cover
Contact Name
Ivan Widiyanto
Contact Email
ivan@petra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
qhenc@petra.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Share : Journal of Service Learning
ISSN : 23387866     EISSN : 26554720     DOI : -
Jurnal SHARE memfokuskan pada materi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen, praktisi maupun mahasiswa. Secara filosofis, “jati diri“ jurnal dapat dimaknai sebagai berikut: 1. “SHARE“ merupakan akronim dari SHaring – Action – REflection yang berarti “berbagi, tindakan dan refleksi“. Ini memiliki makna sebuah proses yang berkelanjutan. 2. Kata “SHARE“ sendiri berarti berbagi. Ini mengisyaratkan 4 hal prinsip: a. Hakekat dari hidup adalah berbagi dengan sesama. b. Ilmu pengetahuan bersifat universal sehingga haruslah dibagi dan diabdikan. c. Panggilan seorang pendidik adalah membagi ilmu dan pengalaman dengan sesama pendidik, mahasiswa dan masyarakat. d. Berbagi merupakan pengejawantahan nilai-nilai kristiani. 3. Penggunaan warna biru mewakili makna kestabilan dan intelegency sehingga media ini diharapkan terbit secara rutin, konsisten dengan makna filosofis yang disandangnya, bersubstansi ilmiah dan mewakili kecerdasan intelektual penulisnya
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MEMAHAMI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA MEDIA ONLINE (KONSEP E-COMMERCE) DI GPDI SEJAHTERA JUNREJO BATU MALANG Gatut Priyowidodo; Yustisia D. Sari; Inri Inggrit I.
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 1 (2019): FEBRUARY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.427 KB) | DOI: 10.9744/share.5.1.1-8

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertemakan pemberdayaan perempuan dalam memahami komunikasi pemasaran pada media online (konsep e-commerce) di GPDI Sejahtera Junrejo Batu Malang adalah dalam rangka perwujudan tanggung jawab pendidik pada masyarakat selaku stakeholder. Tujuan kegiatan ini adalah Persekutuan Perempuan di GPDI Sejahtera Batu Malang terbentuk ketrampilan melek informasi, mampu mengelola informasi serta memahami komunikasi pemasaran dalam bentuk shopping online sebagai konsep e-commerce. Sasaran kegiatan ini adalah perempuan gereja yang terwadahi oleh Persekutuan Perempuan (PKP) di GPDI Sejahtera Junrejo Batu Malang sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah pelatihan media informasi dan komunikasi pemasaran, serta edukasi terkait e-commerce dalam konsep shopping online. Waktu pelaksanaan kegiatan dalam kurun waktu satu tahun. Indikator  keberhasilan ibu-ibu memiliki pemahaman mengenai komunikasi pemasaran, pemahaman terkait e-commerce serta bisnis shopping online. Adapun output kegiatan ini adalah publikasi/artikel dalam jurnal pengabdian masyarakat.
PENGEMBANGAN PAUD MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN & KREATIVITAS DI KELURAHAN SIWALANKERTO, KECAMATAN WONOCOLO, SURABAYA Mariana Wibowo; Astri Indrawati Gunawan; Yiawla Ismarch Priadi
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 1 (2019): FEBRUARY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.443 KB) | DOI: 10.9744/share.5.1.14-19

Abstract

Para guru (bunda) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diharapkan memiliki kemampuan untuk membuat seorang anak nyaman di PAUD, mampu memberikan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan kecerdasan si anak serta dapat mengembangkan metode dan media belajar untuk anak usia dini secara tepat dan efisien. Stimulus yang diberikan bunda PAUD melalui kegiatan bermain sambil belajar, membuat anak dapat menyerap ilmu dan mengembangkan potensinya, sehingga memiliki kualitas yang bagus, cerdas berkarakter, berani, kreatif berkepribadian dan berakhlak mulia, untuk akhirnya siap menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Disinilah letak penting peran bunda PAUD dalam membimbing anak didiknya guna mengembangkan potensi yang dimiliki si anak dengan memanfaatkan momentum masa keemasan perkembangan otaknya dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki para bunda PAUD serta melatih motoric dan sensorik anak usia dini. Untuk menjawab kebutuhan inilah, Program studi Desain Interior Universitas Kristen Petra mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan membuat art & craft tangan dan elemen desain interior melalui kegiatan abdimas (Pengabdian Masyarakat) dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi bunda-bunda PAUD di Kelurahan Siwalankerto, Surabaya. Pada pelaksanaan kegiatan Abdimas ini, subyek pelatihan dilatih untuk mampu mengembangkan ketrampilan dan kreatifitas bunda PAUD dalam membuat beberapa produk dengan memanfaatkan material yang mudah ditemukan dan ekonomis di lingkungan sekitar. Hasil produk ketrampilan bunda PAUD ini dapat digunakan untuk pengembangan desain interior ruang PAUD di Siwalankerto, Surabaya
CSR BERBASIS KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS UNTUK PEMBERDAYAAN KOMUNITAS TEGALSARI Titi Nur Vidyarini; Yustisia Ditya Sari
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 1 (2019): FEBRUARY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.195 KB) | DOI: 10.9744/share.5.1.20-26

