cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran Agama Hindu untuk Siswa Kelas VIII Semester Genap di SMP N 1 Melaya Tahun Pelajaran 2015/2016 ., I Putu Dede Juliana; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7671

Abstract

Permasalahan yang dihadapi saat ini bahwa penyebaran video di media sosial tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa, karena penyebaran video tersebut hanya disesuaikan dengan pandangan individu tertentu. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, (2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektifitas media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun rancang bangun video pembelajaran ini telah dikembangkan terdiri dari melakukan analisis kebutuhan dan mengembangkan naskah. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi, ahli media, ahli desain pembelajaran dan dari uji coba siswa. Metode untuk menganalisis kebutuhan berupa instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan dua teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi 96% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba perorangan sebesar 95,3% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba kelompok kecil sebesar 94,8% berada pada kualifikasi sangat tinggi, dan uji coba lapangan sebesar 95,1% berada pada kualifikasi sangat tinggi. Perhitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 15,48. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar agama hindu siswa setelah menggunakan media (88,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,00).Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar The problems faced today that the deployment of video in social media does not correspond to the learning objectives and characteristics of students, because of the spread of these videos is only tailored to the specific individual views. Therefore, this study aims to (1) describe the design development of instructional video media, (2) determine the validity of the results of the development of instructional video media according to the review experts and product trials, (3) determine the effectiveness of instructional video media. This type of research is the development of research using ADDIE models. The design has been developed instructional video consists of doing a needs analysis and develop a script. The data collected in this study is the validation data content expert, media specialists, instructional design experts and students from the trial. Methods for analyzing the needs in the form of data collection instruments were questionnaires. Analysis of the data using two techniques namely descriptive analysis techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results of expert evaluation of the content of 96% are at a very high qualification, expert media by 94% at a very high qualification, design experts by 90% at a very high qualification, individual testing of 95.3% are at a very high qualification, testing small group amounted to 94.8% at very high qualification, and field trials of 95.1% are at a very high qualification. Calculation results manually learn the results obtained t calculate equal to 15.48. Price t table 5% significance level is 2.000. So the price of t is greater than t table so that H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded that the Hindu religion student learning outcomes after using the media (88.17) is higher than before using the media (60.00.keyword : development, learning videos, learning outcomes
PENGEMBANGAN FILM PENDEK BERMUATAN NILAI KARAKTER BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BANJAR ., Nancy Maria Cicilia Pusung; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7718

Abstract

Masalah penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar yang disebabkan kurangnya minat dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun media pembelajaran film pendek; (2) menguji validitas media pembelajaran film pendek; dan (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran film pendek terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck. Proses rancang bangun meliputi fase analisis kebutuhan pengembangan media, fase desain yakni merancang naskah, kemudian fase pengembangan dan implementasi yakni produksi dan pasca produksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi, ahli desain dan ahli media mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid untuk dilanjutkan pada uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan. Hasil uji perorangan sebesar 94,6 % dan hasil uji kelompok kecil sebesar 95,5% serta hasil uji lapangan sebesar 94,9% masing-masing berada pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa setelah menggunakan media (87,12) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,91). Dengan demikian, penelitian di SMP Negeri 3 Banjar ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran film pendek dikatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VIII. Kata Kunci : pengembangan, film pendek, bahasa indonesia The problem of this research is the low of learning outcomes due to lack of interest and attention of students in the learning process. The aims of this study are to (1) describe the instructional media short film; (2) test the validity of instructional media short film; and (3) determine the effectiveness of instructional media short film on learning outcomes Bahasa students of class VIII SMP. This research uses the model of development by Hannafin and Peck.The design process included the needs of media development, analysis phase, the design phase of designing the script, then the development and implementation phases of production and post-production. Data collection techniques that used in this research are the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of data used three techniques. There are descriptive analysis of quantitative, qualitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of individual test is 94.6%, the small group test result is 95.5% and the result of field tests is 94.9%. Each of them is in excellent qualifications so the media can be clarified as a valid media that can be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Bahasa student learning outcomes after using the media (87.12) is higher than before using the media (55.91). Thus, the conclusion of the research in SMP Negeri 3 Banjar is the use of instructional media short film can be clarified as an effective media to improve learning outcomes of Bahasa in class VIII. keyword : development, short film, bahasa
ANALISIS BUKU SISWA PADA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 BANJAR JAWA DI SINGARAJA ., Ketut Evi Sriwindayani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7719

