cover
Contact Name
sandy
Contact Email
sandy160392@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagehamzanwadi2017@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Golden Age
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25497367     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Golden Age (e-ISSN 2549-7367) adalah jurnal Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Hamzanwadi yang memuat hasil penelitian yang diangkat dari kajian teoritis dan hasil penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 261 Documents
Kemampuan Guru Dalam Mengenalkan Etnomatematika Pada Anak Usia Dini ( Studi Kasus Di Tk Kartika Xix-3 Cimahi) Komala, Komala; Sentana, Fifiet Tresna
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2182

Abstract

This study aims to look at the ability of teachers to introduce ethnomatematics in early childhood in TK Kartika XIX-3 Cimahi City. This research is included in qualitative research. Early childhood research in TK Kartika XIX-3 Kota The research method used in this study is a qualitative method, by providing descriptive analysis of the focus of research that has been formulated, based on the facts of teacher learning actions in TK Kartika XIX-3 Cimahi. This research emphasizes the meaning of the act of teacher learning in introducing ethno-mathematics to early childhood. The purpose of this study was to determine how the teacher's ability to introduce ethnomatematics at TK Kartika XIX-3 in Cimahi City. While the benefits of research are to help develop the theory, knowledge and practice of the ability of teachers to build ethnomatematics literacy. This study produced several findings related to the application of the teacher's ability to introduce ethnomatics in early childhood. Based on the results of the study it was found that in general ethnomatics before learning are no different from learning that is normally given on a daily basis. Furthermore, after the action is carried out, an overview of ethnomatic literacy is obtained showing that there are findings related to ethnomatatics given to learning at TK Kartika XIX-3 in Cimahi City, including teachers having been able to present learning with ethnomatic literacy content, thus giving an impact on ethnomatic ability child. The results showed that the teacher was able to introduce and improve the ethnomatic literacy of children in the classes he was in.
Meningkatkan Kemampuan Kosakata Bahasa Dayak Desa Melalui Media Flashcard Pada Anak Usia Dini Fransiska, Fransiska
Jurnal Golden Age Vol 2, No 02 (2018): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v2i02.1045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Dayak Desa melalui media flashcard pada siswa kelompok B (5-6 tahun) di TK Buah Rindang Desa Umin Jaya Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Bentuk penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua sikus. Penelitian dilaksanakan pada 17 siswa kelompok B (5-6 tahun) di TK Buah Rindang Desa Umin Jaya Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan kosakata bahasa Dayak Desa pada siklus I sebesar 65,43%. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan kosakata bahasa Dayak Desa dengan menggunakan media flashcard belum meningkat secara optimal. Sedangkan pada siklus II anak mengalami peningkatan yang signifikan dengan hasil sebesar 84,18%. Peningkatan dari siklus I ke siklus II terjadi sebesar 18,75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media flashcard dapat meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Dayak Desa pada siswa kelompk B (5-6 tahun) di TK Buah Rindang Desa Umin Jaya Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang
The Implementation of traditional games based on nature in RA (Raudatul Athfal) in Bangkalan Madura Adhani, Dwi Nurhayati; Nazarullail, Fikri
Jurnal Golden Age Vol 4, No 02 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i02.2625

Abstract

This research is located at the Early Childhood Education Unit (Roudlotul Athfal) in Bangkalan Regency by examining traditional games that use natural ingredients. Traditional games are games that use traditional tools and are characteristic of certain regions or have become a distinctive feature in Indonesia. Traditional games use simple tools derived from simple materials and natural materials available in the environment. The purpose of this study was to describe traditional games using natural materials in Bangkalan. Researchers used a qualitative research approach with a type of case study. The data collection methods used by researchers were interviews and observations and the stages of data analysis used an interactive model. The results of this study indicate that the tools used to play traditional games are very dependent on the area where they are played, namely when playing traditional games in coastal areas, the tools used come from the sea such as shells, small corals, tamarind seeds that grow near the beach , and if you play traditional games located near rice fields and plantations, the game tools used use leaves and bamboo trees. Traditional games using natural materials can optimize children's development, such as communication skills, creativity, fine and gross motives.Keywords: traditional games, natural ingredients, child development
Refleksi Hasil PISA (The Programme For International Student Assesment): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak Usia Dini) Hewi, La; Shaleh, Muh
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2018

