cover
Contact Name
Yunita Dwi Pristiani
Contact Email
jurnalpinus@unpkdr.ac.id
Phone
+6285731097264
Journal Mail Official
jurnalpinus@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Universitas Nusantara PGRI Kediri, JL. KH. Ahmad Dahlan No. 76 Mojoroto - Kediri - East Java - Indonesia 64112
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 26212390     EISSN : 24429163     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Pinus is a peer review journal published by Research institutions and community service, The University of Nusantara PGRI Kediri. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Electronic journal, containing the results of research teachers and lecturers in the field of learning innovation.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS IV DALAM MENENTUKAN HASIL PERKALIAN SUATU BILANGAN DENGAN SATU ANGKA MELALUI METODE PEMBIASAAN PERKALIAN SATU ANGKA UTAMI, ARSANTI DWI
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 1 No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.628 KB) | DOI: 10.29407/pn.v1i3.188

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian adalah meningkatkan keterampilan siswa dalam menentukan hasilperkalian suatu bilangan dengan satu angka melalui metode pembiasaan perkalian satu angka. Penelitian inimenggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas Hasil penelitian menunjukkan, siklus I keterampilan anak dalam menentukan hasil perkalian sebanyak20 % hasilnya baik. 50% dengan hasil sedang, sisanya 30% dengan hasil kurang. Pada siklus II mengalamipeningkatan sebanyak 80 % dengan hasil baik, 15 % dengan hasil sedang, dan 5 % dengan hasil kurang.Simpulan penelitian ini adalah Metode Pembiasaan Perkalian Satu Angka dapat meningkatkanketerampilan siswa dalam menentukan hasil perkalian suatu bilangan dengan satu angka siswa kelas IV SDNBandar Lor 1 Kecamatan Mojoroto Kota KediriKata kunci : keterampilan, hasil perkalian, metode pembiasaan.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Tumbuhan Hijau Kelas V Dengan Model Pembelajaran Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar: Studi kasus di SD Negeri 3 Banjarsari Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan Tahun 2017/2018 Prihandini, Sri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.593 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12465

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 3 Banjarsari pada pembelajaran IPA materi Tumbuhan Hijau. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti menerapkan Model pembelajaran pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Banjarsari pada pelajaran IPA pada materi tumbuhan Hijau. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart. jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 60% dan tindakan ke II mencapai 66,7% berada dalam kategori cukup. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,3% dan tindakan ke II mencapai 60% berada dalam kategori kurang. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,5 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,8 ini dikategorikan sudah cukup. Pada Siklus ke II pertemuan I hasil persentase aktivitas guru mencapai 80% dan pertemuan II mencapai 93,3% berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan kedua tindakan pertama mencapai 66,7% dan tindakan ke dua mencapai 86,7% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 6,9 dan tindakan ke dua mencapai 7,5 berada dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Negeri 3 Banjarsari kelas V meningkat dengan model pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SAINS POKOK BAHASAN TUMBUHAN HIJAU PADA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI KANDAT I DENGAN METODE PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU SURATINAH, SURATINAH SURATINAH
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 1 (2015): Pijar Nusantara Volume 1 Nomor 2 April 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.44 KB) | DOI: 10.29407/pn.v1i2.166

