cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIKUM LAPANGAN (OUTDOOR PRACTICUM) BIOLOGI Hifni Septina Carolina; Asih Fitriana Dewi; Tika Mayang Sari; Tri Andri Setiawan
BIOMA Vol 4, No 2 (2019): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v4i2.3163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian praktikum lapangan (outdoor) biologi SMA/MA dan mengetahui kualitas instrumen penilaian tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dengan metode design based research (DBR). Model pengembangan ini terdiri dari: 1) Identifikasi dan analisis masalah oleh peneliti dan praktisi secara kolaboratif, 2) Mengembangkan prototype, 3) Melakukan proses berulang dan menguji prototype, 4) Refleksi menghasilkan produk. Data penelitian dikumpulkan melalui angket validasi ahli, angket respon peserta didik yang dianalisis secara kuantitas dan kualitas Hasil analisis data menunjukkan instrumen penilaian praktikum lapangan dari ahli materi sebesar 89,3 dengan kriteria sangat tinggi, penilaian dari ahli evaluasi sebesar 92,6 dengan kriteria sangat tinggi, dan penilaian ahi desain media sebesar 88,7 dengan kriteria sangat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrumen penilaian praktikum lapangan (outdoor) biologi dinyatakan layak digunakan. 
EFEKTIVITAS ZAT PENYUBUR POLEN TERHADAP SELF-INKOMPATIBEL SPOROFITIK MANGGA ARUMANIS EFFECTIVENESS OF POLLEN FERTILIZER TO SELF-INCOMPATIBLE SPOROPHYTIC OF ARUMANIS MANGO Muhammad Chabib Ichsan, Arief Noor Akhmadi
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.592

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh zat penyubur pollen yang dapat meningkatkan kesuburan beberapa klon mangga dan pembentukan mangga Arumanis sampai panen. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: (1)studi morfologi dan tanggapan pollen terhadap zat penyubur pollen, dan (2) keefektifan zat penyubur pollen terhadap pembentukan mangga kultivar Arumanis. Hasil penelitian menunjukkan (1) zat penyubur pollen dan pollen dari kultivar tertentu mempengaruhi pembentukan mangga Arumanis, (2) Pollen dari kultivar Durih pada perlakuan 400 g/g GA3 dan disemprotkan pada pembungaan mangga Arumanis menyebabkan pembentukan buah yang lebih tinggi daripada yang lain yaitu mencapai 50% dibandingkan kontrol, tetapi peningkatan pembentukan buah sejumlah tersebut tidak mampu bertahan selama perkembangan buah sampai dengan buah dipanen, dan (3) morfologi pollen antar kultivar mangga, yaitu Arumanis, Durih, Manalagi, dan Golek,tidak saling memberikan pengaruh, berbentuk segitiga sama sisi dengan ukuran panjang (24,0–28,0) mikron, tetapi polen masing-masing kultivar mempunyai tanggapan yang berbeda terhadap macam zat penyubur pollen. Kata kunci: Mangga, Polen, Kalium Nitrat, Asam Suksinat, Pembentukan Buah.
DISCOVERY LEARNING MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sutoyo Sutoyo; Ika Priantari
BIOMA Vol 4, No 1 (2019): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v4i1.2649

