cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
Penambangan Data Formulir Pendaftaran untuk Memprediksi Kinerja Mahasiswa Menggunakan CHAID Siti Nurul Hasana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.965 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i1.27358

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam data yang telah dimiliki Perguruan Tinggi untuk dimanfaatkan dalam upaya menjaga kualitas dan profesionalitas pelayanan pendidikan di masa yang kompetitif ini. Perguruan Tinggi sebenarnya telah memiliki basis data yang cukup sejak menerima calon mahasiswa baru, yaitu melalui formulir pendaftaran mahasiswa baru. Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai salah satu Perguruan Tinggi swasta yang sangat fokus dalam menjaga kualitasnya juga telah menyusun sistem teknologi informasi dalam proses registrasi mahasiswa sehingga sudah dapat menampung basis data dalam skala besar. Educational Data Mining (EDM) dapat diterapkan untuk mendapatkan pengetahuan dari basis data pendaftaran tersebut dan kemudian dimanfaatkan untuk menjaga kualitas pelayanan pendidikan, salah satunya untuk memprediksi kinerja mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di 3 angkatan Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, UNISMA. Analisa data pendaftaran dilakukan dengan menerapkan Chi-square Automatic Interaction Detector (CHAID) dengan pohon keputusan sebagai hasil akhir pemodelan prediksinya sehingga akan lebih mudah dibaca dan dipahami. Hasil analisa CHAID menunjukkan bahwa mahasiswa yang berpeluang memiliki kinerja rendah adalah mahasiswa dengan karakteristik yang melibatkan variabel independen Pendapatan Ayah, Jenis Kelamin, Pilihan Prodi, Jenis Asal Sekolah, dan Hobi. Kelima variabel independen tersebut diprediksi berasosiasi terhadap kinerja mahasiswa yang rendah. Hasil analisa ini diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan kebijakan di UNISMA, sehingga permasalahan kinerja mahasiswa yang rendah dapat segera teridentifikasi dan teratasi sedini mungkin.
PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI TIGA LEVEL (THREE-TIER) BERBASIS MARZANO DIMENSIONS OF LEARNING I Gede Yokta Pradana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.627 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i3.28124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes keterampilan berpikir tingkat tinggi tiga level (three-tier) berbasis marzano dimensions of learning. Prosedur pengembangan terdiri dari empat tahap yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan dibatasi sampai pengujian instrumen dan uji coba tes. Tahap penyebaran terbatas pada sosialisasi tes kepada guru-guru. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang dosen ahli dalam bidang pendidikan IPA dan 152 orang siswa kelas VIII SMP. Data validitas dari 2 dosen ahli dianalisis untuk memperoleh validitas isi dan validitas konstruk tes. Skor hasil tes dari 152 siswa dianalisis untuk memperoleh nilai konsistensi internal butir, indeks daya beda, indeks kesukaran butir dan reliabilitas tes dan skor angket dari siswa digunakan untuk mendeskripsikan visibilitas tes. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa: (1) tes yang dikembangkan memenuhi validitas isi dan konstruk sehingga benar-benar dapat mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa; (2) konsistensi internal butir tes berada pada rentang 0,20 - 0,48; (3) indeks daya beda masing-masing item lebih besar dari 0,20; (4) indeks kesukaran butir tes berada pada rentang 0,29 – 0,54; (5) reliabilitas tes adalah 0,75 dengan taraf signifikansi 5%. Tes yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, dan visibilitas sehingga dapat menjadi instrument tes yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa
PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KIMIA PADA MASA PANDEMI COVID-19: QUALITATIVE CONTENT ANALYSIS KECENDERUNGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DARING Ni Luh Putu Ananda Saraswati; I Nengah Eka Mertayasa
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.853 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.28297

Abstract

Pandemi COVID-19 yang tengah mengubah tatanan kehidupan sosial masyarakat menjadi salah satu faktor eksternal yang memberi dampak besar bagi pembelajaran, utamanya kegiatan belajar praktikal seperti perkuliahan praktikum kimia. Di masa pandemi, pembelajaran tidak dapat dilakukan secara tatap muka langsung sehingga kecenderungan pemanfaatan teknologi daring dalam kegiatan belajar semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi daring sebagai media dalam memfasilitasi perkuliahan praktikum kimia di Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Pendidikan Ganesha. Analisis konten secara kualitatif dilakukan terhadap tujuh mata kuliah praktikum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan praktikum dengan teknologi daring efektif dilakukan sebanyak 75 % dari total perkuliahan praktikum dalam satu semester dengan durasi 1 sampai 3 jam tiap pertemuan. Media daring yang paling efektif digunakan adalah google classroom, whatsapp, dan meet.google dengan metode pembelajaran berupa diskusi dan obeservasi. Secara umum tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara perkuliahan praktikum daring dan luring.
Penerapan Algoritma Kruskal Pada Jaringan Kabel di Tanjung Selor dady sulaiman
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.802 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.28512

