Wahana Matematika dan Sains
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Articles
202 Documents
Analisis kestabilan model penyebaran penyakit tuberkulosis dengan menggunakan mseitr
Dwi Roudhotillah;
Tjang Daniel Chandra
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (866.491 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i2.34503
Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Mycrobacterium tuberculosis dengan media penularan melalui udara. Hal ini terjadi ketika seorang invidu tengah menghirup bakteri dari penderita yang sedang batuk, bersin, berbicara atau meludah Kasus Tuberkulosis di Indonesia per 17 Mei 2018 sebanyak 420.994 kasus. Tiga provinsi yang menjadi penyumbang terbanyak kasus Tuberkulosis adalah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa tengah sebesar 44% dari seluruh kasus. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis kasus penyebaran penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur dengan menggunakan model MSEITR dan mensimulasikan model yang dihasilkan dengan menggunakan data yang didapatkan dari Data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu mencari titik equilibrium, manganalisa kestabilan dari titik equilibrium, menghitung bilangan reproduksi dasar , dan mendapatkan hasil simulasi model MSEITR dengan Maple17. Menurut hasil analisa yang telah dilakukan, terdapat dua titik equilibrium berupa titik equilibrium bebas penyakit, dan titik equilibrium endemik. Apabila bilangan reproduksi dasar maka disimpulkan bahwa titik equilibrium bebas penyakit dalam keadaan stabil asimtotik lokal, apabila maka disimpulkan bahwa titik equilibrium endemik dalam keadaan stabil asimtotik lokal. Berdasarkan data kasus penyebaran penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur telah diperoleh bilangan reproduksi dasar . Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur tidak akan menjadai endemik dengan menggunakan model MSEITR.Kata-kata kunci: MSEITR; Tuberkulosis; Bilangan Reproduksi Dasar
Evaluasi pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring dengan community of inquiry (coi) di smp negeri 4 singaraja
I Wayan Pebri Muliatmika;
Ni Made Sri Mertasari;
Made Juniantari
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.562 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i2.35462
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran Matematika secara daring di SMP Negeri 4 Singaraja ditinjau dari segi Social Presence, Cognitive Presence, Teaching Presence, Supporting Discourse, Setting Climate, dan Selecting Content. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang dipadukan dengan skala likert (0 – 4). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Matematika secara daring ditinjau dari segi Social Presence kurang efektif, dikarenakan dalam pembelajaran daring komunikasi sangat terbatas antara peserta didik dengan peserta didik lainnya maupun antara peserta didik dengan pendidik. Ditinjau dari segi Cognitive Presence kurang efektif, dikarenakan pembelajaran daring tidak mampu menggantikan pembelajaran tatap muka. Ditinjau dari segi Teaching Presence cukup efektif, ini menunjukkan bahwa pendidik cukup maksimal dalam melaksanakan tugas dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Ditinjau dari segi Supporting Discourse kurang efektif, hal ini terjadi karena media pendukung pembelajaran daring sangat terbatas. Ditinjau dari segi Setting Climate kurang efektif, hal ini terjadi karena iklim belajar daring sangat homogen. Ditinjau dari segi Selecting Content cukup efektif, ini menunjukkan bahwa pemilihan materi tidak terpengaruh oleh kegiatan daring.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek yang Difasilitasi dengan E-learning terhadap Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Sains
Bayu Atmajaya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.409 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i3.37676
Keterampilan proses dan hasil belajar sains siswa masih merupakan isu yang menjadi perhatian para peneliti. Banyak strategi pembelajaran yang telah dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar sains siswa, salah satunya adalah model pembelajaran berbasis proyek. Studi model pembelajaran berbasis proyek sudah banyak dilakukan, namun demikian studi tentang pembelajaran berbasis proyek yang difasilitasi dengan e-learning dalam pengembangan keterampilan proses dan hasil belajar sains siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran berbasis proyek yang difasilitasi dengan e-learning terhadap keterampilan proses dan hasil belajar sains siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group. Terdapat 63 orang siswa yang terlibat dalam penelitian ini, dimana 32 orang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan 31 orang ditetapkan sebagai kelompok kontrol. Kelompok ekperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek yang difasilitasi dengan e-learning, sedangkan kelompok kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Data tentang keterampilan proses sains dikumpulkan dengan tes keterampilan poses sains dengan indeks reliabilitas r = 0,864, dan data tentang hasil belajar sains dikumpukan dengan tes hasil belajar dengan indeks reliabilitas r = 0,919. Data dianalisis dengan teknik MANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan keterampilan proses dan hasil belajar sains secara simultan antara kelompok ekperimen dan kelompok kontrol, dimana rata-rata skor kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol; (2) terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok ekperimen dan kelompok kontrol, dimana rata-rata skor kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol; (3) terdapat perbedaan hasil belajar sains antara kelompok ekperimen dan kelompok kontrol, dimana rata-rata skor kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol. Model pembelajaran berbasis proyek yang difasilitasi dengan e-learning efektif dalam mengembangkan keterampilan proses dan hasil belajar sains siswa.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI IPA KELAS VIII SMP SEMESTER 2
I Gusti Ayu Agung Widya Adnyani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.284 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i2.37690
