cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN CD MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEMESTER GANJIL TAHUN PELANAJARAN 2012/2013 DI SD NEGERI 3 BATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI I Gde Wawan Sudatha, Ni Putu Ayu Ardina Sari Ign Wayan Suwatra
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.873 KB)

Abstract

Masalah yang ditemukan di SD Negeri 3 Batur yakni masih rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesiasiswa kelas IV dan kurangnya pemanfaatan media dalam proses pembelajaran. Tujuan daripenelitian untuk mengetahui rancang bangun produk dan untuk menguji kualitas produk CD mediapresentasi pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV semester ganjil di SD Negeri 3Batur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli setelah melakukan uji ahli, uji perorangan dan ujikelompok kecil. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development).Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah ADDIE langkah-langkah pengembangannyayaitu: Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Metode pengumpulandata yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah pencatatan dokumen danangket/kuesioner. Pencatatan dokumen, metode ini digunakan untuk mendeskripsikan langkahlangkahpengembangan atau rancangan bangun produk. Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis deskriptif kualitatif. Sedangkan Kuesioner digunakan mengukur kulalitas produk yang telahdibuat baik itu pada tahap review para ahli maupun uji coba perorangan dan kelompok untuk kecil.Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian inimenghasilkan produk pengembangan berupa CD Media Presentasi Pembelajaran. Rancang bangunproduk telah melalui tahap-tahap model pengembangan ADDIE dan telah diuji kualitasnya denganmenunjukkan hasil (1) kualitas media ditinjau dari ahli isi mata pelajaran termasuk kriteria baik(83%),(2) kualitas media ditinjau dari aspek desain pembelajaran termasuk kriteria cukup (77%), (3) kualitasmedia ditinjau dari aspek media pembelajaran termasuk kreteria baik (87%), (4) pada uji cobaperorangan termasuk kriteria baik 89%, dan (5) kelompok kecil termasuk kriteria baik (84%).Kata kunci : pengembangan, media presentasi pembelajaran, bahasa indonesia.
THE EFFECT OF LEARNING METHOD " SILENT WAY " aided MULTIMEDIA INTERACTIVE LEARNING LEARNING OUTCOMES OF JAPANESE LANGUAGE DEPARTMENT OF CLASS XI EVEN SEMESTER YEAR 2014/2015 STUDY IN SMA Negeri 1 BANGLI ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.17 KB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran bahasa jepang, terutama dalam membaca dan menulis hiragana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar siswa menggunakan metode konvensional, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa menggunakan metode pembelajaran silent way berbantuan multimedia interaktif, (3) mendeskripsikan perbedaan hasil belajar siswa menggunakan Pengaruh Metode Pembelajaran ”Silent Way” Berbantuan Multimedia Pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Bahasa Jepang Siswa Kelas XI Jurusan Bahasa Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 Di SMA Negeri 1 Bangli penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas XI Semester Genap SMA Negeri 1 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 30 siswa.Data mengenai hasil belajar bahasa jepang dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif benar salah selanjutnya dianalisis dengan uji-t berkorelasi. Hasil belajar menggunakan metode konvensional tergolong rendah,hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata skor 60,27. Adapun hasil belajar siswa menggunakan Metode Pembelajaran Silent Way Berbantuan Multimedia Interaktif tergolong tinggi dengan hasil rata-rata skor 89,07. Hal ini membuktikan terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan metode Konvensional dan Metode Pembelajaran Silent Way Berbantuan Multimedia Interaktif, dengan adanya peningkatan perolehan skor hasil belajar sebanya 20%. Ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Silent Way berbantuan multimedia pembelajaan interaktif mampu meningkatkan hasil belajar bahasa jepang siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Bahasa (IPB)Kata Kunci : metode silent way, multimedia interaktif, bahasa jepang The background of this study is an effort to improve student learning outcomes in Japanese language lessons, especially in reading and writing hiragana. This study aims to (1) describe the results of student learning using the conventional method, (2) describe the results of student learning using learning methods silent way aided interactive multimedia, (3) describe the differences in student learning outcomes using the Effect of Learning Method "Silent Way" Multimedia Assisted Learning Against Interactive Learning Outcomes Student Class XI Japanese Language Department Semester Academic Year 2014/2015 In SMA Negeri 1 Bangli this study is quasi-experimental (quasi experimental) to design studies One Group Pre-test Post-test Design. This study population is a Class XI student of SMAN 1 Semester Academic Year 2014/2015 Bangli, which consists of 30 siswa.Data the Japanese language learning outcomes was collected using objective tests completely wrong then analyzed by t-test correlated. Learning outcomes using conventional methods is relatively low, this is evidenced by the average value of the score 60.27. The results of student learning using Silent Way Assisted Learning Method Interactive Multimedia is high with an average yield of 89.07 score. This proves there is a significant difference between the conventional method and the use of Silent Way Assisted Learning Methods Interactive Multimedia, with an increase in the acquisition of learning outcomes sebanya score of 20%. This means that H0 is rejected and Ha accepted. So it can be concluded that the use of learning methods Silent Way-assisted multimedia interactive learning able to improve learning outcomes Japanese language class XI Language Sciences (IPB)keyword : learning method silent way, interactive multimedia, japanese
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPS DI SD NO 3 DARMASABA ., Ni Wayan Desi Darmayanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.302 KB)