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut siswa memiliki kemampuan Critical Thingking, Colaboration, Comunication, Creativity. Critical thingking dibutuhkan untuk bisa menganalisis suatu masalah dan menenmukan solusinya. Hasil pra siklus kemampuan berpikir kritis siswa di dapatkan data dengan karakteristik Sangat Kurang 37,5%; Kurang 54,2%. Dibutuhkan  model pembelajaran yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model yang tepat yaitu Discovery Learning. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas 2 siklus. Kemampuan berpikir kritis siswa pembelajaran Biologi Kelas X IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember semester ganjil 2018/2019 meningkat. Pada siklus I dengan karakteristik baik 25% ; dan karakteristik sangat baik 4,2%. Pada siklus II terjadi peningkatan Karakteristik baik 79,2%; dan karakteristik sangat baik 4,2%. Pada pra siklus siswa tidak ada yang mencapai (0%) untuk karakteristik baik dan sangat baik.
KEANEKARAGAMAN JENIS KEPITING BAKAU (Scylla spp.) DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO MANGROVE CRAB DIVERSITY (Scylla spp.) IN ALAS PURWO NATIONAL PARK Rina Sugiarti Dwi Gita
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kepiting bakau (Scylla spp.) di kawasan hutan mangrove Blok Bedul Segoro Anak Taman Nasional Alas Purwo. Pengambilan sampel kepiting bakau dilakukan terhadap kepiting bakau yang hidup pada stadium dewasa yang berada di dalam plot penelitian. Keragaman kepiting bakau (Scylla spp.) Telah dilakukan di hutan mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo. Pengambilan sampel dilakukan di 8 stasiun yang berbeda di siang hari dan malam dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. keragaman Scylla yang rendah (H '= 0,315; N = 0,0011 individu / m².) Stasiun yang terletak di topografi tinggi telah memberikan kontribusi terhadap rendahnya tingkat keragaman kepiting bakau. Dengan demikian perlu adanya kajian terhadap fauna yang hidup di dalamnya terutama mengenai faktor abiotik yang dapat mempengaruhi keanekaragaman.Kata kunci: Keanekaragaman, Kepiting Bakau.
PUCUK DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) KULTIVAR CENGKIR SEBAGAI PENURUN KADAR GLUKOSA DARAH Sarah Permatasari, Tri Cahyanto, yuni Adawiyah, Risda Arba Ulfa
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1609

Abstract

Pucuk daun mangga (Mangifera indica L.) memiliki berbagai zat aktif yang berkhasiat sebagai obat antidiabetes salah satunya kandungan senyawa mangiferin yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak pucuk daun mangga kultivar cengkir yang diberikan secara oral dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit dengan 3 ekor per kelompok perlakuan diantaranya kelompok kontrol negatif (hanya diberi suspensi CMC 0,5%), kontrol positif (tablet metformin 104,65 mg/kg BB), ekstrak pucuk daun mangga 1 (105 mg/kg BB), ekstrak pucuk daun mangga 2 (210 mg/kg BB), dan ekstrak pucuk daun mangga 3 (420 mg/kg BB). Setelah diinduksi fruktosa 20% secara intravena, kadar glukosa darah mencit diukur pada waktu ke-30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pucuk daun mangga kultivar cengkir memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit yang tinggi dengan dosis terbaik sama dengan kontrol positif (tablet metformin) yaitu ekstrak pucuk daun mangga kultivar cengkir dosis 1 (105 mg/kg BB mencit). Kata kunci: Ekstrak Pucuk Daun Mangga, Fruktosa, Kadar Glukosa Darah, Mangiferin
PENURUNAN AKTIVITAS GIBBERELIN OLEH DAMINOZIDE PADA TANAMAN KRISAN (CRYSHANTHEMUM Sp.) Tristi Indah Dwi Kurnia; Fuad Ardiyansyah
BIOMA Vol 5, No 2 (2020): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i2.4011

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Daminozide dalam pembentukan Bunga Krisan pot pada aktivitas Gibberelin sebagai salah satu indikatornya dan untuk mengetahui  Dosis Daminozide yang paling tepat dalam menurunkan aktivitas Gibberelin. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial dan disusun secara lengkap. Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua  faktor perlakuan yakni Varietas Krisan dan konsentrasi Daminozide dengan tiga kali ulangan. Hasil dari penelitian menunjukkan Daminozide terbukti mampu menekan pertumbuhan tinggi tanaman dengan cara menghambat sintesis Giberelin. Penggunaan Daminozide terbukti berpengaruh terhadap aktivitas Gibberelin yang ditunjukkan dengan menurunnya tinggi tanaman, meningkatnya diameter batang tanaman dan menurunnya kandungan Gibberelin pada semua varietas Krisan dan konsentrasi daminozide yang terbaik dalam menurunkan aktivitas Gibberelin dalam upaya membentuk Bunga Krisan pot agar memiliki masa simpan yang lebih panjang adalah sebesar 4500 ppm .
EKSTRAK DAUN MIMBA TERHADAP MORTALITAS HAMA BELALANG KEMBARA NEEM LEAF EXTRACTON MORTALITY LOCUST WANDERER Lina Kapsara Arief Noor Akhmadi
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba terhadap mortalitas hama belalang kembara dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun mimba yang paling efektif dan efisien untuk membunuh hama belalang kembara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, menggunakan metode RAL dengan 24 perlakuan. Berdasarkan Uji Anava perlakuan konsentrasi ekstrak daun mimba berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas hama belalang kembara dan berdasarkan uji BNT perlakuan yang paling efektif dan efisien adalah perlakuan konsentrasi 60% dengan jumlah hama belalang kembara yang terbunuh (mati) sebanyak 2,75 ekor. Kata Kunci: Daun Mimba, Mortalitas, Belalang Kembara
PENGARUH TEKNIK PEMANGKASAN BATANG TERHADAP PRODUKTIVITAS JAHE GAJAH (Zingiber officinale var. officinale) DENGAN SISTEM PENANAMAN BAG CULTURE Fatimatuz Zuhro, Dwi Sucianingtyas Sukamto
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1323

