cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN NHT DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 4 SD GUGUS JOKO TINGKIR Natalia Natalia; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.164 KB) | DOI: 10.31932/ve.v10i1.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) dan NHT (Numbered Heads Together) terhadap hasil belajar IPA kelas 4 SD Gugus Joko Tingkir. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas 4 SD Negeri Tingkir Tengah 01 sebagai kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan model pembelajaran STAD dan kelas 4 SD Negeri Tingkir Tengah 02 sebagai kelompok kontrol diberikan perlakuan model pembelajaran NHT. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dengan instrumen soal pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif, uji prasyarat parametrik dan statistik inferensial yang menggunakan bantuan aplikasi SPSS for Windows Version 22.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikansi 0,040 yang artinya lebih kecil dari 0,05 (0,040 < 0,05).  Nilai rerata kelas eksperimen adalah 86,12 dan nilai rerata kelas kontrol adalah 82,36. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) dan NHT (Numbered Heads Together) SD Gugus Joko Tingkir.
KORELASI TINDAKAN BULLYING DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR NEGERI 27 PAUH DESA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Nelly Wedyawati; Theodora Dayanti Inapeni Ratu Makin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.396 KB) | DOI: 10.31932/ve.v10i1.357

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan antara tindakan bullying dengan hasil belajar siswa kelas tinggi di Sekolah Dasar Negeri 27 Pauh Desa pada tahun pelajaran 2017/2018. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Instrumen pengumpul data yaitu angket dan dokumentasi. Data akan dianalisis dengan uji statistik untuk menemukan korelasi diantara dua variabel. Hasil penelitian diperoleh yaitu: (1) tindakan bullying kelas tinggi Sekolah Dasar Negeri 27 Pauh Desa, untuk indikator bullying fisik di kelas IV memperoleh skor persentase sebesar 33,80%, di kelas V memperoleh skor persentase sebesar 32,97% dan di kelas VI memperoleh skor persentase sebesar 35,10%, sedangkan bullying verbal di kelas IV memperoleh skor persentase sebesar 41,26%, di kelas V memperoleh skor persentase sebesar 42,12% dan di kelas VI memperoleh skor persentase sebesar 37,84%. Selanjutnya bullying psikologis di kelas IV memperoleh persentase sebesar 24,93%, di kelas V memperoleh persentase sebesar 24,89%, di kelas VI memperoleh persentase sebesar 27,04%. (2) Rata-rata hasil belajar kelas IV sebesar 67,46, kelas V sebesar 66,33, Kelas VI sebesar 68,06. (3) nilai koefisien korelasi di kelas IV sebesar 0,206, artinya hubungan antar variabel rendah. Nilai koefisien korelasi di kelas V sebesar 0,783, artinya hubungan antar variabel kuat. Nilai koefisien korelasi di kelas VI sebesar 0,552, artinya hubungan antar variabel sedang. (4) nilai uji hipotesis di kelas IV dengan nilai signifikansi F change 0,462> 0,05 yang berarti tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tindakan bullying dengan hasil belajar. Nilai uji hipotesis di kelas V dengan nilai signifikansi F change 0,001< 0,05yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara tindakan bullying dengan hasil belajar. Nilai uji hipotesis di kelas VI dengan nilai signifikansi F change 0,033<0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara tindakan bullying dengan hasil belajar. (5) koefisien determinan kelas IV nilai R square = 0,042 yang berarti sebesar 0,42% tindakan bullying mempengaruhi hasil belajar, di kelas V nilai R square = 0,614 yang berarti sebesar 61,4% tindakan bullying mempengaruhi hasil belajar dan kelas VI nilai R square = 0,305 yang berarti sebesar 30,5% tindakan bullying mempengaruhi hasil belajar.Kata Kunci: Korelasi, Bullying dan  Hasil belajar.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE IMAGINE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK Eti Sunarsih; Shela Fristika
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.787 KB) | DOI: 10.31932/ve.v10i1.350

Abstract

Penelitian ini didasari oleh banyaknya nilai menulis siswa di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penggunaan strategi pembelajaran aktif tipe imagine karena diharapkan dapat membantu siswa dalam menciptakan ide-ide atau gagasannya untuk menulis.. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerita pendek menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif dan rancangannya adalah penelitian tindakan kelas. Adapun data penelitian ini diambil melalui tes dan nontes. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran pada siklus 1 sebesar 83,33% dan pada siklus 2 sebesar 90,48% mengalami peningkatan sebesar 7,15%. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 sebesar 81,94% dan pada siklus 2 sebesar 88,89% mengalami peningkatan sebesar 6,95%. Hasil menulis cerita pendek siswa pada siklus 1 rata-rata siswa sebesar 74,09% dan pada siklus 2 sebesar 86,33% mengalami peningkatan sebesar 12,24%.  Pada siklus 1 persentase ketuntasan siswa sebesar 71,875% dan pada siklus 2 sebesar 96,875% mengalami peningkatan sebesar 25%. Kata Kunci: menulis, Cerita Pendek, Imagine.
PERANAN DEWAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI I KABUPATEN MELAWI Felix Semaun
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.083 KB) | DOI: 10.31932/ve.v10i1.349

