cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2021): December" : 20 Documents clear
The Perceptions, Motivations, and Attitudes of English Undergraduate Students Regarding the Use of Social Media Prawira, Bagus Yuda; Ratminingsih, Ni Made; Adnyani, Ni Luh Putu Sri
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.35764

Abstract

Akhir-akhir ini pemanfaatan media sosial di kalangan mahasiswa semakin menonjol. Sebagian besar studi tentang fenomena ini menyarankan agar wawasan yang diperbarui lebih lanjut diperlukan untuk mengumpulkan informasi penting. Berkaitan dengan hal tersebut, karena mahasiswa S1 Bahasa Inggris dikenal sebagai pengguna media sosial, maka perlu dilakukan kajian tentang bagaimana mereka memanfaatkan media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan persepsi, motivasi, dan sikap mahasiswa S1 Bahasa Inggris terhadap penggunaan media sosial. Melibatkan 186 peserta, penelitian ini menggunakan pertanyaan tertutup untuk mendapatkan informasi. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan konversi Interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar mahasiswa S1 Bahasa Inggris memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media sosial dalam dua domain: kegunaan dan kemudahan yang dirasakan, (2) terdapat lima motivasi dalam menggunakan media sosial yaitu hiburan, utilitas pribadi, pencarian informasi, kenyamanan, dan altruisme, (3) siswa menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan media sosial karena memungkinkan mereka berkomunikasi dengan profesor dan rekan-rekan mereka dengan sukses. Kesimpulannya, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki peran dalam memengaruhi persepsi, motivasi, dan sikap mahasiswa S1 Bahasa Inggris terhadap proses belajar mereka.
Meningkatkan Hasil Bimbingan TIK melalui Implementasi Project-Based Learning Berfasilitas Media Video Pembelajaran Adi Putra, Supande
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.36067

Abstract

TIK tidak sekadar untuk dikuasainya pengetahuan dan keterampilan di bidang TIK oleh siswa, melainkan juga kemampuan siswa dalam memecahkan persoalan-persoalan dalam dunia nyata yang memerlukan kehadiran TIK untuk mengatasinya. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa belum mampu mengorelasikan materi TIK yang dipelajarinya dengan penyelesaian tugas-tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar bimbingan TIK siswa kelas IX SMP melalui implementasi model project-based learning berfasilitas media video pembelajaran. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mengikuti langkah-langkah meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun subjek PTK ini adalah siswa kelas IXD di SMP Negeri 3 Mengwi sebanyak 31 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tes (kinerja) dengan rubrik penilaian sebagai instrumen penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar bimbingan TIK siswa kelas IX SMP melalui implementasi model project-based learning berfasilitas media video pembelajaran. Model project-based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa terlebih dengan difasilitasi oleh media video pembelajaran.
Media Promosi untuk Membantu Promosi Desa Wisata Jiwa Permana, Agus Aan; Wirayani, Made Padmi
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.37235

Abstract

Kurangnya publikasi dalam bentuk manual maupun digital mengakibatkan kurangnya informasi kepada wisatawan mengenai wisata. Masyarakat atau wisatawan tidak banyak mengetahui mengenai potensi wisata yang ada di desa wisata yang terpencil. Tujuan penelitian ini adalah membantu masyarakat, khususnya di Desa Bug-Bug untuk mempromosikan objek wisata yang sedang digalakkan saat ini kepada wisatawan lokal dan mancanegara. Potensi wisata alam yang dimiliki di desa tersebut yaitu Pantai Pasir Putih dan Perkemahan Taman Harmoni Bali Bukit Asah.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Beberapa metode digunakan untuk mengumpulan data dari lokasi wisata. Dilakukan sesi wawancara langsung dengan pimpinan atau tetua di desa tersebut. Setelah produk selesai akan dilakukan pengujian untuk uji ahli dan uji konten. Hasil yang diharapkan dalam riset ini adalah produk yang dihasilkan sudah dapat mewakili pemikiran dan harapan dari masyarakat untuk membantu promosi pengembangan desa wisata di desa tersebut. Melalui proses pengujian, dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan untuk membantu promosi daerah wisata.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas V SD Melalui Media Video Pembelajaran Widiarti, Ni Komang; Sudarma, I Komang; Tegeh, I Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38376