Abstract

ABSTRAK: Pemilihan materi peningkatan motivasi sains kompetensi dasar mendeskripsikan ketergantungan manusia dan hewan pada tumbuhan hijau sebagai  sumber makanan, untuk bahan kajian dalam penelitian ini disebabkan materi ini dianggap sulit dipahami bagi siswa sekolah dasar. Pembelajaran terpadu merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa aktif menggali, mencari dan menemukan konsep serta konsep penemuan secara holistik, bermakna dan otentik dalam kaitannya dengan mata  pelajaran sains. Metode ini diharapkan dapat mengubah presepsi bahwa sains adalah pelajaran yang menegangkan karena banyak rumus, hafalan dan bahasa ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran terpadu pada pelajaran sains serta dampaknya terhadap kemampuan siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang berangkat dari masalah yang terdapat dilapangan kemudian direfleksikan dan dianalisa berdasarkan teori yang menunjang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang bersifat reflektif dan kolaboratif yang terdiri dari 3 siklus yang tiap siklus 4 tahapan yaitu: Tahap perencanaan tindakan , pelaksanaan tindakan, pengamatan tindakan dan refleksi tindakan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Kandat I Kec. Kandat  Kab. Kediri dengan jumlah siswa 30 anak dan 1 orang guru kelas sebagai peneliti. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran model pengajaran terpadu memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar anak sehingga prestasi dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar yang meningkat dari siklus 1,2 dan 3 yaitu masing-masing 60%, 72,72% dan 90,90%.
Pengaruh Metode Latihan dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Daya Tahan Aerob Pemain Bulutangkis Putra PB PG Mrican Kediri Priambodo, Deddy Setyawan
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 3 No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.535 KB) | DOI: 10.29407/pn.v3i1.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Apakah metode Circuit Training lebih efektif daripada metode fartlek training dalam meningkatkan daya tahan aerob? dan 2) Apakah Indeks Massa Tubuh (IMT) rendah lebih baik/bagus daripada Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi dalam peningkatan daya tahan aerob? Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain faktorial 2x2. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan daya tahan aerob pada kelompok anak yang dilatih dengan metode circuit training dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi (A1B1) sebesar 44.5913. Peningkatan daya tahan aerob pada kelompok anak yang dilatih dengan metode fartlek training dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) rendah (A2B2) sebesar 45.1475. Peningkatan daya tahan aerob pada kelompok anak yang dilatih dengan metode fartlek training dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi (A2B1) sebesar 47.7250. Peningkatan daya tahan aerob pada kelompok anak yang dilatih dengan circuit training dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) rendah (A1B2) sebesar 55.1000.
Hipnoterapi Teknik Part Therapy Untuk Menangani Siswa Kecewa Akibat Putus Hubungan Cinta Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Atrup, Atrup; Anisa, Yulita Puspa Nur
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.926 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12186

Abstract

Bagi sebagian orang putus hubungan cinta bisa jadi tidak memunculkan permasalahan, akan tetapi bagi seseorang tertentu memunculkan permasalahan serius dan bahkan berdampak pada suasana kejiwaan seperti kurangnya konsentrasi belajar yang berakibat pada turunnya hasil belajar siswa. Permasalahan penelitian ini adalah apakah penerapan hipnoterapi teknik parts therapy efektif untuk menyelesaikan masalah siswa yang kecewa akibat mengalami putus hubungan cinta?.Penelitian ini menggunakan desain SSD (Single Subject Design) atau SSR (Single Subject Research). Subyek penelitian sebanyak 2 siswa yaitu DL dan FN yang berasal dari kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kota Kediri. Penelitian ini dilakukan dalam 6 kali pertemuan yang terangkum dalam kegiatan-kegiatan pengumpulan data baseline masing-masing terhadap DN dan FN sebanyak 3 kali dan pengumpulan data-data intervensi sebanyak 3 kali. Proses pengentasan masalah (intervensi) berbasis hipnoterapi teknik parts therapy, untuk mengetahui keberhasilannya menggunakan angket dengan hasil sebagai berikut: DL memiliki skor 88%; 78%; dan 71% pada tahap baseline dan 55%; 42%; dan 33% pada tahap intervensi dengan persentase overlap 0%. Sedangkan FN memiliki skor 88%; 74%; dan 74% pada tahap baseline dan 69%; 52%; dan 44% pada tahap intervensi dengan persentase overlap 0%.Kesimpulan hasil penelitian, bahwa penerapanhipnoterapiteknikparts therapy efektif untuk menangani siswa yang kecewa akibat putus hubunga ncinta. Berdasarkan simpulan di atas, disarankan kepada guru bk dan konselor sekolah dapat menggunakan hipnoterapi parts therapy technique untuk menangani siswa yang kecewa akibat putus hubungan cinta.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BOLA KASTI MELALUI PERMAINAN KASBOLUN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 1 PANDAN HARUM KEC. BAGUS KAB. GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Subagya, Pitoyo Teguh
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.01 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.711