Abstract

Corporate Social responsibility (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) dipandang sebagai puncak tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Di rana public relations, praktsi bertugas untuk menciptakan dan melaksanakan inisiatif CSR. Sebagai sebuah latihan untuk ketrampilan PR, mahasiswa Ilmu Komunikasi UK Petra bekerjasama dengan Habitat for Huma­nity, menciptakan inisiatif CSR. Lokasi pelaksanaan adalah kecamatan Tegalsari Sura­baya. Para mahasiswa menyasar penduduk di sana, secara khusus anak sekolah dasar, pemuda dan ibu-ibu rumah tangga. Tema program mereka bervariasi yaitu kesehatan, lingkungan sehat, teknologi berbasis internet dan identitas kampung. Program berjalan selama 6 minggu, dan pada saat itu mahasiswa bergabung dengan penduduk kampung dan mengerjakan program mereka sesuai sasaran masing-masing kelompok
PERANCANGAN SEKOLAH ALAM DI DESA SILLU, KUPANG Christine Wonoseputro; Stefanny Wijanto
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 1 (2019): FEBRUARY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.178 KB) | DOI: 10.9744/share.5.1.27-32

Abstract

Dalam meyelesaikan pendidikan Strata 1 sebagai mahasiswa di Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra mewajibkan mahasiswa untuk mengalami proses belajar dengan metode Service Learning (SL). Semenjak tahun 2010, pengalaman belajar dengan metode ini agaknya telah memberikan sebuah wacana baru bagi setiap mahasiswa Arsitektur Universitas Kristen Petra. Kegiatan ini telah mengetuk kepedulian mahasiswa untuk mengangkat masalah – masalah yang ditemukan di lapangan dan ditindaklanjuti dalam bentuk sebuah gagasan pengembangan desain. Sebuah perancangan sekolah terpadu berbasiskan metode sekolah alam yang digagas oleh mahasiswa tingkat akhir di program studi Arsitektur, digagas sebagai sebuah pengejahwantahan pengalaman belajar  metode SL bersama komunitas nyata di lapangan, yang diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi perkembangan di Desa Sillu. Perancangan Sekolah Alam di Desa Silu ini diharapkan mampu memberikan gagasan akan pengelolaan sumber daya lingkungan baik manusia, alam maupun sumber daya buatan ( bangunan / arsitektur ) itu sendiri sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat yang masih berada di bawah garis kemiskinan dengan tidak mengesampingkan kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat Sillu sendiri
MENANAMKAN RASA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN DIMULAI DARI KECIL Surya Hermawan; Sentosa Purnomo; Patricia Sally; Diky Riesky
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 2 (2019): AUGUST 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.469 KB) | DOI: 10.9744/share.5.2.33-37

Abstract

Seiring perkembangan waktu, banyak orang berlomba-lomba untuk menetap di kota besar. Hal ini dikarenakan banyak yang beranggapan bahwa kehidupan di kota lebih modern dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lebih lengkap. Selain itu, lapangan pekerjaan yang tersedia di kota besar juga diharapkan dapat mencukupi kebutuhan mereka. Namun, tanpa disadari akan muncul masalah baru. Tingginya aktivitas urbanisasi tidak dapat diimbangi dengan pertambahan lahan yang terbatas. Sehingga terbentuk permukiman baru di pinggiran kota dan mayoritas dengan memanfaatkan lahan yang sempit sehingga tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan muncul masalah kebersihan. Contohnya, dalam hal sampah. Masyarakat seringkali membuang sampah di selokan ataupun kali kecil karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, disebabkan karena kurangnya pendidikan mengenai kepedulian dan memang kurang tersedianya fasilitas tempat sampah. Hal ini yang menjadi dasar dan tujuan dari diadakannya pengabdian masyarakat bermetode service learning, yaitu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan mengajak mereka untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap orang lain dan lingkungan. Kegiatan ini berlokasi di daerah Kelurahan Putat Jaya, Surabaya yang sebelumnya merupakan daerah lokalisasi Dolly. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengenalkan anak-anak mengenai lingkungan yang bersih dan sehat guna menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dimulai dari usia dini. Ada beberapa metode yang dilakukan, di antaranya adalah mengajak anak-anak kelas 1-3 SD untuk berpartisipasi dalam lomba mewarnai, anak-anak kelas 4-6 SD lomba menghias tempat sampah, dan 4 kolam lele yang diberikan untuk masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan ini sesuai dan menjawab tujuan awal dari kegiatan, yaitu menumbuhkan dan meningkatkan rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan.
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA KERIPIK MANGROVE DESA TAMBAKREJO, SUMBERMANJING WETAN, KABUPATEN MALANG Riril Mardiana Firdaus; Roni Alim Ba’diya Kusufa; Yoyok Seby Dwanoko3
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 2 (2019): AUGUST 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.573 KB) | DOI: 10.9744/share.5.2.38-42

