cover
Contact Name
M. Rudi Irwansyah
Contact Email
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha
ISSN : 25991418     EISSN : 25991426     DOI : -
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha published by Undiksha Press managed by Department of Economic Education Universitas Pendidikan Ganesha in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia. A blind peer-reviewed and open access journal published twice a year (June and December). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha has an objective to help researchers publish their work for a wider audience and discover new connections. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha considers original research articles and review articles in any research areas of Economic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,287 Documents
ANALISIS PERSEDIAAN KAS PADA KOPERASI KUAT (KELOMPOK USAHA AGRIBISNIS TERPADU) SUBAK GUAMA, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN ., Ni Luh Putu Lilik Nuriani; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat perputaran kas dan (2) Persediaan minimum kas pada Koperasi KUAT Subak Guama. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi KUAT Subak Guama dan objek dalam penelitian ini adalah adalah persediaan minimal kas yang tepat. Data dikumpulkan dengan metode wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat perputaran kas pada tahun 2009 sebesar 23,81611 kali, tahun 2010 sebesar 6,2148 kali, tahun 2011 sebesar 53,60421 kali, tahun 2012 sebesar 52,94071 kali, dan tahun 2013 sebesar 33,17553 kali. Sehingga rata-rata tingkat perputaran kas dalam satu tahun adalah 33,17553 kali atau 34 kali berarti penggunaan kas cukup efisien dan (2) Persediaan minimum kas yang harus disediakan oleh koperasi pada tahun 2009 sebesar Rp. 5.352.840,00, tahun 2010 sebesar Rp. 59.296.518,00, tahun 2011 sebesar Rp. 8.267.085,00, tahun 2012 sebesar Rp. 10.504.235,00, tahun 2013 sebesar Rp. 17.238.580,00. Rata-rata persediaan minimum kas dalam satu tahun adalah Rp. 20.131.852,00. Kata Kunci : tingkat perputaran, persediaan kas dan koperasi This research aim to knows (1) the rate of turnover cash and (2) the minimum supply of cash at “Koperasi KUAT Subak Guama”. This research includes a quantitative descriptive study. The subjects of this research is “Koperasi KUAT Subak Guama” and the objects of this research is the accurate minimum supply of cash. Data were collected with unstructured interviews method and documentation, then analyzed by quantitative analysis. The results showed that (1) the rate of turnover cash in 2009 amounted to 23,81611 times; in 2010 amounted to 6,2148 times; in 2011 amounted to 53,60421 times; in 2012 amounted to 52,94071 times; and in 2013 amounted to 33,17553 times. So that, the average rate of turnover cash in one year amounted 33,17553 times or 34 times means employing cash is enough effective and (2) minimum supply of cash should be provided by “koperasi” in 2009 amounted Rp. 5.352.840,00; in 2010 amounted to Rp. 59.296.518,00; in 2011 amounted to Rp. 8.267.085; in 2012 amounted to Rp. 10.504.235,00; and in 2013 amounted to Rp. 17.238.580,00. The average minimum supply of cash in one year amounted Rp. 20.131.852,00. keyword : The rate of turnover, Supply of Cash and Koperasi
PEMANFAATAN OBJEK WISATA CEKING TERRACE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI KAWASAN CEKING TERRACE TAHUN 2013 ., Ni Made Hartati; ., Drs. I Ketut Dunia, M.Erg.; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendapatan masyarakat sebelum bekerja di kawasan Ceking Terrace, (2) pendapatan setelah bekerja di kawasan Ceking Terrace dan (3) manfaat objek wisata Ceking Terrace terhadap pendapatan. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pendapatan masyarakat sebelum bekerja di kawasan Ceking Terrace masih di bawah Upah Minimum Kabupaten Gianyar karena pekerjaan sebelumnya adalah petani dan buruh, (2) pendapatan masyarakat setelah bekerja di kawasan Ceking Terrace, rata-rata meningkat menjadi di atas Upah Minimum Kabupaten Gianyar karena adanya pengembangan objek wisata oleh Desa Pakraman Tegallalang sehingga dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk membuka usaha serta adanya lapangan kerja bagi masyarakat setempat (3) manfaat objek wisata Ceking Terrace adalah meningkatnya pendapatan.Kata Kunci : objek wisata, ceking terrace, pendapatan The purpose of the research are to know (1) the income of people’s before working in Ceking Terrace, (2) the income of people after working in Ceking Terrace, (3) the benefit of tourism object Ceking Terrace for people’s income. The data were collected by interviewing and documentating method and were analyzed by qualitative technique. The result are showing (1) the income of people’s before working in Ceking Terrace lower than Regional Minimum Wages of Gianyar Regency because their job before only as farmer and labour, (2) the income of the people’s after working in Ceking Terrace increase higher than Regional Minimum Wages of Gianyar Regency because development of tourism object in Tegallalang village, so that give opportunities for the people there to open business and get new job, (3) the benefit of Ceking Terrace as tourism object is to increase people’s income.keyword : tourism object, ceking terrace, income