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SD No 3 Darmasaba adalah minimnya media pembelajaran yang memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran IPS pada kelas IV semester Ganjil, sehingga dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu: mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS; mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS; dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari uji ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket/kuisioner. Sedangkan untuk mengetahui keefektivan penggunaan media menggunakan pretest dan postest. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 88%berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 86,67% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 92,6% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91,11% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 89,22% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 25,75. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih dari harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata sebelum menggunakan media (60) lebih rendah dibandingkan sesudah menggunakan media (80,23). Kata Kunci : Multimedia Interaktif , IPS, dan Hasil Belajar The problem found in SD No. 3 Darmasaba was the lack of media facilitating the teacher to teach social subject in odd semester of IV grade. This study, therefore aims to produce interactive-learning multimedia product. This aim was operationally elaborated into three related work stages, namely: 1) Describing the design of interactive-learning multimedia in social subject matter. 2) Describing the quality of interactive-learning multimedia development result in social subject matter. 3) Describing the effectiveness of the use of interactive-learning multimedia on student’s learning outcomes in social subject matter. The type of research applied in this study is development study by using ADDIE model of development. The tested subject consicted of the test of the expert of subject content, the expert of design, expert of media, individual test, small group test, and field test gained through questionnaire. While to figure out the effectiveness of the media use, the researcher used pre-test and post-test. The obtained data then analized by using descriptive qualitative, descrioptive qualitative analysis and inferential stastitical analysis methods. The result of the media expert is 86.67% while the individual test result is 91.11% in the excellent qualification. The result of field test is 89.22% in the excellent qualification. Manual calculation of learning outcomes obtained result of t count 25.75. The price of t table 5% in significance level is 2.02. It showed that the price of t count is more than t table, therefore H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, the researcher found that there is a significant difference between the the result of social study before and after using interactive-learning multimedia. The average value before using the media (60) lower than after using the media (80.23)keyword : Interactive Multimedia, Social Studies, and Learning Outcomes
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN 2012/2013 DI SMP NEGERI 3 SAWAN I Kadek Suartama, I Nyoman Yudistiawan I Wayan Romi Suditha
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.791 KB)

Abstract

Media pembelajaran multimedia interaktif untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 3 Sawan adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Hannafin and Peck. fasenya meliputi fase analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi. Pada tahap uji coba, produk di validasi melalui review oleh para ahli dan uji coba produk kepada siswa. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII semester genap di SMP Negeri 3 Sawan. Proses rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif terdiri dari tiga fase yaitu analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi. Kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari kuisioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Review ahli isi mata pelajaran mencapai 93,33% kategori sangat baik, review ahli media pembelajaran mencapai 82,5% kategori baik, review ahli desain pembelajaran mencapai 80% kategori baik, uji coba perorangan mencapai 92,67% kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 95,83% kategori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 93,33% kategori sangat baik.   Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran interaktif, Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL PROTOTYPE BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY SISWA KELAS VII SMPN 2 NEGARA ., Indriana Pratiwi; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.794 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7615