The current science learning outcomes of students are still relatively low due to the limited use of science learning resources, namely Student Worksheets (LKS) which can train students' thinking skills to find their own concepts. Therefore, it is necessary to develop guided inquiry-based worksheets by integrating character education to improve student learning outcomes and form disciplined, honest and curious characters in students. This study aims to develop guided inquiry-based LKS products by integrating character education which is a modification of existing LKS products. Furthermore, the LKS that has been compiled will be tested to determine: (1) the validity of the LKS, (2) the practicality of the LKS, and (3) the effectiveness of the LKS. This type of research is a development research with a Pre-test and Post-test One Group trial design. The instruments used are expert validation assessment guidelines, practicality questionnaires for worksheets and objective questions. Data analysis used quantitative descriptive. The results showed: (1) the average percentage of science expert tests from the content and presentation aspects was 96% very valid criteria and 86% for linguistic and graphic aspects very valid criteria from linguists, (2) met the practical requirements of teachers and students with the average percentage is 87.5%, and (3) meet the effectiveness requirements because the criteria for student learning outcomes include 2 students with very good learning outcomes criteria, 12 students with good learning outcomes criteria, 13 students with fairly good learning outcomes criteria and 5 students with poor learning outcomes criteria.Keywords: LKS, guided inquiry, character education
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
Putu Maretha Surya;
Putu Dias Maretha Surya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.155 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i3.38239
This study aimed to describe the characteristics, validity, practicality, and effectiveness of a product in form e-module of a guided inquiry-based science learning of eight grade students in the second semester of 2020/2021 academic year. The research method used is R&D with the development model modified from Thiagarajan (1973) from 4D to 3D which consists of stages define, design, and develop. The research design used a one-group pretest-posttest. The characteristics of the e-module in form of adding a feature live chat as an implementation of virtual inquiry learning. Data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results show that: (1) The validity in terms of three aspects including material, media, and language on average were categorized as very valid, (2) Practicality in terms of teacher and students’ responses, respectively in the practical category, (3) The effectiveness in terms of posttest an average total score of 90.38 in the very good category and = 0.82 in the high category. Based on these findings, it can be concluded that the e-module guided inquiry-based science learning developed is valid, practical, and effective in improving students' science process skills.
STUDI KEPUSTAKAAN TENTANG MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Inayah Rizki Khaesarani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.221 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i3.38716
Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengupas secara tuntas terkait model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa berdasarkan berbagai informasi, seperti: buku, jurnal, artikel, karya-karya ilmiah lainnya. Di dalam penelitian ini mengambil 5 (lima) jurnal yang telah diterbitkan sehingga data atau teori yang dipaparkan menjadi cukup kuat dan jelas. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah studi kepustakaan (library research) dimana studi kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan berbagai sumber data atau teori yang mendukung dalam terbentuknya karya ilmiah ini. Adapun pembahasan dalam karya ilmiah ini adalah mendapatkan berbagai informasi melalui 5 (lima) jurnal tentang model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Selanjutnya, peneliti mendapatkan informasi bahwa hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan ketika diterapkannya strategi pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada saat pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, dengan adanya model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sekiranya dapat memberikan solusi dan strategi yang inovatif dan variatif terhadap setiap guru/pendidik dalam menjalani proses pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas. Sehingga dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas.
PENERAPAN TEORI PERMAINAN DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN OPTIMUM PADA PRODUK KECANTIKAN
debora exaudi sirait
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.853 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i3.39283
Akibat dampak Covid-19 banyak penduduk Indonesia yang terkena dampak PHK, sehingga mengambil ahli untuk mengikuti MLM produk Oriflame dan Jafra dimana produk kecantikan hal yang paling laris dimasa ini. Teori permainanz(Game Theory) merupakan teorizyangzmenggunakan pendekatan matematiszdalam merumuskanzsituasi persaingan danzkonflik antara berbagaizkepentingan. Teori inizdikembangkan untuk menganalisazproses pengambilanzkeputusan yaituzstrategi optimumzdari situasi-situasizpersaingan yangzberbeda-beda danzmelibatkan duazatau lebih kepentingan.Adapun batasan masalahnya dipilih menjadi 5 batasan masalah, yaitu: Produk,Harga,Lokasi, Promosi,Pelayanan.Dari hasil uji reliabilitas kuisioner pendahuluan dengan menggunakan software SPSS 19.0 didapatkan nilai = 0.820. Dengan strategi murni diperoleh titik pelana (saddle point) karena nilai maksimin sama dengan nilai minimaks sehingga strategi murni merupakan strategi optimalnya. Oleh karena itu, dengan strategi murni telah didapatkan strategi optimal dari pemain Jafra dan Oriflame. Dimana strategi optimal sebesar 10 pada (X1,Y2), Jafra menggunakan strategi produk dan Oriflame menggunakan strategi Harga.