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FISKUS DAN PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB WIRAUSAHAWAN DALAM MEMBAYAR PAJAK PENGHASILAN DI KPP PRATAMA GIANYAR ., Ni Ketut Nuari Shanti; ., Drs. I Nyoman Sujana,M.Si; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 7, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v7i2.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan di KPP Pratama Gianyar, (2) pengaruh pemahaman peraturan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan di KPP Pratama Gianyar, dan (3) pengaruh kualitas pelayanan dan pemahaman peraturan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan di KPP Pratama Gianyar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah responden 164 orang. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 16.0 for windows yang meliputi uji t dan uji F Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas pelayanan fiskus berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan (2) pemahaman peraturan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan dan (3) kualitas pelayanan dan pemahaman peraturan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak wirausahawan dalam membayar pajak penghasilan Kata Kunci : kepatuhan wajib pajak, kualitas pelayanan dan pemahaman peraturan perpajakan This study aims to determine (1) the effect of service quality on tax compliance entrepreneurs in paying income tax on Gianyar’s tax office, (2) the effect of understanding tax regulations on tax compliance entrepreneurs in paying income tax on Gianyar’s tax office and (3) the effect of service quality and understanding of tax regulations of entrepreneurs on tax compliance in paying income tax on Gianyar’s tax office.This research is a quantitative research with 164 respondents. Data were collected by questionnaire and documentation, which is then analyzed by multiple regression analysis using SPSS 16.0 for Windows that includes t test and F test. The results showed that (1) the quality of service influence taxpayer compliance entrepreneurs in paying income tax, (2) understanding the tax regulations influence taxpayer compliance entrepreneurs in pay income tax, and (3) quality of service and understanding of tax regulations influence on tax compliance in paying income tax entrepreneurs. keyword : tax compliance, quality of service and understanding of tax regulations
PENGOLAHAN BUAH AREN DAN DAMPAK TERHADAP SOSIAL-EKONOMI PETANI AREN (STUDY PADA PETANI AREN DI DUSUN SELOMBO DESA BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN 2013) ., Komang Anik Wirastini; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari penghasilan, (2) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga, (3) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari tingkat pendidikan, (4) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari keadaan rumah tinggal, (5) sosial-ekonomi pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat, dan (6) dampak penghasilan pengolah buah aren terhadap sosial-ekonomi pengolah buah aren. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah pengolah buah aren di Dusun Selombo Desa Bondalem, sedangkan objeknya adalah sosial-ekonomi pengolahan buah aren dan dampak terhadap kondisi sosial-ekonomi petani aren. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) wawancara, (2) dokumentasi, dan (3) observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sosial-ekonomi pengolah buah aren ditinjau dari penghasilan sudah layak. (2) Ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga sudah layak. (3) Ditinjau dari tingkat pendidikan belum baik. (4) Ditinjau dari keadaan rumah tinggal sudah baik. (5) Ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat belum baik. (6) Dampak penghasilan pengolah buah aren terhadap sosial-ekonomi pengolah buah aren sangat berpengaruh. Kata Kunci : sosial-ekonomi, petani aren, pengolah buah aren This research is aimed to know (1) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of income, (2) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of ownership of valuables, (3) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of education level, (4) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of the state of residence, (5) socio-economic of processing palm fruit in Dusun Selombo Desa Bondalem terms of position in society, and (6) impact