Abstract

Pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan hasil belajar siswa yang rendah merupakan permasalahan utama dalam penelitian ini. Sehingga, diperlukan adanya media pembelajaran yang mampu menunjang pembelajaran dan dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancang bangun media video pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan untuk mengetahui validitas media video pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 1 orang sebagai ahli isi pembelajaran, 1 orang sebagai ahli desain pembelajaran, 1 orang sebagai ahli media pembelajaran, 3 orang siswa sebagai uji coba perorangan, dan 9 orang siswa sebagai uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen dan kuesioner dengan menggunakan instrumen lembar pencatatan dokumen dan lembar kuesioner. Teknik analisis data yaitu menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kualitas media video pembelajaran ini mendapat hasil validitas yaitu melalui hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (96%), hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (86,67%), hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (94%), hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,22%) dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (96,67%). Media video pembelajaran ini berada pada kualifikasi sangat baik dan baik maka layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, media ini berimplikasi terhadap minat belajar siswa serta memotivasi guru dalam mengembangkan media pembelajaran lainnya.
Media Puzzle Berbantu Augmented Reality pada Muatan Pelajaran IPA Tema Ekosistem Nirwanto, Bambang Getty; Murtono, Murtono; Fathurrohman, Irfai
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38503

Abstract

Terbatasnya ketersediaan ragam media pembelajaran yang mengombinasikan media permainan dan teknologi informasi untuk materi ekosistem pada muatan pelajaran IPA kelas V sekolah dasar menyebabkan siswa kurang antusias dalam proses pembelajaran dan siswa kurang memahami materi sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran puzzle berbantu Augmented Reality pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) mengacu pada teori Borg and Gall dengan sepuluh tahapan. Subyek penelitian yakni ahli media, ahli materi, siswa, dan guru kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan angket. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Hasil uji validasi ahli media sebesar 87,5%, dengan kategori valid; (2) Hasil uji validasi ahli materi mendapatkan persentase sebesar 87,5%, dengan kategori valid. Hasil respon guru memperoleh skor 406 dan persentase 93,9% dengan kategori sangat baik. Hasil respon siswa memperoleh skor 1305 dan persentase 93,2% dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media puzzle berbantu Augmented Reality pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem valid dan layak digunakan sebagai sumber belajar pada muatan pelajaran IPA tema ekosistem kelas V sekolah dasar. Media puzzle berbantu Augmented Reality dapat digunakan sebagai media pembelajaran, sehingga tercipta pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan.
Pengembangan E-Modul pada Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital Ameriza, Inkha; Jalinus, Nizwardi
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul yang Valid, Praktis dan Eefektif. Sehingga dapat membatu siswa belajar mandiri dan memahami proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian research and Development (R&D) yang merujuk pada model pengembangan 4D. Kecocokan model 4D dalam penelitian ini karena model 4D tepat digunakan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran. Karena tahap-tahap yang dimiliki lebih sistematis dan terperinci mencakup semua aspek yang harus dianalisis. Model ini terdiri dari 4 langkah tahapan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil Penelitian berdasarkan penilaian validator ahli materi dan ahli media, e-modul yang dikembangkan valid. Berdasarkan respon guru dan siswa, e-modul yang dikembangkan memiliki praktikalitas tinggi. Hasil efektivitas diketahui dari peningkatan pemahaman teori siswa serta uji efektifitas dari materi yang di ujikan dengan hasil cukup efektif.
Media Pembelajaran Visual Menggunakan Canva pada Materi Sistem Gerak Analicia, Tenty; Yogica, Relsas
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38604

Abstract

Materi sistem gerak pada manusia dikatakan menarik bagi peserta didik, namun materi ini sulit dipahami. Peserta didik belum sepenuhnya mengaplikasikan manfaat mempelajari materi sistem gerak pada manusia. Hal ini berpengaruh pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran visual menggunakan materi Canva on Motion System. Media pembelajaran visual divalidasi oleh 2 dua orang ahli dan 1 orang guru untuk menguji kepraktisan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan dalam analisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya, media pembelajaran visual menggunakan Canva telah dikembangkan menggunakan 3 tahap model IDI yaitu tahap define yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan dengan menyebarkan angket respon siswa dan wawancara kepada guru, tahap develop dengan merancang media pembelajaran visual menggunakan canva dan divalidasi oleh ahli (validator), dan tahap evaluasi bertujuan untuk mengetahui sejauh mana manfaat, kemudahan, dan efisiensi waktu penggunaan media oleh guru dan siswa. Nilai validitas sebesar 89,68% dengan kriteria valid, kepraktisan oleh guru sebesar 91,87% dengan kriteria sangat valid dan siswa dengan kriteria sangat valid 90,06%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video menggunakan Canva valid dan praktis untuk pembelajaran.
Media Pop-Up Book Berbasis Kemampuan Higher Order Thinking Skill (Hots) pada Daur Hidup Hewan Lestari, Febriyanti Dwi; Sari, Prima Mutia
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38644