Abstract

Abstract   The results of the program for international student assessment (PISA) in 2018 in the category of reading ability, Indonesia ranked 74th out of 79 countries, while for the assessment of mathematical ability and scientific ability, Indonesia ranked 73rd and 71st out of 79 participating countries PISA Achievement of Indonesia's ranking in the PISA assessment has always been constant since the beginning of Indonesia's participation in the assessment from 2000 to 2018. With consistent results that are ranked below bring the consequence of thinking that the quality of Indonesian education is not in accordance with global community standards and below the countries other in the world. Government efforts to make improvements to the results of the PISA assessment are changes in the curriculum, but in reality the results of PISA have not experienced significant changes. This paper is an effort to provide a view on the improvement of PISA results through improving the quality of early childhood education, among others for several reasons, first, the opinions of experts based on the results of their research which found that the development of intellectual abilities reached 80% at an early age so the term which is often used is the golden age (golden age); second, all indicators in the program for international student assessment (PISA) begin to be studied and developed by children in early childhood education institutions ranging from literacy reading (language), mathematical literacy and scientific literacy to be the focus in early childhood learning in institutions PAUD is holistically integrative; third, PAUD access which has not yet covered the whole territory of the Republic of Indonesia, as well as the quality and quality of early childhood education institutions that have not been maximized. 
Meningkatkan Kemampuan Membilang Angka 1 Sampai 20 Melalui Permainan Bendera Pintar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Aprilianti, Riska
Jurnal Golden Age Vol 1, No 02 (2017): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v1i02.570

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pentingnya meningkatkan kognitif anak dalam kemampuan membilang angka 1-20 pada anak usia 5-6 tahun di TK Bina Insan Mandiri. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah permainan bendera pintar pintar untuk meningkatkan kemampuan anak dalam membilang angka1-20. Kemampuan tersebut menjadi dasar indikator kurikulm yang harus dikenalkan pada anak, tetapi pengenalan harus bersifat menyenangkan bagi anak. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan penggunaan tiga siklus. Hasil peningkatan dalam penelitian ini menujukan pencapaian meleihi 71% sehingga penelitian ini tidak dilajutkan pada siklus selajutnya. Pada pelaksanaan kegiatan permaianan bendera pintar untuk meningkatkan kemapuan membilang pada anak kelomopok B TK Bina Insan Mandiri. Anak terlihat sangat antusias khusunya ketika guru lebih kreatif lagi dalam mengembangkan kegiatannya dengan menggunakan nyanyian dan permainan. Dengan membuat anak merasa senang dalam kegiatan, mempermudah guru dalam meningkatkan kemampuan membilang 1-20. Media bendera pintar dapat dirubah kedalam kegiatan permainan apapun sehingga lebih efesieb dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Hasil menujukan adanya peningkatan pada siklus ke I sebesar 85%, siklus ke II 84,23%, dan Siklus ke III 90%. Penikatan tersebut menandakan bahwa siswa kelompok B TK Bina Insan Mandiri dalam kemampuan membilang 1-20 dapat dikembangkan dengan kegiatan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan anak, yang dapat melibatkan kognitif, motorik dan bahasa menjadi kesatuan dalam sebuah permainan bendera pintar.
KESIAPAN DALAM “TATAP MUKA” PASCA PANDEMI DI TAMAN KANAK-KANAK KOTA GRESIK Safira, Ajeng Rizki
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3677

Abstract

Pembelajaran daring yang dilakukan di taman kanak-kanak memiliki dampak negatif, yaitu dengan terjadinga learning loss. Learning loss dapat berdampak panjang pada pendidikan satu generasi jika tidak segara ditangani. Pembelajaran tatap muka terbatas menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir terjadinya learning loss. Dalam upaya untuk melakukan tatap muka terbatas, perlu untuk mempersiapkan pembelajaran dengan sebaik dan seaman mungkin. Penelitian ini merupakan penelitain survey mengenai kesiapan lembaga TK di kota Gresik. Data diperoleh dari 71 lembaga TK dan sejenis. Berdasarkan hasil uji statistic deskripti dan pengelompokan menunjukan bahwa kesiapan yang baik dimiliki oleh lembaga TK atau sejenis di kota Gresik.
MODEL PEMBELAJARAN PITUTUR LUHUR BERBASIS MULTIREPRESENTASI SEBAGAI PEMBENTUK KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 5 - 6 TAHUN (Studi Analisis Kebutuhan pada Guru Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Bantul Yogyakarta) Utami, Novianti Retno; Sakti, Syahria Anggita
Jurnal Golden Age Vol 3, No 02 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v3i02.1650

Abstract

Kecerdasan emosional (EQ) pada anak usia dini tumbuh pada lima tahun pertama kehidupan anak. Pengembangan EQ membutuhkan peran serta orang tua dan guru. Selain hal tersebut, pengembangan aspek EQ dipengaruhi oleh lingkungan dan kebudayaan di sekitar anak. Salah satu kebudayaan yang mampu mengasah EQ adalah kebudayaan pitutur luhur. Pitutur luhur sebagai manifestasi peningkatan kecerdasan emosional dapat disampaikan secara verbal, oral maupun pictorial yang biasanya disebut dengan multirepresentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan model pembelajaran pitutur luhur sebagai pembentuk kecerdasan emosional anak usia 5-6 tahun. Data kebutuhan model diperoleh melalui kuesioner dan diskusi kelompok. Kuesioner diisi oleh 30 guru taman kanak-kanak yang berada di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Penelitian ini memiliki tujuan yang spesifik yang dapat diuraikan sebagai berikut: a) untuk mempelajari kondisi yang ada dari proses pembelajaran yang mampu membentuk kecerdasan emosional, b) untuk mengetahui karakter pitutur luhur yang perlu dikembangkan untuk membentuk kecerdasan emosional anak c) mengembangkan bentuk model pembelajaran pitutur luhur berbasis multirepresentasi yang mampu membentuk kecerdasan emosional.  
KORELASI PERAN ORANG TUA TERHADAP PEMERTAHANAN BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA IBU DI DAERAH KUNINGAN Ratnawati, Ratnawati; Kusumah, Rita; Cahyati, Nika
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.4387