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar, dan kurangnya jam pelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning, (2) mengetahui kualitas e-learning, (3) mengetahui efektivitas e-learning. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Mengacu pada metode tersebut, maka instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancang bangun pengembagan e-learning mengacu pada model prototype yaitu mulai dari menentukan software, menentukan materi, merancang flowchart, storyboard, dan program mapping hingga menjadi e-learning berbasis moodle. (2) Hasil validitas produk diperoleh ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, ahli desain pembelajaran pada kategori cukup dengan persentase 74%, ahli media e-learning pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, uji coba perorangan pada kategori sangat baik dengan persentase 90%, uji coba kelompok kecil pada kategori sangat baik dengan persentase 90,67%, dan uji coba lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,13%. (3) Hasil uji efektivitas e-learning yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 74 yaitu 16,94 > 2,00. Hasil penelitian tersebut menunjukkan efektivitas pengembangan e-learning menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII J sebelum dan sesudah menggunakan e-learning. Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat dikatakan bahwa e-learning secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : pengembangan, e-learning, prototype, inquiry The problems of this research are the lack of students learning outcomes, lack of learning sources, and the lack of lesson time in the class. This research aims to 1) Describe the design development of e-learning, 2) know the quality of e-learning, 3) know the effectiveness of e-learning. The data was collected by using observation method, interviews, questionnaires, and a written test. Referring to the method, the instrument used to collect data are the observation sheets, interview, questionnaire and tests. The data that were collected were analyzed by using descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques (test-t). The results showed that 1) the design of the development of e-learning refers to the prototype model that determines the start of the software, determine the materials, designing flowcharts, storyboards, and mapping program become a moodle-based e-learning 2) Results showed that the product validity of the expert content of the subjects are in the very good category with a percentage of 92%, instructional design experts in the category enough with the percentage of 74%, media expert e-learning in the very good category with a percentage of 92%. individual testing is in the very good category with a percentage of 90%, small group testing in the very good category with a percentage of 90.67%, field testing in the very good category with a percentage of 91.13%. The result of the effectiveness of e-learning that is acquired tcount bigger than ttable with a significance level of 5% and 74 db is 16.94> 2.00. The results showed that the effectiveness of e-learning development shows there are significant differences on learning outcomes science students in grade VII J before and after using e-learning. Based on exposure above, it can be conclude that e-learning can effectively improve students learning outcomes students.keyword : development, e-learning, prototype, inquiry
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN SCHOOLOGY PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS X SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SMA N 4 SINGARAJA ., Kadek Bayu Indrayasa; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.238 KB)