Abstract

Keterbatasan penggunaan media pembelajan dalam kegiatan belajar mengajar sehinnga perlu adanya pengembangan media pembelajaran agar tiap peserta didik mampu belajar secara kritis dan mandiri. Keterampilan tersebut penting ditanamkan dalam proses belajar mengajar sebagai landasan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam masyarakat di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengembangkan pop-up book sebagai media pembelajaran pada topik daur hidup hewan. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dengan subjek penelitian yaitu 32 siswa dan guru di Sekolah Dasar(SD) Kaliabang Tengah VIII.   Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan angket. Instrument perolehan data yaitu kuisioner dengan skala liktar1-5 dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) media pop-up book berbasis kemampuan HOTS pengembangan dengan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. (2) hasil validasi pop-up book berbasis kemampuan HOTS dari para review dinyatakan valid oleh para ahli, hasil review ahlimateri 98, 67% (sangat baik), hasil review ahli media 90,67% (sangat baik), hasil review oleh pendidik 92% (sangat baik), uji coba peserta didik 82,60% (sangat baik). Dengan demikian media pembelajaran berupa pop-up book berbasis kemampuan HOTS pada topic IPA mengenai daur hidup hewan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. (3) media pop-up book dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik tingkatan SD.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis ADDIE pada Pembelajaran Tema 5 Cuaca untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Izzaturahma, Elza; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38646

Abstract

Rumusan masalah dan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan rancang bangun media video animasi pada pelajaran tema 5 cuaca untuk siswa kelas III semester ganjil di sekolah dasar dan mendeskripsikan validitas media video animasi pada pelajaran tema 5 cuaca untuk siswa kelas III semester ganjil di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaiatu kualitatif dan kuantitatif. Model penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, satu ahli isi pembelajaran, tiga orang siswa uji coba perorangan, dan sembilan orang siswa uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumentasi, metode wawancara, metode observasi, dan metode kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan lembar wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada tujuan penelitian yang pertama yaitu rancang bangun media video animasi dengan menggunakan tahap pengembangan ADDIE. Pada tujuan penelitian yang kedua dengan melihat hasil validitas menyimpulkan bahwa pada hasil oleh uji ahli desain pembelajaran dengan skor 88% dengan kualifikasi baik, uji ahli media pembelajaran dengan skor 95% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli isi pembelajaran dengan skor 94% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba perorangan dengan skor 93,34% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji coba kelompok kecil dengan skor 92,94% deangan kualifikasi sangat baik.
Evaluasi Layanan Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Gusti, Sri Marina; Ambiyar, Ambiyar
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38949

Abstract

Pelaksanaan layanan TIK belum maksimal. Beberapa sekolah belum memiliki fasilitas penunjang untuk melaksanakan layanan bimbingan TIK seperti masih kurangnya perangkat komputer di sekolah dan tidak adanya akses internet. Hal ini mengakibatkan kurangnya pemahaman dan pemanfaatan teknologi pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan bimbingan TIK pada siswa. Layanan bimbingan TIK yang dilakukan di sekolah dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan teknologi, sehingga peserta didik dapat memanfaatkan TIK dengan baik dan benar sesuai dengan keahliannya. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif menggunakan model penelitian evaluasi Kirkpatrick dengan empat level tahapan evaluasi, yaitu level reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik yang sedang mengikuti layanan bimbingan TIK. Teknik pengambilan data melalui kuesioner/angket. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketercapaian layanan bimbingan TIK pada komponen level 1 reaksi sebesar 71,46% dengan kategori baik, komponen level 2 pembelajaran sebesar 74,41% dengan kategori baik, komponen level 3 perilaku sebesar 72% dengan kategori baik, dan komponen level 4 hasil sebesar 74,73% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan TIK pada peserta didik dikategorikan baik pada semua variabel pengukuran.

Page 1 of 2 | Total Record : 20