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah Permaianan Kasti adalah salah satu permaianan yang digemari anak SD, akan tetapi ada beberapa kendala dalam pelaksanaan permaianan kasti yaitu siswa masih ada yang belum bisa memukul bola dan siswa masih banyak yang takut terkena lemparan bola kasti yang lumayan keras sehingga pelaksanaan pembelajaran bola kasti masih kurang maksimal dan masih banyak siswa yang belum tuntas dalam pembelajaran bola kasti dengan KKM 75. Untuk itu peneliti mencoba memodifikasi alat permainan Bola Kasti yaitu pemukul dibuat lebar dan bola yang digunakan adalah bola lunak. Hal ini dikemas dalam suatu permainan modifikasi Kasbolun yaitu modifikasi bola kasti menggunakan pemukul lebar dan bola lunak. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang adalah sebagai berikut : Bagaimana melalui permaianan Kasbolun dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V Semester II SD Negeri 1 Pandanharum Kec.Gabus Kab. Grobogan tahun pelajaran 2015/2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatan Motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum Tahun Pelajaran 2015 / 2016 melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mempunyai 4 langkah yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum Tahun Pelajaran 2015 / 2016 berjumlah 25 siswa, terdiri atas 10 siswa putra dan 15 siswa putri. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan, dan penelitian hasil belajar Bermain Tenis Meja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara statistic deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pembelajaran melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum. Dari hasil analisis yang diperoleh terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil belajar pada pra siklus yang tuntas 20% siklus I dalam kategori tuntas adalah 72% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 92%. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bola kasti melalui permaianan kasbolun dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SD Negeri 1 Pandanharum Kec. Gabus Kabupaten Grobogan. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Beberapa saran, khususnya pada guru SD Negeri 1 Pandanharum sebagai berikut : Guru hendaknya lebih inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Guru hendaknya memberikan pembelajaran kepada siswa dengan permainan yang sederhana tetapi mengandung unsur materi, agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Guru hendaknya memberikan modifikasi alat pembelajaran yang sederhana, efisien, efektif, dan tidak memerlukan biaya mahal untuk membuatnya yang dapat dilihat atau dipegang langsung oleh siswa, karena dapat memotivasi siswa untuk selalu mencoba dan mengulangi secara terus.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SEBAGAI METODE BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI MATA PELAJARAN PPKN PADA SISWA KELAS VIII.D SEMESTER I SMP NEGERI 1 SUMBERREJO BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 HARTATIK, RUSMI
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 1 (2015): Pijar Nusantara Volume 1 Nomor 2 April 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.082 KB) | DOI: 10.29407/pn.v1i2.155

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeksripsikan bagaimana penerapan metode belajar  Contextual Teaching and Learning (CTL) pada  siswa Kelas VIII D semester 1 SMP Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro? (2) Membuktikan apakah penerapan contextual teaching and learning sebagai metode belajar dapat meningkatkan prestasi mata pelajaran PPKn pada siswa kelas VIII.D semester I SMP Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2014/2015?. Penelitian ini menggunakan model PTK Kemmis & Taggart (1982) dengan 4 tahapan pada setiap siklus. SMP Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro adalah lokasi yang digunakan untuk pelaksanaan penelitian. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.D yang diajar dengan jumlah siswa sebanyak 32. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2014/2015 dan waktunya kurang lebih selama 2 bulan yang mulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2014. Dari hasil pelaksanaan siklus ternyata nilai rata-rata hasil belajar siswa dengan menerapkan metode contextual teaching and learning mengalami peningkatan yang cukup baik. Dimana pada siklus pertama rata – rata hasil belajar siswa 68,21 dan pada siklus kedua meningkat menjadi 80,77. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan contextual teaching and learning sebagai metode belajar dapat meningkatkan prestasi mata pelajaran PPKn pada siswa kelas VIII.D semester I SMP Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2014/2015.
Monitoring Pembelajaran Konsep Learning By Playing And Playing For Learning Sebagai Peningkatan Kualitas Pendidikan Di TK Ninik, Ninik
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 3 No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1459.713 KB) | DOI: 10.29407/pn.v3i2.11871

