cover
Contact Name
Anas Alhifni
Contact Email
jurnal.nisbah@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anas.alhifni@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH
ISSN : 24424455     EISSN : 25286633     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah is a journal published by the Sharia Banking Study Program. NISBAH is published to support the development of Islamic Banking which will contain articles on Islamic Banking both empirical, theoretical and practical studies. The editor accepts the manuscript with provisions according to the guidelines for the author. The Journal is published twice a year on June and December
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PERSEPSI NASABAH TERHADAP PENAWARAN PRODUK INVESTASI DEPOSITO ON CALL (DOC) STUDI KASUS PT. BANK SYARIAH INDONESIA KCP BOGOR CIAWI Nadiana Safitri; Hasbi Sahlan; Aziz Imam Abdul
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 11 No. 2 (2025): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v11i2.15829

Abstract

Deposito On Call merupakan produk unggulan yang ditawarkan disaat perbankan mengalami defisit dana pihak ketiga. Persepsi nasabah sangat penting untuk diteliti karna dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan nasabah dan sangat penting bagi bank dalam mengembangkan produk serta strategi marketing yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi nasabah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi nasabah terhadap penawaran produk Deposito On Call. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alat analisis Nvivo 12 Pro dengan model analisis Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan persepsi nasabah terhadap penawaran deposito on call dalam pengambilan keputusan produk yang acuannya dapat ditinjau dari fleksibilitas dana, keefektifan dan efisiensi produk, jangka waktu, pelayanan bank, dan rate persentase bagi hasil.
PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO KREDIT, DAN KECUKUPAN MODAL TERHADAP STABILITAS KEUANGAN DENGAN KEPATUHAN SYARIAH SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PT BCA SYARIAH TAHUN 2020-2024 Icha Enjel Lika; Ainul Fitri; Anggun Okta Fitri
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.24533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stabilitas keuangan PT Bank BCA Syariah dengan likuiditas, risiko kredit, dan kecukupan modal dari tahun 2020 hingga 2024, dengan kepatuhan Syariah sebagai variabel moderasi. Sejumlah kriteria keuangan digunakan untuk mengevaluasi kesehatan keuangan, termasuk Z-Score untuk stabilitas, FDR untuk likuiditas, NPF untuk risiko kredit, CAR untuk kecukupan modal, dan IIR untuk kepatuhan Syariah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan perangkat lunak EViews-13 untuk menganalisis 20 observasi data deret waktu triwulanan menggunakan regresi linier berganda dan Analisis Regresi Moderasi (MRA). Kecukupan modal memiliki pengaruh positif dan substansial terhadap stabilitas keuangan, tetapi tidak berpengaruh terhadap likuiditas atau risiko kredit, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini. Kepatuhan Syariah secara signifikan meningkatkan hubungan antara likuiditas dan stabilitas keuangan, menurut pengujian MRA, tetapi tidak mampu mengurangi pengaruh risiko kredit atau kecukupan modal. Variabel likuiditas, risiko kredit, dan kecukupan modal menjelaskan 77,65% variasi dalam stabilitas keuangan, dengan faktor-faktor lain menyumbang 22,35% sisanya (seperti yang ditunjukkan oleh nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,776539). Memiliki modal yang kuat dan menerapkan standar Syariah dalam pengelolaan dana sangat penting bagi bank-bank Islam untuk menjadi tangguh, menurut penelitian-penelitian ini.
PENGARUH ISLAMIC FINANCING TO TOTAL ASSETS RATIO, CAPITAL ADEQUACY RATIO, DAN SHARIA SUPERVISORY BOARD TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK MUAMALAT INDONESIA DENGAN PEMBIAYAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PERIODE 2015–2024 Diana Puspita Sari; A Zuliyansyah; Andika Saputra
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.24719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Financing to Total Assets Ratio, Capital Adequacy Ratio , dan Sharia Supervisory Board terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets, serta menguji peran pembiayaan sebagai variabel moderasi. Penelitian9ini menggunakan9pendekatan kuantitatif9dengan data9sekunder berupa laporan9keuangan tahunan9Bank Muamalat Indonesia9selama periode92015–2024. Teknik analisis yang diterapkan meliputi regresi linier berganda serta Moderated9Regression Analysis (MRA) dengan dukungan dari perangkat9lunak EViews. Hasil9penelitian ini mengungkapkan bahwa secara parsial variabel Islamic Financing to Total Assets Ratio dan Capital Adequacy Ratio memberikan pengaruh positif terhadap Return on Assets. Sementara itu, variabel Sharia Supervisory Board tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, seluruh variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan dengan cukup baik. Namun, berdasarkan hasil pengujian moderasi, variabel pembiayaan tidak terbukti mampu memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Islamic Financing to Total Assets Ratio, Capital Adequacy Ratio, dan Sharia Supervisory Board terhadap Return on Assets. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks perbankan syariah, pembiayaan lebih berfungsi sebagai kegiatan operasional inti daripada sebagai variabel moderating. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa upaya peningkatan kinerja keuangan bank syariah dapat dilakukan melalui optimalisasi distribusi pembiayaan, penguatan struktur modal, serta peningkatan kualitas pengawasan syariah secara berkesinambungan.
THE QUALITY OF EARNINGS-GENERATING ASSETS, THIRD-PARTY FUNDS, THE BI 7-DAY REPO RATE, AND FINANCIAL SUSTAINABILITY AS DETERMINANTS OF PROFITABILITY IN SHARIA COMMERCIAL BANKS: EMPIRICAL EVIDENCE FROM Q1 2018 TO Q3 2025 Fania Eka Bella Afifa; Tiara Juliana Jaya
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.24937

Abstract

The profitability of Islamic commercial banks (BUS) in Indonesia remains relatively low and tends to lag behind that of conventional banks, even though asset and financing growth show a positive trend. This study aims to analyze the influence of the Quality of Earning Assets (QEA), Third-Party Funds (TPF), the BI 7-Day Repo Rate (BI7DRR), and the Financial Sustainability Ratio (FSR) on the profitability of ISBs, as proxied by Return on Assets (ROA). The study employs a descriptive quantitative approach using panel data from 9 ISBs over the period 2018.Q1–2025.Q3, yielding 279 observations. The sample was selected using purposive sampling and analyzed via panel data regression with a Random Effects model determined based on the Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests. The results indicate that KAP, TPF, and FSR have a significant positive effect on ROA, while BI7DRR has no significant effect. Simultaneously, all independent variables have a significant effect, explaining 51.9% of the variation in ROA. This study contributes by integrating the FSR variable which has rarely been studied into the Islamic banking profitability model, and demonstrates that internal factors are more dominant than external monetary policy in influencing the financial performance of Islamic banks.
ANALISIS DETERMINASI MINAT MASYARAKAT TERHADAP CASH WAQF LINKED DEPOSIT (CWLD) Darwis Saputra Lubis; Ida Busnetty; Ellyana Amran; Jakaria Jakaria
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.25137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan minat masyarakat dalam berwakaf tunai melalui Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) dengan menempatkan kepercayaan sebagai variabel mediasi. Variabel yang diuji meliputi literasi digital, dukungan digital, religiusitas, kepercayaan, dan minat berwakaf tunai melalui CWLD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 258 responden. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis covariance dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan digital dan kepercayaan menjadi faktor utama yang mendorong minat masyarakat untuk berwakaf tunai melalui CWLD. Literasi digital belum mampu mendorong minat maupun membentuk kepercayaan masyarakat terhadap CWLD. Religiusitas tidak secara langsung meningkatkan minat berwakaf tunai, tetapi berperan dalam membentuk kepercayaan. Kepercayaan juga terbukti menjadi mekanisme penting yang menjembatani pengaruh dukungan digital dan religiusitas terhadap minat berwakaf tunai. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan CWLD perlu diarahkan pada peningkatan kualitas sistem digital, edukasi produk wakaf tunai, transparansi pengelolaan, keamanan transaksi, dan penguatan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola.
PENGARUH FINTECH BERBASIS PEER TO PEER LENDING TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN BPRS DI INDONESIA Nafisah Ruhana; Diamantin Rohadatul Aisy; Ledy Mahara Ginting; Noorsyah Adi Noer Ridha
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.25162

Abstract

Pertumbuhan financial technology (fintech) peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia memicu perdebatan mengenai dampaknya terhadap keberlangsungan lembaga perbankan formal, khususnya pada level mikro seperti Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) yang memiliki kemiripan segmentasi pasar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyaluran dana fintech P2P lending terhadap penyaluran pembiayaan oleh BPRS di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data time series bulanan sebanyak 60 observasi yang bersumber dari Statistik Fintech dan Statistik Perbankan Syariah (SPS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data diuji menggunakan analisis regresi linear sederhana setelah dipastikan memenuhi seluruh uji asumsi klasik dan uji linearitas. Hasil empiris menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan dari variabel fintech P2P lending terhadap penyaluran pembiayaan BPRS di Indonesia, dengan nilai koefisien determinasi mencapai 81,4%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pembiayaan p2p lending menjadi komplementer bagi pembiayaan BPRS. Kehadiran fintech lending bertindak sebagai pembuka jalan yang membuka peluang bagi kelompok unbanked/underserved dengan rekam jejak kredit digital, yang kemudian mendorong BPRS untuk menyalurkan pembiayaan lanjutan. Implikasi penelitian ini menyarankan perlunya kolaborasi strategis antara BPRS dan penyelenggara fintech untuk memperluas penetrasi pasar keuangan mikro syariah di Indonesia.
ANALISIS KESENJANGAN IMPLEMENTASI POJK: PRESPEKTIF PERBANKAN SYARIAH TERHADAP IMPLEMENTASI POJK 19/2025 DALAM MENDORONG INKLUSI KEUANGAN Nurul Masithoh
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.25170

Abstract

POJK 19/2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM hadir sebagai respons atas stagnasi kredit UMKM yang hanya tumbuh 1,82% pada Juli 2025, jauh di bawah kredit korporasi sebesar 9,59%. Namun regulasi ini berisiko mengalami implementation gap yang berulang jika ekosistem implementasinya tidak dibenahi secara menyeluruh. Paper konseptual ini mengusulkan Regulatory-Institutional-Absorptive Capacity (RIAC) Framework, sebuah konstruk tripartit yang mengintegrasikan Teori Implementasi Kebijakan, Teori Kapasitas Institusional, dan konsep Absorptive Capacity UMKM, untuk mendiagnosis tiga pilar kesenjangan: kapasitas regulatif-institusional, kapasitas absorptif UMKM, dan kesiapan infrastruktur digital. Penelitian ini juga mengidentifikasi perbankan syariah sebagai akselerator potensial implementasi POJK 19/2025, sekaligus mencatat paradoks bahwa inklusi keuangan syariah baru mencapai 12,88% meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH INDONESIA: STUDI EMPIRIS DENGAN MODEL PANEL DATA TAHUN 2023-2025 Khairun Nisa Aulia Harahap; Isnaini Harahap; Kamilah Kamilah
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.25337

Abstract

Penelitian tujuannya menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga (BI Rate), pertumbuhan ekonomi terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2023–2025. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif metode regresi data panel memanfaatkan data sekunder didapat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS). Profitabilitas direpresentasikan memanfaatkan Return on Assets (ROA), sementara analisis data dilaksanakan melalui Common Effect Model (CEM) sesudah dilaksanakan uji pemilihan model. Temuan melihatkan inflasi dan BI Rate berdampak positif signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia, sementara pertumbuhan ekonomi berdampak positif namun tidak signifikan pada profitabilitas. Simultannya, inflasi, BI Rate, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan ke profitabilitas bank syariah. Temuan penelitian melihatkan kondisi makroekonomi mempunyai kontribusi utama memengaruhi kinerja profitabilitas perbankan syariah, sehingga diperlukan strategi dan kebijakan yang adaptif dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan kinerja keuangan bank syariah di Indonesia.
ANALISIS MINAT MASYARAKAT DALAM MENABUNG PADA PRODUK TABUNGAN BANK RIAU KEPRI SYARIAH CABANG AIRMOLEK Desmi Satriana; Wila Ilmia; Wiranda Wulandari
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v12i1.26026

Abstract

Peneliitiiain iinii bertujuain untuk mengainailiisiis miinait maisyairaikait dailaim menaibung paidai produk taibungain Baink Riiaiu Keprii Syairiiaih Caibaing Aiiirmolek sertai mengiidentiifiikaisii faiktor-faiktor yaing memengairuhii keputusain merekai memiiliih laiyainain perbainkain syairiiaih. Peneliitiiain diilaitairbelaikaingii oleh meniingkaitnyai perain perbainkain syairiiaih dailaim mendukung iinklusii keuaingain setelaih konversii Baink Riiaiu Keprii menjaidii baink umum syairiiaih. Peneliitiiain menggunaikain pendekaitain kuailiitaitiif dengain metode deskriiptiif. Lokaisii peneliitiiain beraidai dii Baink Riiaiu Keprii Syairiiaih Caibaing Aiiirmolek dengain meliibaitkain 20 iinformain yaing terdiirii aitais piihaik mainaijemen, petugais pelaiyainain, dain naisaibaih aiktiif. Iinformain diipiiliih menggunaikain tekniik purposiive saimpliing. Pengumpulain daitai diilaikukain melailuii waiwaincairai mendailaim, observaisii, dain dokumentaisii. Ainailiisiis daitai menggunaikain model Miiles dain Hubermain yaing meliiputii reduksii daitai, penyaijiiain daitai, dain penairiikain kesiimpulain, sedaingkain keaibsaihain daitai diiujii melailuii triiaingulaisii sumber dain tekniik. Haisiil peneliitiiain menunjukkain baihwai miinait maisyairaikait dailaim menaibung diipengairuhii oleh pemaihaimain terhaidaip priinsiip syairiiaih, kuailiitais pelaiyainain, kepercaiyaiain terhaidaip baink, kemudaihain aikses laiyainain, keaimainain dainai, sertai keberaigaimain produk taibungain. Faiktor sosiiail, sepertii keluairgai, liingkungain, dain rekomendaisii keraibait, jugai memengairuhii keputusain menaibung. Peneliitiiain iinii menyiimpulkain baihwai peniingkaitain liiteraisii keuaingain syairiiaih, penguaitain kuailiitais pelaiyainain, dain iinovaisii produk taibungain menjaidii straitegii pentiing untuk meniingkaitkain miinait maisyairaikait menaibung sertai memperluais iinklusii keuaingain syairiiaih dii Kaibupaiten Iindraigiirii Hulu.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 11 No. 2 (2025): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 11 No. 1 (2025): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 10 No. 2 (2024): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 10 No. 1 (2024): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 9 No. 2 (2023): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 9 No. 1 (2023): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 8 No. 2 (2022): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 8 No. 1 (2022): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2021): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2021): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 6 No. 2 (2020): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 6 No. 1 (2020): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2019): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 1 (2019): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 4 No. 2 (2018): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Nisbah Vol. 4 No. 1 (2018): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 4, No 1 (2018): JURNAL NISBAH Vol. 3 No. 2 (2017): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Nisbah Vol. 3 No. 1 (2017): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Nisbah Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Nisbah Vol. 2 No. 2 (2016): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Nisbah Vol. 2 No. 1 (2016): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Nisbah Vol. 1 No. 2 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah More Issue