Aplikasi Kalman Filter untuk Memprediksi Jumlah Penderita Tuberkulosis di Indonesia
Ngatini Ngatini;
Devi Indriyani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.244 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v16i1.39593
Tuberculosis or often called tuberculosis is an infectious disease of the respiratory tract caused by the Mycrobacterium tuberculosis. To see the spread of tuberculosis in the next 5 years, calculations are needed to predict the number of tuberculosis sufferers in the next year. In solving this problem, one of the right methods to predict the number of tuberculosis sufferers in Indonesia is Kalman Filter. Kalman Filter is an algorithm used to estimate state variables in linear systems. The process carried out in measurement with Kalman Filter is the initialization of variables, the prediction stage (Time Update), and the correction stage (measurement update). To see the error rate of the prediction result, the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) calculation is used.
Fabrikasi Film Tipis ZnO dengan Metode Spincoating Assisted Chemical Bath Deposition (SA-CBD) sebagai Alternatif Semikonduktor pada Dye-sensitized Solar Cells (DSSC)
Putu Septian Eka Adistha Putra;
Ni Putu Sri Ayuni
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.988 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v15i3.41978
Dye-sensitized solar cell (DSSC) merupakan salah satu teknologi terbarukan yang banyak dikembangkan. Komponen DSSC terdiri dari elektroda kerja, pewarna (dye), elektroda pembanding, semikonduktor, dan elektrolit yang terletak diantara kedua elektroda tersebut. Salah satu kandidat semikonduktor yang cocok adalah zink (II) oksida (ZnO). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh spin-coating terhadap morfologi dan struktur Kristal ZnO dalam perannya sebagai material semikonduktor DSSC. Penelitian akan dilakukan dalam 3 kegiatan, yaitu pembersihan substrat SiO2, fabrikasi ZnO dengan dan tanpa spin coating dan analisis data. Pola difraksi dan fotografi SEM diukur sebagai parameter. Dari penelitian ini dapat diketahui sementara bahwa dengan treatment tambahan spincoating pada penumbuhan film tipis ZnO menyebabkan kecenderungan preferensi pertumbuhan kristal ZnO hanya dalam satu sumbu saja, yaitu sumbu-c. Kristal ZnO dengan perlakuan awal spin coating memiliki morfologi nanorods yang lebih baik dibandingkan tanpa perlakuan awal spin coating. Hasil ini juga memiliki kecocokan dengan hasil karakterisasi XRD, yaitu pertumbuhan nanorod dominan secara epitaxial ke sumbu-c.Katakunci:
Analisis Motivasi Belajar Matematika Beserta Alternatif Solusinya pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Denpasar di Masa Pandemi
Ni Putu Parastuti Lestari;
I Made Ardana;
I Putu Pasek Suryawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.802 KB)
|
DOI: 10.23887/wms.v16i1.42017
Permasalahan yang muncul berdasarkan fenomena di sekolah dalam penelitian ini yaitu banyak siswa mendapat nilai matematika di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan ditunjang dengan wawancara dengan guru mata pelajaran yang menunjukkan kurangnya motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab rendahnya motivasi belajar matematika siswa serta alternatif solusi dalam masa pandemi Covid-19. Menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dan subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 1,2,4,5 SMAN 5 Denpasar yang berjumlah 141 siswa. Kuisioner dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Kesimpulan penelitian yaitu hasil penelitian menunjukkan 66% motivasi belajar matematika siswa rendah. Adapun faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi belajar matematika siswa meliputi ketekunan dalam belajar, lebih senang bekerja mandiri, minat dan ketajaman perhatian dalam belajar, berprestasi dalam belajar, ulet dalam menghadapi kesulitan. Upaya dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa dari guru yaitu menggunakan media pembelajaran, komunikasi dua arah, memberikan pujian. Dari orang tua yaitu pemberian stimulus berupa reward atau punishment dan perhatian orang tua. Adapun implikasinya yaitu dapat mengetahui faktor penyebab rendahnya motivasi belajar matematika siswa serta solusinya sehingga adanya upaya dari guru lebih bervariatif dalam memberikan materi dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak terbukti memberikan banyak dampak positif bagi anak.Kata-kata kunci: Motivasi belajar matematika, Pembelajaran daring, Faktor Eksternal, dan Faktor Internal