cover
Contact Name
sandy
Contact Email
sandy160392@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagehamzanwadi2017@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Golden Age
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25497367     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Golden Age (e-ISSN 2549-7367) adalah jurnal Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Hamzanwadi yang memuat hasil penelitian yang diangkat dari kajian teoritis dan hasil penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 261 Documents
Pengembangan Kamus Bergambar Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini Menggunakan Model ADDIE Arianti, Baiq Desi Dwi; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Hadi, Yul Alfian; Ibrahim, Doni Septu Marsa; Suryansah, Suryansah
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.4590

Abstract

Perkembangan kognitif anak dan perkembangan bahasa sangat erat hubungannya. Bahasa memegang peranan yang sangat penting dalam proses berpikir anak usia dini. Dengan mempelajari berbagai macam Bahasa akan melatih konsentrasi dan fleksibilitas kognitif anak. Pembelajaran Bahasa asing untuk anak-anak dapat menggunakan media pembelajaran yang menarik. Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran dapat membantu keefektifan dan ketersampaian isi serta pesan pembelajaran pada proses pembelajaran anak usia dini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Bahasa Inggris sehingga kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada penelitian ini hanya mengkaji pengembahan sampai tahap Development dengan hasil terciptanya produk kamus bergambah Bahasa Inggris untuk anak usia dini
Asessmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di TK Ummul Quro Talun Kidul SOLICHAH, ELIS NOVIATUS; Syafi'i, Imam
Jurnal Golden Age Vol 5, No 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.3108

Abstract

Asesmen perkembangan yaitu suatu proses mengumpulkan data-data kemudian dianalisis untuk mengetahui perkembangan anak yang dialaminya. Suatu tingkah laku anak dalam menyesuaikan norma-norma yang berlaku di lingkungannya bisa disebut dengan perkembangan sosial. Perkembangan emosi yakni suatu keadaan berupa perasaan yang dilakukan melalui perbuatan dan membuat  memunculkan sikap terhadap perilaku. Perkembangan sosial emosional anak usia dini adalah suatu kemampuan dalam diri anak yang mana anak bisa mengelola dan mengekspresikan emosi yang sesuai. Anak dapat bereksplorasi dengan lingkungannya yakni dalam berinteraksi dengan teman sebayanya. Jurnal ini bertujuan agar tahu guru akan berperan dalam mengasessmen pperkembangan sosial emosional dan upaya menumbuhkan perkembangan sosial emosional pada anak. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa dalam perkembangan sosial emosional pada diri anak  berbeda-beda. Penelitian menunjukkan terdapat anak mampu berinteraksi dengan sebayanya dan mengontrol emosinya. Akan tetapi, ada juga yang suka menyendiri dan cenderung diam saja.
Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini Tresna Dewi, Ajeng Rahayu; Mayasarokh, Mira; Gustiana, Eva
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2233