Abstract

Dalam kegiatan belajar, siswa tidak sebatas mencermati apa-apa saja yang diterangkan oleh guru. Siswa membutuhkan referensi atau acuan untuk menggali ilmu agar pemahaman siswa lebih luas sehingga kemampuannya dapat lebih dioptimalkan. Diperlukan pengkajian tentang kesesuaian buku terhadap desain pesan pembelajaran pada buku. Apakah buku tersebut telah memenuhi kriteria-kriteria buku yang baik dan layak di gunakan oleh siswa sebagai sumber belajar, untuk itu penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan bagaimanakah desain pesan pembelajaran yang dikembangkan dalam buku siswa di kelas V sekolah dasar, (2) untuk mengetahui bagaimanakah kualitas buku siswa yang di gunakan di kelas V sekolah dasar dilihat dari aspek karakteristik bahan ajar yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah buku siswa Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa Singaraja. Terdapat tiga metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu (1) observasi, dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis pada buku siswa, (2) angket untuk mengumpulkan data kualitas desain pembelajaran buku siswa, (3) wawancara, dengan mewawancarai langsung guru Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa sebagai informan. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) dari penilaian akumulatif guru terhadap kesesuaian isi Buku Siswa dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik terhadap peserta didik di Kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa, guru Kelas VA, VB dan VC memeperoleh rata-rata skor 78,21. Sesuai dengan pedoman acuan patokan (PAP) rata-rata skor 78,21 berada pada kriteria sedang. (2) Penilaian akumulatif kesesuaian buku ajar Kurikulum 2013 dengan Badan Nasional Standar Pendidikan guru Kelas VA, VB, VC memeperoleh rata-rata skor 94,72. Sesuai dengan pedoman acuan patokan (PAP) rata-rata skor 94,72 berada pada kriteria sangat baik. Kata Kunci : Analisis, Desain Pesan, Kualitas bahan ajar In learning activities, students are not limited to only look at anything that is explained by the teacher. Students need a reference or benchmark to explore the science that students' understanding wider so ability can be further optimized, for this study aims (1) to describe how the design of learning message that was developed in the book of students in the fifth grade of primary school, (2) to determine how the quality of student books were used in the fifth grade of primary school from the aspect of the characteristics of good teaching materials. This research is a descriptive study. The sample in this study is a Class V student book SD Negeri 3 Banjar Jawa Singaraja. There are three methods of data collection conducted in this study, namely (1) observation, to make observations and recording systematically the student book, (2) questionnaire to collect data quality instructional design student books, (3) interviews, interviewing directly teachers class V SD Negeri 3 Banjar Jawa as informants. Data already collected was processed using descriptive analysis techniques of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that (1) of the cumulative assessment of the appropriateness of teachers contents of Books Students with learning objectives and characteristics of learners in Grades V SD Negeri 3 Banjar Jawa, teachers Class VA, VB and VC obtain an average score of 78.21. In accordance with the standard reference guide (PAP) an average score of 78.21 was the criteria for being. (2) Ratings accumulative suitability textbook curriculum in 2013 with the National Education Standards Agency Class teacher VA, VB, VC obtain an average score of 94.72. In accordance with the standard reference guide (PAP) an average score of 94.72 was the criteria very well keyword : Analysis, Design Links, quality teaching materials
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO BAHASA INDONESIA BERORIENTASI PADA PEMBELAJARAN AUDIO-LINGUAL DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Ni Putu Ayu Suryaningsih; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7720