Abstract

Jahe gajah (Zingiber officinale var. officinale) merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup menjanjikan. Tetapi, permintaan terhadap jahe gajah tidak diiimbangi dengan peningkatan produksinya. Oleh karena itu, masih diperlukan usaha untuk meningkatkan produktivitas jahe gajah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa teknik pemangkasan batang terhadap produktivitas jahe gajah yang ditanam dengan sistem bag culture. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dan diulang sebanyak 3 kali. Parameter penelitian meliputi; berat rimpang (kg) dan panjang rimpang (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan batang pada jahe gajah menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap parameter berat rimpang, tetapi  berbeda tidak nyata terhadap parameter panjang rimpang. Perlakuan tanpa pemangkasan menghasilkan rata-rata berat rimpang terbesar di antara perlakuan lainnya, tetapi berbeda tidak nyata dengan pemangkasan total 20 cm dan 30 cm, serta pemangkasan sebagian 20 cm. Kata Kunci: Bag culture, Jahe Gajah, Pemangkasan, Produktivitas.
PENGARUH SCIENTIFIC INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI Ndzani Latifatur Rofi’ah; Tutut Indria Permana
BIOMA Vol 5, No 1 (2020): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i1.3686

Abstract

Proses pembelajaran biologi di kelas dapat dilakukan dengan pendekatan ilmiah melalui penyelidikan. Pembelajaran biologi seharusnya dilakukan dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk terlibat secara aktif menggunakan keterampilan proses dalam menemukan konsep dari fenomena ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh scientific inquiry terhadap hasil belajar biologi. Penelitian eksperimen ini menggunakan nonrandomized control group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA di Malang, 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa soal pretes-postes dan lembar observasi. Hasil belajar siswa dianalisis menggunakan analisis kovarian dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scientific inquiry secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi siswa.
EFEKTIVITAS ATRAKTAN ALAMI TERHADAP Aedes aegypti PADA PERBEDAAN WARNA PERANGKAP Hasni Ummul Hasanah, Dwi Sucianingtyas Sukamto, Iva Novianti
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.819

Abstract

Aedes aegypti adalah nyamuk yang berpotensi untuk menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui gigitannya. Hasil pengamatan di lapang menunjukkan nyamuk Aedes memiliki kecenderungan menyukai warna gelap. Tetapi, penelitian secara ilmiah tentang hal ini belum diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah warna perangkap dan background pada atraktan (fermentasi gula) berpengaruh terhadap jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial, warna Perangkap (T) dan warna background (B), dengan 6 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Warna perangkap yang digunakan yaitu hitam (H), putih (P), dan bening (B), sedangkan warna background yang digunakan yaitu hitam (H) dan putih (P). Variasi perlakuan pada penelitian ini yaitu THBH, THBP, TPBH, TPBP, TBBH, dan TBBP. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengamati langsung di lapang jumlah nyamuk yang terperangkap selama 2 minggu setiap jam 09.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan Trapping Hitam Background Hitam (THBH) dapat menangkap nyamuk dengan jumlah terbanyak di antara perlakuan lainnya. Kata Kunci : Atraktan alami, Aedes aegypti, Warna Trapping