Abstract

Graph theory is a branch of mathematics that has actually existed for more than two hundred years. In everyday life, there are problems regarding optimization that can be solved using a minimum spanning tree, otherwise known as the Minimum Spanning Tree. Kruskal's algorithm is a method used to find and form a minimum spanning tree. The purpose of this research is to obtain the minimum value of a cable network at PT. Telkom Tanjung Selor. The results of the optimal calculation using Kruskal's Algorithm assisted with Maple produce minimum spanning trees with a weight of m compared to the initial value of m. Thus, PT. Telkom Tanjung Selor can save cables as long as m from the total length of the cable installed.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ketut Arnawa
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.386 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i1.29801

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Metode Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut. Penelitian ini, adalah Penelitian Tindakan Kelas, subjek penelitian kelas XI TPm1 berjumlah 30 orang, dengan objek penelitian peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Metode Tutor Sebaya. Metode  pengumpulan data melalui test hasil belajar, dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Data disajikan dalam bentuk rata-rata hasil belajar serta persentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sikap siswa dalam katagori baik, rata-rata hasil belajar pada awalnya pada aspek pengetahuan 63,33, keterampilan 69,72  dengan ketuntasan belajar pada aspek pengetahuan 36,67%  dan keterampilan 60%. Siklus I meningkat menjadi rata-rata hasil belajar pada aspek pengetahuan 74,00, keterampilan 73,98 dengan ketuntasan belajar  pada aspek pengetahuan 80% dan keterampilan76,67%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi rata-rata hasil belajar pada aspek pengetahuan 75,67, keterampilan 81,82, dengan ketuntasan belajar pada aspek pengetahuan dan keterampilan sama-sama 86,67%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Metode Tutor Sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Peranan game edukasi kahoot! dalam menunjang pembelajaran matematika Wiwik Sulistiyawati Sulistiyawati; Rijalush Sholikhin Sholikhin; Dian Septi Nur Afifah; Tomi Listiawan Listiawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.635 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i1.29851

Abstract

Today's education requires students and teachers to be friendly with IT. Where in the learning process using applications that help the learning process and provide a pleasant effect for students. The Kahoot platform is a medium that can be used as an alternative in learning. The purpose of this paper is to explain the role of the Kahoot educational game in supporting mathematics learning, which teachers can later use as an alternative to learning so that learning is more varied, less boring and more fun. The writing of this article uses the literature study method by examining journals related to Kahoot!. The results of this study are the use of Kahoot media in mathematics learning, namely: student learning outcomes increase, accelerate understanding of material, increase student motivation and independence, increase thinking and learning skills, students have a positive attitude in learning, students are more active in learning, learning more fun and not boring, and increase interest in learning. It is recommended for teachers to use Kahoot media in mathematics learning, although not all material is presented with Kahoot. Kahoot can be used as an alternative learning media combined with learning methods.
Kekuatan ketidakteraturan sisi graf rantai C[C_n^((m))],n=5,7 Ni Luh Putu Dinna Surya Narita; I Nengah Suparta; I Nyoman Sukajaya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.695 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30612

Abstract

Graf G (V, E) adalah graf terhubung sederhana dengan himpunan titik V dan himpunan sisi E. Pelabelan-k titik adalah fungsi. Graf adalah graf terhubung sederhana dengan himpunan titik  dan himpunan sisi . Pelabelan-  titik adalah fungsi  dengan domain  dan kodomain himpunan . Pelabelan-  titik graf    dikatakan sebagai pelabelan-  takteratur sisi jika untuk setiap dua sisi  dan  yang berbeda pada graf  berlaku , dimana untuk sisi  bobot  diperoleh dari . Kekuatan ketidakteraturan sisi graf  adalah bilangan bulat positif terkecil  sedemikian sehingga  memiliki pelabelan  takteratur sisi dan dinotasikan dengan . Graf rantai  merupakan graf terhubung yang terdiri dari  blok graf siklus n titik, , dimana setiap blok terhubung dengan maksimum dua blok lain melalui titik sekutu. Pengkajian artikel ini didasarkan pada dugaan (conjecture) 1 dalam artikel A. Ahmad, A. Gupta, dan R. Simanjuntak (2018); yang menyatakan bahwa untuk setiap  dengan  menyatakan bilangan bulat terkecil yang lebih dari atau sama dengan x. Pada artikel ini diturunkan kekuatan ketakteraturan sisi dari  graf rantai  untuk 5 dan 7, dengan m  2.Graph  is considered as a simple connected graph with vertex set V and edge set E. A vertex labeling is a mapping  with domain  and codomain. A vertex labeling  is said to be an edge irregular labeling of graph  if for every two different edges  and , , where the weight of an edge  is . The edge irregularity strength of  is the minimum value of  for which  has an edge irregular -labeling and is denoted by . A chain graph  is a connected graph of  blocks of n-vertex cycle , where each block is connected with maximum two other blocks through a common vertex. This article is based on conjecture 1 of A. Ahmad, A. Gupta, R. Simanjuntak which states that for every ,  where  is the integer greater than or equal to x. Here we derive the irregularity strength of chain graphs  for and  with m  2.
Optimalisasi Pembelajaran Bilingual Preview-Review sebagai Wahana untuk Melatih Pemahaman Konsep dan Speaking Ability Mahasiswa S1 Pendidikan IPA Undiksha luh mitha priyanka
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.201 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30632