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya mutu pendidikan dan rendahnya hasil belajar yang disebabkan oleh kurangnya perhatian guru terhadap kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media audio, (2) untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan media audio menurut review para ahli dan uji coba produk, dan (3) untuk mengetahui efektivitas media audio Bahasa Indonesia berorientasi pada pembelajaran audio-lingual untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengambilan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner/angket dan tes objektif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 94% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 92% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 92% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 92,83% masing-masing pada kualifikasi sangat baik, serta hasil uji lapangan sebesar 92,53% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Pada uji efektivitas media audio pembelajaran menunjukkan hasil t-hitung (9,58) > t-tabel (2,00), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan media audio pembelajaran. Dengan demikian media audio pembelajaran yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci : Pengembangan, Media Audio, ADDIE This research was conducted based on a problem of the low quality of education and low learning outcomes caused by the lack of attention from the teacher to the quality of the learning process. This research aimed to (1) describing the design of the development of audio media, (2) assessing the quality of the audio according to a review of media development experts and product trials, and (3) determining the effectiveness of audio media learning-oriented Indonesian audio-lingual for seventh grade students in SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. This type research was research and development by using ADDIE model. Data collected by using the method of recording documents, questionnaires, and written test. Data collection instruments used were documents recording sheet, questionnaire, and objective tests. Data analysis techniques used in this research was descriptive and qualitative analysis, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of the expert evaluation showed that 90% in the category of very good. The result of expert design showed that 94% in the category of very good. The result of expert media showed that 92% in the category of very good. Individual test result as 92%, small group test result as 92,83%, and each of them were on excellent qualification, also field test as 92,53 % in excellent qualification thus the media was valid to be tested. In the test the effectiveness of the learning audio media determine the results of t-test (9.58) > t-table (2.00), so that H0 and H1 accepted. This means, there is the significant difference to student learning outcomes in Indonesian subjects before and after using audio media learning. Thus developed instructional audio media effectively to improve student learning outcomes in subjects Indonesian.keyword : Development, Audio Media, ADDIE
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA MEDIA MASSA CETAK HARIAN KOMPAS TENTANG MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN ., Ahmad Faisol Mansur; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7721