revenue of the processing palm fruit. This research is descriptive. The subject of this research is in the palm fruit processing in Dusun Selombo Desa Bondalem, while socio-economic object is sugar palm fruit processing and the impact on the socio-economic conditions of palm farmers. Data in this research is done by: (1) interviews method, (2) documentation method, and (3) observation method. The results of this research showed: (1) Socio-economic of processing palm fruit is feasible in terms of income. (2) In terms of ownership of valuable goods is feasible. (3) In terms of the level of education is not good. (4) In view of the state of residence has been good. (5) In view of the position in society is not good. (6) The impact of income on the socioeconomic of processing palm fruit is very influential.keyword : socio-economic, palm growers, palm fruit processing
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN KARYAWAN TERHADAP KUALITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA KOPERASI SERBA USAHA ., Ni Made Purdanti; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Drs. Made Artana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan karyawan pada Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang, kualitas sistem pengendalian intern pada Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang, dan pengaruh tingkat pendidikan karyawan terhadap kualitas sistem pengendalian intern pada Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan karyawan dan kualitas sistem pengendalin intern Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Koperasi Serba Usaha di Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 65. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana yaitu dengan menggunakan program SPSS 16,0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendidikan karyawan berada pada kategori kurang baik, sedangkan kualitas sistem pengendalian intern berada pada kategori cukup baik. Tingkat pendidikan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas sistem pengendalian intern yang ditunjukan dari nilai t hitung sebesar 10,681 lebih besar dari t tabel sebesar 1,670 atau nilai signifikansi tingkat pendidikan karyawan terhadap kualitas sistem pengendalin intern sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, besarnya pengaruh tingkat pendidikan karyawan terhadap kualitas sistem pengendalian intern adalah 0,644 atau 64,4%.Kata Kunci : tingkat pendidikan, sistem pengendalian intern, koperasi serba usaha This study aimed to determine the level of employees’ education on “Koperasi Serba Usaha” at Tegallalang sub-district, the quality of the internal control system on “Koperasi Serba Usaha”, Tegallalang sub-district and the influence of educational level of employees on the quality of internal control systems on “Koperasi Serba Usaha” at Tegallalang sub-district. This study was a quantitative study. The subjects of this study were “Koperasi Serba Usaha” at Tegallalang sub-district, while the object of this study was the educational level of employees and the quality of the internal control system of “Koperasi Serba Usaha” at Tegallalang sub-district. The population of this study was all Koperasi Serba Usaha” at Tegallalang sub-district, that were 65. Data collection methods used in this study was a questionnaire. The data were analyzed by using descriptive analysis and simple linear regression analysis by using SPSS 16.0 for windows. The results showed that the level of employees’ education was in the unfavorable category, while the quality of internal control systems was in the quite well category. Employees education level gave positive effect and significant towards the quality of the internal control system, that was shown from the t value 10,681 which was larger than t table 1,670 or significant value of the quality of the educational level of employees towards the internal control system of 0,000 was smaller than 0,05, the magnitude of the effect of educational level of employees towards the quality of internal control system was 0,644 or 64,4%.keyword : level of education, internal control system, “koperasi serba usaha”
