cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN PORTAL E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN FISIKA KELAS X DI SMA DWIJENDRA DENPASAR ., I Komang Agus Hartawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.315 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena belum adanya media yang relevan khusunya mengenai mata pelajaran Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pengembangan Portal e-learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Fisika; hasil validitas produk; dan uji efektivitas produk terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang disertai dengan pre- eksperimen. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Adapun subyek validasi terdiri dari ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, tiga siswa untuk uji coba perorangan, duabelas siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan empatpuluh tiga siswa untuk uji coba lapangan. Kemudian satu kelas digunakan untuk uji efektivitas produk. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan dokumen, angket dan pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebuah media e-learning berbasis Moodle yang dikembangkan berdasarkan desain yang dirancang, (2) hasil validitas produk menunjukkan media tidak perlu direvisi, hal tersebut dilihat dari: menurut uji ahli isi mata pelajaran menunjukkan kategori sangat baik (97,3%), menurut uji ahli desain pembelajaran berada pada kategori sangat baik (90,7%), menurut uji ahli media pembelajaran menunjukkan kategori sangat baik (91,6%), berdasarkan uji coba perorangan menunjukkan kategori sangat baik (90%), berdasarkan uji coba kelompok kecil berada pada kategori baik (89,4%), dan berdasarkan uji coba lapangan menunjukkan kategori sangat baik (90,88%), dan (3) hasil uji efektivitas produk terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Portal e-learning berbasis Moodle, skor rata-rata pretest lebih kecil dari skor rata-rata posttest, yaitu 63,90 berbanding 92,39.Kata Kunci : Pengembangan, Media E-Learning, Moodle, Model ADDIE, Hasil Belajar This research was carried out since no relevant media was available especially relating to Physics. This research aimed at understanding the development design of elaborated Moodle-based e-learning Portal; product validity result; product effectiveness test to the students’ learning results. This is a development research completed with pre-experiment. The development model applied is ADDIE model. The validation subjects consisted of an expert in the lesson content, an expert in learning design, an expert learning media, three students for individual test, twelve students for small group test and forty three students for field test. One class was used for testing the effectiveness of the product. The applied method of collecting data is the recording of document, questionnaires, pre-test as well as post-test. The techniques of analysing data were descriptive-quantitative, descriptive-qualitative and inferential statistic analysis. The results shows that: (1) this produces development product in the form of applicable Moodle-based e-learning portal; (2) validity of the product indicates that the media needs no revisions: this can be seen from the expert on lesson content review showing excellent category (97.3%), based on the expert on learning design review, it is also on excellent category (90.7%); then according to the review of the expert on learning media, it shows excellent category as well (91.6%); in addition, based on the result of individual test, it reaches excellent category (90%); however, based on the small group test, it is only reached good category (89.4%); and according to field test, the result shows excellent category (90.88%). (3) In terms of the result of the product effectiveness test, there are slight differences amongst students’ learning results before and after using Moodle-based e-learning portal i.e. the average pre-test grades are smaller than those of post-test that is to say 63.90 in accordance with 92.39.keyword : development, e-learning media, moodle, ADDIE model, learning results
ANALISIS BUKU TEKS SISWA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN KELAS IV SEKOLAH DASAR ., Ni Putu Raina Saraswati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.635 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, (2) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, dan (3) untuk mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, metode wawancara, dan metode observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar wawancara, dan lembar penilaian. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks memperoleh rata-rata skor 68,44, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks memperoleh rata-rata skor 78,91, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar memperoleh rata-rata skor 74,13. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks berada kategori cukup, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks berada pada kategori cukup, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar berada pada kategori cukup.Kata Kunci : desain pesan pembelajaran, buku teks. This study aims to (1) describe the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks in grade 4 elementary school in Negeri 3 Banjar Jawa, (2) describe the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a text message in class 4 State Primary school 3 Banjar Java, and (3) to describe the quality of students' textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the 4th grade at the State Primary school 3 Banjar Jawa. Data were collected by questionnaire, interviews, and observation method. The instruments used were questionnaire, interview sheets, and assessment sheets. Once the data is collected, then analyzed using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis. The results obtained in this study were (1) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of standard textbooks earned an average score of 68.44, (2) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages earned an average score 78.91, and (3) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message receives an average score of 74.13. Thus, the conclusions of this study were (1) the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks are enough categories, (2) the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages that are in enough categories, and (3) quality student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the category enough.keyword : instructional message design, textbook.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN TIK PADA SISWA KELAS IX SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/2013 DI SMP NEGERI 3 SAWAN A. A Gede Agung, I Gst. Ngr. Agung Yudi Sasmita, I Wayan Koyan,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.792 KB)