Abstract

Anak usia dini merupakan individu yang unik dan mengalami perkembangan yang pesat pada setiap aspek perkembangan yang akan membawanya pada perubahan dalam aspek-aspek perkembangan. Perkembangan sosial emosional anak merupakan dua aspek yang berbeda tetapi tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dengan kata lain, membahas perkembangan emosi harus bersinggungan dengan perkembangan sosial anak. Demikian pula sebaliknya, membahas perkembangan sosial anak harus melibatkan perkembangan emosional anak. Perkembangan awal anak diperangaruhi oleh beberapa konteks sosial dan budaya yang termasuk keluarga, pengaturan pendidikan, masyarakat, dan masyarakat yang lebih luas. Perkembangan mencerminkan pengaruh dari sejumlah sistem lingkungan dan keluarga termasuk dalam sistem lingkungan mikrosistem yaitu lingkungan tempat individu hidup. Konteks ini meliputi keluarga, teman sebaya, sekolah, dan lingkungan sekitar yang di dalam mikrosistem inilah terjadi interaksi yang paling langsung dengan agen-agen sosial misalnya dengan orangtua, guru, dan teman sebaya.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Bermain Bubur Kertas di Kelompok B Tk Al Ilham NW Selusuh Najamuddin, Najamuddin
Jurnal Golden Age Vol 1, No 02 (2017): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v1i02.1196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui bermain bubur kertas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subyek penelitian siswa kelompok  B2 TK AL ILHAM NW SELUSUH berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen pengumpulan data adalah lembar observasi.  Alat bantu observasi berupa foto. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian siklus I menunjukan keterampilan meremas kriteria baik ada 16 anak atau 81,67%. Keterampilan membentuk kriteria baik ada 17 anak atau 83,33%. Keterampilan mencetak kriteria baik ada 16 anak atau 80,00% Keterampilan merobek kriteria baik ada 16 anak atau 79,17%.  Keterampilan menggunakan alat cetak kriteria baik ada 17 anak atau 85,42%. Keterampilan menggunakan gunting kriteria baik ada17 anak atau 83,75%. Berdasarkan Hasil  siklus II diketahui bahwa rata-rata pencapaian dari keterampilan motorik halus yang paling banyak ada pada keterampilan menggunakan alat cetak dengan jumlah 85,42%. Sedangkan yang memperoleh rata-rata pencapaian paling sedikit ada pada keterampilan otot-otot kecil dalam kegiatan merobek dengan jumlah 79,17%. Keseluruhan keterampilan motorik halus anak berkembang dari siklus I ke siklus 2 dengan kegiatan yang disukai anak yaitu meremas dan mencetak. 
EFEKTIVITAS STORYTELLING DENGAN CELEMEK CERITA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM SHABRINA NANGGALO riadi, agnesia stela; Yulsyofriend, Yulosyfriend
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3763

Abstract

Perkembangan berbicara anak di Taman Kanak-kanak belum berkembang secara optimal karena proses kegiatan bercerita kurang bervariasi sehingga kurangnya daya tarik anak untuk mendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif storytelling dengan celemek cerita dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak di Taman Kanak-Kanak Islam Shabrina. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy experimental dengan jenis nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu berupa tes. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak Taman Kanak-Kanak Islam Shabrina. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampling probability samping dengan jenis teknik cluster sampling atau area sampling. Kelas eksperimen di kelas B1 dengan celemek cerita dan kelas B2 dengan boneka jari. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Normalitas, Uji homogenitas, Uji hipotesis. Hasil uji hipotesis pada post-test didapat thitung ttabel dimana 3,1017 2,08596 yang dibuktikan dengan taraf signifikan α 0,05 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan berbicara anak kelas eksperimen bercerita dengen media celemek cerita dibandingkan dengan kelas kontrol bercerita dengan boneka jari.
Metode Bermain Peran Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 6 Tahun Hadi, Yul Alfian; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Ramdhani, Sandy
Jurnal Golden Age Vol 3, No 02 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v3i02.3477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap kemampuan berbicara anak usia 6  tahun di PAUD PGRI Korleko tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, dengan desain penelitianOne-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak usia 6  tahun yang berjumlah 15 anak di PAUD PGRI Korleko. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan uji t-test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh metode bermain peran terhadap kemampuan berbicara anak dengan nilai  (21,893)  (1,761), yang berarti   diterima dan  ditolak. Perbedaan kemampuan berbicara anak dengan pretest diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan keseluruhan anak sebesar 33,3% termasuk dalam kategori penilaian “Mulai Berkembang” (MB), dan setelah dilaksanakan perlakuan atau posttest diperoleh total nilai rata-rata persentase keseluruhan meningkat dari sebelumnya yakni sebesar 73% dengan kategori penilaian “Berkembang Sesuai Harapan” (BSH).
Pelaksanaan model Experiental Learning di PAUD sekoolahalam minangkabau Yetra, Silvia; Izzati, Izzati; Yaswinda, Yaswinda
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2141