Studi Komparatif Brand Loyalty Air Minum Dalam Kemasan Yeh Buleleng Dan Aqua Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2015/2016 ., Fevi Anggraeni; ., Drs. I Nyoman Sujana,M.Si; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 8, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v8i3.8696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan loyalitas merek air minum dalam kemasan Yeh Buleleng dan Aqua pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Undiksha ditinjau dari dimensi Switcher Buyer (pembeli yang berpindah-pindah), dimensi Habitual Buyer (pembeli yang bersifat kebiasaan), dimensi Satisfied Buyer (pembeli yang puas dengan biaya peralihan), dimensi Liking The Brand (menyukai merek), dan dimensi Commited Buyer (pembeli yang komit). Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mengkonsumsi Yeh Buleleng dan Aqua berjumlah 641. Sampel berjumlah 246 orang, dan diambil dengan teknik proportionate area random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner, dan dianalisis menggunakan teknik analisis Independent-Sample T-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tentang loyalitas merek air minum dalam kemasan Yeh Buleleng dan Aqua pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Undiksha ditinjau dari dimensi Switcher Buyer (pembeli yang berpindah-pindah), dimensi Habitual Buyer (pembeli yang bersifat kebiasaan), dimensi Satisfied Buyer (pembeli yang puas dengan biaya peralihan), dimensi Liking The Brand (menyukai merek), dan dimensi Commited Buyer (pembeli yang komit). Kata Kunci : Loyalitas Merek This study aims to determine differences in brand loyalty bottled water Yeh Buleleng and Aqua at the Faculty of Economics Undiksha terms of dimension Switcher Buyer (buyer nomadic), dimensions Habitual Buyer (buyer habitual), dimensions Satisfied Buyer (buyer satisfied with the transition costs), dimensions liking the brand (like the brand), and the dimensions Commited buyer (buyer commits). This type of research is a quantitative study using the comparative method. The population in this study were students of the Faculty of Economics who consume Yeh Buleleng and Aqua totaled 641. The sample was 246 people, and was taken to the area proportionate random sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using analysis of the Independent-sample T-test. The results of this study indicate that there are significant differences on brand loyalty bottled water Yeh Buleleng and Aqua at the Faculty of Economics Undiksha terms of dimension Switcher Buyer (buyer nomadic), dimensions Habitual Buyer (buyer habitual), dimensions Satisfied buyer (buyer is satisfied with the costs of switching), dimensions liking the brand (like the brand), and the dimensions Commited buyer (buyer commits).keyword : Brand Loyalty
ANALISIS PENYELESAIAN KREDIT MACET PADA KOPERASI PASAR SRINADI KLUNGKUNG ., I Nyoman Suarjaya; ., Drs. Wayan Cipta,M.M; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5191

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penyebab terjadinya kredit macet pada Koperasi Pasar Srinadi Klungkung tahun 2013, (2) dampak yang ditimbulkan dari kredit macet terhadap Koperasi Pasar Srinadi Klungkung tahun 2013, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kredit macet pada Koperasi Pasar Srinadi Klungkung tahun 2013. Data dikumpulkan dengan wawancara dan pencatatan dokumen; dan dianalisis menggunakan analisis studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Koperasi Pasar Srinadi Klungkung, dan objek penelitian adalah kredit macet dan penyelesaiannya. Dari hasil penelitian menunjukkan (1) Penyebab terjadinya kredit macet pada Koperasi Pasar Srinadi Klungkung tahun 2013 adalah faktor intern dan ekstern. Faktor intern, yaitu: kurang selektifnya pihak koperasi dalam analisis pemberian kredit, itikad tidak baik dari petugas Koperasi Pasar Srinadi Klungkung, dan lemahnya sistem pengawasan kredit. Faktor ekstern, yaitu: penurunan kondisi perekonomian, itikad tidak baik dari debitur, dan akibat adanya bencana alam. (2) Dampak kredit macet bagi Koperasi Pasar Srinadi Klungkung tahun 2013 yaitu mengurangi pendapatan koperasi, arus kas menjadi tersendat, modal koperasi berkurang, dan kepercayaan nasabah berkurang. (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kredit macet pada Koperasi Pasar Srinadi Klungkung yaitu rescheduling (penjadwalan kembali), restructuring (persyaratan kembali), penyitaan jaminan, dan penghapusan kredit. Kata Kunci : kredit macet, penyebab kredit macet, dan penyelesaian kredit macet Abstract This study aims to determine (1) the causes of non-performing loans to the Cooperative Market Srinadi Klungkung in 2013, (2) the impact of non-performing loans on the market cooperatives Srinadi Klungkung in 2013, (3) the efforts made to overcome the non-performing loans to the Cooperative Market Srinadi Klungkung in 2013. The data collected by interview and the recording of documents; and it’s analyzed using analysis of a case study with a qualitative approach. Subjects were market cooperatives Srinadi Klungkung, and the object of research is non-performing loans and settlement. The results showed (1) The causes of non-performing loans to the Cooperative Market Srinadi Klungkung in 2013 is internal and external factors. Internal factors, namely: less selective cooperative in the analysis of credit, bad faith of the officer Cooperative Market Srinadi Klungkung, and weak credit controlling system. External factors, namely: the decline in economic conditions, bad faith of the debtor, and as a result of natural disasters. (2) Impact of non-performing loans to the Cooperative Market Srinadi Klungkung in 2013 that reduce the cooperative income, cash flow becomes choked, the cooperative capital is reduced, and reduced customer confidence. (3) Efforts are being made to overcome the non-performing loans to the Cooperative Market Srinadi Klungkung rescheduling, restructuring (back requirements), the seizure of collateral, and the elimination of credit. keyword : non-performing loans, the cause of non-performing loans, and non-performing loans settlement