Abstract

Masalah yang ditemukan di SMA Negeri 4 Singaraja yaitu kurangnya pemanfaatan fasillitas hotspot di sekolah dan rendahnya kualitas belajar Bahasa Indonesia pada siswa dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain media e-learning Schoology pada pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) mengetahui kualitas hasil media e-learning Schoology, (3) mengetahui efektivitas media e-learning Schoology pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X IB 1 dan X IB 2 SMA Negeri 4 Singaraja. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91,2% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,5% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan efektivitas pengembangan e-learning berbasis Schoology menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan e-learning berbasis Schoology. Hasil skor pretest 19.97 dan hasil skor posttest 25.87. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia sebelum dan setelah menggunakan media e-learning berbasis Schoology.Kata Kunci : Pengembangan, e-learning, Schoology, Bahasa Indonesia. The problems found in SMA Negeri 4 Singaraja is based on lack of utilization of hotspot in school and student learning quality is below minimum achievement criteria. These research objectives are:. (1) design of e-learning media Schoology Indonesian learning, (2) determine the quality of e-learning media Schoology, (3) determine the effectiveness of e-learning media Schoology on learning Indonesian. This research type is Research and Development, with ADDIE development model. This research involved graders X IB 1 and X IB 2 SMA Negeri 4 Singaraja. Data validity test media experts, content experts,expert design, individual testing, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of the expert evaluation of the content was 96% at the excellent qualifications. The result of the expert evaluation of media was 80% at good qualifications. The result of the expert evaluation of design was 90% at the excellent qualifications. Individual test results of 90% at the excellent qualifications. The test result of small group was 91.2% at good qualification. The result of field tests was 91.5% at the excellent qualification. The results development of e-learning media Schoology effectivity shows there are differences in the results of learning Indonesian before and after using the multimedia learning. The results of the pretest scores 19.97 and 25.87 posttest score results. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after the use of e-learning media Schoology.keyword : Development, e-learning, Schoology, Learning Indonesian.
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MANGGIS TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ign I Wayan Suwatra, Ni Made Juniantari, Desak Putu Parmiti,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.694 KB)

Abstract

Media presentasi pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas VIII di SMP Negeri 1 Manggis belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan rancang bangun dan menguji kelayakan hasil pengembangan media presentasi pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Tahapannya meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Proses rancang bangun media presentasi pembelajaran ini sesuai prosedur pengembangan dengan mengikuti alur bagan dan papan cerita yang telah dirancang. Kemudian setiap komponen media presentasi dikumpulkan, dirakit, dan akhirnya dikemas dalam sebuah CD untuk selanjutnya ditinjau dan diuji cobakan. Mengenai kelayakan hasil media presentasi pembelajaran berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 93,34% katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 87,69% katagori baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 81,66% katagori baik, uji coba perorangan mencapai 92,23% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 88,67% katagori baik, dan uji coba lapangan mencapai 88,74% katagori baik. Oleh karena itu media yang dihasilkan dapat dikatakan sudah layak pakai, karena telah dilakukan validasi sesuai aturan.Kata kunci: pengembangan, media presentasi pembelajaran, Pendidikan Kewarganegaraan
PENGEMBANGAN VIDEO PEMEBELAJARAN IPA KELAS VI DI SD N 2 BANJAR BALI TAHUN 2015/2016 ., I Putu Andi Pramana; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.903 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7631