Abstract

Media pembelajaran multimedia interaktif untuk mata pelajaran TIK kelas IX di SMPNegeri 3 Sawan adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuanyang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesrancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran multimediainteraktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakanmodel ADDIE. Tahapannya meliputi tahap analisis,perancangan, pengembangan,implementasi dan evaluasi. Pada tahap uji coba, produk divalidasi melalui tinjauanoleh para ahli dan uji coba produk kepada peserta didik. Instrumen pengumpulandata adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptifkualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi prosesrancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran multimediainteraktif pada mata pelajaran TIK kelas IX semester genap di SMP Negeri 3 Sawan.Proses rancang bangun media pembelajaran multimedia interaktif terdiri dari 5 tahapyaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Kualitashasil pengembangan media multimedia interaktif diperoleh berdasarkan data dariangket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalamPAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 96,7%katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 93,3% katagorisangat baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 90% katagori sangat baik,uji coba perorangan mencapai 94,7% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecilmencapai 93,83% katagori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 90,9%katagori sangat baik.Kata kunci: pengembangan, media, multimedia interaktif, TIK.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN PKN DI SMP NEGERI 1 BANJAR ., Ida Bagus Komang Juni Ardika; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.978 KB)

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 1 Banjar adalah minimnya media pembelajaran yang memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran PKN pada kelas VII semester Genap, sehingga dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu: 1) mendeskripsikan rancang bangun Multimedia Interaktif 2) mengetahui hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Banjar dan 3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas VII SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan model ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VII A,B dan VII E SMP Negeri 1 Banjar masing-masing sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode :pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Hasil penelitian menemukan (1) rancang bangun pengembangan multimedia interaktif berupa flowchart dan storyboard yang digunakan untuk mengembangkan sebuah produk pengembangan berupa Multimedia Pembelajaran interaktif. (2) kualitas hasil pengembangan Multimedia Interaktif menurut ahli isi yaitu sebesar 95,7% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 83,1% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 89% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 90% berada pada kualifikas sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 93% berada pada kualifikasi sangat baik. (3) berdasarkan hasil uji efektivitas penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 14,09 Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (83,33) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (61,50).Kata Kunci : Multimedia Interaktif , PKN, dan Hasil Belajar Problems found in school SMP Negeri Banjar is the lack of media that facilitate teachers in the process of learning progress in the second half of class VII, conducted research that aims to produce interactive multimedia products. Operationally these objectives elaborated into three stages of work-related, namely: 1) to describe the design of Interactive Multimedia 2) determine the results of the development of multimedia interactive learning for students of class VII in SMP Negeri 1 Banjar and 3) determine the effectiveness of the use of multimedia interactive learning development to the results learn Civics students of class VII SMP. This type of research is the development of research, ADDIE model. The study involved students of class VII A, B and VII E SMP Negeri 1 Banjar each of as many as 30 people. Collecting data in this study conducted by the method of (1) the listing document, (2) questionnaire and (3) test. The results found that (1) the development of interactive multimedia design in the form of a flowchart and storyboards that are used to develop a product development such as Multimedia Interactive Learning. (2) the quality of the development of Interactive Multimedia contents according to experts in the amount of 95.7% in the excellent qualifications. The results of expert evaluation of the design by 90% in the excellent qualifications. Media expert evaluation results of 83.1% is at a good qualification. Individual test results by 89% at a good qualification. A small group of test results by 90% in the kualifikas very good. Field test results of 93% are at a very good qualification. (3) based on the results of testing the effectiveness of learning outcomes manually tally the results obtained t calculate equal to 14.09 Price ttable 5% significance level was 2.021. So the price of t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Then there is a significant difference between the students learning outcomes Civics before and after use multimedia interactive learning. The average value after using the media (83.33) is higher than before using the media (61,50).keyword : Interactive Multimedia, PKN, and Learning Outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK UNTUK SISWA KELAS VIII SMP ., Muhammad Rizal Zulmi; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.87 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya mutu pendidikan tercermin pada rendahnya mutu sumber daya manusia yang disebabkan oleh kurangnya perhatian guru terhadap kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran; (2) menguji validitas hasil pengembangan media video pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas VIII SMP; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 92,3% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 86,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 93,3 % pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 95,8% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 88,6% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 5,69. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa setelah menggunakan media (90,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,67).Kata Kunci : media video pembelajaran, Bahasa Indonesia, dan hasil belajar This study was conducted based on a problem of the low quality of education observed from the low quality of human resource caused by the lack of attention paid by the teachers regarding the quality of education itself. this study aimed at (1) describing the development design of video as a lerning media; (2) testing the validity result of video as a learning media to teach Indonesian literature for VIII graders; and (3) knowing the effectivity of the development of video as a lerning media toward the learning outcomes of Indonesian litearture for VIII graders. This study used Hannafin and Peck model as the development stages. The data collected in this study were the data of content validity of the related subject, the media expert and the design expert of the teaching and learning process. the instruments used in this study were questionnaire for the expert of subject, the expert of teaching media, the expert of teaching design, personal try out, and small group try out. The data wera analyzed by using three techniques namely descriptive qualitative analysis technique, descriptive narrative analysis technique and descriptive quantitative analysis technique. The result of the expert evaluation showed that 92.33% in the category of very good. The result of expert design showed that 90% in the category of very good. From personal try out the result showed that 93.3% in the category of very good. Small group try out showed that 95.8% in the category of good. The field try out showed that 88.6% in the category of good. The calculation of learning outcome done manually showed that the t calcualtion was more than the t table which meant that H0 was rejected while H1 was accepted. The learning outcome of Indonesian literature after using media (90.67) was higher than before using media (55.67).keyword : video as a learning media, Indonesian literature, learning outcome
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN DIRI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KELAS V SDN 2 BANYUNING 2015/2016 ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.8528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, 2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran, 3) menguji efektivitas penggunaan media video pembelajaran pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap di SD Negeri 2 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang melalui lima tahap (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rancang bangun produk media video pembelajaran sudah sesuai dengan model ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); (2) validitas media video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran berturut-turut yaitu 96%, 84% dan 90%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan berturut-turut yaitu 94,67%, 91,17% dan 92,5%. (3) efektivitas video pembelajaran menunjukan thitung (26,527) > ttabel (2,021) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media video pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan media video pembelajaran berbasis kearifan lokal pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 2 Banyuning.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar, ADDIE This study aims to: 1) describe the design development of video media learning, 2) determine the validity of the results of the development of video media learning, 3) test the effectiveness of using video media learning in Activity Personal Development class V even semester in SD Negeri 2 Banyuning the academic year 2015 / 2016. Research conducted a study using a model ADDIE development through the five stages (analysis, design, development, implementation, evaluation). The data collection is done by using the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of the data used is descriptive and qualitative analysis, quantitative descriptive and inferential statistics. The results of this study are: (1) design instructional video media products are in accordance with the model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation); (2) the validity of instructional video media according to the review experts obtained very good results. The percentage of the level of achievement of the expert review of the course content, instructional design experts and expert instructional media, respectively, are 96%, 84% and 90%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of achievement level from the review of the subject experts, designer learning experts and media learning experts in series 96%, 84% and 90%. Based on the product testing also obtained very good result. The percentage achievement level from individual testing, small group and field test in series 94, 67%, 91, 17% and 92, 5%. (3) The effectiveness of video learning showed result t (26,527) > t from the table (2,021) therefore H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded, there were the significant differentiation on students learning results between the students used video learning media based on local genius and didn’t, on the self-development activity on even semester V grade students of SD N2 Banyuning in 2015/2016 study year.keyword : Development, video learning, students results, ADDIE