Abstract

This study aims to reveal the effectiveness of preview-review bilingual instructional model on the conceptual understanding and speaking ability undergraduate student of science education. This study is quasy experiment with post-test only control group design. Subject of this study are undergraduate student of science education class 1A who join conventional bilingual instructional model and undergraduate student of science education class 1B who join preview-review bilingual instructional model. Data were collected through tests to determine the understanding of students 'concepts and non-test through observation sheets to measure students' speaking abilities. Data was analyzed using prerequisite tests and hypothesis testing. The prerequisite test was carried out with the normality test, homogeneity, variance-covariance matrices, and correlation between dependent variables, while the hypothesis test was carried out by using the Manova test with 5% of significance level. The results of data analysis show that there are differences in concept understanding and speaking ability between Science Education students who join preview-review bilingual instructional model and conventional bilingual instructional model in Basic Science courses.
Analisis Kesulitan Kegiatan Praktikum Kimia Dasar Mahasiswa S1 Tadris IPA IAIN Kudus Di Masa Pandemi Covid-19 Wasithotul Khoiroh; Noor Aini; Henry Setya Budhi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.182 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i2.30678

Abstract

Perkuliahan mulai dilakukan secara daring per akhir maret 2020 di seluruh penyelenggara pendidikan. Kegiatan praktikum turut dialihkan ke pembelajaran daring. Pengajar memaparkan materi praktikum secara jarak jauh dan mengemas pelaksanaan praktik dalam bentuk virtual dan luring. Selama pelaksanaannya berlangsung terdapat beberapa hal yang menjadikan kesulitan yang telah mahasiswa alami selama kegiatan praktikum terlaksana, secara khusus bagi mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitaif dengan metode dekskriptif. Pengumpulan datanya menggunakan angket tertutup dan wawancara melalui google form. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tadris IPA IAIN Kudus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya permasalahan yang dialami mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum kimia dasar secara virtual dan luring dapat dikelompokkan menjadi aspek internal dan eksternal. Aspek yang paling dominan dalam aspek eksternal yaitu indicator tugas yang diberikan oleh dosen. Sedangkan aspek internal nya yaitu indicator kognitif yang menyebabkan kesulitan kegiatan praktikum kimia dasar di masa pandemic covid-19.Kata-kata kunci: kesulitan; mahasiswa; praktikum virtual; covid-19
Ragam Metode untuk Deteksi COVID-19 Ni Komang Sophize Yustitie
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.653 KB) | DOI: 10.23887/wms.v15i3.31129

Abstract

Penyakit COVID-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2, dapat menyebar dari manusia ke manusia dengan cepat. Terdapat beberapa pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi COVID-19 di antaranya metode Rapid Diagnostic Test (RDT), metode Reverse Transcriptionpolymerase Chain Reaction (RT-PCR), dan metode CT-Scan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Dalam studi ini menyediakan informasi mengenai alur kerja uji covid-19 dengan berbagai metode.  Bahan penelitian dikumpulkan dari berbagai jurnal dan pedoman yang sesuai dengan topik. Dari hasil studi literatur diketahui bahwa terdapat diantaranya tiga metode untuk mendeteksi COVID-19, yaitu 1) Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk deteksi respon antibodi terhadap infeksi SARS-CoV-2 menggunakan antibodi yang terbentuk ketika terinfeksi virus seperti imunoglobulin G (IgG) dan imunoglobulin M (IgM), 2) Reverse Transcriptionpolymerase Chain Reaction (RT-PCR) mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri atau virus dengan mengandalkan kemampuan untuk memperbanyak materi genetik virus di dalam sampel. Pasien disebut terkonfirmasi COVID-19 bila pada deteksi dengan RT-PCR ditemukan urutan unik dari RNA virus, dan 3) CT-Scan yaitu terekamnya ground glass opacity (paru-paru pasien terlihat putih atau buram) dan consolidation (area untuk udara di alveoli terisi oleh cairan patologi, sel, atau jaringan). Hasil rapid test antibody bersifat kualitatif, sehingga jika ditemukan hasil reaktif harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan PCR. Pemeriksaan rapid test antibody disertai dengan RT-PCR dijadikan pertimbangan untuk menunjukkan paparan infeksi dan meningkatkan diagnostik deteksi COVID-19. Hasil studi literatur ini diharapkan bisa dilanjutkan sebagai dasar penelitian lebih lanjut pemeriksaan untuk deteksi COVID-19 di Indonesia.