Abstract

Mangrove berfungsi sangat strategis dalam menciptakan ekosistem pantai yang layak untuk kehidupan organisme air dan darat. Mangrove memiliki fungsi fisik dan biologis, dan nilai ekonomi yang sangat tinggi. Fungsi fisik mangrove adalah untuk menahan abrasi pesisir, menjaga garis pantai dan limbah filter. Fungsi ekologi mangrove adalah sebagai ikan, kepiting dan bertelur terestrial. Sementara itu, mangrove ekonomi memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Jenis mangrove jeruju, daunnya dapat digunakan sebagai bahan baku untuk keripik. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dusun Sendangbiru dalam meningkatkan: (1) produksi keripik mangrove (2) Kemasan dengan desain berlabel stiker (3) memperluas pemasaran dan (4) pengelolaan keuangan hasil bisnis. Pengabdian ini berlangsung di rumah mitra, Jl. Lintas Kalipal RT 30, desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Metode yang ditawarkan dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah: (1) sosialisasi, pelatihan, dan bantuan dalam meningkatkan produksi keripik mangrove dengan peralatan produksi yang sesuai. (2) pelatihan dan bantuan dalam pembuatan kemasan chip mangrove dengan stiker label dan desain segel elektrik sehingga Kemasan lebih menarik dan tidak rentan terhadap kebocoran (3) Bantuan pelatihan dan pemasaran melalui media online, (4) pelatihan dan manajemen keuangan untuk hasil bisnis. Sebagai hasil dari program kemitraan masyarakat, mitra dapat: (1) meningkatkan jumlah produksi chip mangrove dengan baik, (2) membuat kemasan chip mangrove dengan desain label stiker dan kemasan menggunakan siller listrik, (3) Perluasan jaringan pemasaran melalui media online, dan mengelola hasil keuangan operasi dengan baik.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM MELAKSANAKAN AKTIVITAS OUTBOUND DI LEMBAH BENCIRANG - DESA KEBONTUNGGGUL Zeplin Jiwa Husada Tarigan; Devi Destiani Andilas
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 2 (2019): AUGUST 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.607 KB) | DOI: 10.9744/share.5.2.43-48

Abstract

Pemberdayaan karang taruna desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pelatihan kemampuan dan keterampilan. Jenis kegiatan pemberdayaan yang diberikan kepada karang taruna disesuaikan dengan potensi-potensi yang dimiliki desa setempat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa desa setempat berpotensi sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan outbound. Kesimpulan potensi tersebut diambil dari hasil identifikasi potensi outbound di desa Kebon Tunggul berupa kolam renang, aliran sungai, hutan, bukit-bukit, goa, sawah, serta lapangan luas yang dapat dipergunakan untuk camping. Pelatihan outbound yang dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan karang taruna mendapat respon sangat baik dari karang taruna selaku peserta pelatihan. Hal tersebut ditunjukkan melalu nilai umum kepuasan peserta terhadap materi pelatihan sebesar 4.4153 serta nilai umum kepuasan peserta terhadap performance instruktur outbound (pemateri) dalam menyampaikan materi pelatihan sebesar 4.4091. Peserta puas dikarenakan materi pelatihan membuat mereka mampu melaksanakan outbound secara mandiri, tercermin melalui nilai tertinggi indikator kepuasan materi pelatihan yaitu sebesar 4.5625. Tidak hanya itu, pesertapun semakin memahami pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan outbound yang diperlihatkan melalui nilai 4.4448.
ECOPRINT TRAINING FOR WOMEN EMPOWERMENT IN NGEMBAT SUB-VILLAGE, MOJOKERTO Aniendya Christianna; Heru Dwi Waluyanto; Ani Wijayanti Suhartono
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 2 (2019): AUGUST 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.277 KB) | DOI: 10.9744/share.5.2.49-56