Abstract

Dampak dari pengaruh perubahan dan perkembangan zaman yang terjadi pada saat ini mengakibatkan keberadaan bahasa Daerah mulai terancam punah. Salah satu diantaranya bahasa Sunda yang ada di daerah Kuningan Jawa Barat. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam mempertahankan bahasa Sunda sebagai bahasa Ibu di daerah Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Secara teoretis, digunakan pendekatan sosiolinguistik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dasar penyadapan dan teknik lanjutan SBLC. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi peran orang tua dalam mempertahankan bahasa Sunda sebagai bahasa Ibu diantaranya adalah latar belakang keluarga, pemakaian bahasa yang masih dipakai untuk berkomunikasi sebagai bahasa Ibu, dan pengaruh lingkungan yang sangat baik dalam penggunaan bahasa Sunda yang dipakai untuk melangsungkan komunikasi sehari-hari. Terbukti dari hasil wawancara yang mana meskipun ada beberapa anak yang terlahir dari Ibu yang bukan berbahasa Ibu bahasa Sunda, namun lingkungan yang mengajarkan dan mebiasakan untuk berkomunikasi dengan bahasa Sunda. 
Pengembangan Media Frueelin Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Kusumastuti, Narendradewi; Putri, Vindy Lestari; Wijayanti, Arwendis
Jurnal Golden Age Vol 5, No 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.3397

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan sedini mungkin. Agar perkembangan kognitif dapat tercapai maka diperlukan alat dan media untuk merangsang perkembangan anak usia dini supaya dalam bermain, anak dapat seraya belajar. Peneliti telah melakukan wawancara dengan guru serta melakukan observasi bahwa terdapat beberapa anak yang kesulitan mengenal angka, mengatur benda berdasarkan ukuran bentuk. Permasalahan yang terlihat adalah media dan metode pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran kognitif masih terbatas. Peneliti bersama dengan guru menindaklanjuti masalah tersebut dengan mengembangkan Media Frueelin dirancang dengan menggunakan metode penelitian Research and Development untuk pengumpulan data maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yaitu melakukan observasi, wawancara dan juga validasi ahli. Harapannya frueelin menjadi salah satu media permainan yang mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di KB Kamboja kec. Mantingan.  Hasil uji coba terbatas yang dilakukan di KB Kamboja menunjukkan peningkatan perkembangan kognitif pada anak usia 3-4 Tahun setelah bermain Frueelin.
Kebutuhan Mental Anak di Masa Pandemi Covid-19 Menurut Responden Peserta di Webinar "Bincang Asyik" PIAUD UMG Sejati, Yasa Griya; Wati, Indah; Fajriyah, Nur
Jurnal Golden Age Vol 4, No 02 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i02.2396

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk melihat seberapa jauh pemahaman orangtua dan anak tentang pandemi Covid-19 yang terjadi. Seberapa mampu peran orangtua dalam memberikan pemahaman dan pengertian pada anak tentang pandemi Covid-19 yang membuat mereka harus menjalani aktivitas di rumah. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan juga mampu menambah pengetahuan para orang tua untuk bisa lebih baik dalam menyikapi tentang permasalahan yang dialami oleh anak usia dini dalam menghadapi pandemi. Orangtua juga diharuskan memiliki rasa empati dan lebih memperhatikan emosional anak, karena peran orangtua juga sangat berpengaruh terhadap kualitas emosi dan mental anak.Penelitian ini menggunakan metode wawancara yang diberikan kepada peserta Webinar "Bincang Asyik" yang mengangkat tema tentang Menjaga Stabilitas Mental Anak Bagi Orangtua Selama Masa Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Universitas Muhammadiyah Gresik dengan pembicara Yasa Griya Sejati, M.pd selaku dosen di prodi tersebut. Dalam proses penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang peserta dengan diberikan 20 pertanyaan yang harus mereka isi di kuisioner yang telah di sediakan.Hasil dari penelitian tersebut mengungkap beberapa hal berikut : 1. Anak merasa aktivitasnya dibatasi karena harus terus berada di rumah selama pandemi. 2. Beberapa anak mengeluh ingin pergi ke sekolah dan kembali belajar dengan teman-teman sebayanya. 3. Orangtua merasa sedikit kesulitan karena harus menyediakan kegiatan yang kreatif dan menyenangkan untuk membuat anak tetap bisa belajar di rumah dengan baik.

Page 9 of 27 | Total Record : 261