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/2013 DI SMP NEGERI 1 GEROKGAK I Kadek Suartama, Putu Dinda Karina Mahendri, I Nyoman Jampel,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.438 KB)

Abstract

Media pembelajaran multimedia interaktif untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu kelas VII diSMP Negeri 1 Gerokgak adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan yang ingindicapai melalui penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasilpengembangan media pembelajaran multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitianpengembangan yang menggunakan model ADDIE. Tahapannya meliputi tahap analisis,perancangan,pengembangan, implementasi dan evaluasi. Pada tahap uji coba, produk divalidasi melalui tinjauanoleh para ahli dan uji coba produk kepada peserta didik. Instrumen pengumpulan data adalahkuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis statisticdeskriptif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kualitas hasilpengembangan media pembelajaran multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan AgamaHindu kelas VII semester genap di SMP Negeri 1 Gerokgak. Proses rancang bangun mediapembelajaran multimedia interaktif terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan,implementasi dan evaluasi. Kualitas hasil pengembangan media multimedia interaktif diperolehberdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi kedalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 92% katagorisangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 83,33% katagori baik, tinjauan ahli mediapembelajaran mencapai 83,33% katagori baik, uji coba perorangan mencapai 92,22% katagori sangatbaik, uji coba kelompok kecil mencapai 89% katagori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai89,77% katagori baik.Kata kunci: pengembangan, media, multimedia interaktif, pendidikan agama hindu
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.097 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yakni keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun dari multimedia yang dikembangkan pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 6 Singaraja, (2) mengetahui kualitas media yang dihasilkan melalui beberapa tes untuk pengujian media yang dikembangkan, diantaranya terdapat uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan, review ahli, dan (3) mengetahui efektivitas produk yang dihasilkan pada multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek validasi terdiri dari review ahli isi, desain, dan media pembelajaran serta uji perorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan dokumen, angket, dan pretest serta posttest. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial Hasil penelitian ini adalah 1) deskripsi rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran; 2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli bidang studi 90% b) ahli desain pembelajaran 96% c) ahli media pembelajaran 82,8% yang semuanya tiga ahli pada kategori baik dan sangat baik serta d) uji coba perorangan 88,6 %, uji coba kelompok kecil 92%, dan uji coba lapangan 91,7% yang semuanya pada kategori sangat baik; 3) Efektivitas hasil pengembangan Multimedia pembelajaran interaktif menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 17,86 > ttabel =1,99. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Multimedia pembelajaran interaktif.Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA This research was motivated by the problems of the limitations of engaging learning media and appropriate teaching materials. The aims of this study are: (1) to describe the design of multimedia developed in Science subjects at SMP 6 Singaraja, (2)to know the quality of media produced through several tests for testing developed media, of which there are individual testing, small groups testing, field trials, experts’ reviews, and (3)to determine the effectiveness of the products produced in interactive learning multi media. This study was a research development which was using ADDIE model. Validation subject consists of experts content review, design, and media of learning and individual testing, small group testing, and the field trials. Data collection method used in this study was note taking, questionnaires, and pretest and posttest. Data analysis technique used was descriptive qualitative analysis, descriptive quantitative analysis and inferential statistical analysis. Results of this study are 1) a description of the development of instructional multimedia design; 2) the quality of the development of media according to the experts’ review and students’ review, namely: a) the expert of field study 90% b) 96% of instructional design experts c) 82.8% of instructional media experts who are all three experts on good and excellent categories and d) individuals testing 88.6%, small group testing 92%, and 91.7% field trials are all in very good category; 3) The effectiveness of the development of interactive learning multimedia indicates the significance which was obtained was t = 17.86> table = 1.99. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after using interactive learning multimedia.keyword : development, multimedia interactive, natural science
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA SD NEGERI 3 TAMBLANG KELAS V ., Ni Made Wiardi; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.34 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan melihat kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan fasilitas sekolah oleh guru serta hasil belajar IPS yang masih di bawah KMM di kelas V SD Negeri 3 Tamblang. Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan rancang bangun media presentasi pembelajaran; 2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan media presentasi pembelajaran; dan mengetahui efektivitas penggunaan media presentasi pembelajaran IPS untuk siswa Kelas V SD Negeri 3 Tamblang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan mengacu pada model ASSURE. Untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan media dilaksanakannya uji ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media menggunakan pretest dan postest. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi 97,14% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain 93,33%berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 87,05% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan 94,81% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil 94,41% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan 89,35% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 11,91. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih dari harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara sebelum dan sesudah menggunakan media presentasi pembelajaran yaitu rata-rata sebelum menggunakan media (62,59) lebih rendah dibandingkan sesudah menggunakan media (76,17). Kata Kunci : Kata kunci: media pembelajaran, IPS, hasil belajar This research was conducted in order to check the lack of instructional media and schools facilities utilization by the teacher, also the learning outcomes of IPS which was below of minimum completeness criteria in 5th grade of SD Negeri 3 Tamblang. The aims of the research were: 1) to describe instructional media blueprint; 2) to describe the quality of the instructional media development; and 3) to know the effectiveness of IPS instructional presentation media usage for 5th Grade student of SD Negeri 5 Tamblang. This research type was research and development, that referred to ASSURE model. Expert judgement of instructional content, design, and media, also individual, small group, and field testing was conducted by using questionnaire in order to know the quality result of instructional presentation media. In order to know the effectiveness of media usage, pretest and posttest were administered. Obtained data were analyzed by using qualitative descriptive, quantitative descriptive analysis, and inferential statistical analysis. Instructional content evaluation result is 97.14%, in very good qualification. Design evaluation result is 93.3%, in very good qualification. Media evaluation result is 87.05%, in good qualification.Individual testing result is 94.81%, in very good qualification. Small group testing result is 94.41%, in very good qualification. Field testing result is 89.35%, in good qualification. Manual calculation of learning outcome obtained t count=11.91. T table value with significance 5% is 2.000. So, t count value is higher than t table, that makes H0 is refused and H1 is accepted. It can be concluded that there is significant different of IPS learning outcome before and after using instructional presentation media which the mean before using media (62.59) is lower than after using media (76.17). keyword : Keywords: instructional media, IPS, learning outcome
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TUTORIAL INTERAKTIF SUMBER DAYA ALAM DAN TEKNOLOGI PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV DI SDN 3 BANYUASRI ., I Gede Balik Sutama Gama; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.351 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i3.8560

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu keterbatasan media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun produk multimedia tutorial interaktif pada mata pelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas produk multimedia tutorial interaktif menurut review ahli, dan uji coba yang dilakukan siswa, dan (3) mengetahui efektivitas multimedia tutorial interaktif pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas multimedia dilakukan oleh 18 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes objektif. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan multimedia tutorial interaktif mulai dari langkah analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 93,3% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 83,3% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 87,8% berada pada kategori baik; d) uji coba perorangan 91,9% berada pada kategori sangat baik; e) uji coba kelompok kecil 93% berada pada kategori sangat baik; f) uji coba lapangan 92,4% berada pada kategori sangat baik; (3) berdasarkan uji hipotesis ditunjukkan bahwa harga thitung=14,7914 > ttabel=2,032. Dengan demikian multimedia tutorial interaktif ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri.Kata Kunci : ADDIE, IPA, penelitian pengembangan, tutorial interaktif This research is motivated by the problems of the limitations of media that support the learning process. This research aims to (1) describe the design of products multimedia interactive tutorial in science subject, (2) know the quality of multimedia interactive tutorial presentations according to the expert review, and tests conducted on the students, and (3) know the effectiveness of multimedia interactive tutorials in science subject. This research is a developmental research. Research using ADDIE as a model of development. Validation is done by skilled multimedia course content, instructional design experts, media expert learning, individual testing, small groups trial, and field trials. Multimedia effectiveness conducted by 18 student research design of pre-test and post-test. Data were collected by interviews, recording documents, questionnaires and objective tests. Analysis of data using qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistical t-test. The results of this study were (1) design development of interactive multimedia tutorials ranging from step analysis, design, development, implementation and evaluation; (2) the quality of the development of media according to the review expert and the student: a) expert learning content 93.3% are in the very good category; b) 83.3% of the instructional design experts are in good categories; c) 87.8% of instructional media experts are in good categories; d) individual testing 91.9% are in the very good category; e) small groups trial 93% are in the very good category; f) 92.4% field trials are in the very good category; (3) based on the hypothesis testing indicated that the price of t = 14.7914 > ttable = 2.032. Thus effective multimedia interactive tutorial to improve learning outcomes fourth grade science students at SDN 3 Banyuasri.keyword : ADDIE, natural science, research and development, interactive tutorial