cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
KECEMASAN WANITA PADA MASA MENOPAUSE BERDASARKAN TINGKAT EKONOMI Wigati, Atun; Kulsum, Ummi
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.959 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.372

Abstract

Seseorang yang memiliki tingkat ekonomi tinggi atau tingkat pendapatan yang baik akan merasa tidak cemas dibanding dengan seseorang yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah atau pendapatan kurang akan merasa cemas, tidak menutup kemungkinan jika tingkat ekonomi atau pendapatan pada ibu menopause menjadi salah satu faktor timbulnya kecemasan dalam menghadapi menopause. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat ekonomi terhadap tingkat kecemasan wanita dalam menghadapi menopause di Desa Mindahan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita menopause yang tinggal di desa Mindahan Kecamatan Batealit, yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Tehnik pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling, didapatkan sample sebanyak 37 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan uji Kendall’s tau, didapatkan hasil bahwa terdapat korelasi tingkat ekonomi dengan kecemasan ibu dalam menghadapi menopause di Desa Mindahan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Tahun 2017 (p<0,05) dengan nilai korelasi r = 0,571 yang menunjukkan bahwa korelasi sedang. Diharapkan dapat dilakukan penelitian terkait kecemasan pada ibu menopause dengan determinan yang berbeda dan wanita pada usia menopause agar lebih menambah wawasan tentang menopause dan penanganannya sehingga dapat mengurangi kecemasan ibu dan tidak tergantung pada keadaan ekonomi. Kata kunci : Tingkat ekonomi, Tingkat kecemasan
MOTIVASI KADER DAN KELENGKAPAN PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT BALITA DI KABUPATEN KUDUS Tristanti, Ika; Risnawati, Indah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.685 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.221

Abstract

AbstrakBadan kesehatan dunia (WHO, 2011) memperkirakan bahwa 54% kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, saat ini tercatat 4,5% dari 22 juta balita atau 900 ribu balita di Indonesia mengalami gizi kurang atau gizi buruk dan mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak (Kemenkes,2012). Status gizi balita di Jawa Tengah tahun 2012 menunjukkan status gizi kurang sebesar 4,88% dan gizi buruk sebesar 0,06% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2012). Kabupaten Kudus tahun 2013 terdapat 3,74% balita menderita gizi kurang dan 0,76% gizi buruk. Penggunaan Kartu Menuju Sehat(KMS) untuk memantau pertumbuhan balita sangat efektif dan bermanfaat untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan seperti gizi kurang ataupun gizi buruk. Pengisian KMS dilakukan oleh kader kesehatan. Hasil survei pendahuluan dengan wawancara yang mendalam kepada 10 kader posyandu pada bulan Desember 2016 di Kabupaten Kudus, diperoleh 4 kader (40%) lengkap dalam pengisian KMS dan 6 kader (60%) tidak lengkap dalam pengisian KMS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kader terhadap kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini di Posyandu Kabupaten Kudus pada bulan Januari 2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 kader yang bertugas mengisi KMS. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan uji univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi kader dengan kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat. Hendaknya kader kesehatan lebih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tentang posyandu dan pengisian KMS. Selain itu, insentif yang diberikan kepada kader lebih ditingkatkan lagi. Kata kunci : Motivasi, Kader,Kartu Menuju Sehat AbstractThe World Health Organization (WHO, 2011) estimates that 54% of child deaths are caused by poor nutritional status. In Indonesia, there are 4.5% from 22 million children less than 5 years or 900 thousand children less than 5 years in Indonesia suffered malnutrition or poor nutrition, and there are resulted more than 80% from childhood deaths (MoH, 2012). Nutritional status of children in Central Java in 2012 showed that malnutrition status is 4.88% and malnutrition is 0.06%  (Central Java Provincial Health Office, 2012). Kudus Regency in 2013 has 3.74% toodler under five suffer from malnutrition and 0.76% severe malnutrition. The use of Kartu Menuju Sehat (KMS) to monitor the growth of children is very effective and useful for detecting the presence of growth disorders such as malnutrition or poor nutrition. Charging KMS is done by health workers/ health cadre. The results of  preliminary survey with in-depth interviews to 10 cadres Posyandu in December 2016 in Kudus,is there are four cadres (40%) complete in charging  KMS and 6 (60%) did not complete in charging KMS. The purpose of this study was to determine the effect of the motivation of cadres in completeing Kartu Menuju Sehat in Kudus. The study was observational analytic with cross sectional design. This study place at Kudus District in January 2017. The population in this study is the  total 39 cadres and their duty to fill KMS.  The sampling technique is accidental sampling. Furthermore, the data obtained were analyzed by univariate and bivariate using SPSS version 20.  The results of this study are there is no motivational effect cadre completeness Kartu Menuju Sehat. Health workers should be given the opportunity to attend training on posyandu and charging KMS. In addition, the incentives for the cadres can be added and developed.  Key words: Motivation, cadres, KMS
PENGALAMAN MENYUSUI SECARA EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIPARA DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Qudriani, Meyliya; Latifah, Ulfatul; Hidayah, Seventina Nurul
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.503