VARIABLE COSTING SEBAGAI SALAH SATU PENENTU BREAK EVEN POINT PADA UD. BALI ALAM DESA PADANG SAMBIAN KELOD, DENPASAR BARAT ., Ni Ketut Ranti Aji; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.; ., Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) cara memisah biaya semi variabel ke dalam biaya tetap dan biaya variabel pada UD. Bali Alam Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, (2) perhitungan variable costing pada UD. Bali Alam Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, (3) perhitungan break even point pada UD. Bali Alam desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, dan (4) variable costing dalam menentukan break even point. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah UD. Bali Alam, dan objek penelitian ini adalah biaya semi variabel, variable costing, dan break even point. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Hasil peneltian ini menunjukkan pemisahaan biaya semi variabel dengan menggunakan metode kuadrat terkecil. Perhitungan harga pokok produk pada perusahaan dengan menggunakan metode variable costing, jumlah biaya produk pada bulan Juli 2013 sebesar Rp 851.098.720,00, bulan Agustus sebesar Rp 1.001.114.416,00, bulan September sebesar Rp 969.441.168,00, bulan Oktober sebesar Rp 1.001.051.632,00, bulan Nopember sebesar Rp 932.983.616,00. dan bulan Desember sebesar Rp 588.983.616,00. Break even point periode Juli sampai Desember 2013 sebesar 4.181 unit. Besar harga pokok produk dengan metode variable costing selama periode Juli sampai Desember 2013 adalah Rp 5.344.673.168 menentukan break even point sebanyak 4.181 unit.Kata Kunci : Variable Costing, Break Even Point, dan Biaya Semi Variabel. This research was aimed at investigating (1) the separation of semi variable cost into fix cost and variable cost in UD. Bali Alam Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, (2) the calculation of variable costing in UD. Bali Alam Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, (3) the calculation of break even point in UD. Bali Alam Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, and (4) the variable costing in determining break even point. This research was descriptive research, in which this research employed quantitative approach. The subject of the research was UD. Bali Alam, and the object of this research was semi variable cost, variable costing, and break even point. The data in this research was gathered through documentation method. The result of this research showed that the separation of semi variable cost through the use of least squares method. The calculation of cost of product in the company through the use of variable costing shows that the amount of product cost on July, 2013 was Rp 851.098.720,00, on August was Rp 1.001.114.416,00, on September was Rp 969.441.168,00, on October was Rp 1.001.051.632,00, on November was Rp 932.983.616,00, and on December was Rp 588.983.616,00. The break even point on the period of July to December, 2013 was 4.181 units. Large cost of the product with variable costing method over the period July to December 2013 was Rp 5.344.673.168 determine the break even point as much as 4,181 units.keyword : Variable Costing, Break Even Point, Semi Variable Cost
ANALISIS KETEPATAN WAKTU DALAM PEMESANAN BAHAN BAKU DENGAN METODE RE ORDER POINT (ROP) PADA RUMAH MAKAN JANGGAR ULAM DI KECAMATAN UBUD ., I Wayan Artawan; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)perhitungan pemesanan bahan baku pada rumah makan Janggar Ulam tahun 2014, (2)perhitungan pemesanan bahan baku dengan menggunakan metode ROP pada rumah makan Janggar Ulam, dan (3)dampak dari penerapan metode ROP terhadap laba yang diperoleh rumah makan Janggar Ulam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1)perhitungan pemesanan bahan baku yang dilakukan dengan cara membeli persediaan ketika persediaan yang ada digudang sudah hampir habis. Dari pemesanan yang dilakukan pada tahun 2014 yaitu sebesar 3.329 Kg, memperoleh total biaya persediaan sebesar Rp17.937.650,00 (2)perhitungan pemesanan bahan baku dengan metode ROP pada rumah makan Janggar ulam harus melakukan pemesanan kembali ketika persediaan tersisa sebesar 64,8 Kg, jumlah pembelian bahan baku sebesar 1.250,8 Kg dan memperoleh total biaya