengan kualifikasi baik (83%); (b) hasil review ahli desain media dengan kualifikasi sangat baik (91%); (c) hasil review ahli media dengan kualifikasi baik (83%), (d) hasil uji coba peroarangan dengan kualifikasi sangat baik (94%), dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (93,7%). Dengan demikian, penggunaan multimedia flashcard bilingual dapat meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran bahasa Bali dan dapat meningkatkan kreativitas pendidik
Pengembangan Media Audio Visual Dengan Model Analysis Design Development Imlementation Evaluation Pada Muatan IPA Kelas IV SD Negeri 2 Pejeng Tahun Ajaran 2020/2021
Artha, I Made Anta Wina;
Putra, Dewa Bagus Ketut Ngurah Semara
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32974
Penelitian pengembangan ini dilaksanakan karena kurang optimalnya guru dalam mengkreasikan media digital oleh pendidik dalam melakukan proses pembelajaran sehingga peserta didik kurang tertarik dalam belajar secara daring dan menyebabkan menurunnya hasil belajar peserta didik. Dilaksankannya penelitian pengembangan ini yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan audio visual dan validitas media pembelajaran audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model penelitian pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kulitatif dengan mengunakan 3 metode pengumpulan data yaitu metode observasi, metode wawancara, dan metode kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan 1) Rancang bangun pengembangan media audio visual meliputi tiga tahapan yaitu: (a) analisis kebutuhan, (b) desain, (c) pengembangan dan implementasi, valid dengan: (a) hasil review ahli mata pelajaran dengan kualifikasi baik (81,81%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (90%), (c) hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), (d) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (93,33%), (e) hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (95%). Jadi berdasarkan uji validitas pengembangan media pembelajaran audio visual disimilkan bahwa media audio visual hasil penelitian ini layak digunakan dalam pembelajaran muatan IPA di kelas IV SD Negeri 2 Pejeng.
Pengembangan Media Video Animasi IPA pada Pokok Bahasan Sistem Pernapasan Kelas V
Candra Dewi, Ni Made Liana;
Negara, I Gusti Agung Oka
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32501
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan media sebagai sarana pendukung pembelajaran dimasa pandemi saat ini. Media yang digunakan masih menggunakan buku siswa sehingga siswa belum memahami materi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi IPA pada materi Sistem Pernapasan untuk siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan model Hannafin and Peck (Analysist, Design, Implementation & Development). Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pada hasil uji ahli isi pembelajaran memperoleh skor 98,20% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli desain pembelajaran memperoleh skor 100% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli media pembelajaran memperoleh skor 98,6% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji coba perorangan memperoleh skor 95% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor 95% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data uji produk oleh para ahli dan hasil uji coba siswa disimpulkan bahwa media video animasi hasil penelitian ini sangat baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini yaitu secara empiris terbukti bahwa penggunaan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa.
Development of Mobile Learning Media in Engineering Mechanics Subjects
Haryati, Sovia;
Rizal, Fahmi;
Syah, Nurhasan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v9i1.31896
Low student learning outcomes in Engineering Mechanics subjects require good learning media so that it is easier to understand the material and can be seen how it works repeatedly, namely with mobile learning media. Almost all students now have smartphones, so it is better if smartphones are used as learning media. The android application in this study contains material competencies, sample questions, learning videos and interactive evaluation questions. This study aims to analyze the increase in student learning outcomes by optimizing mobile learning media. The research method is a development research method. This research procedure uses a modified 4-D model development model. The study population was 62 students. The research sample was 31 students. The data collection method used is by giving a questionnaire. The instrument used was a questionnaire in the form of a Likert scale. The data analysis technique used is primary and secondary data. The results showed that the results of the validation carried out obtained an average percentage of 88% in the valid category, so it can be concluded that the mobile learning media application is valid for use in Engineering Mechanics learning