Abstract

Berbagai alasan disampaikan para ibu yang tidak menyusui bayinya diantaranya ibu primipara dimana menyusui merupakan pengalaman awalyang tidilakukan dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengalaman ibu primipara yang telah menyelesaikan proses menyusui eksklusif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan 2 ibu menyusui yang berada di wilayah kecamatan Tegal Barat. Dari hasil wawancara didapatkan hasil mengenai pengetahuan, persepsi, pemahaman, dan perasaan ibu tentang proses menyusui eksklusif bagi ibu primipara hambatan yang ditemui serta motivasi yang diharapkan. Informasi ini dapat menjadi acuan peneliti dalam pemberian konseling bagi ibu primipara yang menyusui bayinya seja antenatal sampai post natal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan ASI eksklusif dalam mengupayakan pertumbuhan serta perkembangan yang optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat.
HUBUNGAN ANTARA UMUR IBU DENGAN KLASIFIKASI LABIOSCHISIS DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Suryandari, Artathi Eka
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.836 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.245

Abstract

Labio palatoshcisis cleft lip or palate is a congenital defect such as a crack in the upper lip, gums, jaw and palate. Congenital abnormalities is ranked third highest based on a survey conducted in 13 major hospitals in Indonesia. The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal age with labioschisis classification. This study used cross sectional retrospective design, data extracted from medical records during the period January , 2010 to December, 2016. Total sample of 42 respondents, the data were analyzed using chi squaretest with significance level ρ value of 0.005. The results showed that most respondents had labioschisis at 57%, while 43% of respondents experienced labiopalatoschisis and labiognatopalatoschisis. The lives of most mothers with children experiencing labioschisis is 20-35 years old ie 67%. There was no relationship between the mothers age with classification labioschisis (ρvalue 0.186).
KENYAMANAN TERMAL SELAMA PERSALINAN Meiranny, Arum
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.635 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.354

Abstract

Persalinan adalah waktu yang sangat berharga bagi seorang perempuan. Kualitas yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan bagi ibu bersalin, harus sangat diperhatikan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas adalah meningkatkan kenyamanan ibu bersalin. kenyamanan termal merupakan salah satu komponen penting dalam kenyamanan ibu bersalin. Kenyamanan termal dan kualitas udara dalam ruang bersalin yang baik dapat memberi pengaruh positif tidak hanya pada kondisi fisik ibu bersalin, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu. Penolong persalinan harus menentukan rentang kondisi termal ruang bersalin yang dapat diterima dan kemudian memutuskan bagaimana untuk mempertahankan kondisi tersebut. Ketidakpuasan secara termal yang terasa panas atau dingin dapat diasosiasikan ke dalam stress fisik (secara termal) dan dapat menyebabkan ibu bersalin menjadi cemas dan merasakan nyeri, yang akan berdampak terhadap luaran persalinan. Kata kunci: kenyamanan termal, persalinan, ruang bersalin.
KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUANG NIFAS KELAS III RSU AISYIYAH KUDUS Tristanti, Ika
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.737 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.567