Abstract

Rata-rata nilai pelajaran IPA yang diperoleh oleh peserta didik yaitu 71 dengan KKM 75. Rendahnya rata-rata nilai tersebut diduga disebabkan kurangnya penggunaan media video dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas pengembangan video pembelajaran IPA, (3) mengetahui efektifitas pengembangan video pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementasi, evaluation). Validasi video pembelajaran dilakukan oleh ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 30 orang siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, tes dan wawancara dengan instrumen lembar kuesioner, tes objektif dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pengembangan video pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu menetukan user, merancang naskah, melakukan shooting, menerapkan produk, dan melakukan evaluasi. (2) Validitas pengembangan video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh asil sangat baik dengan presentase tingkat pencapain ahli isi 92%, ahli desain pembelajaran 92% dan ahli media 90%. Berdasarkan hasil ujicoba produk diperoleh hasil yang sangat baik dengan presentase uji perorangan 94,66%, uji coba kelompok kecil 94,5% dan uji coba lapangan 95,04%. (3) Efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah = 17,149 > = 2,002. Ini berarti media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : IPA, pengembangan, video pembelajaran The average value of science subjects acquired by learners at 71 to 75. The low KKM average value was allegedly due to lack of use of video media in learning. Therefore, this study aims to (1) describe design of the development of science video learning, (2) determine the quality of the development of science video learning, (3) determine the effectiveness of the development of science video learning. This study is a research and development study that used ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) model. The validation of the learning video was done by a learning content expert, an instructional design expert, a media learning expert, 3 individual testing students, 12 students in small group trial, and 25 students in field trials. Pre-test and post-test were used to test the effectiveness of the instructional video performed by 30 students. The data were collected through questionnaires, tests and interviews with questionnaire sheets, objective tests and interview guidelines. The data analysis used was a qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistic. The results of this study are : ( 1 ) Development of learning videos developed by the model ADDIE through 5 stages that determine the user , draft a text , do the shooting , applying products, and evaluating . ( 2 ) The validity of the development of learning videos obtainable according to the review experts acyl very well with a percentage level of achievement content expert 92 % , 92 % instructional design experts and media experts 90 % . Based on product test results obtained excellent results with a percentage of 94.66 % of individual tests , small group trial of 94.5 % and 95.04 % field trials . ( 3 ) The effectiveness of the development of instructional video media indicate significance obtained is = 17.149 > = 2.002 . This means learning video media effective in improving student learning outcomes .keyword : science, development, video learning.
PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING GOESMART BERBASIS COLABORATIVE LEARNING DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2014/2015 DI SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Gede Dedy Dharmayasa; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.126 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja, selain itu juga pembelajaran yang masih konvensional, maka dari itu untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa inggris kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja perlu dikembangkan e-learning goesmart, dengan tujuan adalah 1) Mendeksripsikan rancang bangun media pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas 2) Mendekskripsikan kualitas pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas. 3) Mendekskripsikan efektifitas pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Model pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, wawancara, kuisioner dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dengan paired sampel t-test. Validasi produk mencakup (a) uji ahli, (b) uji coba responden siswa, dan (c) uji coba guru mata pelajaran. Hasil review media sebesar 78% (baik). Hasil review ahli desain pembelajaran sebesar 78% (baik). Hasil coba perorangan sebesar 94% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok sebesar 82,2% (baik). Hasil uji coba user/guru mata pelajaran sebesar 78% (baik). Hasil tanggapan siswa untuk uji lapangan sebesar 77% (baik). Perhitungan hasil dengan menggunakan uji-t, setelah dibandingkan hasil belajar antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran e-learning mendapatkan hasil t-hitung = 10,985 . Pengaruh penggunaan media pembelajaran e-learning sangat signifikan. Hasil belajar berdasarkan rata-rata posttest sebesar 89,47 yang berkualifikasi baik, nilai posttest lebih tinggi dari KKM sebesar 67, menunjukkan bahwa penggunaan media e-learning baik dan efisien dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci : pengembangan, media e-learning, bahasa inggris, model ADDIE The problem in this research is the low value of teaching English class VII in SMP Negeri 4 Singaraja, while also learning still conventional, therefore to improve learning outcomes in the subjects of English class VII in SMP Negeri 4 Singaraja need to develop e-learning goesmart, with the aim is 1) Describe the design of e-learning instructional media goesmart which help facilitate students learning in the classroom 2) Mendekskripsikan quality e-learning goesmart which help facilitate students learning in the classroom. 3) Mendekskripsikan effectiveness of e-learning goesmart which help facilitate students learning in class VII SMP Negeri 4 Singaraja. ADDIE development model using the model. Data collected by the method of recording documents, interviews, questionnaires and tests. Data were analyzed descriptively by paired sample t-test. Validation of products includes (a) test experts, (b) testing the student respondents, and (c) testing the subject teachers. Results of the review of media is 78% (good). Results instructional design expert review is 78% (good). Results of individual testing is 94% (very good). Results of the small group testing is 82.2% (good). The results of the user / subject teachers testing is 78% (good). Results of student responses in the real testing is 77% (good). Calculation results using t-test, after learning result compared between before and after the use of e-learning media instructional to get the t-test = 10.985 . The effect of using e-learning media is very significant. Learning result based on the average posttest at 89.47 which qualified good, value higher than the posttest KKM is 67, indicates that the use of e-learning media is good and efficient in learning English. keyword : development, e-learning media, english subject, ADDIE model.