Abstract

Often we do not realize that the age of kindergarten is the age range of play, which at that age they tend to use motoric rough to move to do activities which of course will produce something fun because it can not be separated from the nature of children who tend to play. in the world of education, that the needs of children in this early age they also must learn. And we as adults should realize that children are children, who should When they learn accompanied by a game and when they play unconsciously if they learning. The learning process is essentially the interaction of teachers with students in the context of teaching and learning activities to students to achieve the expected goals. Thus learning to teach must be normative value that contains values ​​that can change the behavior of students. Educational interactive process involves communicative active two-way students and teachers. In this case the child is required to be more active than the teacher in the sense of attitude, mental and action. Teachers act only as facilitators and facilitators, but in preparing the teaching program so that relevance to the characteristics and needs of children of Paud age, teachers can refer to several education experts as well as the development of children. It can be concluded that Learning by Playing & Playing for Learning Theory is very appropriate applied in the institution of kindergarten. Learning while playing and playing while learning is a theory that has a positive influence on the development of students because the world of children is a world of play. Thus enjoyable learning will result in maximum growth and development in the world of education that is expected both in terms of physical motor, language, social emotional, intellectual, and the moral and character of our students.
MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR IPA MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA DENGAN MENERAPKAN PENGAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA SISWA KELAS 2 SDN KANDAT 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 winarni, sri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.362 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.266

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya pengajaran berbasis inkuiri? (b) Bagaimanakah pengaruh model pengajaran berbasis inkuiri terhadap motivasi belajar siswa?Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPA setelah diterapkannya pengajaran berbasis inkuiri. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pengajaran berbasis inkuiri.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN Kandat 2  Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015.Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62,50%), siklus II (75,00%), siklus III (87,50%).Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran berbasis inkuiri dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas 2 SDN Kandat 2  Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA. 
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN JANTOK I KECAMATAN PURWOASRI KABUPATEN KEDIRI sukesi, eni
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 1 No 1 (2015): Pijar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.312 KB) | DOI: 10.29407/pn.v1i01.103

Abstract

Abstrak: Kemampuan dalam menuturkan bahasa lisan dapat dilaksanakan secara langsung dengan mengucapkan atau menirukan ucapan atau percakapan orang lain tretapi perlu mempelajari kaidah­kaidah bahasa tulis sehingga mengetahui maksud, tujuan dan pesan dari bahasa tulis tersebut. Oleh karena itu kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia perlu ditingkatkan secara terus menerus. Dalam proses pembelajaran memenuhi standart kompetensi. Adapun rumusan masalah dari latar belakang masalah diatas adalah: 1) Bagaimana kemampuan menulis Bahasa Indonesia siswa Klas V Semester I SDN Jantok I Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri? 2) Bagaimana cara meningkatkan kemampuan menulis Bahasa Indonesia: siswa Klas V Semester I SDN Jantok I Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri? 3) Apakah ada peningkatan kemampuan menulis Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode berbasis kompetensi pada siswa Klas V SDN Jantok I Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri? Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan sebagaimana diuraikan dimuka maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Pada tahap awal sebagian besar siswa Klas V SDN Jantok I Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri kemampuan menulis Bahasa Indonesia rendah. Ternyata cara yang paling tepat dalam meningkatkan kemampuan menulis Bahasa Indonesia yaitu mengadakan pembelajaran Siklus berdaur dengan menggunakan metode pemberian tugas. Terbukti pembelajaran siklus berdaur dengan menggunakan metode pemberian tugas dapat meningkatkan kemampuan menulis Bahasa Indonesia.   Kata kunci: pemberian tugas, menulis, bahasa Indonesia

Page 8 of 19 | Total Record : 186