Abstract

Kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki adalah kesehatan, karena dengan kesehatan manusia dapat hidup layak dan produktif. Pemerintah ikut bertanggungjawab dalam menjaga dan mengelola status kesehatan warganya. Cara menjamin status kesehatan warga dapat dilakukan melalui banyak cara, salah satunya dengan menyelenggarakan jaminan kesehatan untuk seluruh warga. Pandangan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS masih banyak yang menganggap mutunya kurang baik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS di ruang nifas kelas III RSU Aisyiyah Kudus. Metode penelitian menggunakan diskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pasien di ruang nifas pengguna BPJS kelas III di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus sejumlah 120 pasien dengan sampel sebanyak 54 responden yang didapat dengan tehnik random sampling. Penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisa univariat. Analisa univariat dilakukan pada variabel kepuasan pasien BPJS kelas III. Hasil penelitian Kepuasan pasien BPJS kelas III di RS Aisyiyah Kudus Tahun 2017 di dapatkan hasil 36 orang responden (66,7%) merasa puas. Untuk meningkatkan kepuasan pasien BPJS di ruang nifas kelas III RSU Aisyiyah Kudus perlu diadakan perbaikan dan  rehabilitasi rutin pada fasilitas perawatan. Pengadaan dan perawatan alat-alat yang digunakan untuk pelayanan juga harus selalu dilakukan. Pengembangan sumber daya manusia terkait kompetensi, hardskill dan soft skill tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga kepuasan pasien. 
PENGETAHUAN DAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO REMAJA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK X KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT Nurzaman, Erina Windiany
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.113 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.447

Abstract

 AbstrakPerilaku beresiko pada remaja dikaitkan dengan fenomena masalah kesehatan reproduksi remaja yang terjadi saat ini, seperti meningkatnya jumlah perilaku seks remaja yang diikuti oleh meningkatnya jumlah aborsi setiap tahun, serta meningkatnya pengguna narkoba dan infeksi HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku beresiko di kalangan remaja terhadap kesehatan reproduksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan X di Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia. Sampel penelitian menggunakan total sampel sebanyak 350 siswa, analisa data menggunakan uji Kai Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat pengetahuan yang rendah tentang kesehatan reproduksi. Terdapat korelasi yang bermakna pada variabel peran orangtua (p=0,034), peran teman sebaya (p=0,001), peran Guru (p=0,009), akses informasi (p=0,001) dengan pengetahuan siswa terhadap kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mempunyai perilaku yang beresiko terhadap kesehatan reproduksi. Terdapat korelasi yang bermakna pada variabel jenis kelamin (p=0,001) dan peran Guru (p=0,041) dengan perilaku beresiko remaja terhadap kesehatan reproduksi. Kurikulum mengenai kesehatan reproduksi remaja dan peran aktif orang tua dan guru dapat mencegah perilaku berisiko pada masa remaja. Kata Kunci : kesehatan reproduksi, remaja, pengetahuan, perilaku ABSTRACTRisky behaviors in adolescence are associated with the adolescent reproductive health problems phenomenon that happened nowadays, such as the increasing numbers of sex behavior followed by the increasing number of abortions each year also the increasing of drug use and HIV infections. This study aimed to determine knowledge and risk behaviors among adolescents for reproductive health and the factors that affected. Cross-sectional design was carried out on vocational high school students in Kebon Jeruk sub-district West Jakarta, Indonesia. A total  sample of  350 students was included in the study. The data were analyzed using chi square test. This study showed that the students have a low level of knowledge about reproductive health. There was a significant correlation in the role of parents (p = 0.034), the role of  friends (0.001), the role of teachers (p = 0.009),the  information access (p=0.001) with adolescent’s knowledge about reproductive health. This study showed that the students have risk behaviors to reproductive health. There was a significant correlation in gender (p = 0.001), the role of teachers (p=0.041) with risky behaviors in adolescence toward  reproductive health. Adolescent reproductive health curriculum and the active role of parents and teachers might prevent risky behaviors in adolescence. Keywords: reproductive health, adolescent, knowledge, behavior
PENGARUH METODE THINK, PAIR AND SHARE TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM PENGISIAN KMS BALITA Pratiwi, Intan Gumilang; Restanty, Dian Aby
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.546 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.669