Abstract

Media Massa sebagai salah satu sumber belajar masyarakat seharusnya dapat menyajikan informasi aktual dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataannya sebagian media massa di Indonesia masih rendah perhatiannya dalam menyikapi masalah pendidikan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap permasalahan aktual pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana media massa cetak harian Kompas dalam memaparkan masalah-masalah aktual pendidikan, (3) mengetahui jenis permasalahan aktual pendidikan yang menjadi perhatian media massa cetak harian Kompas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh tajuk rencana harian Kompas. Sampel penelitian ini menggunakan teknik quota sampling yang berupa tajuk rencana yang terbit dalam rentangan Februari hingga April 2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap masalah-masalah aktual pendidikan dapat dikategorikan masih rendah yaitu dengan jumlah sebanyak 6 judul dari 150 tajuk rencana atau sebesar 4%, (2) anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 6 judul tulisan yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan telah mencakup pemaparan masalah, pemberian kritik, dan pemberian solusi atau alternatif dalam memecahkan masalah, (3) masalah aktual pendidikan yang disoroti harian Kompas (edisi tanggal 1 Februari sampai 30 April 2016) didominasi oleh masalah-masalah kualitas atau mutu pendidikan yaitu sebanyak 6 judul (46%) sedangkan sisanya adalah permasalahan kuantitas (23%), relevansi pendidikan dan efektivitas-efisiensi pendidikan masing-masing 15%.Kata Kunci : tajuk rencana, Kompas, masalah pendidikan. Mass Media as one of the learning sources of the societies should be able to present actual information in education sector, but in fact half of the mass media in Indonesia still have low attention in addressing the issue of education. Therefore, this study aims to (1) determine the level of attention of daily printed media Kompas toward the actual problems of education, (2) determine the structure of writing of editorial printed mass media Kompas in describing the actual problems of education, (3) determine the type of the actual educational issues which become concern to the daily printed media Kompas. This type of research is descriptive quantitative. The population of the study was the whole editorial daily Kompas. The research sample used quota sampling technique in form of an editorial published from February to April 2016. The data collection method in this research was the method of documentation. Data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the level of attention of the printed media Kompas toward the actual problems of education can be considered still low, namely with a total of six titles from 150 editorial or 4%, (2) the anatomy of writing editorials toward six titles of the writing concerning the actual problems of education has covered exposure problems, giving feedback, and providing solutions or alternatives to solve the problem, (3) the actual issue of education highlighted by the daily Kompas (edition from February 1 to 30 April 2016) is dominated by the issues of quality or the quality of education is as much as 6 titles (46%) while the rest is the problem of quantity (23%), educational relevance and effectiveness-efficiency of the education is 15% respectively.keyword : editorial, Kompas, educational issues.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN AGAMA HINDU MATERI ORANG SUCI UNTUK SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Komang Setia Adi Kurniawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif dengan model penelitian pengembangan DDD-E dalam mata pelajaran Agama Hindu; (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran interaktif Agama Hindu untuk siswa semester genap kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model DDD-E. Tahap desain telah dilaksanakan pembuatan outline, membuat flowchart, mendesain awal media, membuat storyboard, rancangan spesifikasi secara rinci mengenai menyusun teks acuan patokan seperti instrumen dan soal obyektif setelah itu menentukan pemilihan media, pemilihan format, dan rancang awal produk yang akan di kembangkan. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Agama Hindu kelas VIII. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (84,14) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,85). Dengan demikian, penelitian di SMP Negeri 6 Singaraja memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Agama Hindu kelas VIII.Kata Kunci : Pengembangan, multimedia interaktif, model pengembangan DDD-E This research aims to (1) describe the design of interactive multimedia development with the development of research models DDD-E in the subjects of Hinduism; (2) test the validity of the results of the development of interactive learning media Hinduism for the second semester students of class VIII SMPN 6 Singaraja and (3) determine the effectiveness of the use of interactive learning media development to the learning outcomes Hinduism second semester of eighth grade students in SMPN 6 Singaraja. The development of research using DDD-E models. The design phase has been implemented making an outline, create a flowchart, the initial design media, create a storyboard, design specifications for details about preparing a benchmark reference text such as instrument and objective matter after it determines the selection of media, format selection, and early design products that will be developed. This design is used to develop an interactive learning media products Hinduism class VIII. Analysis of the data using three techniques, namely descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of expert evaluation of the content and design experts gain qualifications excellent value so that the media is valid and continued to the media experts who get good qualifications. Individual test results of 91.3% and a small group of test results 94.6% respectively in qualifying was excellent and the results of field tests by 90% on the excellent qualifications so as valid media to be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Results Hinduism students after using the media (84.14) is higher than before using the media (60.85). Thus, research in SMPN 6 Singaraja to the conclusion that the use of interactive learning media positive and significant impact on learning outcomes of Hinduism class VIII.keyword : development, interactive multimedia, the development model of DDD-E
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MODEL PLOMP PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMPN 1 SERIRIT ., Kadek Pendiartawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7723