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MICROSOFT OFFICE POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP N 4 TABANAN KABUPATEN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran dengan software Powerpoint pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII; (2) menghasilkan suatu produk media pembelajaran Powerpoint untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII di SMP N 4 Tabanan dalam bentuk CD yang layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan di SMP Negeri 4 Tabanan, Kabupaten Tabanan dalam waktu tujuh bulan, mulai dari bulan April 2013 sampai dengan bulan Oktober 2013. Objek penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran dengan Powerpoint pada mata pelajaran Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan materi perangkat keras komputer. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode prosedural yang diadaptasi dari model pengembangan desain instruksional menurut Dick & Carey dan model penelitian pengembangan menurut Borg & Gall. Instrumen pengumpulan data berupa lembar angket untuk ahli materi, ahli desain, dan ahli media, uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu digunakan untuk mengolah data hasil review yang berupa masukan, tanggapan, kritik dan saran perbaikan yang terdapat pada kuesioner, dan analisis data deskriptif kuantitatif yaitu digunakan untuk mengolah data berupa angka-angka atau persentasi yang diperoleh melalui kuesioner dalam penilaian media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikemas dalam sebuah CD (compact disc), sedangkan prosedur pengembangan media pembelajaran yang dilakukan yaitu: (1) analisis yang meliputi analisis spesifikasi teknis dan tahap analisis kerja program; (2) membuat storyboard; (3) desain program yang meliputi desain diagram alir, dan desain interface; (4) implementasi program; dan (5) pengujian. Media pembelajaran dinyatakan layak berdasarkan uji kelayakan menurut: (1) uji ahli isi mata pelajaran TIK berada pada kualifikasi sangat baik (93,33%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (84%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (86,67%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi baik (82.96%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92,51%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi baik (89%). Dari hasil uji di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikembangkan layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran untuk mata pelajaran TIK pada kelas VII.Kata Kunci : pengembangan, powerpoint, mata pelajaran TIK This study aims to : ( 1 ) designing and creating instructional media with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology ( ICT ) for class VII , (2 ) produce a software product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology ( ICT ) for the class VII in SMP N 4 Tabanan in CD eligible to apply as a medium of learning. This study aims to: (1) Determine the instructional media development procedures with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology (ICT) for class VII, (2) produce a media product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology (ICT) for class VII in SMP N 4 Tabanan in CD which worth to apply as a learning media. This research approach development research ( Research and Development ) conducted in SMP Negeri 4 Tabanan Tabanan within seven months , starting from April 2013 to October 2013 . Object of this research is the development of instructional media on subjects with Powerpoint Engineering Information and Communication ( ICT ) with the material of computer hardware . The method used is the development of procedural methods adapted from the model of the development of instructional design by Dick & Carey model of research and development by Borg & Gall . Data collection instruments in the form of a questionnaire sheet to matter experts , design experts , and media experts , individual testing , small groups and field . Analysis of data using qualitative descriptive analysis that is used to process the results of a review of data in the form of input , feedback , critiques and suggestions for improvements contained in the questionnaires , and analysis of quantitative descriptive data that is used to process the data in the form of numbers or percentages obtained through questionnaires in the assessment instructional media developed . The results of this research is to study media Powerpoint packaged in a CD ( compact disc ) , while the instructional media development procedures performed are: ( 1 ) analysis includes analysis of technical specification and analysis phase work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) design programs that include design flow charts , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Learning media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content was very good in qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are in good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test instructional media specialists are in good qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) the trial was well-qualified individuals ( 82.96 % ) , a small group of test are in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are in qualifying good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII. Results of this study was to Powerpoint learning media is packaged in a CD ( compact disc ) , while the procedure is performed to produce instructional media , namely : ( 1 ) the analysis includes the analysis of the technical specification and analysis phase of the work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) program which includes the design flow chart design , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Instructional media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content is in a very good qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are on good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test learning media is expert in both qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) individual testing on both qualifying ( 82.96 % ) , small group test is in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are on qualifications good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII . keyword : development, powerpoint, ICT