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan model Experiental Learning di Pendidikan Anak Usia Dini sekolahalam minangkabau. Penelitian yang dilakukan menggunkan metode deskriptif kualitatif. Informannyaadalah  kepala sekolah, fasilitator, dan orang tua. Yang digunakan dalam teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara serta dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data pengumpulan data, reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan. Untuk teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model Experiental Learning terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.  Pada perencanaan guru membuat daily plan, weekly plan, yearly plan, dan mempersiapkan lingkungan belajar. Pada tahap pelaksanaan ada kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Dalam pelaksanaan ini guru menggunakan berbagai aktivitas yang menyenangkan seperti adanya kegiatan observsi, fieldtrip, outing, gardening, outbound, dan percobaan sederhana. Sedangkan pada tahap ketiga guru melaksanakan evaluasi dalam proses kegiatan Experiental Learning. Pelaksanaan model Experiental Learning di PAUD sekolahalam sudah berjalan dengan baik mulai dari fasilitator melakukan persiapan sampai evaluasi kegiatan.
Pengembangan Pembelajaran Tematik Integratif Untuk Meningkatkan Nilai Karakter Anak Usia Dini Yuliastri, Nur Adiyah; Ramdhani, Sandy
Jurnal Golden Age Vol 2, No 01 (2018): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v2i01.898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan pembelajaran tematik integrative untuk anak usia dini, (2) mengetahui kebermanfaatan  pembelajaran tematik integrative untuk proses kegiatan pembelajaran di PAUD (3) mengetahui efektivitas pembelajaran tematik integrative untuk nilai karakter. Penelitian yang digunakan penelitian Research and Development dalam tiga tahapan utama. Subyek penelitian adalah guru dan siswa TK Hamzanwadi yang diambil secara random sampling. Penelitian dengan analisis data dilakukan secara statistik menggunakan analisis t-test. Hasil dari penelitian adalah (1) pembelajaran tematik integrative yang dikembangkan untuk anak usia dini (2) pembelajaran Tematik Integratif mempunyai efektivitas dalam pembelajaran PAUD. (3) pembelajaran tematik integrative  pada uji lapangan didapatkan ada pengaruh nilai karakter tanggung jawab dan Jujur anak melalui uji independent t-test
Implementasi Pilar-Pilar Karakter Anak Usia Dini Kusumastuti, Narendradewi
Jurnal Golden Age Vol 4, No 02 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i02.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi pilar-pilar karakter di TK ABA 2 Bojonegoro, meliputi: (1) perencanaan pembelajaran; (2) pelaksanaan pembelajaran; (3) evaluasi; (4) faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru, dan anak. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu (1) Perencanaan pembelajaran implementasi nilai-nilai karakter yaitu guru menyiapkan program semester, RPPM, dan RPPH, buku pilar karakter, media yang digunakan; (2) Pelaksanaan pembelajaran dalam mengimplementasikan 18 nilai-nilai karakter terintegrasi dalam setiap kegiatan pembelajaran, (a) nilai-nilai karakter yang diimplementasikan adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggungjawab; (b) Metode pembelajaran implementasi pilar-pilar karakter yaitu metode keteladanan, metode pembiasaan, metode bercerita, metode karyawisata, dan metode bermain; (3) Evaluasi pembelajaran dalam implementasi 18 nilai karakter yaitu observasi, percakapan, unjuk kerja, dan catatan anekdot; (4) Faktor pendukung yaitu anak sangat antusias saat kegiatan pembelajaran karakter, media yang digunakan bervariatif, orangtua sangat mendukung adanya pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah; (5) Faktor penghambat kurangnya waktu dalam pembelajaran nilai-nilai karakter.
PENDEKATAN BEHAVIORAL (TEKNIK REINFORCEMENT) UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH III KOTA PEKANBARU Wahyuni, Sri; Efastri, Sean Marta
Jurnal Golden Age Vol 3, No 02 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v3i02.1753

Abstract

Through a behavioral approach the child will interact with peers, interaction with peers is needed by children so that all activities in school can run as desired. Prosocial in children must be fostered early on. The research conducted was Classroom Action Research, data analysis using quantitative data analysis techniques with research subjects children aged 5-6 years at TK Aisyiyah III Pekanbaru City. the results of this study can be concluded that the prosocial behavior of B3 TK Aisyiyah III group can be improved through a behavioral approach ( reinforcement techniques). Increased child prosocial behavior can be seen in the results of pre-action research obtained 45% are in undeveloped criteria. In the first cycle meeting 2 was obtained 59% which is in the criteria began to develop. In the second cycle meeting 2 obtained 76% of children are in the criteria of developing according to expectations. The study was stopped until the second cycle because it met the criteria for success indicators that is at least 70% of children whose prosocial behavior developed as expected.

Page 10 of 27 | Total Record : 261