Abstract

Penelitian ini bertolak dari  pelaksanaan peran Dewan  Pendidikan meningkatkan kualitas hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Kabupaten Melawi belum optimal. Tujuan umum penelitian adalah mendeskripsikan peranan Dewan Pendidikan meningkatkan kualitas hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Kabupaten Melawi.Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) Bentuk pelaksanaan Dewan Pendidikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Kabupaten Melawi. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Dewan Pendidikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Kabupaten Melawi.Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling.Subjek penelitian adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi, Kepala Seksi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi, Dewan Pendidikan Kabupaten Melawi, Kepala sekolah, Ketua Komite, Dewan Guru di Kabupaten Melawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen, koordinasi antar pihak, dan ketersediaan biaya dapat mengoptimalkan kinerja Dewan Pendidikan di Kabupaten Melawi.Kata Kunci : Peranan Dewan Pendidikan, Kualitas Hasil belajar, Sekolah Menengah Kejuruan. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X PADA POKOK BAHASAN LINGKUNGAN Yakobus Bustami; Sugeng Purnomo
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 3, No 2 (2012): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.791 KB) | DOI: 10.31932/ve.v3i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Sintang pada pokok bahasan lingkungan. Sampel dalam penelitian ini ada dua yaitu kelas XC sebanyak 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XD juga sebanyak 36 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua kali pertemuan untuk masing-masing kelas. Setiap kelas dilaksanakan tes awal dan tes akhir. Tes awal untuk mengetahui kemampuan dasar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan asumsi kedua kelas homogen, hasil tes awal kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan homogen. Mean tes awal kelas eksperimen 46,83 dan kelas kontrol 47,16. Mean tes akhir kelas eksperimen 77,16 lebih tinggi dari tes akhir siswa kelas kontrol yaitu 66,83. Hasil analisis tes akhir menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen untuk kelas kontrol dan untuk kelas eksperimen berdistribusi tidak normal dan homogen. Karena salah satu sampel berdistribusi tidak normal maka dianalisis dengan uji U Mann-Whitney. Setelah dilakukan analisis uji U Mann-Whitney deperoleh nilai hitung 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa. Besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar biologi siswa yaitu 10,33 poin. Kata Kunci: STAD, Hasil Belajar, Lingkungan
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN POKOK BAHASAN HAK ASASI MANUSIA DI KELAS VII PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sapto Purnomo
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2013): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.028 KB) | DOI: 10.31932/ve.v4i2.446

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan penelitian eksperimen dengan bentuk Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII. Analisis data yang menggunakan teknik statistik kuantitatif.  Kesimpulan penelitian yaitu: 1) Perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kontrol dalam pengukuran awal (pre-test) berdasarkan hasil tabel perbedaan mean (rata-rata) persentasi terdapat selisih sebesar 8,35%. Adapun nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 59.57 dengan kategori “Kurang”. Sedangkan pada kelas kontrol mencapai nilai sebesar 65 dan dapat dikategorikan “Cukup”. 2) Perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol pada pengukuran akhir (post-test) dapat dikemukakan bahwa perbedaan hasil belajar siswa adalah 10,43 poin (13,22%). Sedangkan perbedaan harga Indeks Gain Hake kelas eksperimen sebesar 0,91 dengan kategori sangat baik dan pada kelas kontrol dengan harga Indeks Gain Hake sebesar 0,109 dengan kategori rendah. 3) Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa, dapat diinterpretasikan memiliki pengaruh secara signifikan. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan uji hipotesis dengan rumus uji t-test diperoleh harga thitung = 5,404>ttabel  sebesar 2,000. Artinya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dengan batas taraf kesalahan sebesar 0,5%, maka keputusannya bahwa setiap guru yang memiliki kompetensi profesional dalam mengajar jauh lebih baik hasil belajar siswa dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar oleh guru yang tidak memiliki kompetensi profesional. 4) Respon siswa terhadap kompetensi profesional guru dapat disimpulkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran dengan adanya perlakuan dalam pembelajaran pokok bahasan Hak Asasi Manusia (HAM) di Kelas VII jauh lebih baik dan pro-aktif dalam belajar dari pada siswa tanpa diberikan perlakuan. Kata Kunci: Kompetensi Profesional Guru dan Hasil Belajar Siswa.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA DOSEN STKIP PERSADA KHATULISTIWA SINTANG, KALIMANTAN BARAT Adrian Adrian
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2013): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.564 KB) | DOI: 10.31932/ve.v4i2.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja dengan kinerja para pengajar di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pada penelitian ini dijelaskan mengenai pengertian gaya kepemimpinan yang situasional, pengertian tentang disiplin kerja, dan pengertian kinerja. Pola hubungan antara ketiga variabel dinyatakan oleh persamaan regresi gandaY =  6,854 + 0,541X1 + 0,399X2. Persamaan ini memberikan informasi bahwa setiap perubahan satu unit skor gaya kepemimpinan dan disiplin kerja akan mengakibatkan terjadinya perubahan kinerja sebesar 0,541 unit untuk gaya kepemimpinan dan 0,399 unit untuk disiplin kerja. Adapun saran yang diberikan penulis agar pihak organisasi, yaitu STKIP Persada Khatulistiwa, memperhatikan gaya kepemimpinan dan lebih memperhatikan disiplin kerja untuk mencapai peningkatan kinerja yang tinggi. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, dan Kinerja
PENGARUH MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA Ege, Benediktus; Simorangkir, Mario Asido
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 3, No 2 (2012): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.015 KB) | DOI: 10.31932/ve.v3i2.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio-visual terhadap hasil belajar siswa kelas VIII sekolah menengah pertama pada materi sistem peredaran darah manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbentuk setengah eksperimen dan jenisnya adalah setengah eksperimen (Quasi Experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai yang terdiri dari kelas VIIIA,VIIIB,VIIIC dan VIIID. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Simple porposive sampling yaitu peneliti bebas memilih sampel penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA yang berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen  dan VIIIB yang berjumlah 36 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes. Berdasarkan analisis data maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Hasil belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan media ­audio-visual adalah 68,81 sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dalam pembelajaran menggunakan metode ceramah adalah 67,53. Berdasarkan uji hipotesis pre-test pada kelas eksperimen dihitung secara statistik menggunakan uji z dengan α = 0,05 maka diperoleh Zhitung < Ztabel -8,2773 < 0,33) dan nilai post-test diperoleh Zhitung > Ztabel (2,613 > 0,33). Nilai pre-test pada kelas kontrol dihitung secara statistik menggunakan uji z dengan α = 0,05 maka diperoleh Zhitung < Ztabel (-6,3059 < 0,33) dan nilai post-test diperoleh Zhitung > Ztabel  (2,712 > 0,33), maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini berarti terjadi kenaikan hasil belajar siswa  menggunakan media audio-visual siswa kelas VIII pada materi sistem peredaran darah manusia.  Kata Kunci: Media audio visual, hasil belajar, sistem peredaran darah manusia    
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR Warkintin Warkintin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2013): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.308 KB) | DOI: 10.31932/ve.v4i2.447

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kedisiplinan belajar siswa dengan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian korelasi. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari 2, yaitu variabel bebas: kedisiplinan belajar siswa, variabel terikat: hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 27 orang siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 27 orang siswa yang merupakan siswa kelas X dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik dokumentasi. Alat pengumpulan data yang digunakan aadalah angket dan dokumen. Nilai rata-rata jawaban angket dari  sampel adalah 85,48. Setelah data dihitung secara statistik diperoleh r hitung sebesar 0,861 yang berarti berada pada rentang nilai 0,80-1,000 dengan kategori sangat kuat. Hasil dari rumus determinan diperoleh KP = 74,13%. Dari hasil uji signifikan diperoleh t hitung sebesar 8,474 dimana pada taraf kesalahan sebesar 5% dan derajat kebebasan dk = n-2, dk = 27-2 dk = 25, untuk nilai r tabel 2,060. Maka t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 7,474>2,060.Kata Kunci: Kedisiplinan Belajar Siswa dan Hasil Belajar Siswa
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL TERPADU MATERI PELAKU UTAMA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA Emilia Dewiwati Pelipa; Marselinus Toni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2013): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.37 KB) | DOI: 10.31932/ve.v4i1.441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu materi pelaku utama dalam perekonomian Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 1 Kalis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan bentuk penelitian studi eksperimen. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental (eksperimen murni) bentuk desainnya yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP berjumlah 85 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Dari keseluruhan populasi, diambil sejumlah 28 siswa untuk kelas kontrol dan 28 siswa untuk kelas eksperimen. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu digunakan dalam pengumpulan data di lapangan adalah teknik pengukuran, teknik observasi langsung, teknik komunikasi tidak langsung, dan teknik studi dokumentasi. Alat yang hasil penelitian yaitu tes terulis, angket dan lembar observasi. Uji statistik parametrik dalam penelitian ini menggunakan rumus uji tes “t” atau “t” test untuk dua sampel kecil yang saling berhubungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam penelitian ini secara umum dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu materi

Page 9 of 34 | Total Record : 332