Abstract

Salah satu sasaran Sustainanable Development goals yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah tahun 2030 adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka salah satunya melalui pengembangan wahana peran serta masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan masyarakat desa dalam bentuk Posyandu. Posyandu merupakan tempat untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan ibu dan anak yang dikelola kader kesehatan. Tugas kader salah satunya  adalah melakukan penimbangan balita dan melakukan pencatatan dalam kartu menuju sehat (KMS).Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode think, pair and share terhadap keterampilan kader dalam pengisian KMS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian  pre-experimental designmenggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design jumlah sampel 25 kader. Data dianalisis dengan paired t-test. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh metode pembelajaran think, pair and share dalam meningkatkan keterampilan kader mengisi KMS dengan nilai P <0,01.   
KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SLAWI KABUPATEN TEGAL Fatkhiuah, Natiqotul; Izzatul, Ayu
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.949 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.725

Abstract

Antenatal care (ANC) adalah pengawasan kehamilan untuk mengetahui kesehatan umum ibu, menegakkan secara dini penyakit yang menyertai kehamilan, menegakkan secara dini komplikasi kehamilan, dan menetapkan risiko kehamilan. Tujuan  utama antenatal care adalah menurunkan/mencegah kesakitan dan kematian maternal dan perinatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keteraturan ANC berdasarkan faktor determinan maternal.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden penelitian sejumlah 30 ibu hamil di wilyah kerja Pusekesmas Slawi. Analisis data secara univariat. Hasil penelitian menunjukan ibu hamil yang teratur melakukan ANC sebesar 86.67%. Berdasarkan faktor determinan maternal, ibu hamil yang teratur pemeriksaan kehamilan didominasi oleh usia reproduksi sehat (80%), multigravida  (85%) dan kehamilan normal (100%). Diharapkan ibu hamil rutin melakukan ANC sebagai upaya deteksi awal komplikasi dalam kehamilan dan tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan ANC sesuai standar prosedur operasional.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS Wulan, Mayang; Wardani, Fina Kusuma
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.546 KB) | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.726

Abstract

Abstrak Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit kanker serviks merupakan kanker dengan pravalensi penderita tertinggi di Indonesia pada tahun 2013 yaitu 0,8% atau diperkirakan sebanyak 98.692 penderita.  Gejala fisik membuat penderita mengalami perubahan-perubahan fisik dan psikologis yang menimbulkan berbagai keluhan baik fisik maupun psikologis dan akan memengaruhi kualitas hidupnya.Dukungan keluarga erat kaitannya dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik individu dan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup penderita kanker Serviks. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu metode kuantitatif dan kualitatif dengan strategi eksplanatoris sekuensial, strategi ini diterapkan dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif pada tahap pertama yang diikuti oleh pengumpulan dan analisis data kualitatif pada tahap kedua yang dibangun berdasarkan hasil awal kuantitatif.         Hasil penelitian didapatkan dari 27 responden mayoritas adalah usia 47-59 tahun sebanyak 13 responden (41,9%), responden yang tidak bekerja sebanyak 24 responden (88,9%), responden mayoritas adalah SMA sebanyak 12 responden (44,4%), mayoritas menikah sebanyak 22 responden (81,5%), penghasilan keluarga ≤ Rp. 2.037.000 adalah sebanyak 18 responden (66,7%).  Terdapat hubungan signifikan antara karakteristik individu (pengetahuan) dengan kualitas hidup penderita kanker serviks. Hasil studi kualitatif dan kuantitatif saling menguatkan dan pada hasil kualitatif mengenai faktor yang berhubungan kualitas hidup didapatkan faktor baru yaitu religiusitas. Kepada petugas kesehatan yang bertugas di RSUD. Dr. Pirngadi Kota Medan agar berupaya meningkatkan pengetahuan menambah pemahaman tentang kanker serviks sehingga kualitas hidup penderita mengarah ke arah yang lebih baik.Kata Kunci: Karakteristik Individu, Dukungan Keluarga, Kanker Servik 

Page 3 of 13 | Total Record : 124