Abstract

Penelitian ini didasari adanya keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi ajar untuk meningkatkan minat belajar siswa serta rendahnya hasil belajar IPS pada siswa dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP Negeri 1 Seririt 2) mengetahui validitas multimedia pembelajaran interaktif 3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan Plomp. Data kevalidan multimedia interaktif diperoleh dengan menggunakan angket. Sedngkan efektivitas media diperoleh dari hasil tes. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 72% berada pada kualifikasi cukup. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 92,83% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,27% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 20.80. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,0017. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa IPS siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (89,73) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (58.53). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia pembelajaran interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP N 1 Seririt.Kata Kunci : Pengembangan, e-learning, Schoology, IPS This study is based on the limitations of media learning interesting and appropriate teaching materials to improve student interest and poor learning outcomes IPS students of the minimum completeness criteria. This study aims to 1) produce a multimedia interactive learning in social studies class VIII semester of the 2015/2016 academic year in SMP Negeri 1 Seririt 2) determine the validity of multimedia interactive learning 3) determine the effectiveness of the use of multimedia interactive learning. This type of research is the development of research, development model Plomp. Interactive multimedia validity of data obtained using a questionnaire. Sedngkan effectiveness of media obtained from the test results. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of expert evaluation of the content of 94% are in excellent qualifications. The results of expert evaluation of media by 72% in the qualification enough. The results of expert evaluation of the design of 80% are in good qualification. Individual test results by 94% in the excellent qualifications. The result of a small group of 92.83% in the excellent qualifications. The results of field tests of 91.27% in the excellent qualifications. Learning outcomes manually tally the results obtained t calculate equal to 20.80. Price t table 5% significance level is 2.0017. So the price of t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. So there are significant differences IPS student learning outcomes between before and after using multimedia interactive learning. The average value after using the media (89.73) is higher than before using the media (58.53). It can be concluded that the use of multimedia interactive learning effectively to improve student learning outcomes in social studies class VIII semester of academic year 2015/2016 in SMP N 1 Seririt.keyword : development, multimedia, IPS
ANALISIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) KELAS X SEMESTER GENAP DI SMAN 4 SINGARAJA DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PEMBELAJARAN ., I Gede Yogastha Pujana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7727