Abstract

The number of women in Ngembat sub-village is quite large, both from adolescence to the elderly, but most of them are only housewives who are not economically productive. Everything depends on the husband who works as a farm laborer and builder. Women in Ngembat sub-village have a lot of free time that can be used for productive activities. The ecoprint training held during the Community Outreach Program (COP) is the development of DKV 4 courses that implement creative-sociopreneurship learning. This subject emphasizes the aspects of entrepreneurship in the field of creative industries by utilizing local strengths. Natural resources that exist around Ngembat sub-village can be utilized as products of economic value. Abundant teak leaves due to the vast size of teak forests can be a source of income for women on the sidelines of carrying out their domestic duties in the household. Free time while waiting for children to come home from school and their husbands from work can be used to empower themselves by producing creative products and economic value. Thus, not only does women's knowledge and skills improve, but the family economy can also improve
PENGUATAN SENI PERTUNJUKAN JATHILAN ANAK DI KAMPUNG WISATA KADIPATEN KECAMATAN KRATON DIY Christina Rochayanti; Ida Wiendijarti; Rosalia Indriyati Saptatiningsih
SHARE: Journal of Service Learning Vol. 5 No. 2 (2019): AUGUST 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.994 KB) | DOI: 10.9744/share.5.2.57-62

Abstract

Tari jatilan yang berada di Yogyakarta sudah cukup dikenal masyarakat, kelompok seni tari ini dapat mengalihkan anak-anak tidak bermain handphone sekaligus  mengenalkan seni budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk penguatan kelompok seni tari anak-anak dalam mengenalkan dan melestarikan seni budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Kadipaten Kecamatan Kraton DIY. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan membentuk kelompok tari yang terdiri dari anak-anak usia 10 -15 tahun, melatih mereka dengan gerakan tarian jatilan selama satu bulan, kegiatan ini juga melibatkan pelatih tari yang mengetahui karakter anak-anak agar bersedia menari klasik dan kemudian di pentaskan, didokumentasikan untuk didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual. Kesenian tari Jathilan dipilih oleh kampung wisata Kadipaten sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung. Pentas kesenian Jathilan , diharapkan bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk turut melestarikan seni budaya tradisional, sehingga diharapkan dengan memperbanyak kegiatan yang bersentuhan dengan budaya lokal, anak-anak muda dapat lebih mencintai dan turut berpartisipasi dalam melestarikan dan mewariskan budaya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPITAL SPIRITUAL Helena Anggraeni Tjondro Sugianto; Priska Vasantan
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 1 (2020): FEBRUARY 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.571 KB) | DOI: 10.9744/share.6.1.13-17

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berangkat dari keprihatinan munculnya fenomena masyarakat sebuah dusun yang tidak terlalu peduli dengan kepentingan bersama. Tiap keluarga terkesan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri saja sehingga kesejahteraan bersama sulit dicapai. Program ini dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai spiritual yang dapat menyadarkan masyarakat untuk mau saling peduli dan bekerja sama sehingga kesejahteraan bersama dapat diraih dan dinikmati. Dalam hal ini pemberdayaan masyarakat terjadi melalui peningkatan kapital spiritual dengan menanamkan nilai-nilai luhur. Penanaman nilai-nilai ini dilakukan melalui pembinaan spiritual yang rutin diadakan selama satu semester bagi anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Program ini dapat dikatakan berhasil dengan mulainya masyarakat bersedia bekerja sama untuk membuat tempat sampah bersama, membuat kebun sayur organik dan pupuk cair organik bersama yang dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga, serta kerja bakti membersihkan lingkungan.This program departs from the concern of the phenomenon of a village community that is not too care about the common interest. Each family seems to care about their own interests so that shared prosperity is difficult to be achieved. This program is carried out by instilling spiritual values that can awaken the public to care for one another and work together so that shared prosperity can be achieved and enjoyed. In this case, community empowerment occurs through increasing spiritual capital by instilling good values. The inculcation of these values is done through spiritual coaching which is routinely held for one semester for children, adolescents, and adults. This program can be asummed to be successful with the commencement of the community's willingness to work together to create a shared waste bin, create an organic vegetable garden and an organic liquid fertilizer that can improve the household economy, as well as working together to clean the environment. 

Page 4 of 17 | Total Record : 162