persediaan sebesar Rp11.470.664,00. (3)dampak dari perhitungan ROP mengakibatkan peningkatan pada laba yang diperoleh sebesar Rp6.466.986,00.Kata Kunci : Metode ROP, Total biaya persediaan, waktu dan jumlah pemesanan kembali This study aims to determine (1) the calculation of the raw material reservations at the restaurant Janggar ulam 2014, (2) the calculation of ordering raw materials using methods Re Order Point (ROP) at Janggar ulam restaurant, and (3) the impact of the application of methods Re Order Point (ROP) to profits Janggar ulam restaurant.This research is descriptive quantitative research. Data were collected by interview and documentation are then analyzed by quantitative descriptive analysis techniques.The results showed that (1) Calculation of raw materials bookings made by the restaurant Janggar ulam by way of purchase of raw material inventory based on previous purchases and is usually done when the existing inventory in warehouse is almost gone. From bookings made by janggar ulam restaurant in 2014 in the amount of 3,329 Kg and acquire total inventory cost Rp. 17,937,650.00 (2) Calculation method of ordering raw materials with Re Order Point (ROP) at restaurant Janggar ulam have to reorder when in warehouse inventories amounted to 64.8 kg, the optimal amount of purchases of raw materials amounted to 1250.8 Kg and acquire total inventory costs Rp. 11,470,664.00. And (3) The impact of ROP calculation resulted in an increase in profits derived by Rp. 6,466,986.00.keyword : ROP method, time and quantity of re-ordering, total inventory cost
PENGARUH VOLUME PENJUALAN MENTE DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH PADA UD. AGUNG ESHA TAHUN 2013 ., I Wayan Bayu Wisesa; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.3293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh volume penjualan mente terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013, (2) pengaruh biaya operasional terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013, dan (3) pengaruh volume penjualan mente dan biaya operasional terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah UD. Agung Esha sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah volume penjualan mente, biaya operasional dan laba bersih. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa volume penjualan berpengaruh terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis ttes yang memperlihatkan bahwa nilai thitung = 5.650 > ttabel = 1.81246. Besar pengaruh volume penjualan mente terhadap laba bersih adalah sebesar 0,883. Biaya operasional berpengaruh terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis ttes yang memperlihatkan bahwa nilai thitung = 3.078 > ttabel = 1.81246. Besar pengaruh biaya operasional terhadap laba bersih adalah sebesar - 0,716. Volume penjualan dan biaya operasional berpengaruh terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis Ftes yang memperlihatkan bahwa nilai Fhitung = 135.244 > Ftabel = 4,26. Besarnya pengaruh volume penjualan mente dan biaya operasional terhadap laba bersih pada UD. Agung Esha tahun 2013 adalah sebesar 96,8%, sedangkan sisanya sebesar 3,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci : volume penjualan, biaya operasional, laba bersih This research aimed to know (1) The profit influence of selling mente in UD. Agung Esha in 2013, (2) The profit influence through operational of selling mente in UD. Agung Esha in 2013, and (3) The influence of selling mente and the cost of operational to the profit income in UD. Agung Esha in 2013. This research is quantitative. The subject of this research is UD. Agung Esha and for the object of this research is the amount of selling mente, the operational cost and the profit income. The data is collected through documentation and analysing through regression linier bifilar. The result of this research is showed that the amount of selling is influential through profit income in UD. Agung Esha 2013. In this case is analysed using ttest that show the value tarithmetic = 5.650 > ttable = 1.81246. The big influence selling mente through profit income is 0.883. The operational cost is influence through profit income in UD. Agung Esha 2013. That is analysed through ttest is show that value tarithmetic = 3.078 > ttable = 1.81246. Big influence operational cost through profit income is - 0,716. The selling amount and operational cost influential through profit income in UD. Agung Esha 2013. In this case, the result of analysing Ftest that show value of Farithmetic = 135.244 > Ftable = 4,26. The influence of selling mente and operational cost through profit income in UD. Agung Esha 2013 is 96,8% while the rest is 3,2% is influence by another factor which is not included in this research.keyword : selling amount, operational cost, profit income

Page 19 of 129 | Total Record : 1287