Abstract

Banyaknya administrasi yang harus dilengkapi guru dalam kurikulum 2013 menyebabkan kurangnya kesempatan bagi guru untuk menyusun LKS, sehingga guru memilih untuk menggunakan LKS yang dibeli oleh sekolah, LKS yang dibeli diyakini hanya berisi tentang uraian materi dan soal-soal, hal tersebut dinilai belum memperhatikan komponen dasar desain pembelajaran sehingga dapat menurunkan kualitas pembelajaran, untuk itu penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan kualitas desain pembelajaran yang terdapat pada lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja., (2) untuk mendeskripsikan kualitas sistematika penyusunan lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah LKS siswa kelas X SMAN 4 Singaraja. Terdapat dua metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu (1) observasi, dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis pada LKS, (2) angket untuk mengumpulkan data kualitas desain pembelajaran serta sistematika LKS. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kualitas desain pembelajaran pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,03), (2) kualitas sistematika penyusunan LKS pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,08). Kata Kunci : Analisis LKS, Desain Pembelajaran, SMA The number of administrations should include teachers in curriculum in 2013 led to the lack of opportunities for teachers to prepare worksheets, so the teacher chose to use worksheets that was purchased by the school, student worksheet purchased believed to only contain the description of the material and issues, it is considered not pay attention to the basic components instructional design so that it can degrade the quality of learning. So, this experiment aimed to (1) describe the quaity of the instructional design of the teaching and learning which is found in the students' worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, (2) describe the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, The kind of this experiment is Descriptive Experiment, and as the sample is the students of SMAN 4 Singaraja Worksheets. There are two methods of data collectings in this experiment, they are (1) Observation, by observing and taking notes sytematically on those worksheets, (2) the students are asked to fill in the questionnaires to collect the data of the quality of the learning designs and system. The results of the experiment shows that (1) learning designs quality in the worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level (79,03), (2) the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level, too. (79,08).keyword : Worksheets Analysis, Instructional Design, Senior High School
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PRESENTASI IPA DENGAN MODEL LUTHER KELAS IV SEMESTER GENAP DI SD NEGERI 1 KALIUNTU ., I Made Gusnadi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun multimedia presentasi mata pelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas multimedia presentasi menurut review ahli, dan uji coba yang dilakukan siswa, dan (3) mengetahui efektivitas multimedia presentasi mata pelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Luther. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas multimedia dilakukan oleh 29 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes objektif. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan multimedia presentasi mulai dari langkah konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, uji coba, dan distribusi; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 94% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 85% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 89% berada pada kategori baik; d) uji coba perorangan 92% berada pada kategori sangat baik; e) uji coba kelompok kecil 92% berada pada kategori sangat baik; f) uji coba lapangan 93% berada pada kategori sangat baik; (3) berdasarkan uji hipotesis ditunjukkan bahwa harga thitung =14,10 > ttabel =2,003. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Multimedia presentasiKata Kunci : pengembangan, multimedia presentasi, IPA This study aimed to (1) describe the design of multimedia presentations in science subjects, (2) know the quality of multimedia presentations according to the expert review, and tests conducted on the students, and (3) know the effectiveness of multimedia presentation science subjects. This study is a developmental research. Research using the model of development of Luther. Validation is done by skilled multimedia course content, instructional design experts, media expert learning, individual testing, piloting small groups, and field trials. Multimedia effectiveness conducted by 29 student research design of pre-test and post-test. Data were collected by interviews, recording documents, questionnaires and objective tests. Analysis of data using qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential/inductive t-test. The results of this study were (1) design multimedia development starting from step presentations the concept, design, collection of materials, manufacture, testing, and distribution; (2) the quality of the development of media according to the review expert and student: a) expert learning content 94% are in the very good category; b) 85% of instructional design experts are in both categories; c) 89% of instructional media experts are in both categories; d) 92% individual testing are in very good category; e) small group trial 92% are in the very good category; f) field trials 93% are in the very good category; (3) based on the hypothesis testing indicated that the price of t = 14.10> table = 2.003. Therefore t count is higher than t table. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after using multimedia presentations.keyword : development, multimedia presentations, natural science
PERANAN RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SINGARAJA DALAM MENJAGA KELESTARIAN BUDAYA LOKAL BALI (STUDI TENTANG ACARA SUDANG LEPET JUKUT UNDIS) ., Luh Putu Yuli Rastini; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya lokal dalam acara Sudang Lepet Jukut Undis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang memiliki fokus masalah pada peranan RRI Singaraja. Populasi penelitian ini dilakukan di RRI Singaraja dengan sampel acara Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu hasil observasi dan hasil wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analsisid deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)adanya peranan RRI Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya Bali,2)pendengar sebagai faktor pendorong dan penghambat dalam penyiaran program Sudang Lepet Jukut Undis,3)terdapatnya dampak positif dan negatif setelah program Sudang Lepet Jukut Undis di siarkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa RRI Singaraja memiliki peranan dalam menjaga kelestarian budaya lokal Bali melalui siaran Sudang Lepet Jukut Undis.Kata Kunci : RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis, Pelestarian budaya Bali, This study aims to determine the role of Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja in preserving the local culture in an event Sudang Lepet Jukut Undis. This study uses qualitative descriptive analysis has focused on the role of RRI Singaraja problems. The study population was conducted in RRI Singaraja with samples show Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data collected by observation and interview methods. The instrument of this study is the result of observation and interviews. Data were analyzed using descriptive analsisid kualitatif.Hasil research shows that 1) the role of RRI Singaraja in preserving Balinese culture, 2) the listener as factors driving and inhibiting the broadcasting program lepet Sudang Lepet Jukut Undis, 3) the presence of positive and negative impacts after program Sudang lepet Jukut undis broadcast. Based on these results, it can be said that the RRI Singaraja has a role in preserving the local culture through broadcast Sudang Lepet Jukut Undis.keyword : Bali's cultural preservation, RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis.