cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
ISSN : 26139677     EISSN : 25992600     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 554 Documents
PROSES BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH SPLDV BERBASIS MULTIKULTURAL KELAS X DI SMK NEGERI 6 JEMBER: PROSES BERPIKIR TINGKAT TINGGI, PEMECAHAN MASALAH, SPLDV BERBASIS MULTIKULTURAL Safitri, Rieke Nur; Mohammad Mukhlis
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.57708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir tingkat tinggi siswa dalam memecahkan masalah SPLDV berbasis multikultural. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua subjek memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi level analisis, dua subjek level evaluasi. Subjek yang memiliikemampuan berpikir tingkat tinggi level analisis karena memenuhi indikator dilihat dari subjek mampu menganalisis masalah dengan membedakan informasi penting dan tidak penting, mampu mengorganisasikan atau menggolongkan informasi yang diperoleh menjadi struktur baru yang koheren dan siswa mampu menghubungkan bagian-bagian yang ada ke dalam suatu permasalahan. Sedangkan subjek level evaluasi karena memenuhi indikator dilihat dari subjek mampu memeriksa fakta-fakta yang diperoleh dan mampu mengkritisi yang kurang tepat. Berdasarkan hal tersebut subjek dinyatakan memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi level analisis dan evaluasi termasuk kategori sangat baik. Kata kunci: pemecahan masalah, proses berpikir tingkat tinggi, SPLDV berbasis multikultural
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI KELAS XI MIPA 3 SMA NEGERI 1 KUTA UTARA Pande Putu Dyah Maharani; Jayantika, I Gusti Agung Ngurah Trisna
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59375

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Desain penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan subjek penelitian adalah peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara sebanyak 45 peserta didik pada tahun ajaran 2022/2023. Tahapan penelitian pada setiap siklusnya terdiri dari perencanan (planning), pelaksanaan Tindakan (action), pengamatan tindakan (observation), dan refleksi (reflection). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket untuk mengukur minat belajar matematika peserta didik. Pada pra siklus peserta didik memiliki rata-rata minat belajar yang dikategorikan sedang dengan persentase 66,2% dan terdapat 11,1% (5 peserta didik) dengan minat belajar tinggi. Pada siklus I, rata-rata minat belajar berada pada kategori sedang dengan persentase 73,2% dan persentase peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi adalah 42,2% (19 peserta didik). Pada siklus II, persentase rata-rata minat belajar peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase 79,5% dan terdapat 80% yang memiliki minat belajar tinggi (33 peserta didik dengan minat belajar tinggi dan 3 peserta didik dengan minat belajar sangat tinggi). Hal tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan minat belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Kata Kunci: Minat belajar, Talking Stick, Pembelajaran Kooperatif Abstract This research is Classroom Action Research (CAR) that aims to increase students’ interest in learning mathematics by applying a talking stick type cooperative learning model. The design of this research consists of 2 cycles. 45 students of class XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara in the year of 2022/ 2023 were selected as research subjects. The research stages in each cycle consist of planning, action, observation, and reflection. The research instrument used was a questionnaire to measure students' interest in learning mathematics. In the pre-cycle, students have an average interest in learning which is categorized as moderate with a percentage of 66.2% and there are 11.1% (5 students) with a high interest in learning. In the cycle I, the average interest in learning was in the moderate category with a percentage of 73.2% and the percentage of students who had a high interest in learning was 42.2% (19 learners). In cycle II, the average percentage of students' interest in learning is in the high category with a percentage of 79.5% and there are 80% who have a high interest in learning (33 students with high interest in learning and 3 students with very high interest in learning). The findings showed an increase in students' interest in learning by applying a talking stick-type cooperative learning model. Keyword: Learning interest, talking stick, cooperative learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN QUIZWHIZZER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Saraswandewi, Kadek Gita; Sumandya, I Wayan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59520

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika pada materi turunan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan QuizWhizzer. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua tahap atau dua siklus, di setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI MIPA 7 SMAN 1 Kuta Utara dengan jumlah 46 siswa sedangkan untuk sumber datanya berasal dari guru kelas dan siswa. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes dan non tes. Untuk non tes dilakukan dengan observasi, kajian dokumen dan angket. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan di Kelas XI MIPA 7 SMAN 1 Kuta Utara, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang berbantuan QuizWhizzer dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi turunan. Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu ketuntasan belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 60,87 % menjadi 80,43 % pada siklus II. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan QuizWhizzer dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 7 SMAN 1 Kuta Utara.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XII MIPA 9 SMA NEGERI 1 KUTA UTARA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN OSBORN Antari, Yuni; Sumandya, I Wayan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Osborn pada siswa kelas XII MIPA 9 SMA Negeri 1 Kuta Utara. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan terhadap tindakan (observing), dan refleksi terhadap tindakan (reflecting). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 9 SMA Negeri 1 Kuta Utara dengan jumlah 38 siswa. Untuk mengukur hasi belajar matematika siswa digunakan tes hasil belajar dalam bentuk tes uraian. Hasil analisis data menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Osborn dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 9 SMA Negeri 1 Kuta Utara. Adapun hasil dari penelitian yang dilaksanakan adalah pada siklus I persentase siswa yang tuntas adalah 71,06% kemudian meningkat di siklus II dengan persentase ketuntasan 89,48%.
Analisis Kesalahan Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal HOTS Matematika Berdasarkan teori Newman Silalahi, Raphita Yanisari; Dewi, Putu Kartika
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59605

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan siswa finalis Gema Lomba Matematika (GLM) Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2023 tingkat sekolah dasar berdasarkan teori Newman. Soal yang digunakan pada GLM merupakan soal tipe berpikir tingkat tinggi/higher order thinking skills (HOTS). Subyek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu jawaban dari 2 siswa nilai tertinggi, 2 jawaban siswa dengan nilai menengah, serta 2 jawaban siswa dengan nilai terendah. Data kesalahan siswa dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa paling banyak melakukan kesalahan proses (40%). Selain itu siswa juga melakukan kesalahan pemahaman (37%) dan kesalahan transformasi (23%). Secara umum siswa melakukan kesalahan sebab kurangnya kemampuan pemahaman siswa terhadap konsep yang berkaitan dengan soal. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan adalah siswa tidak memahami konsep terkait, siswa tidak dapat merancang strategi dalam menjawab soal tipe HOTS, serta kepanikan siswa dalam mengikuti lomba.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONTEKSTUAL PADA MATERI SPLDV BERDASARKAN TEORI NOLTING Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII A SMPN 2 Kuta Utara dalam menyelesaikan soal kontekstual pada materi SPLDV berdasarkan teori Nolting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 2 Kuta Utara yang terdiri dari 6 siswa, yaitu 2 siswa kemampuan tinggi, 2 siswa kemampuan sedang, dan 2 siswa kemampuan rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan membaca petunjuk sebesar 28,04%, kesalahan kecerobohan sebesar 5,61%, kesalahan konsep sebesar 19,63%, kesalahan penerapan sebesar 1,87%, kesalahan pengerjaan tes sebesar 24,30%, dan kesalahan belajar sebesar 20,56%. Penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa, yaitu siswa kurang teliti dan terlalu terburu-buru, siswa tidak memanfaatkan waktu dengan baik, siswa kurang memahami maksud soal, siswa tidak mengetahui rumus atau metode penyelesaian SPLDV, siswa kurang memahami prosedur dari metode SPLDV, konsep operasi hitung bilangan bulat dan operasi hitung aljabar, siswa tidak terbiasa menulis kesimpulan, siswa jarang melakukan latihan soal kontekstual, dan siswa berpatokan pada satu sumber belajar.
OPTIMALISASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERPENDEKATAN PRESTASI BELAJR MATEMATIKA SISWA KELAS 8A7 SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Satiawati, Dewi
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59837

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk perbaikan pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL). Adapun alur atau prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengikuti rancangan oleh Hopkin. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 8A7 yang belajar pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yaitu sebanyak 33 siswa. Data pada penelitian ini yaitu berupa hasil belajar siswa diperoleh melalui tes prestasi belajar, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan yang diusulkan tercapai per siklus yaitu pada siklus I prestasi belajar siswa mencapai nilai rata-rata 77 dengan ketuntasan belajar sebesar 80 % dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata 77 atau lebih dengan ketuntasan belajar minimal 80%. Pada siklus I, dari 33 orang siswa ada 8 (24,2%) siswa yang memperoleh penilaian belum sesuai KKM, dan ada 25 (75,8%) yang memperoleh penilaian diatas KKM. Kemudian, pada siklus II hasil yang diperoleh sudah melebihi tuntutan indikator keberhasilan penleitian yaitu peserta didik sudah mencapai 100% dengan rata-rata kelas mencapai 83,6.
Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) rahadi, I Wayan Selamet Rahadi
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i2.59523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan metode yang tepat dalam proses pembelajaran untuk dapat menunjukan motivasi belajar siswa yang maksimal. Permasalahan yang dihadapi oleh siswa cenderung kurang dalam motivasi belajarnya pada pembelajaran matematika dengan metode yang bersifat konvensional. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, penggunaan metode kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dapat digunakan karena pembelajaran memungkinkan siswa dapat berfokus pada kerja sama dalam kelompok kecil dan dibagi secara heterogen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data yang diperoleh dari proses belajar berupa angket motivasi belajar siswa. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Mengwi. Penelitian dilakukan 2 siklus sebagai proses evaluasi untuk menunjukan hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa pada siklus 1 siswa dapat dengan baik mengikuti proses pembelajaran, tetapi masih dengan motivasi belajar yang kurang. Sedangkan pada siklus 2 dengan perbaikan pada pemberian penguatan dari guru, sehingga siswa dapat lebih aktif dan menunjukan motivasi belajar yang sangat baik.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di Kelas X14 SMA N 1 Kuta Utara Wikanta, I Made Indra Adhi; Sumandya, I Wayan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i2.59527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas X14 SMA N 1 Kuta Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). PTK dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang muncul di dalam kelas. Metode ini dilakukan dalam 4 (empat) tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahap tersebut merupakan siklus yang berlangsung secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama dan difokuskan pada peningkatan hasil belajar matematika peserta didik sebagai tujuan dari penelitian yang dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2023 di SMA N 1 Kuta Utara dengan subjek penelitian pada peserta didik kelas X14. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus selama 2 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar matematika peserta didik pada setiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 60%. Sedangkan rata-rata persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus II sebesar 77,5%. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus II mengalami peningkatan dan telah mencapai indikator keberhasilan penelitian ini, yaitu bahwa penelitian akan berhasil apabila sekurang-kurangnya 70% peserta didik tuntas belajar dengan skor sesuai harapan yaitu ≥ 75.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas VIII D SMP Negeri 8 Denpasar Santhika, Kadek Yoga; Jayantika, I Gusti Agung Ngurah Trisna
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i2.60568

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika dengan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran diferensiasi yang dilakukan adalah diferensiasi proses dan diferensiasi konten. Konten disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta prosesnya dirancang sesuai kondisi optimum yang disukai peserta didik dalam belajar. Penelitian dilakukan berdasarkan alur penelitian tindakan kelas yang dibagi ke dalam beberapa siklus yakni Pra-Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII D SMP Negeri 8 Denpasar dengan 40 orang sebagai subjeknya. Penelitian ini menggunakan angket motivasi belajar dan catatan anekdot untuk mencatat hasil refleksi dengan peserta didik. Adapun hasil penelitian yang didapatkan adalah terjadinya peningkatan pada persentase peserta didik dengan motivasi yang tinggi dalam belajar. Peningkatan yang pertama terjadi pada Siklus I di mana terdapat 24 peserta didik (60%) dengan motivasi belajar tinggi. Selanjutnya, peningkatan yang kedua terjadi pada Siklus II di mana 34 peserta didik (85%) yang memiliki motivasi belajar tinggi sehingga penelitian dihentikan pada Siklus II karena sudah memenuhi ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi terjadi peningkatan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Matematika.

Filter by Year

2014 2025